Diskominfo Staper Kutim Jamin Jaringan Internet Aman Dari Gangguan

October 29, 2023 by  
Filed under Kutai Timur

BALIKPAPAN – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim Ery Mulyadi mengatakan, jaringan internet dan server yang dikelola instansi yang dipimpinnya dinilai cukup aman dari berbagai gangguan.

“Soal kemanan jaringan tidak usah kawatir. Kami sudah memiliki sistem, firwell dan mempunyai sumbr daya manusia (SDM) yang sudah mengikuti kegiatan sertifikasi. Baik di level nasional maupun internasional,” ungkap Ery Mulyadi.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim Ery Mulyadi

Dikatakan Ery Mulyadi,  apabila ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) membutuhkan server  atau yang lainnya, hendaknya berkoordinasi dengan Diskominfo Staper Kutim. Kalo mau konsultasi juga boleh, dipersilakan saja.

“Jadi kami tidak melarang bapak/Ibu yang mau membeli server sendiri kalau ada anggarannya silakan. Tapi mohon dikoordinasikan dengan Diskominfo. Karena pernah ada kasus, begitu membeli server dan kontrak dengan pihak ketiga selesai. Namun terjadi masalah karena kontrak sudah rampung. Akhirnya dikembalikan ke ke Diskominfo lagi,” ungkap Ery.

Apabila ada butuhan server maupun aplikasi, lanjut Ery bisa disampaikan secara resmi ke Diskominfo. Pihaknya siap membantu untuk membeli atau mengkomunikasikan. Karena, jelas Ery memang telah menjadi tupoksi Diskominfo.

“Jangan segan-segan untuk bertanya. Kamis siap membantu OPD yang membutuhkannya,” jelas Ery. (adv)

Bupati Kutim Ingatkan Sejarah Perjuangan Pemuda

October 29, 2023 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Peringatan hari Sumpah Pemuda di Kutim yang digelat Jumat (27/10/2023) di halaman kantor Bupati Kutim, kawasan Bukit Pelangi, dipimpin Bupat Kutim Ardiansyah Sulaiman selaku inspektur upacara.

Pada kesempatan itu, Ardiansyah mengatakan peringatan sumpah pemuda mengingatkan terhadap sejarah perjuangan seluruh elemen pemuda Indonesia. Para pemuda waktu itu menebar semangat menjaga jiwa patriotisme dan berhasil menyatukan visi kebangsaan yang melahirkan sebuah komitmen kebangsaan.

“Persatuan pemuda waktu itu bertumpu pada kalimat, Satu Tanah Air Indonesia, Berbangsa Satu Bangsa Indonesia, dan Menjunjung Bahasa Persatuan Bahasa Indonesia,” kata Ardiansyah.

Dia melanjutkan, bangsa Indonesia saat ini sedang menanti bangkitnya anak-anak muda milenial dan gen z, untuk mulai membangun sebuah cita-cita Indonesia masa depan. Selanjutnya, membangun optimisme kolektif bahwa suatu saat para anak muda akan mampu mewujudkan harapan Indonesia dan menjadi terhormat di antara bangsa-bangsa lain di dunia.

“Posisi Indonesia memang sedang berproses menyelesaikan persoalan korupsi, kemiskinan, pengangguran, narkoba, pornografi, hoaks serta sejumlah masalah bangsa lainnya,” ujarnya.

Tetapi, sambungnya, semua itu bukan menjadi alasan bagi para pemuda untuk berhenti dan pesimis menatap masa depan Indonesia, untuk mengawali perjalanan bangsa membangun optimisme kolektif. Mestinya hal itu yang menjadi ruh perjuangan pemuda sekaligus mengantisipasi gejala pesimisme massal.

Pada ruang inilah setiap pemuda dituntut harus tetap kritis dalam mengawal perjalanan. Bangsa juga optimis menatap masa depan Indonesia. Itulah yang dimaksud dengan gerakan kepemudaan yang inklusif dan integral, yaitu gerakan moral, gerakan intelektual, sekaligus gerakan membangun optimisme kolektif bangsa.

“Persoalan pemuda juga kerap masih menjadi tantangan yang harus segera diatasi agar Indonesia benar-benar mampu memanfaatkan bonus demografi yang sudah terjadi sejak tahun 2012, dan akan mencapai puncaknya pada tahun 2030 mendatang,” ucapnya dihadapan Ketua DPRD Kutim H Joni, Wabup Kasmidi Bulang, Dandim 0909/Kutin Letkol Inf Adi Swastika, Kapolres AKBP Roni Bonic, beberapa Pejabat Eselon 2 dan 3 dan undangan lainnya serta seluruh peserta upacara.

Kemudian, peran aktif pemuda harus dioptimalkan untuk menghadapi bonus demograsi tersebut. Jika masalah kepemudaan tidak ditangani segera, maka nanti saat masa mudanya lewat, tidak bisa membangun Indonesia yang maju. Maka dari itu upaya untuk mengoptimalkan peran pemuda pencegahan perilaku berisiko, pemuda harus disinergikan bersama karena pemuda akan menjadi tumpuan bagi bangsa Indonesia.

“Presiden Jokowi dalam pencanangan gerakan reformasi mental mengatakan bahwa akan menjadi suatu yang sia-sia apabila melakukan pembangunan fisik tanpa membangun pola pikir masyarakat,” tutur Ardiansyah.

Dikatakan, pesan tersebut secara jelas telah mengisyaratkan bahwa pembangunan nasional yang selama ini lebih berorientasi pada pembangunan fisik daripada berorientasi pada pembangunan sumber daya manusia (SDM), hasilnya menjadi kurang optimal. Oleh karena itu, setiap pemuda perlu mempunyai visi ke depan dan cita-cita untuk memproyeksikan 10, 20, bahkan 30 tahun ke depan untuk Indonesia serta memiliki peran strategis di tengah masyarakat dalam menyongsong masa depan Indonesia.

“Mari jadikan hari sumpah pemuda ini sebagai momentum pemersatu bangsa dan sumber inspirasi di dalam melaksanakan kebijakan pembangunan kepemudaan dan perekonomian bangsa yang merupakan salah satu prioritas strategis. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan kekuatan kepada kita untuk mampu membangun dan memajukan Indonesia,” ujar Ardiansyah. (adv)

Kadiskominfo Kutim Akan Lanjutkan Bimtek TIK

October 29, 2023 by  
Filed under Kutai Timur

BALIKPAPAN – Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Infrastruktur TIK (Manajemen Bandwidth dan Pengamanan Jaringan Intra/Internet) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) yang digelar Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim telah selesai, Jumat (27/10/2023). Namun ke depannya masih akan ada lanjutan Bintek lagi.

Hal itu disampaikan Kadiskominfo Staper Kutim Ery Mulyadi, ketika menutup Bimtek yang diikuti sekitar 100 peserta tersabut, di di Lantai 3 Ballroom Mahakam, Swiss-BelHotel Balikpapan.

“Kami dari panitia penyelenggara mengucapkan terima kasih atas antusias bapak/ibu untuk mengikuti Bimtek ini. Materi-materi yang sudah disampaikan para narasumber sangat menarik. Mudah-mudahan apa yang telah diterima peserta bisa bermanfaat khususnya dalam pengelolaan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi),” ucap Ery Mulyadi.

Lebih lanjut Ery Mulyadi menuturkan, memang waktu untuk belajar belumlah cukup. Ia menyebut akan ada Bimtek lanjutan dari yang telah digelar pihaknya itu.

Disamping itu, lanjut Ery Mulyadi, Diskominfo juga akan menggelar Bimtek untuk pada user (pengguna) aplikasi. Program itu, kata Ery (sapaan akrabnya) sengaja dikemas untuk mengedukasi masyarakat sebagai user.

“Kemudian terkait dengan pertanyaan-pertanyaan peserta dalam kegiatan ini sudah kami record dan insyah allah akan kami tindaklanjuti. Salah satunya respon yang baik dari peserta kemarin itu kita belajar soal mikrotik dan sertifikasinya,” ujarnya.

Lebih lanjut Ery mengatakan, pihaknya juga akan melakukan evaluasi perangakt daerah, khususnya yang mengelola jaringan vital dalam tanda kutip. Misalnya di Disdukcapil, BPKAD akan diikutkan kegiatan secara teknis.

“Kami sedang menyusun anggaran. Jadi kami mengingatkan sekali lagi, ini bukan suatu paksaan kepada bapak/ibu sekalian. Tapi alangkah baiknya dan sudah disampaikan dari bagian pembangunan, anggaran untuk internet itu sebaiknya dipergunkan untuk kegiatan lain. Salah satunya mungkin untuk peningkatan SDM staff yang mengelola jaringan di masing-masing perangkat daerah,” tutur Ery.

Soal internet adalah urusan Diskominfo, karena bukan hanya di kawasan pemerintahan kawasan Bukit Pelangi saja. Pihaknya juga menyiapkan jaringan sampai di kecamatan.

“Bahkan di kecamatan ini, satelit menggunakan starlink. Teman-teman Disdukcapil juga sudah menggunakannya. Kami juga mempunyai satu unit satelit yang mobile untuk daerah-daerah blankspot. Nanti tim kami bisa membantu bapak/ibu sekalian untuk penyiapan jaringan internet,” kata Ery.

“Sekali lagi terima kasih atas antusias dan pertisipasinya. Bintek adalah dasar ini, nanti tindaklanjutnya akan diagendakan. Dan ini memang cukup menarik, mengasyikan juga membuat puyeng sedikit-sedikit. Apalagi tingkat sertifikasi nasional. Terima kasih kepada narasumber dan Puslatnas (Pusat Latihan Nasional) yang telah memfasilitasi kita pada kegiatan hari ini,” tutup Ery Mulyadi. (adv)

Hijabers dan Pemkab Kutim Gelar Sunatan Massal

October 28, 2023 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Sebanyak 50 anak mengikuti aksi sosial sunatan massal gratis yang diprakarsai oleh Hijabers Community Kutai Timur (HC Kutim) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim). Kegiatan tersebut digelar di Rumah Jabatan (Rujab) Wakil Bupati Kutai Timur (Wabup Kutim) selama satu hari penuh Jumat (27/10/2023). Khitanan massal ini dikhususkan untuk anak anak Dhuafa, Hafidz Quran, Anak Guru Ngaji, Anak Yatim, Muallaf, dan ABK (Difabel).

Wabup Kutim H Kasmidi Bulang mengatakan aksi sosial berupa khitanan massal gratis bagi anak-anak tanpa dipungut biaya dan kegiatan ini patut diapresiasi dan didukung.

“Kami akan terus mendukung dan mensupport komunitas-komunitas yang menggelar aksi sosial terlebih khitan ini merupakan metode terbaru yakni Metode O-Saler, Combo Sealer dan Tekno Sealer, team Medis Khitan di undang secara langsung dari pulau Jawa,” ucap Kasmidi Bulang didampingi istri yang juga Wakil Ketua 1 TP PKK Kutim Hj Satriani.

Sementara itu, Halim Wijaya, selaku Ketua Team Khitan yang didatangkan secara langsung dari Kota Malang oleh HC Kutim menjelaskan, sunat  dengan metode paling modern yaitu Metode O-Saler, Combo Sealer dan Tekno Sealer. Menurut Halim Wijaya, metode techno sealer memiliki perbedaan dengan metode konvensional, terutama pada proses penyembuhan pasca-sunat. Metode techno sealer proses penyembuhannya akan jauh lebih cepat dibandingkan dengan metode konvensioanal. Selain itu, metode techno selaer juga tidak menggunakan jahitan sama sekali. Ini sangat berbeda dengan metode konvensional pada umumnya yang selalu menggunakan jahitan.

“Metode yang kami gunakan yaitu metode paling modern namanya techno sealer. Jadi metode ini menggunakan molding system atau cetakan setelah itu diberikan semacam lem kulit dan tanpa jahitan. Sehingga anak-anak pasca sunat pun lebih nyaman. Proses penyembuhannya pun lebih cepat dan nyaman,” ucap Halim Wijaya Ketua Team Khitan.

Sementara Ketua Hijabers Kutim, Munirah Masse mengatakan acara ini berhasil digelar berkat dukungan dari Pemerintah Kutim, dalam hal ini Wabup Kasmidi.

“Alhamdulillah ini kali pertama kami menggelar Khitan Bahagia, didukung penuh dari dana Hibah Pemkab yang diperuntukkan dari Pak Wabup,” ungkapnya saat ditemui di sela acara.

Satu bulan penuh agenda tersebut digagas oleh panitia internal Hijabers. Perempuan berhijab itu menyebut Khitan Bahagia menyasar 50 anak di Kutim.

“Kami belum mengadakan kegaiatan ini untuk umum. Sekarang masih khusus untuk anak-anak duafa, anak guru ngaji, anak kurang mampu, disabilitas, anak Hafidz Quran, mualaf, dan anak yatim,” beber ia.

Untuk mempersiapkan agenda ini, pihaknya enggan untuk asal memilih. Timnya bahkan mengundang secara khusus tim medis khitan modern dari Pulau Jawa.

“Tim medisnya kami datangkan langsung dari Jawa, dengan menggunakan metode sunat modern, tidak pakai perban, tidak menggunakan jarum suntik, tidak dijahit,” jelas Meni (sapaan karibnya).

Khitan Bahagia ini menggunakan metode o sealer, combo sealer dan tekno sealer. Ketiga metode tersebut akan disesuaikan dengan kondisi pasien dan ditentukan oleh medis tim sunat.

“Metode itu menyesuaikan kondisi anaknya,” jelas dia.

Dia berharap agenda ini tetap dilaksanakan setiap tahunnya. Bahkan mampu bersinergi dengan banyak pihak dan dapat menyentuh kecamatan-kecamatan lain.

“Harapannya setiap tahun pemerintah bisa bekerjasama dengan Hijabers dan bisa dilaksanakan ke tiap kecamatan,” imbuhnya. (adv)

Kadiskominfo Staper Ery Mulyadi : Pemanfaatan TIK di Kutim Makin Luas

October 27, 2023 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – e-Government adalah suatu proses pelayanan dan pengelolaan pemerintah dengan bantuan teknologi Informasi dan Komunikasi berbasis perangkat elektronik  dalam penyelenggaraannya e-Government terdapat tiga komponen utama, yaitu orang (people), proses dan teknologi artinya bahwa pembangunan e-Government tidak hanya sekedar memasang teknologi seperti pusat data (data center), jaringan dan aplikasi tetapi harus memikirkan SDM yang mengelola TIK.

Kadiskominfo Staper Ery Mulyadi

Pernyataan itu disampaikan, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim Ery Mulyadi, pada pembukaan Bimbingan Teknis Pengelolaan Infrastruktur TIK (Manajemen Bandwidth dan Pengamanan Jaringan Intra/Internet) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim), Kamis (26/10/2023) di Lantai 3 Ballroom Mahakam, Swiss-BelHotel Balikpapan.

Pemanfaatan Infrastruktur TIK dalam pemerintahan, lanjut Kadis Kominfo Staper Kutim Ery Mulyadi, diharapkan untuk mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance), yakni sebagai sarana membantu mengintegrasikan peran pemerintah, dengan sektor swasta dan masyarakat agar pelaksanaannya bisa menjadi lebih efektif, efisiendan bisa dipertanggungjawabkan.

“Pembangunan infrastruktur TIK di Kabupaten Kutim sudah mengalami kemajuan seperti tersedianya data center, ruang server, jaringan backbond FO yang menghubungkan antar PD,” ungkap Ery Mulyadi yang telah menjabat kurang lebih dua tahun sebagai Kepala Diskominfo Staper Kutim ini.

Ery Mulyadi mengatakan, pemanfaatan TIK dalam pemerintahan di Kutim sudah semakin luas namun tantangan juga semakin besar. Khususnya, masalah pengamanan dan dan perlindungan data.

“Oleh karena itu, kita harus bersama-sama bersinergi dan berkolaborasi untuk terus memberikan kepercayaan pada masyarakat bahwa data yang mereka miliki itu aman,” ujar pria kelahiran 27 April 1977 ini.

Menurut Ery Mulyadi, salah satu faktor yang diperkuat adalah keamanan jaringan yang dimiliki. Dengan muatan sistem keamanan jaringan yang dapat diminimalisir terjadinya serangan yang munkin akan menyerang sistem.

“Salah satu dengan menggunakan firewall. Dengan firwall  yang bagus kita dapat  membangun sistem yang kuat, sehingga akan sulit untuk para hacker menembus atau menyerang sistem kita. Selain dengan sistem yang aman juga harus diimbangi dengan dengan kemampuan SDM dalam mengelola jaringan TIK yang akan membantu keamanan digital,” ungkap  Ery (sapaan akrabnya).

Untuk, dalam kesempatan tersebut Ery Mulyadi mengajak peserta Bimtek dapat meningkatkan kompetensi, sinergitas, berkolaborasi serta berkoordinasi dalam pembangunan dan pengendalian infrastruktur TIK, untuk bersama-sama membangun Kutai Timur Digital dalam upaya mensejahterakan masyarakat.

“Dengan adanya Bimtek Pengelolaan Infrastruktur TIK ini saya berharap semua peserta dapat menambah pengatahuan dan ketrampilan yang dapat digunakan untuk memaksimalkan pengelolaan infrastruktur TIK di lingkungan kerja,”  pungkas Ery. (adv)

« Previous PageNext Page »

  • vb