Tertibkan THM Berkoordinasi dengan Instansi Terkait

November 11, 2022 by  
Filed under Kutai Timur

Didi Herdiansyah

SANGATTA– Untuk menertibkan berbagai prsoalan terkait yang melanggar Peraturan Daerah dan ketertiban umum, Satpol Polisi Pamong Praja (Satpo PP), terus melakukan pemantauan di lapangan. Suatu saat lembaga itu akan terjun ke lapangan guna menertibkannya.

Penegasan itu disampakan Kepala Satpol Kutim PP Didi Herdiansyah kepada media ini, Jumat (11/11/2022). Menurutnya, pihaknya bersama instasi terkait selalu berkoordinasi untuk melakukan peneritban tersebut di lapangan.

Seabagai contoh tambahnya, ketika melakukan penertiban seumlah Termpat Hiburan Malam (THM) di daerah ini. Ketika panademi covid-19 sedang marak-maraknya, diperlukan penertiban, agar penyakit itu tidak menyebar di tengah masyarakat.

“Penertiban diperlukan, agar tidak terjadi kerumunan masyarakat di satu tempat. Semua ini kita lakukan untuk kepentingan masyarakat juga,” kata Didi.

Beruntung katanya, saat ini wabah corona tidak seperti dulu. Kendati demikian, pihaknya selalu siap untuk melaksanakan penertiban, sesuai tupoksi yang diembang lembaga yang dipimpinnya. (adv)

Srikandi untuk Reformasi Birokrasi dan Sinergikan Tata Pemerintahan

November 11, 2022 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA– Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI), yang bakal diterpkan di Kutim, untuk melakukan reformasi birokrasi dan mensinergikan tata pemerintahan yang baik. Terutama dalam pencatatan kerasipan secara elektronik di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Guna mengiplementasikan hal itu, Pemkab Kutim melalui Dinas Perpusatakaan menggelar bimbingan teknis (Bimtek) tersebut, Kamis (10/11/2022).

Menurut Staf Ahli Masyarakat Admumham Setkab Kutim Roma Malau mewakili Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di Ruang Akasia GSG Bukit Pelangi, earsipan adalah dokumentasi informasi yang harus terjaga dengan baik pengelolaannya dan pengembangannya wajib dikembangkan di instansi OPD.

“Jadi ini elemen penting secara garis besar sebagai bagian indikator yang harus dipenuhi dan dijalankan yakni SDM admin OPD dan pencatat surat sehingga mempercepat proses kearsipan terintegrasi dapat tuntas diselesaikan,” bebernya.

Adapun penggunaan aplikasi SRIKANDI sebagai aplikasi umum instansi pemerintah dinilai sebagai bentuk penguatan kualitas dalam bidang kearsipan serta mengoptimalkan dalam melindungi kepentingan hak data rakyat.

“Mengingat pentingnya bimtek aplikasi SRIKANDI ini, kami minta agar peserta sungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan ini dari awal hingga selesai kegiatan ini,” tegasnya.

Senada, Kabid Pembinaan Kearsipan Dispusip Kutim Yayu Eka Sari mengutarakan jika aplikasi SRIKANDI merupakan amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 Tahun 2018, dimana regulasinya diimplementasikan sebagai salah satu aplikasi umum yang telah ditetapkan oleh Kemenkominfo RI, dan telah dikembangkan oleh ANRI untuk memenuhi kebutuhan pembuatan surat menyurat dan arsip elektronik secara online serta terintegrasi.

“Jadi kami menginisiasi bimtek SRIKANDI untuk menyinergikan sekaligus mewujudkan reformasi birokrasi tata kelola pemerintah yang baik, efisien dan memberikan pelayanan prima. Jadi golnya para admin OPD dan pencatat surat bisa mempercepat kearsipan kedinasan sesuai target dalam pengambilan keputusan terbaik,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Kelompok Penyelenggaraan Kearsipan Daerah Wilayah I Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Sri Wulandari memaparkan jika aplikasi SRIKANDI merupakan setiap informasi berbasis analog dan digital yang dapat terekam dengan baik sehingga nantinya akan menjadi bukti akuntabilitas dan memori kolektif bangsa. Untuk itu, kearsipan harus terus mengikuti perkembangan zaman dan melakukan perubahan utamanya dalam penerapan SPBE.

“Memasuki era disruptif, kita dituntut melakukan perubahan yang cepat. Ini sebuah lompatan dalam kearsipan SPBE,” ujarnya.

Sri Wulandari juga menerangkan bahwa aplikasi SRIKANDI pada dasarnya merupakan integrasi antara pengelolaan arsip dinamis secara instansional berbasis digital melalui aplikasi SIKD dan secara nasional pada kementerian lembaga dan pemerintah daerah.

Menurutnya, pengelolaan arsip dibutuhkan arsiparis yang handal melalui uji kompetensi dan sertifikasi.

“Aplikasi SRIKANDI sudah diberlakukan secara nasional dan mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,” urainya. (adv)

Bupati Kutim Peroleh Penghargaan P4GN dari BNN RI

November 11, 2022 by  
Filed under Kutai Timur

SAMARINDA – Badan  Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia (RI) memberikan penghargaan kepada sejumlah kepala daerah di Kaltim, lantaran dinilai memiliki keseriusan dalam penanggulangan bahaya narkba di wilayahnya. Salah satunya Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.

Penghargaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) diserahkan langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia (RI) Komjen Pol Dr Petrus R Golose, di Ruang Teater, Gedung Masjaya, Universitas Mulawarman, Samarinda, Rabu (9/11/2022).

Usai menerima penghargaan dari Komjen Pol Dr Petrus R Golose, Ardiansyah Sulaiman mengaku bersyukur memperoleh penghargaan dari BNN RI. Menurutnya penghargaan dimaksud merupakan kehormatan bagi Pemkab Kutim dan masyarakat yang selama ini telah bersinergi memerangi serta mendukung P4GN.

“Ini penghargaan dan penghormatan yang luar biasa. Semoga penghargaan dari BNN RI ini memacu semangat semua pihak untuk lebih maksimal dalam penanganan dan pencegahan narkotika di Kutai Timur,” harap Ardiansyah Sulaiman didampingi Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Kabupaten Basuki Isnawan.

Kepada media massa Bupati Kutim menjelaskan bahwa upaya P4GN di daerah yang dipimpinnya terus berjalan berkesinambungan. Contohnya melalui program pembangunan Kantor BNNK bekerja sama dengan BNNP Kaltim. Utamanya terkait penyediaan lahan sebagai lokasi pembangunan.

“Mungkin ke depan kita juga akan menyiapkan lahan untuk tempat rehabilitasi (pengguna) narkotika. Kenapa? Karena saya sadar salah satu wilayah yang menjadi jalur peredaran narkotika adalah Kutai Timur. Hal itu tidak bisa dipungkiri,” katanya.

Sehubungan hal tersebut, Pemkab Kutim bersama para pihak terkait seperti BNN, kepolisian dan lainnya terus melaksanakan upaya antisipasi, pencegahan dan lainnya. Selama ini, sambung Ardiansyah, Pemkab Kutim juga telah membangun sinergi yang baik dengan masyarakat. Untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkotika. Seperti membentuk Desa Bersinar (bersih dari narkoba) dan lain sebagainya.

“Dan ini merupakan suatu program yang menurut kami cukup bagus. Karena melibatkan masyarakat secara langsung dalam pencegahan dan pemberantasan peredaran narkotika,” ujarnya.

Selain Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Gubernur Kaltim Isran Noor, Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK,  Bupati Paser Fahmi Fadli dan Plt bupati Panajam Paser Utara M Hamdam juga menerima penghargaan. (adv)

Danlanal Jadi Irup Upacara Hari Pahlawan di Kutim

November 11, 2022 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA – Peringatan Hari Pahlawan di Kutim yang dipusatkan di halaman kantor Bupati, kawasan Bukit Pelangi, Sangatta, Kutai Timur, Kamis (10/11/2022) berlangsung lancar dan khidmat. Kegiatan itu mengambil tema ‘Pahlawanku Telandanku’.

Kegiatan kali ini, berlangsung serantak di seluruh tanah air. Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Sangatta Letkol Laut (P) Shodikin, pada kesempatan itu menjadi Inspektur Upacara (Irup) memperingati hari Pahlawan ke 77.

Hadir di panggung upacara peringatan hari Pahlawan itu antara lain, Ketua DPRD Kutim Joni, Kapolres Kutim AKBP Anggoro Wicaksono, Seskab Rizali Hadi, beberapa pejabat esselon 3 dan 2, para veteran dan undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Danlanal Shodikin membacakan amanat tertulis Kemensos RI Tri Rismaharini. Dikatakan, hari pahlawan setiap tahun diperingati dengan renungan yang sungguh-sungguh untuk menemukan kembali jejak para pahlawan dalam hidup sebagai bangsa dan negara merdeka.

“Kita hidupkan kembali dalam benak kita perjuangan para pahlawan bangsa. Dari para pejuang yang gugur dalam pertempuran mempertahankan kemerdekaan, penting kita resapi semangat dan keikhlasannya,” kata Mensos.

Dengan hanya berbekal bambu runcing pun, para pahlawan dengan semangat bergerak serempak menghadang musuh yang merupakan pemenang perang dunia dengan persenjataan terbaiknya. Rakyat bergandeng tangan dengan para tokoh masyarakat dan pemuka agama berikut pengikut dan santrinya, bersama laskar-laskar pemuda dan pejuang dari seantero nusantara, semuanya melebur menjadi satu.

“Merdeka atau mati! para pejuang kemerdekaan Indonesia secara gagah berani melawan tentara–tentara musuh yang bersenjata lengkap, tidak akan mau menyerah pada siapapun juga. Para pejuang sepenuhnya percaya bahwa masa depan kita, anak dan cucu kandung revolusi Indonesia sangat layak untuk diperjuangkan,” tegas mantan Walikota Surabaya ini.

Para pejuang telah berkorban sampai tetes darah penghabisan untuk kemerdekaan yang sesungguhnya dan bukan pemberian dari siapapun, melainkan berkat dan rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa. Hari ini pun telah berada dalam perjuangan besar menaklukan ancaman dan tantangan yang nyata-nyata berada di hadapan.

Pemanasan global yang memicu beragam bencana alam, serta kelangkaan pangan, energi dan air bersih, kiranya perlu dipersiapkan dengan sungguh-sungguh.

“Kesiapsiagaan kita menghadapi bencana alam termasuk pandemi COVID–19 serta kelangkaan sumber daya, harus senantiasa diperjuangkan secara bersama dengan kesungguhan. Kita mempunyai semua modal dasar untuk menjadi bangsa pemenang. Marilah kita bergerak bersama dan maju bersama dengan tekad untuk menang. Sekali merdeka, tetap merdeka,” ajaknya.

Untuk itu, harus meneruskan pengembangan dan pemanfaatan energi baru dan terbaharukan. Melakukan pengembangan sumber pangan berbasiskan potensi dan kearifan lokal, sebagai solusi pemenuhan kebutuhan pangan dan memperkuat keragaman pangan. Mengelola sumber daya air secara bijak untuk menjamin keamanan dan ketahanan sumber daya air yang diharapkan dapat menopang keberlangsungan hidup dan kehidupan generasi kini dan generasi mendatang dengan lebih baik lagi.

“Tidak mudah memang tapi pasti bisa. Karena para pahlawan kita telah memberikan teladannya. Mereka pada masanya mengajarkan pada kita beragam nilai untuk kita tiru. Kita warisi dan kita ikuti, sehingga jejak kemenangan niscaya akan berada dalam genggaman,” imbuhnya.

Dengan senjata, dengan pemikiran, dengan karya-karya nyata, para pahlawan bangsa telah mengajarkan kepada bahwa rakyat Indonesia bukan bangsa pecundang.

“Kita tidak akan pernah rela untuk bersimpuh dan menyerah kalah. Sebesar apapun ancaman dan tantangan akan kita hadapi. Dengan tangan mengepal, dan dada menggelora. Dari Aceh hingga Papua, saya melihat dan merasakan geliat serta semangat untuk bangkit makin menyala,” ucapnya.

Masyarakat di mana pun berada menyuarakan gairah untuk berantas kebodohan dan perangi kemiskinan dalam arti yang luas. Mulai dari meningkatkan pengetahuan, melatih ketrampilan, sampai dengan budi daya dan pengelolaan hasil bumi. Inilah tantangan yang sesungguhnya bagi para pejuang muda untuk mengelola kekayaan alam Indonesia yang luar biasa bagi kejayaan bangsa dan negara tercinta. Teladan dari para pahlawan bangsa yang telah merasuk sukma, kiranya menjadi semangat kita di peringatan Hari Pahlawan tahun ini, Pahlawanku Teladanku.

Dengan semangat “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”, lanjut ia menerangkan, peringatan Hari Pahlawan 2022 diharapkan dapat terus memberikan energi tambahan untuk menggugah kesadaran segenap elemen bangsa untuk terus bersatu dan membantu sesama tanpa memandang sekat.

“Janganlah kita mau untuk dipecah belah, ingatlah slogan Bhinneka Tunggal Ika. Mari kita jadikan momentum peringatan Hari Pahlawan 2022 untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, saling menghargai satu sama lain,” tuturnya.

Mengisi kemerdekaan dengan menjadi pahlawan yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan sekitar dan seterusnya.Jadikanlah semangat dan nilai–nilai kepahlawanan sebagai inspirasi dalam setiap langkah hidup dan kehidupan bersama. Bersama kenang dan hormati perjuangan para pahlawan. Bersama bangun ingatan kolektif bangsa agar dapat implementasikan semangat dan nilai-nilai luhur pahlawan. Bersama perkuat persatuan dan kesatuan bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang merupakan amanat pahlawan bangsa.

“Ayo kita berantas kebodohan, perangi kemiskinan dan upaya pecah–belah bangsa untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur. Kita lawan paham radikal, kita tumbuh kembangkan semangat gotong royong untuk menyongsong masa depan yang cerah. Pahlawan akan menjadi teladan bagi kita mengarungi masa–masa penuh tantangan. Teladan bagi kita menata masa depan dan menjadi pemenang. Selamat Hari Pahlawan Tahun 2022,” tutupnya. (adv)

DPPPA Kutim Gelar Pelatihan Keterampilan Bagi Kaum Perempuan, untuk Lebih Mandiri

November 11, 2022 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA– Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kutim yang bekerja sama dengan DPRD Kutim, menggelar pelatihan bagi 46 kaum perempuan di lima  kecamatan, yakni Sangatta Utara, Sangatta Selatan,  Teluk Pandan, Rantau Pulung dan Bengalon.

Kegiatan itu menurut Plt Kabid Kualitas Hidup Perempuan, Kualitas Keluarga Data dan Informasi DPPPA Kutim Adji Farmila Rachmi, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya kaum perempuan, agar bisa berinovasi dan lebih mandiri. “Kegiatan ini untuk kepentingan keluarga dan bisa menjadi nilai tambah bagi ekonomi keluarga,” katanya, Kamis (10/11/2022).

Kegiatan pelatihan itu sendiri menurutnya, sudah dilaksanakan akhir bulan lalu di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Sangatta Utara. Kegiatan berlangsung selama tiga hari dengan materi berbagai macam dan teknik keterampilan.

Adji Farmila bersyukur pelatihan peningkatan keterampilan tersebut berjalan lancar dan sukses. Adapun materi yang diberikan sebenarnya bukan hanya menjahit, namun cara penggunaan alat menjahit dan memanfaatkan kemampuan menjahit dengan mesin jahit.

Diharapkan, ke depan para peserta ini mampu meningkatkan kapasitas dirinya dengan terus berinovasi serta berkreasi untuk keluarga dan Kutim. Selain menjahit pelatihan itu dikemas dengan kegiatan fashion show, untuk meningkatkan kepercayaan diri para peserta. Sekaligus memperagakan hasil karya jahitan para peserta selama tiga hari dilatih oleh narasumber yang berkompeten.

“Pelatihan ini jadi agenda rutin di tahun berikutnya, juga bertambah dengan pelatihan make up dan potong rambut,” jelasnya.

Untuk tahun-tahun berikutnya, diharapkan pesertanya bisa menjangkau kecamatan lain. Sehingga kaum perempuan di Kutim bisa lebih meningkat lagi keterampilan dan kehaliannya, dan mampu menopang ekonomi keluarga. (adv)

« Previous PageNext Page »

  • vb