Job Fair Jadi Ajang Penting Perusahaan Temukan Talenta Terbaik

July 23, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

BALIKPAPAN — Kepala Bidang Pembinaan, Perencanaan, dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Kutai Kartanegara, Hj. Syarifah Rositah mengatakan, Job Fair ini menjadi ajang penting bagi perusahaan untuk menemukan talenta terbaik, sekaligus memberikan informasi ketenagakerjaan yang dibutuhkan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Syarifah Rositah ketika menghadiri pembukaan Job Fair yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Balikpapan, sebagai bentuk dukungan dan sinergi antar daerah dalam peningkatan kesempatan kerja, Rabu (23/7/2025)

Kehadiran Disnaker Kukar dalam kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mempererat kerja sama lintas wilayah, khususnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas tenaga kerja di Kalimantan Timur.

Dikatakan Syarifah Rositah, Job Fair seperti ini merupakan sarana yang efektif untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, sehingga membuka peluang kerja yang lebih luas dan mempercepat penyerapan tenaga kerja.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap sinergi antara Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Balikpapan dapat terus terjalin, khususnya dalam pengembangan SDM dan penanggulangan pengangguran,” ujar Rositah.

Disnaker Kukar terus berkomitmen untuk mendukung kegiatan serupa demi menciptakan iklim ketenagakerjaan yang sehat dan produktif di daerah. (adv/diskominfo kukar)

Bupati Kukar Minta OPD Efektif, Efisien Memanfaatan Aset dan Anggaran

July 23, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr Aulia Rahman Basri meminta seluruh perangkat daerah membangun pola kerja yang lebih kolaboratif, efektif dan efisien dalam pemanfaatan aset dan anggaran daerah.

“Tetap fokus pada pencapaian kinerja pemerintah seperti penurunan tingkat kemiskinan, pengendalian inflasi dan peningkatan iklim investasi yang kondusif,” kata Aulia ketika memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) dan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Daerah Semester I Pemkab Kukar 2025 di Aula Bappeda Lantai 1 Kompleks Perkantoran Bupati Kukar Tenggarong, Selasa (22/7/2025).

Kegiatan tersebut diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) – Camat se Kukar, hadir Asisten I Setdakab Kukar Akhmad Taufik Hidayat, Asisten II Ahyani Fadianur Diani, serta Sekda Kukar Sunggono mendampingi Bupati memimpin Rakordal itu.

Acara ini merupakan forum penting untuk mengevaluasi kinerja pelaksanaan pembangunan daerah selama semester pertama tahun ini. Rapat ini bertujuan untuk meninjau capaian pembangunan, serapan anggaran, dan kendala yang dihadapi, serta merumuskan langkah-langkah perbaikan untuk pelaksanaan pembangunan selanjutnya.

Aulia menyampaikan beberapa permasalahan pokok pelaksanaan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2025, antara lain target pendapatan 2025 berdasarkan hasil prognosis diperkirakan tidak tercapai, sehingga belanja melebihi asumsi pendapatan 2025. Kemudian beban penganggaran yang belum dialokasikan pada APBD 2025 perlu diakomodasi mengingat menjadi bagian belanja wajib mengikat (gaji dan utang). Juga terdapat beberapa Perangkat Daerah yang melaporkan kendala pada pelaksanaan program/kegiatan yang perlu dilakukan penyesuaian kebijakan perencanaan dan penganggaran.

Adapun langkah strategis yang dilakukan kata Aulia dengan melakukan Penyesuaian Belanja Terhadap Perubahan Asumsi Pendapatan, untuk menghindari terjadinya defisit anggaran, yang berdampak pada utang pemerintah. Memastikan belanja yang mendapat pengurangan merupakan belanja yang tidak mengurangi pada kualitas pelayanan secara langsung pada masyarakat. Melakukan penghematan pada biaya-biaya operasional seperti listrik dan air serta biaya-biaya penunjang kegiatan lainnya, untuk menghindari pemborosan anggaran.

Aulia memberikan arahan untuk Kepala OPD dan Camat agar segera menyusun dan mendesain Prioritas Pembangunan sesuai dengan Visi-Misi Kepala Daerah (keberlanjutan Kukar Idaman ke Kukar Idaman Terbaik). Memperhatikan Standar Pelayanan Minimal – Penyelenggaraan Urusan secara terintegrasi yang telah disesuaikan dengan rencana rasionalisasi pada Perubahan APBD 2025.

Menyusun laporan pengendalian dan evaluasi dengan lebih detail berdasarkan atas tagging kebijakan dan sumber pengusulan (seperti: Program Dedikasi, SPM, Kemiskinan, Inflasi, Hibah, Bansos dan Pokir). Kepala Perangkat Daerah agar menyiapkan personil yang kompeten dengan membentuk Tim Pengendalian dan Evaluasi Kinerja yang kuat, dalam rangka menjaga komitmen kinerja yang telah ditetapkan dalam Perjanjian Kinerja 2025.

Setda-Inspektorat-Bappeda-BPKAD-Bapenda-BKPSDM, sebagai perangkat daerah penggerak tata kelola pemerintahan yang lebih baik harus memiliki pola kerja yang sinergi dan terintegrasi, dalam sistem kelembagaan yang kuat untuk menjaga dan meningkatkan akuntabilitas pemerintah daerah yang lebih baik.

“Sekretariat Daerah mempersiapkan sistem reward dan punishment yang diintegrasikan dengan kebijakan pemberian TPP berdasarkan atas pencapaian kinerja pelaksanaan target pembangunan,” demikian ujarnya. (kk04/adv diskominfo kukar)

Muara Badak Tuan Rumah Peluncuran Kopdeskel Merah Putih di Kukar

July 22, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

MUARA BADAK – Desa Tanah Datar, Kecamatan Muara Badak, menjadi tuan rumah peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih di wilayah Kutai Kartanegara (Kukar). Peluncuran dilakukan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 tahun 2025 di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Tanah Datar, Senin (21/7/2025).

Event yang dirayakan secara nasional sekaligus peluncuran nasional Kopdeskel Merah Putih Nasional oleh Presiden RI Prabowo berlangsung secara online dari Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Klaten, Jawa Tengah. Program ini merupakan inisiatif Pemerintah Pusat dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis desa melalui penguatan koperasi sebagai sokoguru ekonomi rakyat.

Camat Muara Badak Arpan menyampaikan apresiasi atas penunjukan wilayah Muara Badak sebagai lokasi peluncuran perdana di Kukar. Pemerintah Kecamatan Muara Badak bersama dengan 13 desa yang ada.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bupati Kukar yang telah meluncurkan Koperasi Desa Merah Putih di wilayah ini,” ujarnya.

Menurut Camat Muara Badak Arpan, pembentukan Kopdeskel Merah Putih sangat penting untuk memperkuat perekonomian masyarakat melalui kelembagaan yang dikelola langsung oleh warga desa, mulai dari membuka akses usaha, meningkatkan pendapatan warga, dan mendorong kemandirian ekonomi di tingkat desa/kelurahan.

“Kami berharap Kecamatan Muara Badak tepatnya Desa Tanah Datar bisa menjadi percontohan bagi 12 desa lainnya yang ada di Kukar,” katanya.

Kopdeskel Merah Putih akan memainkan peran penting sebagai wadah untuk memfasilitasi distribusi hasil pertanian, produk UMKM, dan kebutuhan harian masyarakat dengan harga yang kompetitif. Diharapkan Kopdeskel Merah Putih dapat menjadi lembaga keuangan mikro yang menjangkau warga dengan akses pinjaman yang lebih adil dan mudah.

“Kami  berharap akan ada pelatihan dan bimbingan teknis lebih lanjut untuk para pengurus koperasi dari Pemerintah Daerah. Pelatihan yang mendesak untuk pengurus Kopdeskel Merah Putih terkait tata kelola koperasi yang bersih dan profesional, agar program ini dapat tumbuh sesuai dengan visi pembangunan nasional,” harapnya.

Ia berharap para pengurus Kopdeskel Merah Putih yang telah dibentuk dapat bekerja dengan penuh semangat, integritas, dan tanggung jawab, sehingga Kopdeskel Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa. (adv diskominfo kukar)

 

 

Bupati Kukar Luncurkan Koperasi Merah Putih Hingga Serahkan Bantuan Sektor Pertanian di Muara Badak

July 22, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Muara Badak untuk meninjau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Desa Tanah Datar, sekaligus meluncurkan Koperasi Merah Putih se Kukar, juga menyerahkan Bantuan sektor pertanian dalam arti luas di lokasi Koperasi Desa Merah Putih Desa Tanah Datar, Senin (21/7/2025).

Bupati juga meresmikan BRI Link, menyerahkan NIB Koperasi Merah Putih Tanah Datar, dan menyerahkan bantuan dari PT Lana Harita Indonesia.

Adapun bantuan dari Dinas Ketahanan Pangan Kukar yang diserahkan untuk Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Kelompok Wanita Tani (KWT), untuk SD-SMP, diantaranya Planterbag, Bibit Cabai, berbagi jenis pupuk, tanah humus, hand sprayer dan Pestisida.

Aulia mengatakan dengan melihat beberapa unit usaha Koperasi Merah Putih Desa Tanah Datar ini diantaranya penggilingan padi hingga peternakan ayam, Ia semakin yakin Koperasi Merah Putih Tanah Datar ini bisa berjalan baik, dengan dukungan kepengurusan/manajemen yang baik, serta bersinergi dengan Aparatur Desa dan Perangkatnya, serta bersinergi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Di Kukar, kata Aulia ada 237 Koperasi Merah Putih Desa/Kelurahan yang telah terbentuk dan terlembagakan. Tanah Datar merupakan salah satu yang termasuk Koperasi Merah Putih awal se Kalimantan.

“Semangat pembentukan ini jangan sampai berhenti, tapi harapan kita koperasi Merah Putih di Kukar dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ada tiga jenis usaha yang dititipkan Pemerintah Pusat di Koperasi Merah Putih, yakni distributor elpiji 3kg, perbankan (BRI link), dan distributor pupuk bersubsidi. Yang diharapkan dapat menguatkan fiskal desa.

Koperasi adalah organisasi ekonomi untuk mensejahterakan anggota dan masyarakat. Maka kata Aulia jangan sampai ada anggapan munculnya koperasi ini menjadi saingan usaha masyarakat, tapi hendaknya sebagai pendorong ekonomi masyarakat agar sejahtera. Koperasi Merah Putih sebagai unit usaha pengampu di desa, diharapkan juga dapat menampung dan memasarkan semua hasil pertanian dalam arti luas desa.

Pemkab Kukar berkomitmen membantu tahap awal usaha, yakni yang berangkat dari ide usaha masyarakat yang kemudian disampaikan ke Pemkab.

“Silahkan masukkan ide ini nanti Pemkab bantu tahap awalnya melalui perangkat daerah terkait,” ujarnya.

Untuk memperkuat ekonomi, Kukar Idaman Terbaik mencetuskan satu kecamatan minimal satu industri, serta Kredit Kukar Idaman akan dinaikkan angkanya, karena sudah berjalan dan berhasil/minim kredit macet. Untuk itu unit usaha di desa dapat menyambut program ini.

Dilanjutkannya, apa yang ingin dibangun dan dicapai Koperasi Merah Putih dan Kukar Idaman Terbaik memang sejalan yakni meningkatkan perekonomian.

Aulia mengungkapkan rencana bahwa di 2026 akan ada misi dagang ke negara yang memiliki penerbangan langsung ke Kaltim. Bagi desa yang punya potensi ekspor agar mempersiapkan produk lokal. Ini untuk meningkatkan kekuatan fiskal desa dan Kabupaten Kukar. Ketika ini terjadi maka perputaran ekonomi baik ditingkat desa hingga kabupaten akan meningkat.

“Ini semua untuk menghadapi berkurangnya hasil dari sumber daya tak terbarukan, maka kita kuatkan sektor pertanian dalam arti luas dan ekonomi kreatif,” demikian ujarnya.

Acara itu dihadiri diantaranya dari OJK, Bank Indonesia Kaltim, Bankaltim Tenggarong, Kepala OPD, Satgas Koperasi Merah Putih Kukar, POS Indonesia, Lanal Muara Badak. Camat Muara Badak Beserta Forkopimcam, para Kades/Lurah se Kukar. Pengurus Koperasi Merah Putih SE Kukar, serta tokoh masyarakat. (kk04/adv diskominfo kukar)

Wakil Bupati Kutai Kartanegara Serahkan Bantuan Pertanian Serta Tinjau Infrastruktur dan Fasilitas Umum ‎

July 21, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) H Rendi Solihin menyerahkan bantuan sarana pendukung pertanian dan peninjauan pembangunan infrastruktur serta fasilitas umum yang berada di Kecamatan Tenggarong Seberang dan Kecamatan Sebulu, Sabtu (19/7/2025).

‎‎Adapun peninjauan diawali di Tenggarong Seberang dengan meninjau SDN 008 Desa Bukit Raya, Puskesmas Teluk Dalam, serta penyerahan bantuan peralatan pertanian seperti Handsprayer, Bibit bawang merah, Bibit Jagung, Benih padi, Herbisida selektif pertanian kepada desa-desa yang berada di Kecamatan Tenggarong Seberang di Desa Kertabuana.

‎‎Setelahnya, Wakil Bupati Kukar melanjutkan kunkernya menuju Kecamatan Sebulu, untuk meninjau SDN 018 Desa Sumber Sari, dilanjutkan penyerahan bantuan bibit Bawang Merah, bibit Jagung dan Herbisida untuk desa- desa yang berada di Kecamatan Sebulu, di Desa Sebulu llir. serta diakhiri dengan peninjauan pembangunan Jembatan penghubung antara Kecamatan Sebulu menghubungkan Kecamatan Tenggarong.

‎Rendi Solihin mengatakan kunjungannya ke sekolah-sekolah tersebut guna memastikan program Kukar Idaman Terbaik berjalan sesuai dengan yang diharapkan di lapangan, khususnya yang berkaitan dengan apakah masih ada pemungutan biaya oleh sekolah negeri kepada anak didik atau siswa-siswi di Kukar, baik itu biaya masuk sekolah, biaya buku paket, maupun biaya lainnya.

‎‎Namun untuk seragam dan perlengkapan sekolah gratis yang menjadi janji kampanye dirinya bersama Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri, program gratis tersebut akan direalisasikan di tahun depan.

‎‎‎Sementara, berkenaan dengan peninjauan Puskesmas, menurutnya dirinya turun langsung kelapangan guna memastikan bahwa program kesehatan gratis bagi masyarakat Kukar dengan cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) tersebut berjalan sesuai harapan.

‎‎Rendi berharap bantuan tersebut bisa bermanfaat kepada para kelompok tani yang menerimanya. dengan harapan bantuan tersebut bisa meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para petani di Kukar.

‎‎Menurutnya, kedepan di periode kepemimpinan dr. Aulia Rahman Basri bersama dirinya Pemkab Kukar melalui program Kukar Idaman Terbaik akan terus menyalurkan bantuan kepada sektor pertanian dalam arti luas. Kedepan bantuan akan diberikan kepada 100 ribu petani dan nelayan serta sektor pertanian dalam arti luas yang ada di Kukar.‎

‎”Dulu programnya 25 ribu bantuan bagi nelayan produktif, untuk di periode sampai tahun 2030 nanti akan ada 100 ribu bantuan langsung untuk petani, peternak, dan nelayan yang berada dalam sektor pertanian dalam artian luas,” ujarnya.

‎‎Sementara itu, berkenaan dengan peninjauan pembangunan jembatan yang berada di Kecamatan Sebulu, H Rendi Solihin mengatakan pengerjaan pembangunan jembatan tahap kedua tersebut Pemkab Kukar telah menganggarkan kurang lebih sekitar Rp 136 miliar, hal tersebut menurutnya masih sangat jauh dari perkiraan pembiayaan pembangunan jembatan tersebut yang ditaksir mencapai Rp 450 miliar pada tahun ini.

‎‎”Tahun depan itu bisa berubah lagi harganya, harganya pasti naik bisa sampai 10 persen karena harga besi naik, harga material naik semua ikut naik, jadi perkiraan kami secara keseluruhan sekitar 500 milyar untuk menuntaskan pembangunan jembatan Sebulu, ” ucap Rendi Solihin.

‎‎Namun, menurutnya di periode kepemimpinan Bupati dr. Aulia Rahman Basri bersama dirinya, memastikan bahwa jembatan tersebut akan terus dianggarkan setiap tahunnya, sehingga pembangunan jembatan tersebut bisa cepat rampung dan segera bisa digunakan.

‎‎”Kami harus memastikan di periodisasi dr. Aulia Rahman Basri bersama dengan Rendi Solihin sampai 2030 kalau bisa lebih cepat, jembatan Sebulu sudah bisa dinikmati,” pungkasnya.(kk07/adv diskominfo kukar).

« Previous PageNext Page »

  • vb