Pemkab Paser Beri Kendaraan Roda Dua Pada Petugas Peternakan

May 5, 2024 by  
Filed under Paser

PASER–Pemerintah Kabupaten Paser memberikan 26 unit kendaraan roda dua kepada petugas peternakan untuk mendukung tugas mereka dalam bekerja. Adanya kendaraan ini diharapkan dapat mendukung kerja dan meningkatkan pelayanan masyarakat di bidang peternakan.

“Dengan kendaraan tersebut, diharapkan petugas menjadi terbantu dalam melaksanakan pekerjaannya. Sehingga pekerjaan lebih efektif,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Paser, Katsul Wijaya di Tanah Grogot, Senin (6/5/2024).

Menurut Katsul, kendaraan tersebut diperlukan untuk mendukung keberhasilan petugas di lapangan. Petugas perlu bergerak cepat di saat masyarakat membutuhkan pelayanan khususnya pemeriksaan hewan di desa-desa.

Katsul menyampaikan pesan kepada petugas yang dibekali kendaraaan itu agar dapat memaksimalkannya dengan baik. Ia meminta mereka untuk menjaganya agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Diakuinya jumlah kendaraan yang diberikan belum mencukupi kebutuhan petugas secara keseluruhan di lapangan. Pemda Paser telah menerima usulan tambahan kendaraan melalui instansi terkait yaitu Dinas Perkebunan dan Perternakan.

“Informasinya ada usulan lagi 15 kendaraan,” pungkasnya. (Adv)

Perwakilan Kabupaten Paser Tiga Penghargaan di TTG Kaltim

April 27, 2024 by  
Filed under Paser

SAMARINDA– Perwakilan Kabupaten Paser berhasil meraih penghargaan di tiga kategori dalam Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Ke-X Tingkat Provinsi Kaltim yang digelar di Kota Samarinda, 23 April 2024 hingga 27 April 2024.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Kaltim , Puguh Harjanto saat menutup lomba TTG.mengucapkan selamat kepada pemenang dan berharap peserta yang belum mendapatkan juara tahun ini, jangan berkecil hati.

“Harus tetap optimis, dan mempersiapkan diri untuk lomba-lomba Gelar TTG tahun depan,” kata Puguh.

Ia mengatakan, lomba TTG ini dapat memotivasi untuk lebih besar lagi bagi para peserta untuk berinovasi dalam membuat alat dan juga membuat suatu produk sehingga dapat ikut serta dan bersaing kembali dalam kegiatan Gelar Teknologi Tepat Guna di tahun-tahun selanjutnya.

Penggerak Swadaya Masyarakat pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Paser Agus Wahono mengatakan ada lima kategori yang dilombakan antara kategori lain Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek), TTG Unggulan, Inovasi TTG, makanan khas daerah, dan stand terbaik.

“Dari 10 inovator asal Kabupaten Paser yang mengikuti lomba ini, tiga inovator ditetapkan juri sebagai juara,” kata Agus Wahono.

Pertama, inovator dari Desa Uko Muara Komam, Ali Maulana dengan produknya Kopi Ko-Pe, ditetapkan sebagai Juara I untuk kategori olah khas daerah.

Kedua, Posyantek Merjaya Desa Padang Pangrapat, ditetapkan juar II pada kategori lomba Posyantek.

Ketiga, inovator dari Desa Gunung Putar atas nama subantu ditetapkan juara II kategori TTG, yang menampilkan inovasi ayakdong multiguna yang dapat membantu para UKM di desa tersebut.

“kami berharap melalui inovasi yang dibuat dapat membantu masyarakat dan menggerakkan perekonomian di desanya,” pungkasnya. (Adv)

Bupati Paser Jadi Kandidat Penerima Paritrana Award

April 24, 2024 by  
Filed under Paser

TANA PASER – Bupati Kabupaten Paser dr Fahmi Fadli menjadi salah satu kepala daerah di Kalimantan yang menjadi kandidat penerima penghargaaan jaminan sosial ketenagakerjaan atau Paritrana Award 2024 yang digelar di Hotel Four Point Balikpapan, Rabu (24/4/2024) .

Tim penilai dari pusat telah melakukan wawancara dan validasi seluruh dokumen usulan dari panitia tingkat provinsi 13 sampai 21 Maret 2024. Berdasarkan hasil rapat pleno, tim penilai menetapkan 12 kandidat dari pemerintah provinsi dan 11 kandidat pemerintah kabupaten/kota termasuk Kabupaten Paser, 9 badan usaha, 2 perguruan tinggi atau yayasan pendidikan.

Wawancara dilakukan terhadap berbagai kalangan seperti pemerintahan, BPJS, serikat buruh, asosiasi pengusaha, akademisi, dan lainnya. Tim penilai melakukan wawancara mengenai peran dan dukungan Pemkab Paser dalam implementasi program jaminan sosial ketenagakerjaan. Saat wawancara kurang lebih 15 menit Bupati Fahmi didampingi Sekretaris Daerah Katsul Wijaya dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Madju P. Simangunsong.

Fahmi Fadli juga menjabarkan implementasi program jaminan sosial ketenagakerjaan sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Paser Maju Adil dan Sejahtera (MAS) seperti dukungan regulasi universal coverage jaminan sosial ketenagakerjaan, inovasi serta inovatif dalam peningkatan perlindungan jaminan sosial dan manfaat layanan.

Bupati melalui Sekda Katsul Wijaya mengatakan, saat wawancara sedang membicarakan apa saja yang telah dilaksanakan Pemkab Paser tentang jaminan sosial ketenagakerjaan. “Penilaian ini dilaksanakan serentak secara nasional, dan tentu ini menjadi motivasi bagi pemerintah daerah dalam rangka melaksanakan program jaminan sosial ketenagakerjaan, dan tentu ini menjadi penyemangat bagi masyarakat agar mengikuti jaminan sosial ketenagakerjaan,” kata katsul Wijaya.

Pada kesempatan tersebut ia juga mengucapkan terima kasih kepada tim pusat yang telah memberikan kesempatan kepada Pemkab Paser untuk mewakili pulau kalimantan. Hal ini diambil dari kinerja instansi terkait di Paser, khususnya BPJS Cabang Tanah Grogot dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Balikpapan atas koordinasi sehingga Pemkab Paser berpeluang meraih penghargaan tingkat nasional di bidang jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Sesuai komitmen Bapak Bupati, apapun hasil penilaian nantinya Kabupaten Paser akan tetap menjalankan program jaminan sosial ketenagakerjaan karena program ini telah tertuang dalam 9 program prioritas Bupati Paser, yakni jaminan sosial BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan yang harus dituntaskan hingga akhir masa jabatan,”pungkasnya.  (ADV)

Pemkab Paser Targetkan 20 Ribu Bidang Tanah Miliki Sertifikat

April 22, 2024 by  
Filed under Paser

TANA PASER–Pemerintah Kabupaten Paser menargetkan sebanyak 20 ribu bidang tanah memiliki sertifikasi pada tahun 2024. Hal ini sebagai upaya pemerintah daerah dalam melakukan reformasi agraria serta mencegah terjadinya sengketa tanah di daerah Bumi Daya Taka.

“Ada 20 ribu bidang tanah yang akan mendapat program Pendaftaran Tanah Sertifikasi Lengkah (PTSL) berlokasi di Muara Lambakan, Pasir Mayang, dan Pondong baru,” kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Paser, Ir. Romif Erwinadi, M. Si saat membuka kegiatan gerakan sinergi reforma agraria nasional tahun 2024 di Desa Rangan Kecamatan Kuaro, Senin (22/4/2024).

Romif mengemukakan, pada tahun ini Pemda Paser juga akan melakukan penatausahaan Pelepasan Tanah Hak Pengelolaan (PHL) di Desa Jone. Kegiatan reforma agraria juga akan dilakukan di tanah bekas Hak Guna Usaha (HGU) PT. Borneo Indo Subur (BIS) di Desa Long Gelang, Tiwei dan Belimbing Kecamatan Long Ikis.

Mantan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup ini menuturkan, program reformasi agraria merupakan upaya pemerintah memberikan kemudahan epengurusan sertifikat tanah bagi masyarakat mengingat banyaknya sengketa tanah yang terjadi.

Kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari Surat Direktur Jenderal Penataan Agraria Nomor : 10/500.PH.03.01/IV/2024 perihal Gerakan Sinergi Reforma Agraria Nasional di seluruh Indonesia (GSRA) di seluruh Indonesia Melalui Zoom Meeting.

“Salah satu yang sering menjadi konflik antara masyarakat dengan pemerintah, atau masyarakat dengan masyarakat adalah sengketa tanah. Dengan program ini, membuat kepengurusan sertifikat menjadi mudah,” kata Romif dalam sambutan bupati yang dibacakannya.

Romif mengatakan di Desa Rangan, sebanyak 523 serfitikat sudah selesai dengan realisasi tahun 2023 secara keseluruhan sebanyak 5.661 bidang.

“Hari ini secara bertahap serfitikatnya kita serahkan kepada masyarakat,” ujar Romif.

“Yang patut kita apresiasi lagi bahwa kegiatan ini juga dapat mendorong pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang bermuara pada pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Romif.

Romif berpesan kepada masyarakat untuk peduli terhadap pembuatan sertifikat tanah untuk menghidari hal-hal yang tidak diingingkan di kemudian hari.

“Jangan takut atau malas, agar segera mengurus dengan pihak pertanahan. Begitupun petugas agar memberikan pelayanan Prima, efektif dan efisien kepada masyarakat. Jangan mempersulit yang mudah, namun jangan mempermudah jika terdapat masalah, lakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP),” ucap Romif.

Melalui kegiatan ini diharapkan, seluruh daerah di Indonesia termasuk Kabupaten Paser melalui instansi atau perangkat daerah terkait, dapat bersenergi mewujudkan cita-cita rerforma agraria dalam upaya mengurangi ketimpangan kepemilikan tanah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (adv)

Bupati Paser Ingatkan Pengelolaan Zakat Tepat Sasaran

April 4, 2024 by  
Filed under Paser

TANA PASER–  Bupati Paser dr Fahmi Fadli mengingatkan pengelola dana amanah umat  dalam penyalurannya tepat guna dan tepat sasaran.

“Secara umum pengelolaan zakat, infaq dan sedekah (ZiS) yang dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dinilai belum optimal,” kata Fahmi Fadli pada acara Paser Berzakat yang diselenggarakan BAZNAS Kabupaten Paser, Kamis (4/4/2024).

Dikatakan, selama ini untuk mendorong pengumpulan zakat agar terlaksana dengan maksimal, pemerintah daerah telah menerbitkan Instruksi Bupati Paser Nomor 11 Tahun 2022 tentang Pengumpulan Zakat Penghasilan, Infaq dan Sedeqah serta Dana Sosial Keagamaan lainnya.

“Saat ini ada 35 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Perangkat Daerah, ini wujud dukungan terhadap implementasi Gerakan Nasional Cinta Berzakat di Kabupaten Paser terutama dikalangan ASN,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Fahmi Fadli meminta Kepala BAZNAS Kabupaten Paser agar menyebutkan UPZ perangkat daerah mana yang tingkat pengumpulannya rendah.

“Kepala Baznas menyebut ada beberapa perangkat UPZ daerah yang tergolong tingkat rendah pengumpulan ZIS, tolong sebutkan saja untuk menjadi perhatian,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Baznas Kabupaten Paser Bachtiar Effendi menjelaskan pengumpulan ZIS disalurkan dalam bentuk pendistribusian dan pendayagunaan. Pendistribusian adalah penyaluran zakat dalam bentuk konsumtif sedangkan pendayagunaan adalah pemanfaatan zakat dalam bentuk usaha untuk mendorong mustahik mampu memiliki usaha mandiri.

“Kami mengupayakan penyaluran zakat dapat mengangkat sebanyak mungkin masyarakat dari garis kemiskinan,” Kata Bachtiar.

Penyaluran zakat melalui pendistribusian dan pendayagunaan itu, lebih lanjut dia, diwujudkan dalam sejumlah program yang meliputi bidang pendidikan, kemanusiaan, ekonomi dakwah dan Advokasi.

“Seperti Program Paser Cerdas, Paser Sehat, Paser Peduli, dan Paser Sejahtera,” pungkasnya. (ADV)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1754183
    Users Today : 2163
    Users Yesterday : 4359
    This Year : 690693
    Total Users : 1754183
    Total views : 14793071
    Who's Online : 50
    Your IP Address : 216.73.217.119
    Server Time : 2026-05-06