Faisal Dukung Rencana Pembangunan Stadion Mini di Desa Bumi Rapak

August 3, 2022 by  
Filed under Kutai Timur

Faisal Rachman

SANGATTA– Turnamen sepakbola yang digelar di Desa Bumi Rapak, Kecamatan Kaubun, Kutai Timur (Kutim), Kaltim dinilai memiliki dampak positif. Selain memunculkan pemain berbakat juga menjadi hiburan masyarakat setempat.

Yang menarik adalah, rencana Kepala Desa Bumi Rapak Padil Hidayat, ingin membangun stadion mini di desanya yang berstandar internasional. Modal awal rencana pembangunannya menggunkan Dana Desa (DD).

Langkah itu juga memperoleh respon positif Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, ketika membuka turnamen sepakbola di desa tersebut. “Saya menyambut baik rencana itu, sehingga akan membuat olahraga sepakbola di desa ini makin maju,” kata Ardiansyah.

Demikian juga anggota DPRD Kutim Faisal Rachman menyambut baik rencana Kades Bumi Rapak tersebut.  Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini sangat mendukung rencana Kades Bumi Rapak yang bakal membenahi lapangan bola untuk menjadikan stadion mini dengan standar internasional.

“Tujuannya desa itu memiliki ikon seperti desa-desa lainnya. Ini merupakan gagasan bagus dan perlu didung semua pihak,” tambah Faisal yang juga sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kutim ini, Rabu (3/8/2022).

Apalagi katanya, Bupati juga sudah berjanji mendukung bakal dikomunikasikan. Tahap awal Kades sudah berencana dukungan dana melalui anggaran DD sebagai penggerak awal.

Mengenai turnamen sepakbola yang sedang dilaksanakan di Desa Bumi Rapak itu,  Faisal mengatakan, sangat mendukung. Sebab, kegiatan ini merupakan wadah untuk mencari pemain bola berbakat dari desa.

“Tidak menutup kemungkinan, akan muncul pemain bola dari desa menuju ke jenjang yang lebih luas, seperti tingkat kabupatan, bahkan bisa menjadi pemain nasional,” kata Faisal.

Terkait turnamen sepakbola yang saat ini sedang dilaksanakan,  Kades Bumi Rapak Padil Hidayat mengatakan, diikuti delapan klub sepak bola dari perwakilan masing-masing desa. Kegiatan itu berlangsung selama 11 hari, mulai 1 sampai 11 Agustus 2022. Tujuan dihelatnya pertandingan ini sebagai penyaringan atlet-atlet muda berbakat yang bakal mengikuti Bupati CUP nanti, sekaligus memeriahkan HUT ke 77 kemerdekaan RI.

“Hiburan masyarakat cuman satu yaitu olahraga. Karena dengan olahraga anak-anak kita terhindar dari hal-hal yang negatif,” ucap Padil.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan memberikan kontribusi dalam turnamen ini. Terutama yang telah memberikan doorprize dan dukungan lainnya.(adv)

Anggota DPRD Prihatin, Ruang Kelas SMPN Favorit Jebol

August 3, 2022 by  
Filed under Kutai Timur

Komisi D DPRD Kutim ketika melihat salah satu ruang kelas di SMP Negeri 1 Sangatta Utara yang jebol dan memprihatinkan. (wahyu)

SANGATTA– Anggota DPRD Kutim prihatin ketika melihat SMPN Negeri1 Sangatta Utara, sebagian ruang kelas plafonnya jebol. Lembaga legislatif itu segera melakukan koordinasi dengan instansi terkait, agar plafon yang jebl itu segera diperbaiki.

Tiga anggota Komisi D DPRD Kutim, yakni Yan Ipui, Yulianus Palangiran dan Ramadhani secara mendadak melakukan kunjungan ke SMP Negeri 1 Sangatta Utara. Sekolah yang dinilai vaforit itu, justru kondisi sebagian ruangnnya memprihatinkan.

“Itu pak plafonya yang bocor dan sudah jebol,” terang salah seorang guru yang mendampingi sambil menunjuk salah satu atap ruang kelas yang jebol menganga, Selasa (2/8/2022)

Menurutnya,  jebolnya atap di beberapa kelas hanya sebagian kecil dari sekian banyak kerusakan  bangunan yang ada di sekolah yang memiliki empat gedung bertingkat dengan jumlah siswa sebanyak 1.152 tersebut, mulai dari kaca jendela yang pecah di salah satu kelas, kondisi cat yang sudah memudar serta beberapa dinding yang bocor.

Ditemui usai sidak, Yan yang juga Ketua Komisi D mengaku heran dengan kondisi prasarana sekolah yang jauh dari kata layak.  Menurutnya proses pengajuan perbaikan serta penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) sudah lama diajukan oleh pihak sekolah, namun hingga saat ini belum direalisasikan.

“Ini kan sudah dirancang (diajukan) sejak lama lama. Namun tidak segera diperbaiki. Ini justru menimbulkan tanda tanya, ada apa,” ungkap Yan.

Setelah melihat kenyataan di lapangan seperti itu, pihaknya segera melakukan langkah kongkret guna menyelesaikan permasalahan tersebut. Sebab, kebutuhan dasar masyarakat yakni memberikan jaminan sarana dan prasarana pendidikan yang layak, khususnya di Kabupaten Kutim harus dipenuhi secara baik.

“Ini bukan hanya prioritas namun sudah urgent (darurat) sekali untuk ditanggulangi secepatnya,“ pungkasnya. (adv)

Yulanus Minta Pemkab Cari Alternatif Sumber Pendapatan Baru

August 2, 2022 by  
Filed under Kutai Timur

Yulianus Palangiran

SANGATTA– Anggota DPRD Kutim Yulianus Palangiran menyarakan kepada Pemerintah  Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) segera mencari alternatif sumber pendapatan daerah baru. Langkah ini untuk  kelangsungan sumber pembiayaan program pembangunan daerah, karena hingga saat ini masih mengadalkan Dana Bagi Hasil (DBH) pemerintah pusat.

“Saya usul, janganlah pemerintah daerah selalu mengandalkan DBH, kita (Kutim) banyak potensi yang bisa dimaksimalkan untuk menjadi PAD,” terangnya.

Potensi yang maksud, menurut politisi senior Partai Demokrat tersebut, salah satunya retribusi sarang burung walet yang banyak ditemukan  di hampir seluruh wilayah Kecamatan yang ada di Kutim. Hingga saat ini potensi ini belum dimaksimalkan dalam penggalian PAD.

“Kemudian ada sektor wisata. Jika mulai sekarang digarap untuk kepentingan PAD,  saya kira ke depan bisa lebih bakk lagi,” ucap Yulianus.

Berdasarkan pengalamanya selama menjadi wakil rakyat yang sudah memasuki periode ketiga atau hampir 15 tahun, dia belum melihat adanya  terobosan yang dilakukan pemerintah untuk mencari alternatif lain tekait sumber pembiayaan program pembangunan kabupaten yang memilki luas 35.748 km persegi tersebut.

“Hampir 80 persen kita (Kutim) mengandalkan DBH batu bara.  Kalau nantisudah tidak ada lagi (DBH) kita mau apa,” pungkas mantan Wakil Ketua DPRD Kutim ini. (adv)

Pemerintah Diminta Maksimalkan Gali Potensi PAD

July 30, 2022 by  
Filed under Kutai Timur

Faisal Rachman

SANGATTTA– Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS)yang diajukan pemerintah Kutim masih menjadi pembahasan serius antara Banggar legislatif dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Hal ini disebabkan masih adanya selisih belanja dan pendapatan sekitar Rp 500 milyar.

Seperti diketahui, pemerintah mengajukan pendapatan sebesar Rp 3,6 trilyun. Sedangkan sektor belajan sebesar Rp 4,1 trilyun, sehingga terjadi devisit Rp 500 milyar.

“Kami (DPRD) meminta kepada pemerintah untuk mencoba mengoreksi terkait target pendapatannya tidak hanya Rp 3,6 trilyun,” kata anggota DPRD Kutim Faisal Rachman.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini merupakan salah satu anggota Banggar legislatif. Sehingga, wajar jika dia mengetahui secara persis alokasi anggaran yang diajukan pemerintah dalam pembahasan di KUA-PPAS tersebut.

Terait selisih anggaran tersebut menurut Faisal, pemerintah akan melakukan skema peminjaman melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) perusahaan di bawah Kementerian Keuangan.

Sebenarnya menurut anggota Komisi B DPRD Kutim ini ada beberapa pos yang bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang belum maksimal. Sebagai contoh, Faisal menunjuk  pajak DBH-PBB, retribusi KIR kendaraan serta pajak penerangan jalan Non PLN.

“Target yang diperoleh selama ini masih  belum maksimal. Dan itu bisa dilakukan peningkatan, jika ada keseriusan pemerintah, dalam hal ini OPD teknis yang menangani,” kata Faisal.

Terkait Retribusi KIR yang hanya mampu merealisasikan  Rp 126 juta pada tahun 2021, Faisal sangat menyayangkannya. Padahal  potensinya cukup besar jika terus digali. Apabila melihat jumlah kendaraan truck beroperasi di wilayah Kutim cukup banyak, tapi hanya memperoleh Rp 175 juta.

“Hal ini jauh dari keadaan yang seharusnya kita dapat (PAD). Hal ini yang kita minta untuk dimaksimalkan, karena potensinya sangat besar,” beber Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kutim ini.

Terkiat perolehan PAD sektor tersebut belum maksimal, Dishub berdalih tak memilki alat yang memadai untuk guna melakukan pengujian kendaraan. Selain itu tambahnya, saat ini sesuai regulasi yang ada, UPT PKB sebagai pelaksana teknis tidak diperkenankan lagi melakukan pengujian kendaraan dengan metode manual. (adv)

Ketua DPRD Ikut Uji Tembak di Turnamen Kapolres Cup Open 2022

July 30, 2022 by  
Filed under Kutai Timur

Ketua DPRD Kutim H Joni ketika mengikuti uj tembak pada turnamen Kapolres Cup Open 2022, di lapangan tembak Wicakssomo Legowo Mako Polres Kutim. (wahyu)

SANGATTA –  Acara pembukaan Kejuaraan Menembak Metalsilhoute memperebutkan Kapolres Cup 2022 yang dipusatkan di lapangan tembak Wicakssomo Legowo Mako Polres Kutim, Sabtu (30/7/2022 berlangsung lacar dan ramai. Kegiatan itu juga dihadiri Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Usai acara seremoni rampung, sejumlah pejabat diminta ikut uji tembak. Tak ketinggalan Ketua DPRD H Joni juga turut serta. Begitu bersiap-siap melakukan aksinya, wajahnya tampak serius dan menujukkan konsentrasi.

Pemandangan itu tampak terlihat dari wajah politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut, saat siap membidik memegang sasaran yang berjarak sekitar 20 meter. Dia menggunakan senjata laras panjang milik salah satu anggota Persatuan Berburu dan Menembak Seluruh Indonesia (Perbakin)

“Biasa menggunakan sebelah kanan atau kiri pak Ketua”, tanya seorang petugas yang mendampingi saat melakukan uji tembak. “ Saya bisa sebelah kiri,” jawab Joni sembari tersenyum, untuk menghilangkan rasa tenganya.

Dour! Suara keras terdengar saat H Joni menarik pelatuk senjata. Tapi sayang, belum mampu mengenai sasaran tembak. Kendati demikian, dia tidak putus asa. Karena ada rasa penasaran dia kembali mencoba membidik sasaran lagi. Akhirnya pria kelahiran 1971 ini mampu mengarahkan pelurunya tepat di sasaran, sesuai yang diinginkan.

Tak pelak lagi, senyum dibibir terlihat puas, setelah senjata yang dipegang dan dibidik mengenai sasaran dengan tepat. “Alhamdulilah, akhirnya bisa tepat juga,” katanya.

Meski kurang cermat dalam menembak, namun Joni tampak cukup lihai menggunakan senjata jenis Ligth Varmint. Walaupun awalnya tak mengenai sasaran, tapi akhirnya beberapa target  sasaran yang dituju tepat pada bidikannya.

Uji tembak yang  berlangsung kurang lebih satu jam ini ditutup dengan melakukan foto bersama seluruh peserta uji tembak. Antara lain Bupati Ardiansyah Sulaiman, Kapolres AKBP Anggoro Wicaksono, Dandim 0909 Letkol Czi Heru Aprianto, Danlanal Letkol (P) Sodikin, Ketua Harian Perbakin Kutim Sarwono Hidayat serta unsur pejabat lainya. (adv)

 

 

« Previous PageNext Page »

  • vb