Kecamatan Sebulu Kini Miliki Alat Fire Boat dan Fire Truck

March 13, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

SEBULU– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memberikan bantuan kepada  Kecamatan Sebulu berupa satu unit Fire Truck dan satu unit Fire Boat. Alat ini merupakan bentuk dukungan untuk mempercepat penanganan musibah kebakaran di kawasan permukiman warga.

Fire truck bisa digunakan untuk kebakaran di permukiman yang ada di daratan dan fire boat dapat dimanfaatkan memadamkan api di kawasan permukiman bantaran sungai, seperti Desa Segihan dan sekitarnya.

Mewakili Pemkab Kukar, Camat Sebulu Eddy Fachrudin yang menyerahkan bantuan tersebut berharap bisa membantu tim pemadam untuk merespon dan bertindak lebih cepat jika sewaktu-waktu terjadi musibah. Sehingga, bisa mengurangi dampak kerugian.

“Pesan saya dirawat dengan baik agar selalu siap digunakan,” pesan Eddy, Selasa (12/3/2024).

Eddy juga berpesan yang harus diutamakan adalah upaya pencegahan terjadinya musibah kebakaran atau upaya preventif. Ia ingin masyarakat bisa bersama-sama untuk lebih waspada agar tidak terjadi musibah.

“Masyarakat agar selalu waspada untuk mencegah kebakaran,”kuncinya.(ADV/DISKOMINFOKUKAR)

Kecamatan Kota Bangun Darat Genjot Infrastruktur

March 13, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

KUKAR – Pemerintah Kecamatan Kota Bangun Darat, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus melakukan pembangunan infrastruktur sejak daerah tersebut dimekarkan secara definitif tahun 2023.

Salah satunya adalah semenisasi akses jalan poros menuju kantor kecamatan yang akan mulai dikerjakan pada tahun 2024. Anggaran pembangunan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Tahun 2024 ini ada anggaran yang digelontorkan melalui Dinas PU sekitar Rp46 miliar,” kata Camat Kota Bangun Darat, Julkifli, Selasa (12/3/2024).

Jalan sepanjang 10 kilometer yang akan dikerjakan meliputi beberapa desa, seperti Sukabumi, Sedulang, Kedang Ipil dan Wonosari. Jika teralisasi semenisasi, masyarakat Kota Bangun I, III dan III akan mudah aksesnya,” kata Julkifli.

Sekarang proses lelangnya pun sudah dirampungkan. Pemerintah kecamatan juga sudah mendapat informasi bahwa pengerjaan semenisasi tersebut sudah dimenangkan oleh salah satu kontraktor. Pengerjaan semenisasi juga akan berbarengan dengan pembangunan Kantor Camat Kota Bangun Darat.

Kecamatan hasil pemekaran ini akan memiliki kantor baru di atas lahan seluas 2,75 hektare.
Untuk proyek Kantor Kecamatan Kota Bangun Darat, telah dikucurkan anggaran senilai Rp17 miliar.

“Kami berharap pembangunan jalan dan kantor camat serta kantor laiannya nanti tidak ada hambatan,” sebutnya.

Akses jalan yang dibangun merupakan bagian dari program pemerataan pembanguan oleh pemerintah daerah. Semenisasi jalan ini dilakukan di pusat ibu kota Kecamatan Kota Bangun Darat yang berada di Desa Kedang Ipil.  (ADV/DISKOMINFOKUKAR)

Tenggarong Seberang Serius Tangani Stunting

March 12, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG SEBERANG  – Pemerintah Kecamatan Tenggarong Seberang saat ini berupaya menangani masalah stunting di 18 desa di wilayahnya tahun ini. Berbagai upaya pun dilakukan pemerintah kecamatan untuk menekan angka stunting pada 2024. Sejumlah program digulirkan untuk memastikan wilayah kecamatan Tenggarong Seberang bebas dari stunting.

Camat Tenggarong Seberang, Tego Yuwono menjelaskan, beberapa langkah strategis turut dipersiapkan untuk menekan angka stunting. Selain itu, untuk menekan stunting di Tenggarong Seberang harus memiliki komitmen seluruh pihak. Antara lain Pemerintah Kecamatan, Desa, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan pihak swasta.

“Untuk mengurangi kasus stunting dan kemiskinan kita perlu membangun komitmen dengan kepala desa dan pihak lainnya, agar program penanganan stunting betul-betul berjalan kancar,” ujar Tego Yuwono, Senin (11/3/2024).

Tego menilai, penanganan stunting tidak hanya berkaitan dengan kemiskinan tetapi juga dengan pola asuh dan pola makan yang baik bagi ibu dan anak.

Ia mengharapkan adanya sinergitas antara Puskesmas dan Posyandu yang ada di setiap desa untuk melakukan identifikasi, pencegahan, dan penanganan stunting.

“Kita punya dua Puskesmas yang menjadi fokus kita, yaitu Puskesmas Teluk Dalam dan Puskesmas Separi. Mereka akan bertugas melakukan sosialisasi stunting. Kita juga akan mengaktifkan Posyandu untuk melakukan vaksinasi dan pemberian vitamin bagi ibu dan anak,” jelasnya.

Tego berharap, langkah-langkah yang telah di ambil pemerintah mampu menurunkan angka stunting secara signifikan di Kecamatan Tenggarong Seberang.

“Harapan kita bersama, semua program berjalan sesuai rencana dan betul-betul menekan angka stunting di kecamatan,” pungkasnya.(ADV/DISKOMINFOKUKAR)

Kumpul dan Pilah Sampah Warnai HPSN di Kukar

March 11, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Aksi pungut, kumpul dan pilah sampah mewarnai Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di Creative Park-Tenggarong, Minggu (10/3/24).

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Kutai Kartanegara Ahyani Fadianur bersama Kepala Dinas Lingkungan hidup dan Kehutanan Slamet Hadi Raharjo, Plt Dinas Perkim Muhammad Aidil, Sekretaris DLHK Kukar Taufiq, Kabag SDA Muhammad Reza Lurah Maluhu Tri Joko Kuncoro dan Lurah Melayu Aditiya Rakhman serta dan organisasi seperti PMI dan Pramuka melakukan aksi ini  dari jembatan Besi Bundaran hingga lampu merah depan Kantor DPRD Kukar.

Ahyani Fadianur saat membaca sambutan Bupati Kukar mengatakan, pengelolaan sampah telah mengalami perubahan paradigma karena yang semula pengelolaan sampah dilakukan dengan cara di kumpul, di angkut dan di buang sekarang menjadi di kumpul, di pilah dan di olah dengan pendekatan yang konferensif.

“Pengelolaan ini dirancang agar Sejak sebelum sampah dihasilkan menjadi produk yang berpotensi menjadi sampah sampai memberikan manfaat secara ekonomi, sehat bagi masyarakat dan aman bagi lingkungan serta dapat merubah perilaku masyarakat,” ujarnya.

Dalam rangka pelaksanaan rencana aksi untuk mencapai target nasional penurunan emisi gas rumah kaca, maka peran dan posisi HPSN 2024 menjadi sangat strategis untuk memperkuat posisi pengelolaan sampah sebagai pendorong pertumbuhan perekonomian sekaligus manifestasi dari salah satu prinsip pengelolaan sampah berkelanjutan yaitu waste to resource melalui cara kerja ekonomi sirkular (sirkular economy) dan sampah menjadi sumber energy.

“Secara sederhana, HPSN 2024 harus menjadi babak baru pengelolaan sampah menuju zero waste, zero emission 2050,”imbuhnya.

Ia berharap peringatan dan aksi pada hari ini sebagai bagian usaha bersama dalam memperkuat posisi sektor pengelolaan sampah sebagai pendorong pertumbuhan perekonomian sebagai manifestasi prinsip pengelolaan sampah berkelanjutan yang memaduserasikan antara ekonomi, social dan lingkungan hidup sehingga dapat mengatasi polusi plastic dengan cara produktif.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan hidup dan Kehutanan Slamet Hadi Raharjo mengatakan bahwa maksud dan tujuan kegiatan peringatan hari peduli sampah Nasional Tahun 2024 ini bertujuan untuk memperkuat komitmen dan peran aktif seluruh pemangku kepentingan dalam mengatasi polusi plastik serta memperkuat partisipasi dan kesadaran public dalam upaya pengelolaan sampah dari sumber untuk mengurangi sampah yang diolah di Tempat pemrosesan Akhir (TPA) melalui gerakan memilah dan mengelola sampah.

Selain itu juga untuk memperkuat komitmen dan peran aktif produsen dan pelaku usaha lainya dalam implementasi Circular ekonomi dan bisnis hijau (green Business) dengan menjadikan sampah sebagai bahan baku ekonomi serta membangun rantai nilai pengelolaan sampah di seluruh sektor.(kk08)

Sekda Kukar Apresiasi UPTD Puskesmas Terbaik

March 10, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Sekretaris Daerah (sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) H Sunggono memberikan arahan pada rapat Evaluasi Kinerja Bidang Kesehatan Triwulan IV Tahun 2023 dan Triwulan I Tahun 2024 yang dilaksanakan Dinas Kesehatan (Dinkes) di Hotel Fugo Samarinda, Sabtu (9/3/2024).

Rapat evaluasi yang diikuti para direktur RSUD, para Kepala UPTD Puskesmas dan jajarannya se Kutai Kartanegara serta dihadiri Direktur RSUD AM Parikesit yang juga mantan Kadis Kesehatan Martina Yulianti itu dilaksanakan selama 2 hari, tgl 8 dan 9 Maret 2024.

Sunggono menyebutkan dari hasil pantauannya ada beberapa Dinas yang sudah memiliki kebijakan melaksanakan kegiatan evaluasi ini, patut dihargai sepanjang bisa memberikan kontribusi positif dan kegiatan evaluasi itu dilaksanakan bersifat bottom up dan top down yang nyambung.

“Beberapa OPD yang saya pernah diundang hadir ada kesan kegiatan evaluasi itu hanya sekedar memenuhi kaidah penyerapan anggaran yang sudah ada di RKA, saya meyakini dinas Kesehatan tidak seperti itu, karena saya mengikuti kegiatan evaluasi ini sejak tahun lalu,” ujar Sunggono.

Disebutkannya kegiatan evaluasi berjalan ketika target capaian kinerja OPD nya linier dengan hasil, minimal target kinerja yang sudah ditetapkan terevaluasi secara benar output dan outcomenya bisa dilihat di tahun selanjutnya.

“Ukuran yang paling sederhana yang saya sampaikan disini, misalnya bahwa sektor bidang kesehatan di tahun 2022 dan 2023 itu mendapat panji keberhasilan dari Pemerintah Propinsi Kaltim” jelasnya.

Sunggono berharap evaluasi kinerja ini bisa memberikan gambaran seperti apa kinerja Dinas Kesehatan pada triwulan ke IV tahun lalu (2023), dan seperti apa pelaksanaan kegiatan di tahun 2024.

“Saya berharap dari evaluasi kinerja ini bisa terpetakan permasalahan dalam pembangunan kesehatan dan fokus perbaikan ke depan agar tujuan dan target kinerja dapat tercapai,” harapnya.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan apresiasi kepada para Kepala UPTD Puskesmas atas keberhasilan dengan pemberian piagam penghargaan yang diserahkan Sekda Sunggono kepada tiga orang kepala Puskesmas di Kukar. (kk01).

« Previous PageNext Page »

  • vb