Pemerintah Kecamatan Sebulu Percepat Penyaluran Bansos

April 6, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

KUKAR – Pemerintah Kecamatan Sebulu berkomitmen mempercepat penyaluran bantuan sosial (bansos) agar segera sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan. Meski menghadapi kendala seperti masalah administrasi dan keterlambatan pencairan dana, upaya perbaikan terus dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan lancar.

Camat Sebulu, Edy Fachruddin, menekankan bahwa proses penyaluran bansos tidak boleh terhambat oleh birokrasi yang berbelit.

Camat Sebulu, Edy Fahrudin

“Kami memastikan bantuan dapat diterima warga yang berhak secepat mungkin, dengan tetap mematuhi prosedur yang berlaku,” tegas Fachruddin, Sabtu (5/4/2025).

Untuk menjangkau penerima yang tepat, pemerintah kecamatan bekerja sama dengan aparat desa, organisasi sosial, dan Baznas. Verifikasi data penerima dilakukan secara rutin guna meminimalisir kesalahan dan tumpang tindih.

“Koordinasi dengan desa terus kami intensifkan agar data selalu diperbarui, sehingga tidak ada warga yang terlewat atau menerima bantuan ganda,” jelasnya.

Bantuan yang disalurkan meliputi sembako, Bantuan Langsung Tunai (BLT), serta program khusus bagi kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas. Selain itu, pemerintah kecamatan juga menyiapkan program pendampingan ekonomi untuk meningkatkan kemandirian penerima bansos.

“Tujuan kami tidak sekadar memberi bantuan, tapi juga mendorong masyarakat agar mandiri secara ekonomi. Ini adalah komitmen jangka panjang,” ujar Fachruddin.

Melalui kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Kecamatan Sebulu berharap distribusi bansos ke depan semakin cepat, tepat sasaran, dan berdampak nyata pada kesejahteraan warga.

“Dengan dukungan pemerintah daerah, kami optimis angka kemiskinan di Sebulu dapat berkurang,” pungkasnya. (adv/diskominfo-kukar)

Bupati Kutai Kartanegara Berharap Puskesmas Pembantu Berikan Penguatan Pelayanan Kesehatan

April 6, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah berharap keberadaan Puskesmas Pembantu (Pustu) dapat memberikan penguatan Pemkab Kukar dalam memberikan pelayanan kesehatan masyarakat.

Harapan tersebut disampaikan Edi Damsnyah saat melakukan melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi dengan masyarakat Kecamatan Kembang Janggut sekaligus sekaligus meresmikan tiga fasilitas kesehatan, yakni Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Bukit Layang, Desa Kelekat, dan Desa Genting Tanah, Jumat (4/4/2025).

Peresmian ditandai pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Edi Damansyah dan dilanjutkan peninjauan keruangan – ruangan untuk melihat kesiapan dan kelengkapan fasilitasnya.

Edi Damansyah mengatakan Puskesmas Pembantu sesuai namanya “Pembantu” tentunya memiliki induk yaitu Puskesmas, untuk itu Edi meminta Puskesmas sebagai induknya untuk memperhatikan Puskesmas Pembantu atau Pustu ini.

Disebutkannya Pustu merupakan salah satu variabel pengukur kinerja Puskesmas induknya, kalau baik kinerja Pustu maka akan baik juga kinerja Puskesmas Induknya.

“Karena Pustu berada ditengah – tengah masyarakat yang secara langsung memberikan pelayanan kesehatan, untuk itu saya minta Puskesmas induknya untuk memberikan perhatian lebih terhadap Pustu ini, karena ini juga menjadi salah satu variabel kinerja Puskesmas induk” pintanya.

Dikatakan Edi, pemerintah juga akan menyiapkan tenaga kesehatan melalui bantuan keuangan khusus desa bidang Kesehatan.

“Sudah bisa disiapkan dan bisa dilakukan rekrutmen putra – putri setempat agar kinerjanya lebih optimal karena bekerja di desanya sendiri” harapnya,

Selain meresmikan fasilitas kesehatan yaitu Pustu. Bupati Edi Damansyah juga memberikan bantuan bingkisan sembako kepada masyarakat kurang mampu.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehitanan (DLHK) Slamet Hadi Raharja, Kepala Dinas Pertanian M. Taufik, Kepala Dinas Kelautan dan Kelautan (DKP) Muslik dan Plt, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) M. Aidil. (kk01/adv diskominfo kukar)

Pesta Laut Pesisir Nusantara 2025, Wujud Syukur dan Penghormatan Budaya Leluhur

April 5, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Pesta Laut Pesisir Nusantara Tahun 2025 merupakan wujud syukur kepada Tuhan atas berkah laut yang melimpah, sekaligus bentuk penghormatan terhadap budaya dan tradisi masyarakat pesisir yang telah diwariskan secara turun-temurun

“Selain itu laut bukan hanya sumber kehidupan bagi nelayan, tetapi juga menjadi bagian dari identitas dan kebanggaan kita sebagai bangsa maritim, khususnya wilayah pesisir seperti Samboja, memiliki potensi luar biasa dalam sektor kelautan dan perikanan,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) H Sunggono saat membacakan sambutan Bupati Edi Damansyah di Lapangan Pasar Kuala Kecamatan Samboja, Jumat (04/04/2025).

Selain sebagai sumber mata pencaharian, laut juga menyimpan potensi besar dalam pengembangan pariwisata bahari dan ekonomi kreatif yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga kelestarian laut dan ekosistemnya agar dapat terus memberi manfaat bagi generasi mendatang.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap kita semakin mencintai dan melestarikan budaya bahari, memperkuat solidaritas antarwarga pesisir, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis maritim, pariwisata dan ekonomi kreatif,” katanya sebelum membuka acara.

Sunggono mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan laut, mengurangi penggunaan plastik, serta mendukung nelayan dan usaha kecil di sektor kelautan agar semakin berkembang, tentu kegiatan tersebut bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga merupakan wujud dari komitmen Pemerintah Daerah Kutai Kartanegara untuk melestarikan budaya maritim dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keberadaan laut serta pesisir sebagai sumber kehidupan dan budaya. Pesta laut pesisir ini Nusantara ini diharapkan dapat menjadi ajang untuk memperkenalkan potensi pariwisata daerah terutama yang terkait dengan kebudayaan dan kearifan lokal.

“Mari kita manfaatkan momentum ini untuk menarik minat wisatawan, baik lokal maupun internasional, untuk datang dan menikmati keindahan alam serta warisan budaya yang kita miliki,” ajaknya.

Melalui pesta laut pesisir Nusantara nantinya dapat menjadikan seni pertunjukan sebagai subsektor unggulan Kabupaten Kukar yang mampu mengungkit subsektor lainnya ikut bergerak seperti kuliner, kriya, dan subsektor ekonomi kreatif lainnya.

“Partisipasi aktif dari masyarakat merupakan salah satu kunci kesuksesan acara ini, dan saya sangat bangga melihat antusiasme yang ditunjukkan oleh semua pihak.” Ujarnya.

Turut mendampingi Sekda dalam kegiatan tersebut kabid Ekonomi Kreatif (Kekraf) Dinas Pariwisata Kukar Zikri Umulda, Camat Samboja Barat Burhanuddin, Anggota DPRD Kukar Farida dan stakeholder terkait lainnya. (kk09/adv diskominfo kukar)

Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara Tekankan Peran Komunitas Lokal

April 5, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) semakin serius mengembangkan desa wisata sebagai salah satu strategi penggerak ekonomi lokal. Dengan pendekatan berbasis komunitas, Dispar Kukar ingin memastikan bahwa pengembangan sektor pariwisata memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa sebagai pelaku utama.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dispar Kukar Arianto menegaskan, pembangunan desa wisata bukan semata soal pengemasan objek wisata, melainkan soal membangun sistem yang dikelola langsung oleh warga untuk mendorong kemandirian ekonomi.

Plt Kepala Dispar Kukar, Arianto

“Kami ingin desa wisata tidak hanya indah secara fisik, tapi juga kuat secara sosial dan ekonomi. Karena itu, peran komunitas lokal, terutama melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) menjadi sangat krusial,” ujar Arianto, Jumat (4/4/2025).

Hingga kini, terdapat 10 desa wisata di Kukar yang telah ditetapkan, dengan beberapa di antaranya menunjukkan perkembangan menggembirakan. Desa Pela menjadi contoh sukses ekowisata berbasis pelestarian fauna, sedangkan Kedang Ipil dan Sangkuliman mengandalkan pesona air terjun dan lanskap alam yang masih asri.

Arianto mengakui, tantangan masih cukup besar. Masih banyak desa wisata yang belum mampu berkembang optimal akibat keterbatasan akses, promosi yang minim, serta lemahnya kapasitas pengelolaan destinasi.

“Banyak desa punya potensi, tapi belum tahu cara mengemas dan menjualnya. Maka kami hadir untuk membantu, baik dari sisi pendampingan manajemen, perbaikan fasilitas, hingga strategi promosi,” jelasnya.

Salah satu langkah strategis yang kini dijalankan adalah membangun branding lokal lewat pelibatan pelaku ekonomi kreatif. Produk kuliner khas desa dan suvenir lokal juga difasilitasi lewat bantuan alat produksi dan pelatihan, seperti mesin es kristal untuk pelaku UMKM kuliner.

Dispar Kukar juga mulai mengarahkan perhatian pada destinasi baru yang mulai tumbuh, seperti Batu Goa Gelap di Suka Maju dan Taman Gubang di Tenggarong Seberang. Keduanya dinilai memiliki daya tarik yang kuat, terlebih jika dikelola dengan sentuhan kreatif berbasis narasi lokal dan keunikan budaya.

“Desa wisata tidak bisa dibangun hanya dengan infrastruktur. Perlu cerita, perlu karakter, dan itu hanya bisa lahir dari masyarakatnya sendiri,” tambah Arianto.

Ia berharap penguatan desa wisata ke depan bisa menjadi tonggak kebangkitan ekonomi desa di Kukar. Dengan semangat kolaboratif dan pendekatan partisipatif, Arianto yakin bahwa desa wisata bisa menjadi ruang hidup baru yang menghidupkan desa, menciptakan lapangan kerja, serta menjaga kearifan lokal.

“Bukan soal jadi destinasi hits semata. Tujuan kita adalah membuat masyarakat desa sejahtera lewat kekayaan yang mereka miliki sendiri,” pungkasnya. (Adv diskominfo kukar)

Sebulu Kian Berkembang sebagai Penghasil Pangan

April 4, 2025 by  
Filed under Kutai Kartanegara

KUKAR – Kecamatan Sebulu, salah satu lumbung pangan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), memiliki potensi pertanian yang besar dengan luas lahan mencapai 600 hektare. Jika dikelola secara optimal, lahan ini dapat menghasilkan berbagai komoditas seperti gabah, jagung, dan sayur-mayur, yang mampu meningkatkan pendapatan serta taraf hidup masyarakat setempat.

Camat Sebulu, Edy Fahrudin

Camat Sebulu, Edy Fahrudin, mengakui wilayahnya memiliki potensi pertanian yang luar biasa. Namun, ia menyebutkan bahwa kendala utama selama ini adalah kondisi infrastruktur, terutama jalan di sekitar area pertanian yang belum memadai.

Kini, pemerintah setempat merasa lega setelah Pemerintah Kabupaten Kukar berhasil membangun jalan pertanian yang menghubungkan Sebulu dengan Muara Kaman. Pembangunan ini terlaksana berkat dukungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD), yang melibatkan partisipasi aktif para petani. Dengan adanya jalan ini, diharapkan distribusi hasil panen dari sawah ke pasar menjadi lebih lancar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pembangunan infrastruktur pertanian ini, terutama Pemerintah Kabupaten Kukar yang mengalokasikan anggaran, serta pihak-pihak lain yang turut berkontribusi,” ujar Fahrudin.

Ia berharap, pembangunan infrastruktur pertanian di Sebulu terus mendapat perhatian dari Pemkab Kukar melalui dinas terkait. Dengan dukungan ini, produktivitas pertanian diharapkan semakin meningkat, sekaligus mendongkrak kesejahteraan petani setempat.

“Kami optimis sektor pertanian di Sebulu akan terus berkembang dan mampu mendukung ketahanan pangan Kukar di masa depan,” tegas Fahrudin.

Pemerintah Kecamatan Sebulu terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui program pembangunan infrastruktur pendukung pertanian. Saat ini, sedang dikembangkan kawasan terintegrasi Sebulu-Muara Kaman sebagai upaya memperkuat sektor pertanian dan perekonomian wilayah. (adv/diskominfo-kukar)

« Previous PageNext Page »

  • vb