Kepala Desa Long Kali Ikuti Bintek Pengembangan Kompetensi

December 9, 2025 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA – Sebanyak 79 orang Kepala Desa dan Perangkat Desa se Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser mengikuti Bimbingan Teknis pengembangan kompetensi di SwissBell Hotel Samarinda, 4 hingga 8 Desember 2025

Bimbingan Teknis difokuskan pada Penyusunan Perencanaan Pembangunan Desa (Perhitungan Rancana Anggaran Belanja/RAB), dan Pengadaan Barang dan Jasa di Desa.. Di tempat dan tanggal yang sama juga dilakukan Bimtek Peningkatan Kapasitas anggota Badan Permusyawaratan Desa se Kecamatan Long Kali. Bimtek tersebut diikuti oleh 30 orang peserta.

Kegiatan tersebut terlaksana atas kerjasama dan kolaborasi Lembaga Pelatihan Zaldi Institusi Indonesia dengan Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD), Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (APDESI) Kecamatan Long Kali.

Camat Long Kali, M. Arfah berharap melalui Bimtek ini kompetensi para perangkat desa maupun kapasitas BPD mengalami peningkatan dalam melaksanakan tugas sehari-hari,” pungkas M. Arfah.

Selama mengikuti bimbingan teknis, para peserta Bimtek Kepala Desa dan Perangkat Desa mendapatkan materi dari narusumber yang kompeten di bidangnya. Untuk Kelas Aparatur Desa, materi yang diberikan meliputi Tata Cara Pembuatan Gambar Desain Konstruksi Jalan dan Jembatan Sederhana, Tata Cara Perhitungan RAB Bangunan Sederhana, Tata Cara Perhitungan RAB Jalan/Jembatan Sederhana. Selain itu juga diberikan materi Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Desa sesuai Peraturan Bupati Nomor 48 Tahun 2020, Prosedur Pengadaan Barang dan Jasa untuk Kegiatan Non-Fisik; Prosedur Pengadaan Barang dan Jasa untuk Kegiatan Fisik.

Instruktur Bimtek bagi perangkat desa, antara lain Ikhwanuddin, Tenaga Ahli Teknik Sipil yang sudah lama bergelut melakukan pendampingan desa di Kabupaten Kutai Kartanegara. Beberapa contoh pembuatan gambar dan desain konstruksi jalan/jembatan sederhana serta Tata Cara Perhitungan RAB Bangunan Sederhana maupun RAB Jalan/Jembatan Sederhana disampaikan kepada peserta.

Materi juga disampaikan Muhammad Mizzamy Anshary, pendamping desa pemberdayaan dari Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Menurut Ikhwanuddin,  pemahaman peserta terkait teknik sipil tentang konsep RAB masih kurang, sehingga daya serapnya kurang maksimal. Karena itu, pelatihan harus ditingkatkan pada tahap 2 tentang penyusan RAB dan desain. Selain itu, ia berharap waktu pelatihan RAB bisa diperpanjang, karena tidak cukup untuk membahas semua materi.

Banyak peserta tidak membawa perangkat laptop dalam pelatihan. Ia menyarankan semua peserta membawa laptop, sehingga memudahkan proses pembelajaran.

Pada materi Pengadaan Barang dan Jasa disampaikan Andi Muhammad Arpan, Widyaiswara Ahli Madya BPSDM Kaltim.  Ia  berharap Peraturan Bupati Paser, Nomor 48 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pengadaan Barang dan Jasa di Desa, segera diperbaharui, sehingga tidak terlalu membebani perangkat desa di dalam melaksanakan peng-SPJ-an. Apalagi Perbub tersebut telah berusia 5 tahun sejak ditetapkan.

”Saatnya melakukan penyesuaian dengan hal-hal yang baru,” ujarnya.

Sedangkan peserta Bimtek Peningkatan Kapasitas BPD, dipandu Widyaiswara Ahli Utama BPSDM Kaltim, Jauhar Efendi. Jauhar yang pernah menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Kalimantan Timur memiliki pengalaman panjang di bidang pembinaan pemerintahan desa dan pemberdayaan masyarakat. Selain itu, Jauhar juga pernah menjadi Camat Kepala Wilayah Babulu dan Penajam, tentu tidak asing lagi dengan tugas-tugas BPD.

Jauhar juga menyarankan ke depan agar peserta peningkatan kapasitas BPD juga bisa membawa laptop.

Pimpinan Lembaga Pelatihan Zaldi Institusi Indonesia, Muhammad Rizal menyambut baik usulan tersebut, untuk mengingatkan peserta agar membawa laptop agar pelaksanaan Bimtek berjalan lebih optimal. Ia juga mempertimbangkan durasi waktu pelatihan bisa diperpanjang, sehingga cukup waktu untuk pendalaman materi.

Sahman selaku Ketua BKAD Kecamatan Long Kali berharap Bimtek dapat diadakan lagi setiap tahun anggaran untuk meningkatkan SDM para perangkat desa, BPD, dan Kelembagaan Desa, demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa.

Sementara Ketua APDESI Kecamatan Long Kali, Kris Setio Adi, sangat mendukung atas terlaksananya ini dan berharap ada kelanjutan tahun berikutnya untuk mendukung Pemerintah Kabupaten Paser. (MJE)

 

 

Public Speaking Jadi Kunci Percaya Diri

December 8, 2025 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA – Public speaking kini dipandang sebagai keterampilan penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara efektif, bukan hanya saat tampil di panggung, tetapi juga dalam komunikasi sehari-hari.

Kebutuhan itu mendorong Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kaltim bersama Komunitas Emak Peduli Anak Kaltim menggelar pelatihan public speaking dalam rangka peningkatan sumber daya perempuam di Kantor PWI Kaltim pada 8–9 Desember 2025.

Berbeda dari pelatihan serupa sebelumnya yang berfokus pada perempuan, kali ini pesertanya berasal dari beragam kalangan, termasuk laki-laki, untuk memperluas dukungan terhadap pendidikan komunikasi publik.

Melisa, Pemateri dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim menekan, public speaking bukan kompetensi pamer gaya, melainkan kemampuan menyampaikan pesan yang dapat dipercaya publik.

Ia menguraikan beberapa kunci berbicara efektif seperti penggunaan bahasa sederhana dan kuat, kontrol tempo dan ekspresi, hingga pemahaman konteks sebelum berbicara.

Menurut perempuan yang sudah satu dekade menjadi jurnalis itu menyampaikan, public speaking membantu jurnalis maupun masyarakat untuk menyampaikan pesan dengan jelas dan terstruktur, menghindari salah tafsir publik, serta meningkatkan kredibilitas pembicara di depan audiens.

Ketua Komunitas Emak Peduli Anak Kaltim, Ria Atia Dewi, menjelaskan keterampilan berbicara sudah menjadi kebutuhan dasar lintas profesi.

“Walaupun kegiatan ini awalnya berfokus pada perempuan, kami justru bangga karena peserta yang hadir juga berasal dari berbagai latar belakang, termasuk laki-laki. Kemampuan berbicara di depan umum adalah kebutuhan bersama, tanpa memandang gender, profesi, atau usia,” ujar Ria.

Ia menegaskan, pelatihan serupa telah rutin dilakukan di sejumlah daerah dan memberikan dampak nyata.

“Setiap kali kegiatan ini digelar, kami melihat semakin banyak individu yang berani menyampaikan gagasan dengan percaya diri. Perubahan kecil pada kemampuan berbicara sering berujung pada perubahan besar, baik untuk dirinya sendiri, keluarganya, maupun lingkungannya,” tambahnya.

Pelatihan public speaking ini tak hanya berfokus pada teknik, tetapi juga pada pembentukan keberanian dan rasa tanggung jawab dalam berkomunikasi. Selain berbagi materi, kegiatan ini memberikan ruang diskusi dan praktik langsung agar peserta dapat menguji kemampuan berbicara dalam situasi nyata. (*)

PDI Perjuangan Kaltim Siap Gelar KONFERDA, Petinggi DPP Dipastikan Hadir

December 8, 2025 by  
Filed under Serba-Serbi

Balikpapan – PDI Perjuangan Kalimantan Timur tengah mempersiapkan pelaksanaan Konferensi Daerah (KONFERDA) dan Konferensi Cabang (KONFERCAB), agenda lima tahunan yang menjadi forum strategis untuk evaluasi kinerja dan penataan ulang kepengurusan partai setelah Kongres PDIP.

Diketahui, KONFERDA dan KONFERCAB dijadwalkan berlangsung pada 8 Desember 2025 di Novotel Balikpapan.

Sekertaris Panitia KONFERDA, Iswandi menyampaikan, forum tersebut akan dihadiri petinggi Partai PDI Perjuangan.

“Ada lima orang dari DPP yang akan hadir. Pertama Rano Karno, kemudian Sekjen Hasto Kristianto, Bendahara Umum Olly Dondokambey, Wasekjen Aryo Adhi Dharma, Sri Rahayu, dan Yuke Yurike,” jelasnya.

Iswandi menjelaskan, agenda KONFERDA akan dimulai dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus DPD, yang kemudian akan ditanggapi oleh seluruh DPC se-Kalimantan Timur. Setelah rangkaian tersebut, kepengurusan DPD periode 2019–2024 yang diperpanjang hingga 2025 akan resmi didemisionerkan.

Selain itu, setelah pendemisioneran, DPP akan menyampaikan struktur kepengurusan DPD yang baru. Agenda kemudian berlanjut dengan KONFERCAB yang memiliki mekanisme serupa namun berada pada tingkat kabupaten/kota.

“PAC akan memberikan tanggapan terhadap laporan pertanggungjawaban DPC sebelum dilakukan demisioner kepengurusan. Selanjutnya, DPP akan mengumumkan Ketua DPC terpilih dan membentuk tim formatur sebelum pelantikan,” tambah Iswandi.

Di luar agenda internal, PDI Perjuangan Kaltim juga berencana menyalurkan bantuan bagi korban bencana alam di wilayah Indonesia Barat, terutama di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Untuk nilai nominalnya saya belum tahu, mungkin bisa dikonfirmasi ke Sekretaris DPD PDIP Kaltim,” ujarnya.

Menutup penjelasannya, Iswandi menyebutkan  total peserta resmi yang terdaftar dalam KONFERDA dan KONFERCAB. Sebanyak 515 orang terdaftar sebagai peserta terdiri dari pengurus DPD, DPC, dan PAC se-Kalimantan Timur.

“Selain peserta resmi, simpatisan juga diperkirakan hadir sehingga jumlah peserta kemungkinan meningkat,” tutup Iswandi. (*)

Pramuka Kukar Konsisten Jaga Ritme Pembinaan Sepanjang 2025

December 5, 2025 by  
Filed under Serba-Serbi

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni

Tenggarong – Kepala Dispora Kutai Kartanegara (Kukar) Aji Ali Husni, menilai  aktivitas Pramuka Kukar sepanjang 2025 menunjukkan konsistensi yang kuat dalam menjaga ritme pembinaan meski terjadi pengurangan beberapa agenda.

Ia melihat bahwa gerakan kepramukaan tetap mampu mempertahankan produktivitas melalui program-program yang menyentuh aspek karakter, kompetensi, dan kepemimpinan generasi muda.

Dalam rangkaian kegiatan yang berhasil diselenggarakan, Aji menyoroti Pelatihan Pembuka Instruktur Muda sebagai salah satu program krusial karena mempersiapkan instruktur baru yang berperan penting bagi keberlanjutan pembinaan.

“Pelatihan ini sangat penting untuk melahirkan instruktur muda yang siap menjawab tantangan pembinaan di masa depan,” ujarnya, Kamis (4/12/2025).

Ia juga mengapresiasi Pesta Siaga dan Pramuka Tergiat karena mampu kembali menggairahkan semangat antarkwartir.

“Kegiatan seperti ini memperkuat solidaritas dan karakter peserta didik,” tuturnya .

Perayaan Hari Pramuka 2025 yang disertai pelantikan Ketua Kwartir Cabang periode baru disebut memberi tenaga tambahan bagi arah gerakan.

Meski ada dua kegiatan yang belum dapat digelar LKBB Pramuka dan Firefighter karena efisiensi anggaran, Aji menilai bahwa program lainnya mampu menutup kekurangan tersebut, termasuk Seleksi Pramuka Garuda yang menjadi ajang evaluasi kedisiplinan dan kemampuan peserta.

“Mulai dari kemampuan, kedisiplinan, hingga konsistensi peserta dalam menjalankan nilai kepramukaan dinilai secara ketat,” jelasnya.

Aji memberi apresiasi kepada seluruh pembina dan kwartir yang tetap solid menjaga berjalannya program sepanjang tahun. Ia menegaskan bahwa esensi gerakan Pramuka terletak pada pembentukan karakter generasi muda, sehingga pembinaan harus terus diperkuat dengan pendekatan yang relevan.

Maka dari itu, ia berharap pada 2026 kegiatan dapat berjalan lebih lengkap dan menjangkau lebih banyak peserta.

“Kerja sama ini yang membuat pembinaan tetap berjalan meski ada keterbatasan,” tutupnya. (Adv/Dispora Kukar/Rd)

Pengusaha Muda Diajak Rebut Peluang Ekonomi IKN

December 4, 2025 by  
Filed under Serba-Serbi

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menilai peran pengusaha muda kini berada pada titik yang sangat strategis, terutama menjelang masifnya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menyebut momentum ini harus dibaca sebagai kesempatan besar bagi generasi muda agar memperkuat struktur ekonomi daerah.

Menurut Seno, pertumbuhan ekonomi Kaltim yang saat ini berada pada angka 4,36 persen menunjukkan perlunya dorongan dari sektor usaha, tidak hanya dari pemerintah. Ia menilai kolaborasi dengan generasi muda, terutama yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), dapat menjadi akselerator transformasi ekonomi.

“Generasi muda harus menjadi motor penggerak dalam menghadapi tantangan transformasi ekonomi Kaltim,” ujar Seno, Rabu (3/12/25).

Ia menegaskan, peluang yang hadir akibat perpindahan ibu kota negara sangat luas, mulai dari jasa konstruksi, logistik, perbankan, teknologi digital, hingga ekonomi kreatif. Tanpa kesiapan pelaku usaha lokal, peluang tersebut berpotensi dinikmati pihak luar.

“Lahirnya para pengusaha muda baru akan berdampak langsung pada penurunan pengangguran dan kemiskinan. Ini menjadi indikator kemajuan daerah,” lanjutnya.

Pemprov melihat HIPMI sebagai salah satu simpul yang mampu mempertemukan pelaku usaha, perbankan, BUMN, investor, dan pemerintah daerah dalam satu ekosistem kemitraan. Ia berharap organisasi tersebut mampu menjadi pintu masuk bagi pengusaha muda agar mengambil bagian dalam rantai ekonomi IKN, terutama di kawasan penyangga yang membutuhkan barang, jasa, serta tenaga kerja dalam jumlah besar.

Ketua Umum HIPMI Kaltim, Andi Adi Wijaya, menyambut dorongan tersebut. Ia menilai posisi Kaltim yang kini menjadi pusat perhatian nasional maupun internasional harus menjadi motivasi bagi pengusaha muda lokal untuk tampil sebagai pemain utama.

“HIPMI harus menjadi tuan rumah di daerah sendiri. Program-program yang dijalankan harus berdampak nyata bagi masyarakat dan dunia usaha,” tegasnya.

Pemprov menilai, sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha muda akan menjadi salah satu penentu arah pembangunan ekonomi Kaltim di era IKN. Dengan langkah yang tepat, generasi muda dapat menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah. (yud)

« Previous PageNext Page »

  • vb