Pjs Bupati Kukar Jadi Narasumber Diseminasi Praktik Terbaik Pelayanan Publik 2024

October 8, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

JAKARTA – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Bambang Arwanto menjadi narasumber kegiatan Diseminasi Praktik Terbaik Pelayanan Publik Tahun 2024 di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel  Jakarta,  Senin (7/10/24).

Selain Pjs Bupati Kukar Bambang Arwanto, Guru besar Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia dan sekretaris Eksekutif KPRBN Prof Dr Eko Prasojo dan Country Managing Direktor Grab Indonesia Neneng Goenadi juga menjadi narasumber pada kegiatan tersebut.

Bambang Arwanto yang di dampingi Kepala Badan Riset dan Informasi Daerah (BRIDA) Kukar Maman Setiawan, menjelaskan bagaimana Kukar mewujudkan orogram pemerintah yang tertuang dalam program Kukar Idaman yang inovatif, berdaya saing dan Mandiri.

Upaya Pemkab Kukar dalam mewujudkan Kukar Idaman melalui pembinaan inovasi daerah dengan mewujudkan inovasi di setiap perangkat daerah. Setiap Kepala Dinas menetapkan satu inovasi dan nantinya akan diwujudkan dalam perjanjian kinerja, jika inovasi tersebut mendapat penghargaan pada tingkat nasional maka akan mendapat 200 point, untuk tingkat provinsi maka akan mendapat 160 point dan tingkat kabupaten 130 point sedangkan perangkat daerah yang hanya menjadi peserta lomba inovasi tingkat kabupaten akan mendapatkan point dasar yaitu 100 point, dan jika tidak memiliki inovasi maka akan dikurangi 20 point.

Selain itu juga dilakukan pembentukan tim reformasi birokrasi atau tim BEKIAS (Bebaya Etam Kuatkan Kinerja Aparatur Sipil) untuk melakukan pembinaan inovasi daerah.

Bambang juga menjelaskan bagaimana pengukuran inovasi daerah yang dilakukan dengan melaksanakan lomba inovasi (pekan inovasi dan kreativitas kab Kutai Kartanegara)setiap tahunnya, karena program tersebut diharapkan bisa jadi penyemangat dan motivasi untuk terus berprestasi, meningkatkan kinerja dan mengatasi permasalah di Kukar.

Pelaksanaan pekan daerah terbagi tersebut dibagi 2 kategori yaitu kategori perangkat daerah (perangkat daerah, kecamatan, kelurahan dan puskesmas) dan untuk kategori umum (desa/BUMDesa, pendidikan, pertanian/nelayan, perempuan/difabel, BUMD dan tahun depan akan ada yang baru yaitu proyek perubahan ASN.

“Inovasi-inovasi ini merupakan ide dan gagasan dari masyarakat, menjadi solusi bagi permasalahan dimasyarakat dan juga inovasi tersebut di muat dalam aplikasi yang diberi nama sirine (Sistem informasi riset dan inovasi berbasis elektronik),” kata Bambang.

Bukan hanya itu ungkap Bambang, beberapa inovasi di Kukar selain menjadi program pembangunan, juga menjadi inspirasi dan direplikasi oleh Pemda lainya seperti program ‘klik me, kampungrajamapan dan mabuk kepayang’.

“Kita patut berbangga salah satu inovasi yang berhasil di tingkat nasional adalah Inovasi kampungrajamapan dan mendapatkan hadiah berupa anggaran sebesar dua milyar rupiah, dan ini merupakan salah satu solusi serta menjawab jawaban RPJMD Kukar yaitu misi ke tiga untuk memperkuat pembangunan ekonomi berbasis pertanian, pariwisata dan ekonomi kreatif,”ungkapnya.

Pencapaian Kukar dalam berbagai inovasi juga bisa menurunkan angka stunting, salah satunya adalah program bapak/ibu asuh dalam 5 pantas yang merupakan gerakan aksi gotong mitra perusahaan, pemerintah, swasta, masyarakat serta individu dalam bentuk pemberian bantuan dalam Rangka menurunkan kasus stunting.

Selain itu juga pembinaan inovasi daerah juga memberikan bantuan dengan untuk mendapatkan sertifikat hak atas kekayaan intelektual (surat pencatatan ciptaan) yang saat ini telah diberikan kepada program inovasi Klik me desa Muara Enggelam, kampung raja mapan kelurahan Handil Baru dan alam merah kuning keratri Puskesmas perangat. (kk08)

BKPSDM Kutai Kartanegara Gelar Pelatihan Dasar Bencana

October 8, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

SAMARINDA – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Pelatihan Dasar Manajemen Bencana bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Samarinda., Senin (7/10/2024).

Pelatihan ini merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksankan oleh bidang Pengembangan Kompetensi Teknis BPSDM Provinsi Kaltim bekerja sama dengan BKPSDM Kukar. Menghadirkan narasumber dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Kota Samarinda, dan Widyaiswara BPSDM Provinsi Kaltim.

Sekda Kukar Sunggono dalam sambutannya yang dibacakan Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kukar, Akhmad Taufik Hidayat mengatakan, kegiatan ini merupakan program pendidikan yang dirancang untuk memberikan pemahaman mendasar kepada peserta mengenai konsep, prinsip, dan langkah-langkah dalam penanggulangan bencana.

“Untuk memperkuat SDM tersebut, Pemkab Kukar melalui BKPSDM mengadakan pelatihan dasar manajemen bencana,” ujar Akhmad Taufik Hidayat saat membuka acara yang ditandai pengalungan tanda peserta.

Dikatakan, bencana selalu datang tanpa disadari dan tanpa persiapan, oleh karena itu perlu kesiapsiagaan dari pengelola kebencanaan. Pada tahun 2024 ini mulai Januari-Juni 2024 tercatat 44 bencana yang terjadi di Kukar. Bencana yang terjadi seperti kebakaran, tanah longsor, banjir dan kecelakaan di perairan mahakam, dan pohon tumbang.

Bencana yang terjadi didominasi kebakaran sebanyak 19 kasus, kemudian bencana pohon tumbang sebanyak 8 kasus serta kekeringan sebanyak 7 kasus. Dan total 1.099 jiwa korban bencana alam selama periode 1 Januari-Juni 2024.

Selanjutnya, untuk membangun kerja sama berbagai pihak dalam penanggulangan bencana, pelatihan ini diikuti oleh beberapa Perangkat Daerah seperti Dinas Sosial, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Satpol PP Kukar.

Untuk peningkatan kapasitas melalui pelatihan untuk memperkuat dinas-dinas yang menangani kebencanaan, Pemkab Kukar juga membuka seleksi pengadaan PPPK untuk mengisi jabatan-jabatan teknis/operasional, seperti Dinas Sosial, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Satpol PP Kukar.

“Mengingat pentingnya pelatihan ini saya berharap, kita dapat membangun sistem peringatan dini yang efektif, meningkatkan kapasitas respon terhadap bencana, Mempercepat proses pemulihan pasca bencana, meningkatkan kolaborasi penanganan bencana, dan membuat rencana aksi penanganan bencana,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris BKPSDM Kukar Roqib dalam laporannya menyampaikan pelatihan dasar manajemen bencana ini bertujuan membekali pengetahuan, memberikan pengetahuan dasar tentang jenis-jenis bencana, siklus bencana, dan terminologi yang terkait. Membangun Keterampilan, melatih peserta dalam melakukan tindakan pencegahan, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pasca bencana. Serta membangun kerja sama antar berbagai pihak terkait dalam penanggulangan bencana.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari mulai 7-10 Oktober 2024 dengan jumlah peserta 30 orang yang terdiri dari, BPBD, Damkar dan Penyelamatan, Dinsos serta Satpol PP di lingkungan Pemkab Kukar.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala BPSDM Provinsi Kaltim Nina Dewi, Kepala BPBD Kukar Setiyanto Aji, Sekretaris Damkar dan Penyelamatan Kukar Witontro, dan perwakilan Kasatpol PP dan Kadinsos Kukar. (kk05)

Tiga Sekolah Di Kukar Raih Penghargaan Adiwiyata Nasional dan Adiwiyata Mandiri

October 4, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

JAKARTA – Dianggap sukses jalankan program pengembangan pendidikan lingkungan hidup pada jenjang pendidikan dasar hingga menengah, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui tiga sekolah negerinya meraih penghargaan Adiwiyata Nasional dan Adiwiyata Mandiri tahun 2024. Adapun Sekolah di Kabupaten Kukar yang meraih penghargaan Adiwiyata Nasional yaitu Sekolah Dasar Negeri (SDN) 008 Muara Jawa. dan untuk penghargaan Adiwiyata Mandiri diraih oleh Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Muara Jawa, serta Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Loa Janan.

Penghargaan itu diterima langsung para Kepala sekolah, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar Slamet Hadi Rahardjo, diserahkan oleh Wakil Menteri LHK Alue Dohong di Gedung Manggala Wanabhakti, Jakarta, Rabu (2/10/2024).

Wamen LHK Alue Dohong mengatakan penghargaan Adiwiyata tersebut diberikan kepada sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA maupun Madrasah yang memenuhi kriteria dalam Gerakan Peduli Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah.

Menurutnya, hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor 53 tahun 2019 tentang Penghargaan Adiwiyata.

Alue Dohong mengatakan bahwa kader Adiwiyata merupakan Agent of Change Indonesia, yang mana program itu diharapkan mampu menjadi dasar bagi Indonesia untuk percepatan target SDGs.

“Dengan pemahaman yang komprehensif tentang lingkungan, kita dapat melahirkan kader Adiwiyata yang akan menjadi agen perubahan, atau agen perubahan untuk membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih berkelanjutan,” ujar Alue Dohong.

Sementara itu, ditemui setelah kegiatan Selamet Rahardjo mengapresiasi apa yang telah diraih sekolah-sekolah di Kukar yaitu penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional tahun 2024 tersebut.

“Saya ucapkan selamat kepada bapak ibu kepala sekolah sekalian, atas raihannya untuk sekolah Adiwiyata Nasional, dan sekolah Adiwiyata Mandiri,” ucap Slamet.

Ia berharap, apa yang telah diraih tersebut bisa dipertahankan dan ditingkatkan kedepannya. Dirinya juga berharap apa yang telah dicapai itu bisa memotivasi sekolah-sekolah lainnya khususnya yang berada di Kabupaten Kukar, sehingga ke depan akan semakin banyak sekolah di Kukar yang meraih penghargaan serupa.

“Kami berharap ketiga sekolah ini bisa menjadi bagian dari motivasi untuk sekolah-sekolah lainnya di Kukar untuk mendapatkan capaian yang sama,” pungkas Selamet Rahardjo. (kk07)

Pemkab Kukar Apresiasi TNI Dukung Percepatan Pembangunan Pertanian Kukar

October 2, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Bambang Arwanto membuka Kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-122 di Desa Kertabuana Kecamatan Tenggarong Seberang, Rabu (2/10/2024).

Bambang mengapresiasi dan berterima kasih kepada jajaran TNI AD atas bantuan, dukungan dan kolaborasi yang luar biasa dalam mendukung percepatan pembangunan di Kukar termasuk khususnya pembangunan pertanian dalam arti luas.

“Tentunya dukungan dan kerjasama ini sangat membantu Kukar untuk tetap menjadi lumbung pangan Kaltim termasuk sebagai wilayah penyanggah pangan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara,” ujarnya.

TMMD adalah wujud sinergi antara tni dan masyarakat untuk membangun dan memperkuat infrastruktur desa termasuk infrastruktur pertanian. TMMD juga sangat membantu dalam meningkatkan kualitas hidup warga desa, terutama di wilayah terpencil yang aksesnya terbatas.

Pemilihan lokasi kegiatan TMMD ke-122 Kodim 0906/Kukar di Desa Kertabuana Tenggarong Seberang, dengan pertimbangan antara lain merupakan wilayah sentra pertanian produktif, kondisi infrastruktur yang terbatas termasuk jalan usaha tani dan irigasi, terdapat warga yang memiliki kondisi rumah tidak layak huni.

Adapun rencana kegiatan yang akan dilakukan melalui TMMD ke-122, diantaranya, pembangunan jalan usaha tani 3.200 meter, pembangunan dan rehabilitasi jembatan penghubung hamparan pertanian, pembuatan dan rehabilitasi gorong-gorong penghubung hamparan pertanian, pembuatan sumur bor pertanian, rehab rumah tidak layak huni, pembuatan MCK. Kemudian sasaran kegiatan non fisik diantaranya penyuluhan kesehatan terkait pola hidup sehat, bahaya narkoba, dan gizi bagi masyarakat. Penyuluhan pertanian dan peternakan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang teknologi pertanian modern dan produktivitas lahan. Penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan untuk menumbuhkan semangat cinta tanah air, gotong royong, dan kesadaran terhadap pentingnya pertahanan negara. Serta pelatihan keterampilan kerja untuk memberdayakan masyarakat dalam bidang usaha kecil dan menengah, guna meningkatkan taraf ekonomi desa.

Kegiatan-kegiatan tersebut tentunya akan sangat membantu masyarakat khususnya masyarakat desa kertabuana khususnya dalam penyediaan dan peningkatan infrastruktur di desa termasuk kaitan dengan pemberdayaan masyarakat.

Untuk itu diharapkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat dalam kegiatan TMMD ini.  Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan akan memudahkan pencapaian target-target dari kegiatan tmmd ini.  Camat Tenggarong seberang dan Kepala desa Kertabuana, diharapkan dapat membangun komunikasi dan koordinasi dengan pihak pelaksana kegiatan TMMD ini sehingga tmmd ini berjalan lancar dan sesuai harapan.

“Harapan kami agar masyarakat dapat menjaga dan memelihara hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. kami juga mengharapkan agar ada  inisiasi dan terobosan  lokal dalam mendukung program pembangunan desa di masa depan,” harapnya.

Komitmen Pemkab Kukar terhadap pembangunan pertanian dalam arti luas sangat jelas tertuang dalam kebijakan pembangunan daerah (RPJMD) yang memuat antara lain program prioritas/unggulan  pembangunan pertanian dalam arti luas berbasis kawasan dan program hilirisasi produk pertanian.

Melalui dukungan dan bantuan TNI melalui TMMD, sebagian besar masalah-masalah utama pertanian di Kukar yakni pengairan/irigasi dan jalan usaha tani telah berhasil diintervensi.

Acara pembukaan ditandai penyematan tanda peserta dan penyerahan peralatan kerja TMMD. Pjs Bupati bersama Dandim 0906/Kukar juga melakukan peninjauan lokasi kerja termasuk rumah yang akan direhab. (kk04)

Desa Pela Raih Prestasi Lomba Desa Wisata Nusantara 2024

October 1, 2024 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG – Desa Pela Kecamatan Kota Bangun Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) meraih Piagam Penghargaan sebagai Juara ke-V Lomba Wisata Nusantara Tahun 2024 kategori Desa Sangat Tertinggal/Tertinggal/Berkembang yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Penghargaan juga diberikan kepada Alimin Azarbaijan dari Desa Pela Kota Bangun sebagai Juara 1 Pelopor Wisata Nusantara Tahun 2024.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Bupati Kukar Edi Damansyah (Ketika Bupati aktif) atas komitmen dan Dedikasi dalam membina Desa Wisata sehingga Desa Pela Menjadi Juara 5 Lomba Desa Wisata Nusantara Tahun 2024. Penghargaan itu diserahkan oleh Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar diterima oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Kukar Ahyani Fadianur Diani, pada Malam Apresiasi Lomba Desa Wisata Nusantara, Penggerak Swadaya Masyarakat, Teladan dan Tenaga Pendamping Profesional Inspiratif tahun 2024 di Renaissance Bali Nusa Dua Resort Kawasan Pariwisata Lot SW 4-5 Nusa Dua Bali, Sabtu (28/9/24).

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar dalam sambutannya mengingatkan pemerintah desa dan pihak-pihak terkait lainnya harus meniatkan pembangunan desa wisata untuk menjaga kelestarian alam sehingga memiliki tingkat keberlanjutan yang tinggi.

“Desa wisata bagi saya akan sangat bagus dan pasti memiliki keberlanjutan yang tinggi apabila diniatkan untuk kelestarian alam,” kata Abdul Halim Iskandar.

Ia menjelaskan apabila keberadaan desa wisata diniatkan untuk melestarikan alam, desa wisata tidak hanya indah, tetapi juga memberikan rasa nyaman untuk warga setempat dan para pengunjungnya.

Asisten II Ahyani Fadianur Diani dalam wawancaranya mengucapkan syukur atas penghargaan yang diterima oleh Desa Pela Kecamatan Kota Bangun telah berhasil menjadi juara 5 pada ajang lomba desa wisata Nusantara yang diselenggarakan oleh Kemendesa PDTT.

“Alhamdulilah, kita mendapatkan penghargaan khususnya Desa Pela mendapatkan juara 5 dan Juara 1 Pelopor Wisata Nusantara Tahun 2024 atas nama Alimin Azarbaijan dan penghargaan juga diberikan kepada Bupati Kukar Edi Damansyah atas komitmennya dalam membina desa wisata”,ucap Ahyani.

Dikatakan Ahyani, di tahun 2024 adalah sebuah peningkatan dari tahun sebelumnya sempat duduk diperingkat 15. “Dengan pembinaan dan kegiatan yang telah dilakukan selama ini, mudah – mudahan ini bisa kita tingkatkan lagi ditahun berikutnya. Ini juga tidak lepas dari semua pihak yang sudah bekerja keras dalam peningkatan desa wisata dan kedepan harus kita tingkatkan lagi Desa Pela menjadi desa wisata unggulan di Kabupaten Kukar khususnya dan Indonesia Umumnya”,ujarnya.

Sebenarnya Kabupaten Kukar juga sedang terus mengolah desa – desa di Kukar yang berpotensi dengan wisatanya. “Pembinaan lebih terarah juga perlu dilakukan kepada masyarakatnya sendiri tentang kreativitas dan inisiatifnya dalam mengelola tempat wisata sehingga bisa berkembang dan maju”,sebutnya.

Sementara Kades Pela Supianur mengatakan pembinaan terus dilakukan Di Desa Pela yang sebelumnya mendapatkan peringkat 15 sekarang mendapatkan peringkat 5.” Ke Depan akan kami tingkatkan terus pembinaan Di Desa Pela ini kalau bisa mendapatkan juara 1, semua tidak lepas dari kerjasama semua pihak dalam mendukung perkembangan desa wisata ini”,tutupnya.

Lomba Desa Wisata Nusantara merupakan bentuk pembinaan agar pengembangan Desa Wisata dapat berkelanjutan. Kegiatan ini untuk mengoptimalisasi kapabilitas desa menjadi Desa Wisata dalam percepatan pembangunan serta pengembangan desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ada pun ajang Lomba Desa Wisata Nusantara 2024 bertujuan mewujudkan desa berbasis Desa Wisata dalam upaya Ketahanan Ekonomi. Hal tersebut demi pertumbuhan berkualitas dan berkeadilan, pengembangan wilayah dalam mengurangi kesenjangan, sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing, revolusi mental dan pembangunan kebudayaan, infrastruktur untuk ekonomi dan pelayanan dasar, peningkatan implementasi pilar-pilar Sustainable Development Goals (SDGs).

Selanjutnya meningkatkan inovasi dan kreatifitas desa dalam memanfaatkan potensi sumber daya guna mewujudkan Desa Wisata yang berdaya saing sebagai salah satu sumber pendapatan asli desa (PADes), meningkatkan kinerja kepariwisataan nasional yang berbasis desa dan kawasan perdesaan dan mendorong lahirnya Desa Wisata percontohan yang dapat mendorong pengembangan Desa Wisata baru. Lomba Desa Wisata Nasional diikuti oleh desa-desa wisata dari seluruh Indonesia. Proses seleksi dan penilaian dilakukan oleh tim juri yang terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari pemerintahan, akademisi, hingga praktisi pariwisata.(KK06)

« Previous PageNext Page »

  • vb