Bupati Apresiasi Pesta Karya IX SMPN 1 Sangatta Utara

November 1, 2023 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman memberi apresiasi menggelar kegiatan bertajuk Pesta karya IX SMPN 1 Sangatta Utara yang digelar di Lapangan SMPN 1 Sangatta Utara. Kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kreativitas anak didik.

“Dengan P5 atau Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila bisa di sesuaikan dengan pesta karya. Artinya siswa-siswi diberikan kesempatan ruang dan waktu untuk berkreasi, berinovasi dan secara tidak langsung siswa-siswi memiliki kemampuan yang mandiri,” kata Ardiansyah dihadapan Kadisdik Mulyono, Perwakilan FKPD, Ketua Panitia Ules Semule, Ketua Komite SMPN 1 Sangatta Utara Vita Nurhasanah dan undang lainnya.

Ardiansyah menilai  banyak sisi manfaat dari pesta karya ini, di antaranya siswa-siswi mampu meningkatkan ekonomi pribadinya atau mungkin kelompok kelasnya. Serta bisa memunculkan sifat humanis kepada anak dan orang tua.

“Ini suatu inovasi yang luar biasa. Tentunya wajib diapresiasi. Semoga bisa muncul lagi pesta karya dari Disdikbud Kutim yang berkelas kabupaten,” ujar orang nomor satu di Pemkab Kutim itu.

Sebelumnya Kepala SMPN 1 Sangatta Utara Yetti Arika Desiviana menyampaikan Pesta karya IX SMPN 1 Sangatta Utara ini berlangsung selama empat hari, mulai Senin (30/10/2023) sampai dengan Jumat (3/11/2023).

“Pesta karya ini sebagai wadah dan ajang anak-anak untuk berkarya. Mulai dari karya seni,  kerajinan tangan, sampai lomba-lomba untuk mengapresiasi kemampuan terpendam yang dimiliki siswa-siswi,” tambahnya.

Ada 22 jenis lomba yang dihelat dalam pesta karya ini. Kegiatan pesta karya ini juga merupakan salah satu unggul dari sekolah-sekolah setelah Spansatara Cup.

“Jadi pesta karya digelar di bulan Oktober, sedangkan Spansatara Cup dihelat pada bulan Maret. Insyaallah, banyak cabang olahraga yang bakal ditambah lagi di Spansatara Cup,”urainya. (adv)

Wabup Kutai Timur: Sekdes Miliki Wewenang Administrasi Pemerintahan Desa

November 1, 2023 by  
Filed under Kutai Timur

YOGYAKARTA–  Sekretaris Desa (Sekdes) merupakan perwujudan representatif dari Kepala Desa (Kades), sehingga memiliki wewenang dalam kepengurusan administrasi Pemerintahan Desa, yang memiliki tugas salah satunya penataan administrasi perangkat Desa.

“Tugas tersebut juga sudah tertuang dalam Permendagri Nomor 12 Tahun 2007, tentang Pedoman Penyusunan dan Pendayagunaan Data Profil Desa Dan Kelurahan, yaitu melakukan kegiatan penyusunan Profil Desa. Di antaranya, pengumpulan, pengolahan dan publikasi data Profil Desa,” ucap Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmisi Bulang sesaat sebelum membuka Bimbingan Teknis peningkatan Kapasitas aparat Sekretaris Desa se-Kabupaten Kutim di salah satu hotel di Yogyakarta, Senin (30/10/2022).

Di hadapan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kutim Yuriansyah, Wabup Kasmidi Bulang menyebut, untuk mengetahui gambaran potensi dan tingkat perkembangan Desa yang akurat, komprehensif dan integral, perlu disusun data profil Desa yang akan didayagunakan untuk mendorong perkembangan Desa swadaya dan swakarya menjadi Desa swasembada.

“Ini dianggap penting karena data profil desa merupakan potret wajah Desa yang bisa dijadikan acuan atau data dasar dalam menetapkan perencanaan pembangunan Desa,sehingga Anggaran yang dialokasikan kepada Desa yang begitu besar dapat direncanakan dengan baik berdasarkan kondisi desa dan harapannya program-program pembangunan yang dibuat menjadi lebih efektif dan tepat sasaran,” beber orang nomor dua di Kutim ini.

Selain itu, Profil desa juga berguna menggambarkan potensi dan tingkat perkembangan desa yang akurat dan komprehensif. Profil desa memuat berbagai data informasi tentang kondisi desa meliputi data dasar keluarga, dan potensi sumber daya alam.

“Termasuk untuk mengetahui sumber daya manusia secara terkini, kelembagaan, prasarana dan sarana serta perkembangan kemajuan dan permasalahan yang ada di desa,” ujarnya.

Terakhir dirinya berharap para peserta yang merupakan Sekdes dari 139 desa serta tim pendamping dari Kecamatan ini, benar-benar memanfaatkan pelatihan yang menghadirkan narasumber dari Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini.

Sementara itu, Kepala DMPDes Kutim Yuriansyah mengatakan, kegiatan yang akan belajar selama dua hari ini mulai tanggal 30 hingga 31 Oktober ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para Sekdes tentang proses input data melalui sistem Profil Desa dan Kelurahan (Prodeksel). (adv)

Kepala Disdikbud Kutim Puji Gelaran Pesta Karya Garapan SMPN 1 Sangatta Utara

November 1, 2023 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Mulyono memuji  pesta karya gelaran SMP Negeri 1 Sangatta Utara. Menurutnya, kegiayan tersebut  merupakan program inovasi. Ia menyebut, jika yang dilaksanakan di sekolah SMP maupun SMA  lainnya adalah kegiatan Proyek Peguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

“Ini bonus, karena di SMPN  1 Sangatta Utara ini, selain Pesta Karya juga ada P5. Tadi dari Komite Sekolah telah menyampaikan harapannya, Pesta Karya bisa dilaksanakan dengan skala kabupaten. Kalau saya melihat tadi dari isinya ini adalah lomba-lomba dan juga kreatifitas. Nanti kita diskusikan, apabila waktunya memungkin saya kira, bisa kita laksanakan karena ini untuk menggali potensi-potensi yang ada di anak-anak kita,” tutur mantan Camat Rantau Pulung ini.

Mulyono mengaku, kegiatan-kegiatan seperti itu sangat didukung oleh Disdikbud. Namun dalam kesempatan itu ia mengingatkan agar dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan seperti itu, tidak terlalu membebani orang tua siswa/siswi.

“Pesan saya janga terlalu membebani orang tua, bisa dilibatkan namun jangan terlalu membebani, sehingga mereka turut punya andil. Kegiatan seperti ini dibisa disampaikan kepada Pemda melalui Disdikbud.  Karena saya tidak ingin ada bahasa, banyak kegiatan sehingga merepotkan dan membebani orang tua, itu pesan saya,” tegas Mulyono. (adv)

Penuhi Target Produksi Padi Melalui Aksi Perubahan “Sapa Kutim Mantap”

October 29, 2023 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Kutai Timur (Kutim) merupakan salah satu daerah yang masih tergantung dengan daerah lain, terutama kebutuhan beras, diperlukan upaya aksi perubahan. Sehingga ke depannya, kabupaten ini mampu memenuhui kebutuhan bahan pokok tersebut secara mandiri.

Salah satu upayanya adalah, melakukan aksi perubahan, dengan menetapkan Sentra Padi Kutai Timur Menuju Peningkatan Produksi Padi (Sapa Kutim Mantap). “Dengan adanya penetapan sentra produksi padi di suatu desa atau kecamatan, kita harapkan produksi padi bisa tercapai,” kata Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kutim, Dessy Wahyu Fitrisia.

Dijelaskan, pengajuan “Sapa Kutim Mantap” itu berdasarkan kebutuhan Gabah Kering Giling (GKG) di Kutim sebanyak 53.738 ton per tahun atau setara dengan 34.849 ton beras per tahun. Sedangkan Kutim sendiri hanya mampu memproduksi 18.791 ton GKG/tahun. Sehngga  masih kekurangan sekitar 34.947 ton GKG per tahun setara dengan 22.373 ton beras per tahun.

Menurut Dessy, selama lima tahun terakhir, produksi padi di Kutim masih belum mampu mencukupi kebutuhan masyarakat. Sebagai contoh tahun 2017, produksi padi mencapa 21.770 ton, setahun kemudian turun menjadi 15.394 ton. Tahun 2019 turun lagi sekitar 14.658 ton dna tahun 2020 kembali turun menjadi 13.985 ton. Tahun 2021 naik menjadi 14.985 ton dan tahun 2023 produk padi naik lagi menjadi 18.791 ton.

Kendati demikian menurutnya, jumlah produksi padi itu belum mampu mencukupu kebutuhan masyarakat daerah ini. Melalui aksi perubahan Sapa Kutim Mantap, diharapkan produksi padi bisa mendukung ketahanan pangan di Kutim. Sebab, masalah ini juga menjadi komitmen bersama dalam rangka Millenium Development Goals (MDGs) dalam upaya pengentasan kemiskinan.

Aks perubahan ini memiliki tujuan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Untuk jangka pendek dua bulan ke depan, diharapkan sudah ada penetapan sentra produksi padi di Kutim dan saat ini masih dalam proses, melalui Surat Keputusan (SK) Bupati. Kemudian melakukan pendampingan dan pembinaan kelompok tani.

Untuk jangka menengah, tiga bulan ke depan hingga satu tahun diharapkan produktivitas padi bisa meningkat, pemakaian benih yang bersertifikat dan terwujudnya penyediaan pupuk bagi petani.

“Sedangkan jangka panjang, dua hingga tiga tahun ke depan, terus terjadi peningkatan produksi padi dan terwujudnya pembangunan saluran irigasi yang memadai. Kemudian, terpenuhinya alat dan mesin pertanian  dan penetapan Perda LP2B Kutim serta terbentuknya daerah sentra padi dan tanaman pangan di Kecamatan lainnya.

Dalam aksi perubahan ini, wilayah yang ditetapkan sebagai  sentra padi di Kutim adalah, Kecamatan Kongbeng seluas 300 hektare, Kecamatan Kaubun 541,4 hektare dan Kecamatan Long Mesangat 300 hektare. Sehingga secara keseluruhan mencapai 1.141,4 hektare.

Dalam penetapan sentra padi di Kutim ini, tentunya melibatkan stakeholder terkait. “Kami berharap komitmen bersama semua elemen yang ada,  seperti STIPER Kutim, Kepala Bappeda, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Disperindagkop Camat Kaubun, Camat Kombeng dan Camat Long Mesangat beserta para kepala desa terkait, serta Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), Ketua kelompok tani dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) dan perusahaan swasta maupun media massa,” ujarnya.

Dessy berharap, aki perubahan yang telah disusun ini dan diimplementasikan ini, dapat terus berlanjut. Tentunya memberikan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mewujudkan kedaulatan pangan di Kutim. (adv)

Bupati Kutim Hadiri Pisah Sambut Kapolda Kaltim

October 29, 2023 by  
Filed under Kutai Timur

BALIKPAPAN – Pisah sambut Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim) yang berlangsung di Grand Tjokro Balikpapan, Sabtu (28/10/2023) malam, dihadiri banyak pihak dan para pejabat tinggi di Kaltim. Turut pula hadir, Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman yang mengenakan pakaian Batik Padi Enggrang Kutim. Tampak yang mendampingi Kapolres Kutim AKBP Roni Bonic, Ketua TP-PKK Siti Robiah, Sekretaris Kabupaten (Seskab) H Rizali Hadi dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Pro Kompi) Setkab Kutim Basuki Isnawan.

Saat ini Kapolda Kaltim dijabat oleh Irjen Pol Drs Nanang Avianto setelah dilantik Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri pada Rabu (18/10/2023) lalu. Sedangkan Kapolda Kaltim yang lama Irjen Pol Imam Sugianto dimutasi menjabat Kapolda Jawa Timur.

Ditemui usai acara, Bupati Ardiansyah mengatakan Pemkab Kutim menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bapak Irjen Pol Imam Sugianto yang sekarang menjabat Kapolda Jawa Timur.

“Terimakasih telah mampu memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kalimantan Timur,” ucapnya.

Sedangkan untuk Kapolda Kaltim bapak Irjen Pol Drs Nanang Avianto, selamat mengemban tugas menjadi orang nomor satu di kepolisian Kaltim.

“Sebagai Kapolda Kalimantan Timur yang baru, semoga beliau bisa memberikan harapan yang lebih pada Kaltim. Meneruskan perjuangan program yang telah dirintis oleh Bapak Imam Sugianto,” singkatnya.

Sebelumnya, Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs Nanang Avianto didampingi istrinya Dewi Nanang Avianto menyampaikan ucapan terimakasih kasih kepada semua pihak yang telah menyambut dirinya dengan hangat di Kaltim.

“Ini suatu penghormatan dan penghargaan yang luar biasa bisa bergabung di wilayah Kalimantan Timur yang sudah didaulat menjadi Ibu Kota Nusantara,” ungkapnya.

Tak lupa ia mengucapkan selamat kepada Irjen Pol Imam Sugianto yang diamanahi menjabat di Kapolda Jawa Timur.

“Mudah-mudahan lebih sukses selama di Jawa Timur. Saya akan melanjutkan program yang telah dirintis. Saya akan lebih menyempurnakan semuanya. Terimakasih semuanya luar biasa. Mari kita laksanakan tugas-tugas yang mulia di Kalimantan Timur,” tutupnya. (adv)

« Previous PageNext Page »

  • vb