Disdibud Kutim Gelar Anti Perundungan Bahaya Narkoba Bagi Pelajar SMP

November 4, 2023 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur (Disdikbud Kutim) menggelar Sosialisasi anti Perundungan dan Bahaya Pengunaan Narkoba bagi peserta didik jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kegiatan itu digelar di gedung Wanita, kawasan Pemerintahan Bukit Pelangi Sangatta pada Rabu (01/11/2023).

Kegiatan yang di ikuti sebanyak 150 peserta yang berasal dari berbagai sekolah jenjang SMP di Kecamatan Sangatta Utara dan menghadirkan narasumber dari Polres Kutim, DPPA ini di buka oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP Ilham mewakili  Kepala Disdikbud Kutim Mulyono yang berhalangan hadir.

Dalam sambutanya, Ilham mengatakan, sebagai generasi penerus dan penyambung tongkat estafet kepemimpinan bangsa ini, sudah selayaknya anak-anak ini memiliki sikap yang baik dan harus didukung dengan ilmu pengetahuan agar mampu membawa bangsa ini terus maju dimasa yang akan datang.

“Salah satu caranya dengan belajar dengan baik, kalau tidak bersiaplah menjadi penonton,” ujarnya.

Selain itu, adanya Ibu Kota Nusantara di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), juga memberikan peluang yang sangat besar kepada para generasi penerus yang ada di Kutim, khusunya Sangatta untuk bisa ikut berkontribusi dan menjadi bagian penting dalam pembangunan bangsa Indonesia.

“Nah yang akan mengisi IKN nantinya bukan kami, tapi kalian lah anak-anaku yang akan bertarung untuk mengisi posisi-posisi di sana (IKN) dan menjadi mesin utama yang menggerakan roda pembangunan dan pemerintahan, makanya  jangan sampai kenal dengan yang namanya narkoba, hindari sikap perundungan maupu kekerasan kepada sesama,” pesan Ilham

Kemudian, dirinya berharap iklim kebhinekaan di lingkungan sekolah terus di tingkatkan, mengingat, hingga hari ini kasus perundungan (Buliying) di kalangan pelajar masih ada, hal lain yang juga menjadi pesan pria berkacamata kepada para pelajar ini  tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.

“Jangan pernah coba-coba untuk mengenal bahkan bersentuhan dengan barang haram tersebut, sekali mencoba saya pastikan masa depan anak-anaku pasti akan tidak jelas,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Kurikulum Peserta Didik pengembangan Karakter dan Penilaian Disdikbud Kutim Citra mengatakan, kegiatan yang  bertujuan untuk memberikan pemahaman baik kepada anak didik maupun guru terkait, Narkoba, perundungan termasuk kekerasan seksual terhadap anak.

“Nah untuk menambah semangat anak-anak, nanti di akhir kegiatan juga akan ada kuis dengan hadiah yang cukup menarik, dan para peserta hanya perlu menjawab pertanyaan seputar materi yang di sampaikan oleh para narasumber,” ucapnya. (adv)

Pemkab Kutim Gelar Akutandi Awards bagi OPD

November 4, 2023 by  
Filed under Kutai Timur

SAMARINDA–  Akutansi Awards yang menjadi  ajang apresiasi dan penghargaan bagi  Perangkat Daerah (PD) yang secara aktif dalam melaporkan keuanganya selama satu tahun anggaran berjalan ini kembali digelar  di salah satu hotel Samarinda pada Kamis (02/11/2023) malam.

Kegiatan yang diinisiasi oleh  Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kutai Timur (BPKAD Kutim)  ini dihadiri oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman, Plt Kepala BPKAD M Hamdan, perwakilan BPK Kaltim,  Direktorat jenderal Kekayaan Negara Kaltim, Bankaltimtara, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat serta undangan lainnya.

Bupati Ardiansyah Sulaiman dalam kesempatan itu menyebut ajang  Akutansi Award yang sudah memasuki tahun kedua  penyelenggaraan ini menjadi  salah satu wujud komitmen pemerintah dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terutama dalam menyajikan  laporan keuangan pemerintah secara baik di masing-masing Perangkat Daerah.

“Dan ini (Akutansi Award) merupakan ide yang digagas sejak lama oleh Almarhum bapak Teddy Febrian yang didukung oleh segenap jajarannya, dan kini menjadi amal jariyah beliau, apabila ini memberikan nuansa yang terbaik bagi seluruh entitas pengelola Keuangan di Perangkat Daerah di Kutim,” ujarnya.

Selain itu, Ajang Akutansi Award ini, sambung Bupati Ardiansyah Sulaiman, juga menjadi bagian dari  momentum bagi pemerintah daerah salam mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat dengan cara kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas.

“Saya ucapkan terimakasih kepada saudara-saudara yang sudah bekerja sangat keras dan ikut andil dalam mewujudkan laporan keuangan yang baik, dan saya berharap kegiatan ini menjadi pemicu dan pemacu dalam meningkatkan  kinerja pemerintah,” pungkasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala BPKAD Kutim M. Hamdan mengatakan, ajang ini bagian dari upaya untuk terus meningkatkan kinerja pemerintah daerah, sekaligus apresiasi kepada masing-masing Perangkat Daerah terutama dalam penyampaian laporan keuangan.

“Dua tahun sebelumnya kita mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari BPK Kaltim. Tahun 2022 lalu kita mendapatkan WTP, ini menjadi momentum untuk membulatkan tekad kuat kita agar bisa terus mempertahankan itu (WTP) kembali,” ujarnya.

Diketahui, ada 7 kategori penghargaan yang diberikan pada ajang Akutansi Award kali ini, yakni Operator  keuangan Teraktif, Pengurus Barang, Bendahara Penerimaan, Bendahara Pengeluaran, Penjabat Penata Keuangan (PPK) SKPD yang secara keseluruhan penilainya berdasarkan keaktifan masing-masing kategori Dalam  penyusunan Laporan Keuangan. Selain itu, juga ada penghargaan yang di berikan kepada  SKPD denagn kategori Penyampaian Pelaporan Keuangan Tercepat, Penyusunan Laporan Keuangan  Termandiri serta Penyajian Laporan Keuangan Terbaik. (adv)

NBM Berkaitan dengan RADPG

November 3, 2023 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA– Neraca Bahan Makanan (NBM) berkaitan erat dengan Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi (RADPG). Guna mewujudkan hal itu, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kutim menggelar rapat koordinasi dengan instansi terkait.

Langkah ini dimaksudkan, untuk menjalin dan membangun komunikasi yang baik antar dinas dan instansi terkiat. Sehingga koordinasi informasi ketersediaan  data akan kebutuhan   bahan pangan, khususnya di Kabupaten Kutim, bisa diperoleh dengan baik pula.

Beny Hermawan

“Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi ini, hasilnya akan dipaparkan akhir tahun. Sehingga diperlukan kerjasama kita semua,” kata Sekretaris DKP Beny Hermawan.

Dikatakan, setidaknya ada 12 jenis makanan yang akan dihitung dalam NBM ini, untuk menjadi pola pangan harapan (PPH).

Acara yang digelar di ruang rapat kantor DKP ini turut dihadiri perwakilan Disperindag, Bagian Perekonomian Setkab Kutim, Bappeda, Dinas Pertanian, serta dari kantor Catatan Kependudukan dan Sipil.

“NBM ini juga menggambarkan penyediaan, penggunaan, dan pemanfaatan pangan di suatu daerah dalam kurun waktu tertentu,” ujar Beny.

NBM ini sambung Beny, akan menjadi acuan dan   diperbarui setiap tahunnya, untuk mengetahui berapa jumlah kebutuhan pangan yang dikonsumsi, yang dihitung berdasarkan keseluruhan jumlah penduduk.

“Sekaligus untuk bahan evaluasi ketersediaan pangan berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) masyarakat, serta sebagai rumusan pangan dan gizi daerah,” imbuhnya. (adv)

DKP Sosialisaikan Keamanan dan Standarisasi Tanaman Segar

November 3, 2023 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Guna meningkatkan stadarisasi keamanan pangan, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kutim melakukan sosialisasi di sejumlah daerah. Salah satunya di kecamatan Kaubun yang memiliki potensi tanaman pangan segar untuk masyarakat.

Kegiatan sosialisasi itu dilaksanakan pada 31 Oktober lalu dan dihadiri petani dan penyuluh pertanian se-kecamatan Kaubun dan sejumlah tokoh masyarakat. Diharapkan, melalui kegiatan sosialiasi pangan segar ini, masyarakat bisa lebih meningkatkan mutu pangan sendiri.

“Kita lakukan sosialisasi pangan segar ini, agar masyarakat bisa lebih memahaminya dengan baik. Sebab, tujuannya untuk meningkatkan standarisasi keamanan pangan dan mutu pangan segar, dalam rangka perlindungan masyarakat dan peningkatan daya saing di Kutai Timur,” ujar Sekretaris DKP Kutim Benny Hermawan.

Narasumber pada acara ini adalah Nurul Yuniarti, Pengawas Mutu Hasil Pertanian dari Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kaltim dan Zainal Petani Milenial dari Kecamatan Kaliorang.

Kegiatan sosialisasi tanaman segar ini tak hanya dilaksanakan di Kecamatan Kaubun semata. Sejumlah kecamatan lain juga digelar serupa.

Salah satunya di Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan. Kegiatan ini juga dikuti para petani, penyuluh pertanian hortikultura maupun undangan lainnya.

“Kita akan terus melakukan sosialisasi, agar masyarakat dan petai bisa lebih memahami dala perlindungan kepada masyarakat. Terutama terkait tanaman segar tersebut,” ujar Benni. (adv)

Wabup Bersyukur Kutim Sudah Tak Miliki Desa Tertinggal

November 3, 2023 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Wakil Bupati Kutai Timur ( Wabup Kutim) Kasmdi Bulang mengaku bersyukur, saat ini 139 desa yang ada di Kutim, sudah tidak ada lagi yang masuk dalam kategori desa tertinggal maupun sangat tertinggal.

“Alhamdulillah, dari seluruh desa di Kutim, sudah tidak ada lagi yang tertinggal. Hal itu berkat kerja keras kita semua, baik yang ada di Kabupaten maupun pemerintah desa itu sendiri, termasuk dukungan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari upaya konkrit yang dilakukan seluruh elemen dalam membangun dan memanfaatkan segala sumber daya alam, serta potensi yang dimiliki oleh masing-masing desa yang tersebar di 18 Kecamatan tersebut.

“Saya meminta agar seluruh perangkat desa bisa memaksimalkan daya dukung anggaran yang ada, untuk terus meningkatkan pembangunan di berbagai sektor. Yang terpenting harus melibatkan seluruh masyarakat di desanya masing-masing,” pesan Wabub Kasmidi Bulang.

Secara bertahap diharapkan, desa yang masih masuk dalam kategori berkembang dan maju bisa ditingkatkan menjadi desa yang mandiri.  Desa yang bersangkutan harus mampu mengoptimalkan segala sumber daya yang dimiliki, serta mempunyai ketersediaan akses terhadap pelayanan dasar yang mencukupi.

“Makanya kita support dengan alokasi anggaran yang memadai agar desa bisa membangun desanya secara terarah dan merata,” ujarnya.

Sedangkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutim Yuriansyah mengatakan, dari 139 desa yang ada, Kutim sudah tidak lagi memiliki desa dengan berkategori sangat tertinggal maupun tertinggal. Di sisi lain, pihaknya juga terus mendorong semua desa untuk melakukan percepatan dari desa berstatus berkembang dan maju naik menjadi desa mandiri.

“Untuk kategori desa mandiri sebanyak  19. Sedangkan untuk kategori maju ada 69, dan desa yang masih dalam kategori berkembang terdapat 51 desa,” ujar mantan Camat Muara Wahau ini. (adv)

« Previous PageNext Page »

  • vb