Pemkab Paser Lakukan Studi Tiru ke MPP Badung

March 29, 2024 by  
Filed under Paser

BADUNG– Pemkab Paser melakukan kunjungan kerja dan studi tiru ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Rabu, (29/5/2024).

Studi tiru ini dimaksudkan untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien melalui pemerintahan yang profesional, partisipatif dan transparan sebagaimana yang tertuang dalam misi Paser MAS, (Maju, Adil dan Sejahtera) serta dalam rangka peningkatan pelayanan publik kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut dilatar belakangi keinginan Pemkab Paser untuk membangun MPP di Paser. Pembangunan Mall PPP itu disebabkan sampai saat ini harapan masyarakat akan kualitas pelayanan publik belum maksimal.

Bupati Paser berharap, stigma negatif terhadap pelayanan publik di Kabupaten Paser harus dihilangkan dengan melakukan berbagai inovasi peningkatan kualitas pelayanan publik. Pemkab Paser saat ini perlahan mulai menata Perangkat Daerah agar memberikan kemudahan dalam pelayanan publik. Mulai dari pelayanan kependudukan, ijin kesehatan, ijin pendirian bangunan gedung dan perijinan lainnya.

“Semua ini bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat agar mendapatkan pelayanan yang mudah, transparan, dan tidak melewati birokrasi yang panjang,” ujar Bupati Fahmi.

Dalam kunker dan studi tiru tersebut, Bupati Fahmi dan rombongan menerima Sekretaris Daerah Kabupaten Badung, I Wayan Adi Arnawa. Menurut Bupati Fahmi, pemilihan MPP Kabupaten Badung sebagai referensi studi tiru berdasarkan beberapa penghargaan yang telah diterima olek MPP Kabupaten Badung seperti Penghargaan Pelayanan Prima, Penghargaan Adicita Sewaka Pertiwi, Penghargaan Zona Integritas dari Kemenpan RB.

“Ini sebagai tahap awal untuk membangun MPP di Paser, kami telah melihat secara langsung ada 150 jenis layanan yang diberikan oleh MPP Badung yang terdiri dari 30 instansi, ini sangat luar biasa,” ungkapnya.

Peningkatan kualitas layanan publik perlu dilakukan secara berkelanjutan. Salah satunya dengan cara mengintegrasikan dan memadukan seluruh jenis pelayanan yang ada di Kabupaten Paser. Dasar hukum pembentukan MPP mengacuh pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan MPP yang diperkuat dengan Peraturan Presiden RI Nomor 89 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan MPP.

MPP adalah pengintegrasian pelayanan publik yang diberikan oleh Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota, badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah serta swasta secara terpadu di satu tempat sebagai upaya meningkatkan kecepatan, kemudahan, jangkauan, kenyamanan dan keamanan pelayanan serta dapat meningkatkan daya saing global dalam memberikan kemudahan berusaha di daerah.

Penyelenggaraan MPP dikoordinir oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Mulai dari instansi vertikal hingga swasta dapat memberikan pelayanan melalui gerai-gerai pelayanan, baik perizinan maupun non perizinan di dalam satu Mal. Instansi penyelenggara pelayanan dapat bergabung dengan MPP, dengan terlebih dahulu membuat Nota Kesepahaman yang dilanjutkan dengan Perjanjian Kerjasama dalam rangka penggunaan dan pemanfaatan sumber daya, termasuk penggunaan ruangan dalam gedung dan sarana prasarana/ fasilitas.

Turut hadir mendampingi Bupati Fahmi, Ketua DPRD Kabupaten Paser H. Hendra Wahyudi, Sekda Paser Drs. Katsul Wijaya, M.Si, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Paser, Drs. Arif Rahman. M.Si beserta jajaran, Kepala DPMPTSP Paser, Ir. Toto Ifrianto, ST, M.Ling, Kepala Badan Kesbangpol Paser Nonding, S. (ADV)

Penipu Gandakan Media Sosial Bupati Paser  

January 10, 2024 by  
Filed under Paser

TANA PASER – Perkembangan teknologi Internet telah melahirkan sebuah masyarakat baru yang disebut sebagai masyarakat berjejaring yang melakukan interkasi sosial secara maya. Seperti juga dalam interaksi sosial tanpa media, dalam interaksi mungkin terdapat perilaku menyimpang dari peserta interaksi. Salah satunya adalah penipuan dalam interaksi melalui media sosial untuk meraup keuntungan dari orang lain.

Hal tersebut terjadi pada sebuah akun media sosial Facebook (FB) dengan nama akun Bupati Paser. Semula akun tersebut menghubungi melalui chat messenger. Dengan kedok penyaluran bantuan pembangunan atau renovasi rumah ibadah. Jika chat messenger tersebut dibalas, maka akun tersebut akan meminta foto, alamat serta nama yayasan dan no rekening melalui WhatsApp (WA) dengan Nomor 0838 7480 7700.

Melalui chat WA tersebut pelaku meminta nomor rekening yayasan yang membutuhkan bantuan dari korban. Pelaku kemudian mengirimkan bukti transfer dari rekening Fahmi Fadli melaui Bank Rakyat Indinesia dengan tujuan rekening yayasan milik korban. Dengan keterangan bantuan tersebut di bagi dua dengan yayasan Al Mutaqqin Lampung.

Selanjutnya, korban akan dikirimi kontak yang diakui sebagai ketua Yayasan Al Mutaqqin Lampung dengan nama Ust Muhamad Awaludin. Dengan tujuan dana yang telah dikirim ke rekening yayasan korban bisa dikirimkansebagian ke rekening ketua Yayasan Al Mutaqqin Lampung.

Dengan tekanan melalui Chat WA pelaku, korban didesak untuk segera mengirimkan anggaran ke rekening ketua Yayasan Al Mutaqqin Lampung. Bahkan mengirimkan foto salah satu santri yang membutuhkan dana untuk pelaksanaan operasi.

Hal tersebut dialami oleh Lina Nuraeni Warga Jakarta yang sempat mengirimkan sejumlah uang sebesar 5 juta Rupiah. Namun hingga pagi ini pengiriman dana dari rekening Fahmi Fadli ke rekening Yayasan tempat korban belum masuk.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Abdul Kadir S. Menegaskan, bahwa akun tersebut bukanlah akun milik Bupati Paser dr. Fahmi Fadli.

“Itu akun palsu, nomor WA juga itu bukan milik Bupati Paser,” tegas Abdul Kadir S. Selasa (9/1/2024).

Berdasarkan penelusuran media ini, terdapat dua akun FB dengan nama Bupati Paser. Namun memiliki foto profil yang berbeda. Selain itu postingan di kedua akun tersebut juga nyaris sama. Hal tersebut cukup membingungkan bagi masyarakat yang tiba-tiba menerima konfirmasi pertemanan di FB. (*)

PY Kideco Raih Penghargaan Pajak Bumi dan Bangunan

November 6, 2023 by  
Filed under Paser

JAKARTA– PT Kideco Jaya Agung (Kideco), anak perusahaan energi terintegrasi PT Indika Energy Tbk, memperoleh penghargaan dalam acara PBB Gathering atas dedikasi yang tinggi dalam melakukan pembayaran SPPT Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2022 dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan Timur dan Utara. Jumat (3/11/2023)

PBB Gathering yang berlangsung di Aula Chakti Buddhi Bhakti Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak Jakarta, dengan mengusung tema “Sinergi Membangun Negeri”. Acara tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan sinergi dengan wajib pajak dan sebagai bentuk apresiasi terhadap wajib pajak dengan tingkat kepatuhan perpajakan yang tinggi.

Penghargaan tersebut  diberikan Kepala Kantor Wilayah DJP Kalimantan Timur dan Utara, Heru Narwanta kepada Direktur Finance, SCM & Asset Management PT Kideco Jaya Agung, Togi Ottoman Bernard. Penghargaan juga diberikan kepada perusahaan pembayar PBB yang terdiri dari sektor Perkebunan, Perhutanan, Pertambangan Minyak dan Gas Bumi, Pertambangan Mineral dan Batu Bara serta sektor lainnya di wilayah KPP Pratama Bontang, Tanjung Redeb, Tarakan, Penajam dan Tenggarong.

Heru Narwanta menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada para perusahaan yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan karena kepedulian dan komitmen dalam pembayaran PBB tahun 2022.

“Penerimaan dari PBB 100% akan masuk ke pemerintah Kabupaten/Kota. PBB yang dibayarkan dari perusahaan akan disalurkan kembali untuk pembangunan daerah di mana perusahaan mengelola sumber daya alamnya. Secara proporsi, di dalam UU No. 1 tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, 100% pembayaran PBB akan dikembalikan kepada daerah dengan pembagian 16.2% masuk ke provinsi, 73.7% masuk ke kabupaten di mana sumber daya tersebut  diperoleh dan sisanya 10% akan dibagi ke kabupaten lain yang ada di provinsi tersebut,” ucap  Heru.

“Tidak hanya untuk capaian target penerimaan PBB, tetapi lebih kepada kontribusi di dalam pembangunan daerah karena pembayaran PBB dari perusahaan 100% akan disalurkan kembali ke daerah tersebut,”Tambah Heru.

Pada kesempatan yang sama, Togi menyampaikan rasa terima kasihnya , dan berharap Keikut sertaan Kideco dapat meningkatkan pembagunan yang lebih baik lagi.

“Kideco mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang telah diberikan kepada kami. Dengan taat membayar PBB, Kideco turut serta berperan dalam peningkatan pembangunan yang lebih baik untuk Kabupaten Paser serta perekonomian dan kesejahteraan masyarakat lingkar tambang. Kami juga berharap dapat terus menjaga ketahanan energi nasional dan memberikan kontribusi yang optimal pada negara,”pungkasnya. (*)

PAMA KIDE dab PKK Muara Samu Gelar Sosialisasi Anti Pernikahan Dini

October 31, 2023 by  
Filed under Paser

MUARA SAMU –  PT Pamapersada Nusantara Distrik Kideco (Pama Kide) mengadakan sosialisasi anti pernikahan dini di Kecamatan Muara Samu yang di ikuti hamper 100 siswa/i dari tingkatan SD, SMP, dan SMA serta perwakilan masyarakat Desa di Kecamatan Muara Samu.

Juwita selaku sekretaris Tim Penggerak PKK Muara Samu,  menjelaskan, latar belakang diadakannya sosialisasi anti pernikahan dini ini tidak terlepas dari realita masih adanya masyarakat di Muara Samu yang menikah dini dan belum siap baik secara mental maupun material.

“Kondisi ini  menjadi salah satu fokus program PKK Kecamatan Muara Samu, karena salah satu efek negatife dari pernikahan dini ini adalah berdampak anak/keturunan yang berpotensi stunting dan juga rentan dengan potensi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) karena belum siapnya mental dalam menjalani kehidupan keluarga,”ucap Juwita saat mewakili TP PKK Muara Samu.

Juwita juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada perusahaan yang selalu mendukung program PKK dan juga pemerintahan Kecamatan Muara Samu terlebih program-program yang berkaitan dengan kondisi sosial kemasyarakatan dan juga bidang kesehatan serta pendidikan.

“Terima kasih PAMA karena senantiasa konsisten dalam berkontribusi untuk peduli terhadap generasi penerus bangsa khsusnya di Muara Samu,”lanjutnya.

Section Head CSR PT Pamapersada Nusantara, Bayu Handoko mengatakan kegiatan sosialisasi anti pernikahan dini sebagai kepedulian PAMA terhadap generasi penerus bangsa agar dapat fokus untuk meningkatkan kompetensi siswa/i khususnya pada Kecamatan Muara Samu.

“Anak dan remaja usia sekolah kewajibannya adalah menimba ilmu seluas-luasnya menggunakan sarana prasarana yang serba mudah dan serba digital dewasa ini,” kata Bayu Senin (30/10/2023)

Selain menyinggung terkait kewaspadaan dalam pergaulan, Bayu juga menekankan pada bijak dalam bermedia sosial dan  pemanfaatan gadget. Alur informasi yang semakin cepat dan didukung dengan tekhnologi yang terus berkembang, mengharuskan generasi penerus lebih bijak dalam menyaring informasi yang ada. Selain itu, pemanfaatan akses informasi yang baik, jelas akan berdampak pada kesempatan persaingan kedepan baik dalam hal pendidikan maupun peluang karir.

“Kami dari pihak perusahaan sangat mendukung setiap program yang mengarah pada pengembangan potensi dan peningkatan kualitas SDM. Selain akan berdampak pada perkembangan daerah melalui kecakapan dan ketrampilan para pemuda dan pemudinya, selain itu dengan kesiapan SDM yang unggul juga menjadi peluang nyata bagi kami untuk mendapatkan tenaga kerja potensial dan trampil dari area sekitar operasional, yang jelas akan berdampak pada taraf perekonomian mereka,” sambungnya.

Hal ini disepakati oleh Hendra Wardana selaku Kasi PMD Kecamatan Muara Samu yang hadir dalam acara tersebut. Beliau juga menambahkan bahwa sosialisasi ini merupakan usaha agar siswa/i mempersiapkan dari segi mental sebelum menikah. Dengan kondisi emosional yang belum stabil, cenderung akan menjadikan kehidupan berkeluarga pasangan muda akan rentan dengan perceraian, KDRT dan juga hal lain yang berkaitan dengan kematangan diri.

“Menikah bukan perkara yang mudah, masih banyak hal yang harus dipersiapkan bukan hanya dari finansial, tetapi juga mental dan emosional diri harus bisa dijaga dengan baik.” ujar Hendra saat memberikan sambutan di aula kantor kecamatan Muara Samu.

Acara sosialisasi pernikahan dini ini, diisi oleh pemateri dari KUA dan Puskesmas Kecamatan Muara Samu, sehingga siswa/i mendapatkan pandangan dari sisi agama dan kesehatan mengenai pernikahan dini. Proses berjalannya sharing dan sosialisasi ini jelas memberikan pandangan dan pola pemikiran baru terkait pernikahan dini bagi peserta. Terlebih bagi siswa-siswi sekolah yang sedang memasuki fase puberitas. Tidak hanya peran guru, kontrol dari orang tua dan lingkungan justru menjadi factor penting dalam memantau proses pertumbuhan dan perkembangan anak-anak mereka agar menjadi generasi penerus yang terampil dan dapat diandalkan.

Momen sosialisasi ini juga menjadi usaha preventif PAMA dengan berkolaborasi bersama berbagai elemen masyarakat agar dapat ikut serta dalam mencerdaskan generasi bangsa. (*)

Mohammad Fawwaz Hylmi Ramadhani Merasakan Manfaat Dari Membaca

October 14, 2023 by  
Filed under Paser

TANAH GROGOT – Mohammad Fawwaz Hylmi Ramadhani, remaja 18 tahun ini  baru saja diumumkan  Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Paser sebagai Duta Baca Remaja aser 2023, Selasa (10/10/2023).

Saat ini Hylmi tengah menempuh pendidikan di MAN Insan Cendekia Paser. Sosok yang kini duduk di Kelas XII ini tengah disibukkan mempersiapkan diri untuk bisa masuk di Perguruan Tinggi Impiannya.

Remaja usia 18 tahun ini merasa tergerak untuk menjadi duta baca karena merasakan sendiri dampak positif dari kebiasaan membaca.

Menurutnya ada banyak masalah yang solusinya bisa ditemukan lewat membaca buku. Bahkan, ia menyimpulkan satu-satunya cara untuk mendapatkan informasi yang berkualitas dan membuat seseorang berpikir mendalam hanya dari membaca buku. Hal inilah yang mendorongnya menginspirasi banyak remaja lainnya untuk membudayakan membaca buku.

Dikatakan, iatahu manfaat buku itu dan dampaknya sudah secara nyata sangat besar dirasakan. Karenanya ia mempunyai  visi misi ingin membagi kepada banyk orang bahwa membaca buku itu bisa menyelesaikan masalah.

Hylmi menilai kebanyakan remaja saat ini sangat kurang dalam hal literasi. Kebanyakan dari mereka menggunakan gadget untuk media sosial dan  game. Kalaupun ada sangat sedikit dan informasi yang disampaikan kerap tidak dari sumber yang kredibel.

Kepada remaja diluar sana, khususnya remaja Paser, ia berpesan agar mulai bangun kesadaran diri betapa pentingnya literasi. Ia mengibaratkan seseorang menjadi apa yang biasa ia makan.

“Kalau kita makan junk food ujung-ujungnya dampaknya ke badan kita juga. Sama juga dengan informasi, kalau informasi itu kita main media sosial kita ngeliatin orang joget di Tiktok dan informasi tidak berkualitas lainnya itu sebenarnya dampaknya bukan cuma ke fisik kita tapi ke mental kita. Mental kita nanti jadi tumpul nggak bisa berpikir kritis lagi,” pungkasnya. (adv dpk kaltim)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1754335
    Users Today : 2315
    Users Yesterday : 4359
    This Year : 690844
    Total Users : 1754335
    Total views : 14794245
    Who's Online : 36
    Your IP Address : 216.73.217.119
    Server Time : 2026-05-06