Bappeda Kukar Pastikan Layanan Dasar Masyarakat Tidak Terganggu Defisit Anggaran

July 18, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) memastikan pelayanan dasar masyarakat tidak terganggu meski daerah tengah menghadapi defisit anggaran lebih dari Rp900 miliar hingga pertengahan 2025.

Plt Kepala Bappeda Kukar, Sy. Vanesa Vilna mengatakan, penghentian sementara pengadaan barang dan jasa (PBJ) yang belum berkontrak merupakan langkah untuk mengendalikan belanja agar APBD lebih tepat sasaran. Ia juga memastikan kegiatan yang sudah melalui tahap kontrak tidak akan terdampak.

Plt Kepala Bappeda Kukar, Sy. Vanesa Vilna

“Penghentian hanya untuk pengadaan yang belum masuk lelang atau belum kontrak,” jelas Vanesa, Kamis (17/7/2025).

Dikatakan, program-program prioritas seperti pelayanan kesehatan, pengadaan obat-obatan, hingga kegiatan yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit, dan bantuan keuangan provinsi tetap dilanjutkan.

“Ini untuk memastikan belanja daerah fokus pada yang benar-benar penting,” katanya.

Vanesa juga menjelaskan, langkah ini sekaligus menjadi kesempatan untuk mendata dan mengevaluasi program-program yang belum berjalan, sehingga pemerintah bisa mengarahkan anggaran ke kegiatan prioritas di tengah kondisi defisit.

Kebijakan penghentian sementara PBJ tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Nomor B–2951/BPBJ/065.11/07/2025 tertanggal 14 Juli 2025, yang ditujukan kepada seluruh kepala perangkat daerah dan camat.(adv diskominfo kukar)

Pemkab Kukar Lakukan Pertemuan Awal Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Kukar 2025-2029

July 18, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Dr H Sunggono  membuka pertemuan awal Rencana Induk Pengelolaan Keanekaragaman Hayati (RIP Kehati) Kukar tahun 2025 – 2029 di ruang Bengkirai Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar, Kamis (17/7/2025).

‎‎‎dr Aulia Rahman Basri dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Sunggono mengatakan Kick-Off Meeting penyusunan RIP Kehati Kabupaten Kukar tahun 2025–2029 dilaksanakan dengan maksud dan tujuan diantaranya menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan mengenai arah pembangunan keanekaragaman hayati yang berkelanjutan di Kabupaten Kukar. Menjelaskan ruang lingkup, tahapan, serta jadwal penyusunan dokumen RIP Kehati secara komprehensif dan terstruktur. Serta mengidentifikasi dan melengkapi kebutuhan data dan informasi dasar yang relevan sebagai bahan penyusunan RIP Kehati secara partisipatif dan berbasis eviden. Dimana dalam penyusunannya dilakukan oleh Tim penyusun yang terdiri dari perangkat pusat, provinsi dan kabupaten, perguruan tinggi, LSM, serta tim tenaga ahli dan professional dibidang biodveristy.

‎‎”Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai kartanegara kami ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penyusunan ini,” ujar dr. Aulia Rahman Basri.

‎‎Aulia Rahman Basri mengatakan Kabupaten Kukar merupakan salah satu wilayah dengan tingkat keanekaragaman hayati tertinggi di Kalimantan Timur. Dimana Kukar memiliki 15 tipe ekosistem utama yang tersebar dari hutan tropis dataran rendah, hutan rawa gambut, kawasan riparian (area atau zona yang terletak di sepanjang tepi sungai, danau, atau badan air lainnya-red) Sungai Mahakam, hingga ekosistem mangrove dan danau paparan banjir.

‎‎”Berdasarkan Profil Keanekaragaman Hayati Kukar (2021), teridentifikasi sedikitnya 309 jenis flora, 205 jenis satwa liar, serta Khadira spesies endemik dan dilindungi seperti Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus morio), Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris), Bekantan (Nasalis larvatus), Rangkong badak, dan berbagai jenis anggrek hutan,” ujar dr. Aulia Rahman Basri.

‎‎dr. Aulia menyampaikan potensi kehati perairan di Kukar juga tidak kalah penting. Kawasan danau Kaskade Mahakam yang terdiri dari danau Semayang, danau Melintang, dan danau Jempang merupakan sistem danau paparan banjir yang sangat dinamis dan produktif.

‎Menurutnya, berdasarkan studi DLHK Provinsi Kalimantan Timur tahun 2022 mencatat kehadiran 86 spesies ikan air tawar, 125 spesies burung, serta ratusan jenis tumbuhan air dan riparian yang menopang fungsi ekologi dan ekonomi masyarakat sekitar.

‎‎Ekosistem tersebut menurutnya menjadi tempat berkembang biak alami bagi ikan-ikan khas Kalimantan seperti baung, belida, toman, dan pepuyu. Vegetasi terapung seperti kumpai dan eceng gondok berperan sebagai pelindung larva dan pakan alami bagi biota air.

‎‎”Di Mahakam tengah, penelitian yang dilakukan oleh Loka Riset Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan (KKP) juga menunjukkan bahwa kawasan ini tetap menunjukkan status ekosistem yang produktif, ” ujarnya.

‎‎Dikatakannya, Pemerintah Kabupaten Kukar telah menyusun profil keanekaragaman hayati pada tahun 2020 sebagai langkah awal untuk mengidentifikasi potensi dan tantangan kehati di wilayahnya. Dokumen tersebut menjadi pijakan penting dalam mengenali karakteristik ekosistem, spesies prioritas, dan tekanan lingkungan yang dihadapi.

‎‎Sebagai tindak lanjut dari penyusunan Profil tersebut, maka disusunlah Rencana Induk Pengelolaan Keanekaragaman Hayati (RIP Kehati) sebagai dokumen perencanaan strategis lima tahunan.

‎‎”Dokumen ini memiliki manfaat utama untuk mewujudkan pelestarian keanekaragaman hayati dan pengembangan nilai manfaatnya secara berkelanjutan, sekaligus menjadi dasar bagi pengelolaan kehati secara terpadu di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara,” ucapnya.

‎‎ Aulia mengatakan Di tengah transformasi besar-besaran Kabupaten Kukar sebagai mitra wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN), penyusunan RIP Kehati menjadi semakin mendesak. Tanpa perencanaan kehati yang kuat, pembangunan ekonomi dapat mempercepat kerusakan sumber daya alam yang menjadi basis keberlanjutan wilayah Kukar.

‎‎”Sebaliknya, dengan RIP Kehati yang berbasis sains, partisipatif, dan terintegrasi, Kukar dapat memastikan bahwa pembangunan yang dijalankan akan tetap menjaga integritas ekologis, melindungi spesies prioritas, serta memberi manfaat ekologis dan sosial yang berkelanjutan bagi generasi mendatang,” pungkasnya. (kk07/adv diskominfo kukar)

Dinas Pariwisata Kukar Gelar Pengembangan Kapasitas SDM Pariwisata

July 18, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

ANGGANA – Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara menyelenggarakan kegiatan Pengembangan Kapasitas SDM Pariwisata Berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) 2025. Kegiatan ini berlangsung di Dermaga Naga, Desa Kutai Lama, Kecamatan Anggana, 16-17 Juli 2025.

Acara dibuka dengan penampilan tari-tarian tradisional yang dipersembahkan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kutai Lama. Pertunjukan ini menjadi simbol pelestarian budaya lokal sekaligus memperkenalkan kekayaan seni pesisir Anggana sebagai bagian dari daya tarik wisata di wilayah tersebut. Suasana penyambutan yang hangat dan kental nuansa budaya memberikan kesan mendalam bagi para peserta dan tamu undangan.

Peserta yang mengikuti pelatihan ini berasal dari berbagai latar belakang, antara lain pengelola destinasi wisata, pelaku ekonomi kreatif (ekraf), perwakilan organisasi lokal, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Mulawarman (UNMUL) dan Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda yang sedang menjalankan pengabdian masyarakat di Kecamatan Anggana.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara, perwakilan dari Kecamatan Anggana, dan sejumlah tokoh masyarakat serta pemangku kepentingan sektor pariwisata. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi dan profesionalisme SDM lokal dalam mengelola potensi pariwisata secara berkelanjutan dan kompetitif.

Beberapa materi penting yang disampaikan oleh narasumber antara lain mengenai pengelolaan homestay, pelayanan prima (service excellence), pengembangan ekonomi kreatif, serta destinasi buatan (man-made destination). Materi tersebut memberikan bekal strategis dan teknis kepada peserta dalam menjalankan usaha pariwisata sesuai dengan standar nasional.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, Desa Kutai Lama semakin memperkokoh posisinya sebagai destinasi wisata unggulan di Kecamatan Anggana. Hal ini sekaligus menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam membangun ekosistem pariwisata yang inklusif, kreatif, dan berkelanjutan. (adv diskominfo kukar)

Disperindag Kukar Sambut Kepedulian MHU Kepada Pelaku IKM

July 16, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – PLT Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperidag) Kutai Kartanegara, Sayyid Fatullah menyambut baik dukungan Perusahaan batu bara PT Multi Harapan Utama (MHU) mendukung pengembanagan pelaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM).

Sayid Fatullah mengucapkan terima kasih dan menyambut positif dan mengapresiasi bantuan yang diberikan PT.MHU kepada salah satu pelaku usaha IKM Kukar yaitu Nafsiah yang telah membuat makanan olahan yang unik, inovatif berupa amplang berbahan sarang burung walet, pertama kali di Indonesia.

“Produk ini, yang memiliki keunggulan dalam hal khasiat dan gizi yang tinggi, sebuah camilan yangg berkwalitas untuk kita konsumsi,” kata Sayid Fatullah ketika menerima kunjungan sekaligus silaturahim Humas PT.MHU, Muslim di ruang kerjanya, Rabu (15/7/2025).

Kunjungan ini untuk ke dua kalinya dalam rangka memberikan support kepada Nafsiah. Bantuan tersebut senilai Rp20 juta berupa 5 ribu lembar kemasan amplang dan uang sebesar Rp4 juta untuk pembelian sarang burung wallet. Serah terima berlangsung di Kantor Disperindag Kukar ketua Perkumpulan Penyelenggara Kuliner Nusantara PPKN Kabupaten Kukar Salmiah.

Sayid Fatullah menyampaikan, Disperindag Kukar saat ini telah membina sekitar 20 orang pelaku usaha binaan yang sudah berorientasi eksport. Produk ikm tersebut sebagian besar dipasarkan melalui market place dan media sosial ,sedangkan offline dirumah pribadi, unikarta mart dan beberapa toko terkenal seperti valentine.

Sementara itu Humas PT MHU Muslim atas nama PT.MHU berjanji akan terus berkomitmen  membantu pelaku usaha terutama yang memiliki inovasi, kreativitas, keunikan, kekhasan tertentu ,seperti amplang yang mengandung bahan dari sarang burung walet.

PT MHU yang sangat peduli kepada para pelaku usaha IKM Kukar dan berharap bantuan yang diberikan bermanfaat dan bisa digunakan sebaik -baiknya dan hasil produksinya lebih meningkat.

Bagi masyarakat Kukar yang ingin menikmati dan merasakan aneka cemilan produk IKM dapat mendatangi salah satunya Toko Valentine alamat jln KH Akhmad Muksin Timbau Tenggarong, Unikarta Mart Jln Gunung Kombeng, atau toko toko modern di Tenggarong. (adv diskominfo kukar)

Disperindag Kukar Bina 20 Pelaku IKM Berorientasi Ekspor

July 16, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kutai Kartanegara mencatat saat ini telah membina sekitar 20 pelaku industri kecil menengah (IKM) yang sudah berorientasi ekspor. Produk-produk unggulan mereka kini dipasarkan ke pasar nasional hingga internasional melalui berbagai saluran.

“Saat ini kami sudah membina sekitar 20 pelaku usaha binaan yang sudah berorientasi ekspor. Produk IKM tersebut sebagian besar dipasarkan melalui marketplace dan media sosial, selain juga dijual secara offline di rumah produksi, Unikarta Mart, Toko Valentine, dan toko-toko modern lainnya,” kata Plt Kepala Disperindag Kukar, Sayyid Fatullah, saat menerima kunjungan Humas PT Multi Harapan Utama (MHU) di kantornya, Rabu (15/7/2025).

Sayyid menyebut,  Disperindag Kukar terus berupaya mendorong para pelaku IKM untuk berinovasi dan meningkatkan daya saing. Pembinaan yang dilakukan Disperindag tidak hanya sebatas pelatihan, tetapi juga mencakup pendampingan pemasaran, peningkatan kualitas produk, hingga fasilitasi kemasan. Upaya ini menurutnya sangat penting untuk memastikan produk IKM Kukar mampu bersaing di pasar global.

Sayyid juga mengapresiasi dukungan dari PT MHU yang membantu salah satu pelaku IKM binaan Disperindag, Nafsiah, dengan memberikan bantuan kemasan dan dana untuk pengembangan produksi amplang berbahan sarang burung walet.

“Kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta seperti ini sangat kami harapkan untuk memperkuat para pelaku IKM, apalagi yang punya inovasi dan potensi ekspor,” ujarnya.

Sayyid mengajak masyarakat untuk mendukung produk-produk IKM lokal dengan membeli hasil karya mereka.

“Masyarakat bisa menemukan produk-produk IKM kita di beberapa titik, seperti Toko Valentine di Jalan KH Ahmad Muksin, Unikarta Mart di Jalan Gunung Kombeng, atau toko-toko modern lainnya,” pungkasnya.(adv diskominfo kukar)

 

« Previous PageNext Page »

  • vb