Peringati Bulan K3 2026, PT BIM dan PT PPS Grup Astra Agro Tegaskan Komitmen Budaya Kerja Aman dan Produktif

February 18, 2026 by  
Filed under Paser, Serba-Serbi

Apel peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 di area operasional perusahaan PT Borneo Indah Marjaya (BIM) dan PT Palma Plantasindo (PPS), anak usaha Grup Astra Agro, Rabu (18/2/2026).

‎‎PASER – PT Borneo Indah Marjaya (BIM) dan PT Palma Plantasindo (PPS), anak usaha Grup Astra Agro, menggelar peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 di area operasional perusahaan, Rabu (18/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen perusahaan dalam membangun budaya kerja yang aman, sehat, dan produktif.

‎‎Peringatan Bulan K3 tahun ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh pekerja agar setiap aktivitas operasional dijalankan dengan penuh kehati-hatian dan kepedulian terhadap keselamatan kerja.

‎‎Apel Bulan K3 Nasional 2026 mengusung tema dari Kementerian Ketenagakerjaan, yakni “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”, dengan subtema Astra Agro “Memperkuat Transformasi Perilaku Berbasis Keselamatan dan Kesehatan Melalui Keterlibatan Pemimpin Dalam Membentuk Budaya Keselamatan dan Kesehatan Produktif.”

‎‎Tema tersebut menegaskan bahwa keselamatan kerja merupakan tanggung jawab seluruh insan perusahaan, bukan hanya tim Safety, Health and Environment (SHE) maupun manajemen. Budaya keselamatan diharapkan dimulai dari pimpinan sebagai teladan dan diterapkan oleh seluruh pekerja dalam setiap aktivitas kerja.

‎‎Komitmen terhadap keselamatan kerja juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menegaskan bahwa setiap pekerja berhak mendapatkan perlindungan keselamatan dan kembali ke rumah dengan selamat setelah bekerja.

‎‎“Pekerja wajib mendapatkan perlindungan keselamatan, yakni berhak pulang dengan selamat setelah menjalankan rutinitasnya masing-masing,” pesannya saat menjadi inspektur upacara Apel Bulan K3 Nasional Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026 di Balikpapan.

‎‎Sementara itu, Manajemen PT BIM–PPS, Joko Widodo, mengatakan transformasi perilaku keselamatan berarti bekerja tidak sekadar memenuhi kewajiban, tetapi dilandasi kesadaran untuk selalu mengutamakan aspek keamanan dalam setiap aktivitas.

‎‎“Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama. Kita semua memiliki keluarga yang menunggu di rumah. Bekerja dengan selamat berarti memastikan kita dapat kembali ke rumah dengan selamat setiap hari,” ujarnya.

‎‎Ia mengajak seluruh karyawan untuk mematuhi prosedur kerja dan standar keselamatan, menggunakan alat pelindung diri secara lengkap dan benar, serta berani melaporkan kondisi tidak aman, tindakan berisiko maupun kejadian nyaris celaka. Ia juga menekankan pentingnya saling mengingatkan antarpekerja agar keselamatan menjadi budaya, bukan sekadar aturan.

‎‎Kegiatan Bulan K3 ini diikuti jajaran manajemen, staf, karyawan lapangan, tenaga medis, tim keamanan, tim kesiapsiagaan tanggap darurat (TKTD), serta perwakilan guru dan anak sekolah. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman.

‎‎Selain apel, kegiatan juga dirangkai dengan berbagai lomba yang diselenggarakan tim SHE, seperti lomba mewarnai untuk anak dan karyawan, lomba video cara kerja aman, serta lomba video yel-yel keselamatan.

‎‎Melalui peringatan Bulan K3 Nasional ini, manajemen berharap komitmen terhadap keselamatan terus diwujudkan dalam praktik kerja sehari-hari.

‎“Melalui peringatan Bulan K3 ini, mari kita perkuat komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif sehingga target kerja dapat tercapai tanpa mengorbankan keselamatan,” tutup Joko Widodo.*

Dinas Perikanan Paser Luncurkan Sistem informasi Nelayan Terintegrasi

November 24, 2025 by  
Filed under Paser

Tana Paser — Dinas Perikanan Kabupaten Paser, Kalimantan Timur resmi meluncurkan Sistem Informasi Nelayan Terintegrasi (SINTA) dalam rangkaian kegiatan yang digelar di tiga desa pesisir. Program ini menjadi tonggak penting transformasi digital layanan sektor perikanan, sekaligus memperkuat tata kelola pelayanan publik di Kabupaten Paser.

Peluncuran perdana dilakukan di Desa Pondong Baru, Kamis 20 November 2025, disusul Desa Lori, Sabtu 22 November 2025, dan Desa Muara Adang, Minggu 23 November 2025. Kegiatan ini dihadiri perwakilan nelayan, aparat desa, serta tim pengembang sistem.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Agustina Mulyana menegaskan, SINTA hadir sebagai jawaban atas kebutuhan layanan informasi yang cepat, akurat, dan mudah diakses oleh nelayan maupun pemangku kepentingan sektoral.

“Dengan SINTA, kami ingin memastikan semua layanan kepada nelayan—mulai pendataan, perizinan, hingga informasi bantuan—dapat dilakukan lebih cepat dan transparan. Sistem ini menjadi dasar penguatan tata kelola perikanan di Kabupaten Paser,” ujarnya.

Dalam sesi pemaparan teknis, tim pengembang mempresentasikan sejumlah fitur utama SINTA. Sistem ini memuat dashboard data nelayan, informasi bantuan, serta layanan publik yang terintegrasi melalui platform website Satu Data Kabupaten Paser.

Pengembangan juga dilakukan pada website Dinas Perikanan, dengan penambahan menu-menu informasi yang dirancang untuk mempercepat proses pelayanan, meminimalisir duplikasi data, dan menyajikan informasi secara real-time.

Para peserta kegiatan diberikan kesempatan mencoba langsung sistem tersebut, termasuk fitur pengecekan status data nelayan dan perizinan.

Para nelayan yang mengikuti kegiatan peluncuran menyambut baik hadirnya SINTA. Mereka menilai digitalisasi layanan ini mampu menjawab tantangan selama ini, terutama terkait keterbatasan akses informasi mengenai data keaktifan nelayan, status bantuan, maupun informasi kapal.

“SINTA ini sangat membantu. Kami bisa tahu posisi data kami dan layanan apa saja yang tersedia. Semoga ke depan semakin lengkap,” ujar Ridwan, Ketua Kelompok Lori Sejahtera.

Selain itu, para peserta juga memberikan sejumlah masukan pengembangan, di antaranya penambahan data peserta kartu Kusuka serta informasi penerima rekomendasi BBM bersubsidi.

Menutup rangkaian kegiatan, Agustina Mulyana menegaskan bahwa SINTA akan terus dikembangkan secara bertahap untuk menjawab kebutuhan pelayanan nelayan yang terus berkembang.

“Peluncuran ini baru awal. Kami ingin SINTA menjadi platform yang benar-benar membantu nelayan dan mendukung kinerja dinas. Dengan data yang lebih akurat dan transparan, pembangunan perikanan Paser dapat berjalan lebih terarah,” ungkapnya.

Dengan hadirnya SINTA, Pemerintah Kabupaten Paser menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat pelayanan publik berbasis teknologi, meningkatkan efektivitas layanan, serta mendorong kesejahteraan nelayan secara lebih terukur dan akuntabel. (esf)

PAMA KIDE Latih Pemuda Angkatan Kerja

November 19, 2025 by  
Filed under Paser

BATU SOPANG– PT Pamapersada Nusantara Distrik Kideco (PAMA KIDE) mengadakan program Pelatihan Pemuda Angkatan Kerja yang bertujuan untuk mencetak calon-calon pekerja yang sudah siap dalam berkontribusi dalam dunia industri.

Terkini, persaingan dalam memasuki dunia kerja sangat ketat. Dengan terbatasnya lapangan pekerjaan, disisi lain pencari kerja dengan usia produktif terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini juga sejalan dengan perkembangan zaman yang semakin cepat, menuntut sumber daya manusia yang unggul, terampil, dan kreatif.

Program yang dilaksanakan PAMA KIDE berkolaborasi dengan BLK Kabupaten Paser menyasar warga desa binaan PAMA KIDE yang berasal dari sembilan desa binaan untuk wilayah Kecamatan Batu Sopang dan Muara Samu. Program yang dilaksanakan berupa Pelatihan Mengemudi Roda Empat, dengan instruktur yang sudah tersertifikasi dari LPK Daya Optima. Program tersebut dilaksanakan selama 28 hari, diikuti oleh 30 peserta. Adapun pelaksanaan program ini telah berjalan pada Selasa (18/11/2025) yang lalu.

Farhan Indirwan, CSR Officer, PT Pamapersada Nusantara Distrik Kideco menyampaikan, program ini merupakan bentuk keseriusan PAMA KIDE untuk bisa membuka kesempatan bekerja bagi warga desa binaan. Dengan adanya program pelatihan ini, diharapkan warga usia produktif dapat dibekali dengan keahlian-keahlian yang dibutuhkan oleh perusahaan di sekitar desa binaan.

“Pelatihan mengemudi merupakan salah satu keahlian dasar yang wajib dimiliki, karena dengan kemampuan menyetir, bisa membuka peluang untuk masuk ke dalam dunia kerja, khususnya saat ini banyak dibutuhkan driver unit LV baik di pertambangan maupun di bidang lainnya,” ujarnya.

Program ini nantinya selain dengan memberikan pengalaman dan keahlian mengemudi, para peserta juga mendapatkan sertifikat kompetensi dan Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Harapannya PAMA KIDE bisa memfasilitasi warga desa binaan untuk bisa mengembangkan keahliannya, dan dapat menjadi jembatan untuk bisa masuk ke dunia kerja,” lanjutnya.

Hal ini juga direspon positif oleh Wijanarko, selaku Sekretaris Camat Batu Sopang, ia memberikan apresiasi yang tinggi terhadap program pelatihan dari Pamapersada Nusantara Distrik Kideco yang terus berdampak secara nyata bagi perkembangan Masyarakat baik di Kecamatan Batu Sopang maupun Muara Samu.

“Tidak dipungkiri lagi bahwasanya kehadiran PAMA KIDE sedikit banyaknya memberikan perubahan dan perkembangan bagi masyarakat, baik dalam perekonomian, pendidikan, maupun kesehatan. Dengan komitmen dan konsistensi perusahaan melalui program CSR yang nyata, harapannya dapat membuat Kecamatan Batu Sopang dan Muara Samu berkembang semakin pesat dan mampu menjadi daerah yang unggul, produktif, kreatif, dan sejahtera di masa mendatang,”pungkasnya.

Dengan adanya pelatihan yang terus menyasar kepada usia produktif, dapat memberikan penguatan bagi masyarakat untuk bisa bersaing dan masuk dalam dunia kerja, terlebih lagi saat ini banyak perusahaan yang beroperasional di sekitar. Kegiatan pelatihan tersebut untuk mempersiapkan angkatan siap kerja ini telah terlaksana sejak 2024, dimana program ini disambut dengan baik oleh seluruh peserta.

Program Pelatihan Mengemudi Roda Empat ini merupakan salah satu program CSR PT Pamapersada Nusantara Distrik Kideco di tahun 2025, dimana program ini fokus dalam meningkatkan kompetensi usia produktif yang belum bekerja. Sebelumnya, PAMA KIDE juga

telah melaksanakan program serupa yang menyasar usia produktif, yakni Program Basic Technical Course (BTC) yang bekerja sama dengan UT School (PT United Tractors, Tbk.) dengan peserta yang juga berasal dari desa binaan. (*)

PAMA dan Kideco Adakan Pelatihan Upskill Kader Posyandu

October 28, 2025 by  
Filed under Paser

Muara Samu – PT Pamapersada Nusantara Distrik Kideco (PAMA KIDE) bersama PT Kideco Jaya Agung (Kideco) mengadakan pelatihan dan peningkatan kompetensi bagi kader posyandu se-Kecamatan Muara Samu, Selasa (28/10/2025). Adapun acara tersebut dihadiri lebih dari 40 kader yang berasal dari 9 Desa di Kecamatan Muara Samu.

Kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya dalam mewujudkan Program Posyandu Integrasi Layanan Primer yang akan mulai dicanangkan secara nasional. Nantinya, kader posyandu ini menjadi tonggak utama dalam menciptakan kualitas kesehatan keluarga yang lebih baik dan optimal.

CSR Health Sub Section Head PT Kideco Jaya Agung, Prastio Dani, menyampaikan, elatihan kader posyandu ini merupakan agenda rutin tahunan yang terus dilaksanakan sebagai upaya perusahaan untuk terus menunjang kebutuhan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Dengan adanya upskill kader posyandu, diharapkan dapat memberikan kompetensi tambahan bagi para kader untuk bisa melaksanakan proses pelayanan di tahap awal sebelum nantinya merujuk ke Puskesmas terdekat,” ujarnya.

Sejalan dengan penyampaian sebelumnya, Ghani Rasyid, selaku CSR Section Head PT Pamapersada Nusantara Distrik Kideco menambahkan bahwa bidang kesehatan menjadi fokus yang terus diperhatikan oleh perusahaan, karena kesehatan masyarakat menjadi kunci kesejahteraan desa terus meningkat.

“Akses pelayanan kesehatan menjadi perhatian bagi PAMA KIDE bersama Kideco. Keterbatasan jarak dan waktu bukan menjadi hambatan bagi masyarakat untuk bisa mendapatkan pelayanan kesehatan. Dengan adanya upaya pelatihan bagi para kader, nantinya masyarakat dapat tertangani secara lebih cepat dan dini, sehingga beban Puskesmas dapat dikelola dengan baik,” tambahnya.

Pelatihan kader posyandu yang dilaksanakan ini turut menggandeng Dinas Kesehatan dan Puskesmas Muara Samu sebagai narasumber yang memberikan pembekalan dan pemahaman kepada para kader posyandu. Adapun kompetensi yang ditekankan pada pelatihan ini berkaitan dengan pengelolaan dan pelayanan posyandu siklus hidup, 25 keterampilan dasar kader, dan layanan dasar bayi, balita, anak usia sekolah, remaja, dewasa, dan lansia.

Acara tersebut ditutup dengan refleksi dan diskusi terkait berjalannya pelayanan posyandu pada tahun 2025. Pelatihan kader posyandu merupakan program kolaborasi yang terus dijalankan oleh PAMA KIDE bersama Kideco. Hal ini juga menandakan bahwa perusahaan terus berkomitmen penuh dalam memperhatikan kesehatan masyarakat sekitar, sehingga harapannya dapat menciptakan dampak lanjutan bagi sektor perekonomian dan pendidikan dari kualitas kesehatan yang semakin baik setiap waktunya. (*)

Pama Bersama SMAN 1 Batu Sopang Kunjungi Desa Kasungai

September 2, 2025 by  
Filed under Paser

BATU SOPANG – Kurikulum Merdeka yang telah berjalan secara nasional saat ini berfokus pada kegiatan pembelajaran yang lebih fleksibel dan mandiri. Peserta didik dituntut untuk bisa belajar dari lingkungan sekitar. Untuk di wilayah Kecamatan Batu Sopang sendiri, salah satu sekolah yang sudah berhasil mengimplementasikan program Kurikulum Merdeka, yaitu SMAN 1 Batu Sopang.

Berbagai program-program pendidikan secara berkelanjutan mulai dicanangkan dalam mendukung pelaksanaan kurikulum merdeka, salah satunya adalah dengan kolaborasi bersama mitra, yaitu PT Pamapersada Nusantara Distrik Kideco (PAMA KIDE). Sebagai upaya untuk terus mendorong pengembangan pendidikan di SMAN 1 Batu Sopang, PAMA KIDE melalui program CSRnya terus menjalankan berbagai program yang menyasar pada peningkatan kapasitas pengetahuan peserta didik.

Program yang berhasil terlaksana adalah Studi Kunjungan yang dilaksanakan di Desa Kasungai pada hari Selasa (02/09/2025) dengan melibatkan 32 peserta dari kelas XII.

Kegiatan studi kunjungan yang dilakukan oleh SMAN 1 Batu Sopang bersama PT Pamapersada Nusantara Distrik Kideco merupakan salah satu program visioner yang telah direncanakan untuk tahun 2025 ini. Para peserta yang notabene merupakan anak-anak kelas XII ini terlihat sangat antusias selama mengikuti rangkaian agenda yang dilakukan di Kantor Desa Kasungai dan Sungai Wisata Desa Kasungai.

Salah satu siswi yang hadir pada kesempatan tersebut, yakni Lintang, menyampaikan terima kasih kepada Desa Kasungai atas sambutan dan penerimaan yang hangat, terutama baginya ini merupakan pertama kali ia bisa berkunjung dan belajar mengenal karakteristik geografis di Desa Kasungai.

“Semoga pembelajaran yang kami dapatkan hari ini dari Desa Kasungai dapat bermanfaat bagi kami dan juga desa di masa depan nanti. Kami juga berharap bahwa kolaborasi dan silaturahmi ini akan terus terjalin di kemudian hari walaupun kami sudah tidak menjadi peserta didik di SMAN 1 Batu Sopang” ucapnya.

Pihak desa melalui Sekretaris Desa dan Kepala BPD Desa Kasungai juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT Pamapersada Nusantara Distrik Kideco dan SMAN 1 Batu Sopang yang telah memilih lokasi pembelajaran di Desa Kasungai.  Kepala Desa yang dalam hal ini diwakili oleh Sekdes dan Kepala BPD berterima kasih kepada PT Pamapersada Nusantara Distrik Kideco yang selalu menjadi mitra kolaborasi dalam berbagai kegiatan.

 

Dengan berbagai program yang telah berjalan, Desa Kasungai sangat terbantu dan harapannya agar kolaborasi yang telah terjalin selama ini terus berlanjut dengan baik. Selain itu, masyarakat desa juga merasa antusias karena telah dikunjungi oleh siswa-siswi dari SMAN 1 Batu Sopang. Merespon hal tersebut, Firaas Daffa, CSR Officer, PT Pamapersada Nusantara Distrik Kideco menjelaskan bahwa Desa Kasungai merupakan Desa Binaan Ring 1 yang memang terus dikembangkan melalui berbagai program CSR yang berkelanjutan.

“Desa Kasungai merupakan desa yang memiliki potensi alam yang beragam, sehingga hal ini dapat menjadikan Desa Kasungai memiliki daya tarik wisata yang besar. Semoga masyarakat Desa Kasungai dan PT Pamapersada Nusantara Distrik Kideco dapat terus bekerja sama dan bergotong-royong dalam mengembangkan potensi wisata ini” ujarnya.

Ia juga menambahkan, semoga dengan kegiatan kunjungan ini, para peserta dapat semakin mengenal potensi dan kekayaan alam yang dapat diberdayakan di Desa Kasungai. Ia berharap di masa mendatang, generasi muda dapat memajukan Desa Kasungai.

Kegiatan kunjungan ini merupakan program yang pertama kali dilaksanakan oleh sekolah dan perusahaan, khususnya di wilayah Kecamatan Batu Sopang. Dalam kegiatan yang terlaksana, para peserta dikenalkan oleh berbagai karakteristik geografis, kondisi sosial, mata pencaharian, dan potensi alam yang dimiliki oleh Desa Kasungai. Dengan terlaksananya kegiatan tersebut, harapannya dapat memberikan pengalaman baru yang menarik dan berkesan bagi para peserta, sehingga dapat menjadi modal di masa depan dalam mengembangkan lingkungan Desa Kasungai. (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb