PT Sukses Tani Nusasubur Berbagi Ilmu di SMKN 3 Penajam Paser Utara

July 28, 2024 by  
Filed under Serba-Serbi

Penajam Paser Utara – PT Sukses Tani Nusasubur (STN) melaksanakan kegiatan Guru Tamu Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) di SMKN 3 Penajam Paser Utara sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang pendidikan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang Dunia Usaha dan Dunia Industri, khususnya sektor perkebunan sawit, serta mempromosikan manfaat positif dari tanaman sawit.

Acara yang berlangsung di SMKN 3 Penajam Paser Utara ini dihadiri oleh berbagai pihak yakni Zakaria Asisten Sustainability/CSR PT STN sekaligus menjadi pemateri utama, Nurlaili Sunawardhani Kepala SMKN 3 PPU, 6 Guru (produktif dan non-produktif), dan 168 siswa kelas 12 yang akan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Victor Aybund Administratur PT STN, menyampaikan komitmen perusahaan untuk terus mendukung SMKN 3 Penajam Paser Utara.

“Perusahaan akan terus memberikan dukungan kepada SMKN 3 Penajam Paser Utara, karena ini juga sebagai salah satu bentuk perhatian perusahaan terhadap pentingnya pendidikan serta implementasi program CSR perusahaan di bidang pendidikan. Kegiatan ini memberikan pengetahuan kepada seluruh siswa dan Guru tentang Dunia Usaha dan Dunia Industri serta menjadi bekal siswa sebelum di berangkatkan ke lokasi PKL masing-masing siswa. Selain itu, kegiatan ini menjadi media efektif untuk mengkampanyekan tanaman sawit dengan beragam manfaatnya,” kata Victor.

Nurlaili Sunawardhani Kepala SMKN 3 PPU, juga menyampaikan apresiasinya kepada manajemen PT STN atas kesediaannya memberikan wawasan dan pengetahuan kepada seluruh siswa dan Guru SMKN 3 PPU.

“Kegiatan semacam ini sangat kami butuhkan karena ini sebagai salah satu bentuk kolaborasi antara sekolah dengan DUDI dalam mempersiapkan seluruh siswa sebelum di berangkatkan ke lokasi PKL masing-masing siswa,” ucap Nurlali.

Pada kegiatan tersebut materi yang disampaikan berfokus pada pengenalan Dunia Usaha dan Dunia Industri serta manfaat kelapa sawit dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), yang bertujuan untuk mempersiapkan siswa dengan bekal yang diperlukan sebelum melaksanakan PKL.

Nurlali berharap agar kegiatan semacam ini terus berlanjut karena sangat bermanfaat dan bernilai positif bagi siswa dan Guru. PT STN juga berharap bahwa melalui kegiatan ini, kerjasama antara perusahaan dan sekolah dapat terus terjalin dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik di SMKN 3 Penajam Paser Utara. (*)

Lapas Nunukan Raih Juara 3 Lomba Tari Pesisir Tradisional

July 28, 2024 by  
Filed under Serba-Serbi

NUNUKAN – Tim tari dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nunukan kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan berhasil meraih juara 3 dalam kompetisi lomba Tari Tradisional untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Nunukan ke-25 yang digelar Pemerintah Kabupaten Nunukan di di Paras Perbatasan, Jumat (26/07/2024).

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa semangat dan kreativitas tak mengenal batas, meskipun berada dalam keterbatasan.

Kompetisi yang diikuti berbagai tim tari dari Nunukan ini berlangsung sengit, menampilkan berbagai jenis tarian tradisional yang memukau para juri dan penonton.

Tim Tari Lapas Nunukan, yang terdiri dari 06 orang warga binaan, tampil memukau dengan tarian tradisional khas pesisir Kalimantan Utara. Penampilan mereka mendapat apresiasi tinggi dari juri karena koreografi yang rapi, kostum yang indah, dan semangat yang menggebu-gebu.

Kepala Lapas Nunukan, Puang Dirham mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi yang diraih tim tari ini. “Ini adalah bukti bahwa di balik jeruji besi, para warga binaan masih bisa berkarya dan berprestasi. Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki,” ujarnya.

Salah satu anggota tim tari, R juga mengungkapkan rasa syukurnya. “Terimakasih kepada Lapas Nunukan yang telah memberikan wadah bagi kami. Kami sangat bangga bisa membawa nama baik Lapas Nunukan di tingkat kab. Nunukan. Ini adalah hasil kerja keras kami selama beberapa waktu latihan,” katanya.

Keberhasilan ini tidak hanya mengangkat nama baik Lapas Nunukan, tetapi juga memberikan harapan baru bagi para warga binaan. Melalui kegiatan seni dan budaya, mereka mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan sisi positif dan kemampuan mereka kepada masyarakat luas.

Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi warga binaan lain maupun masyarakat untuk terus mendukung dan mengembangkan bakat-bakat warga binaan, sehingga mereka dapat berkarya dan berkontribusi positif bagi masyarakat. (*)

Perhimpunan Filantropi Indonesia dan Tanoto Foundation Luncurkan Buku Kolaborasi untuk Negeri

July 20, 2024 by  
Filed under Serba-Serbi

Vivaborneo.com, Jakarta — Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI) bersama Tanoto Foundation dan Klaster Filantropi Pendidikan menyelenggarakan peluncuran buku yang dikemas melalui Philanthropy Thought Leaders (PTL) ke-15.

Judul buku yang diluncurkan “Kolaborasi untuk Negeri: Kontribusi Filantropi dalam Mengakselerasi Agenda Pendidikan Indonesia” di Gedung Trisno Soemardjo, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada Jumat, (19 Juli 2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kontribusi dan praktik baik filantropi dalam membantu pencapaian agenda pendidikan nasional kepada pemangku kepentingan yang lebih luas.

Kegiatan ini merupakan puncak dari kampanye Klaster Filantropi Pendidikan bertajuk #FilantropiuntukPendidikan yang bertujuan menginspirasi dan mengajak stakeholder serta publik mengenai membangun Generasi Emas melalui pendidikan berkualitas.

Pada acara PTL ke-15, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Dr. Iwan Syahril, Ph.D., mengatakan pihaknya mengapresiasi tak terhingga atas terbitnya buku berjudul “Kolaborasi untuk Negeri: Kontribusi Filantropi dalam Mengakselerasi Agenda Pendidikan Indonesia” .

Kegiatan ini diinisiasi oleh Perhimpunan Filantropi Indonesia, Tanoto Foundation, dan Klaster Filantropi Pendidikan sebagai bukti semangat gotong royong dan sinergi lembaga filantropi untuk menghadirkan perbaikan dan transformasi pendidikan di Indonesia.

“Buku ini memberikan gambaran penting tentang kondisi pendidikan di Indonesia saat ini, upaya-upaya lembaga filantropi turut menjaga semangat advokasi pendidikan dengan semangat keadilan dan kesetaraan, peluang perbaikan pendidikan melalui gerakan Merdeka Belajar serta bagaimana intervensi dan dukungan lembaga filantropi dalam perbaikan program pendidikan nasional secara gotong royong,” ujar Iwan.

Iwan meyakini bahwa buku ini dapat menjadi acuan penting bagi pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun agenda-agenda kerja strategis nasional untuk perbaikan sistem pendidikan di Indonesia.

Pada waktu dan tempat yang sama, Direktur Eksekutif Perhimpunan Filantropi Indonesia, Gusman Yahya pada saat memberikan sambutan menjelaskan pendidikan memegang peran kunci dalam membentuk dasar pembangunan berkelanjutan, kesejahteraan individu dan kemajuan suatu negara.

Oleh karena itu, investasi dalam pendidikan dianggap sebagai langkah esensial untuk mencapai pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Filantropi, yang melibatkan kontribusi dari masyarakat sipil dan sektor swasta, dapat memainkan peran penting dalam mendukung upaya pemerintah. Filantropi memberikan kontribusi yang signifikan untuk mengatasi tantangan di sektor pendidikan, membantu memajukan sistem pendidikan yang lebih inklusif, inovatif, dan berkelanjutan” kata Gusman.

Gusman menegaskan prinsip gotong royong harus diperkuat sehingga semua aktor perlu terlibat termasuk filantropi. Kekuatan lainnya dari filantropi terletak pada adanya fleksibilitas untuk melakukan ko-kreasi dan kolaborasi aksi kolektif dengan sesama lembaga filantropi dan juga lembaga publik, sehingga dapat mengakselerasi serta mendukung tujuan strategis nasional.

“Kami berharap karya ini dapat menjadi salah satu sumber inspirasi bagi semua pihak untuk terlibat dalam upaya intervensi yang lebih mendalam terkait isu-isu pendidikan atau bagi lembaga-lembaga filantropi yang hendak memulai kegiatan di sektor pendidikan di Indonesia,” tegas Gusman.

Salah satu narasumber pada acara PTL ke-15, Head Of Strategic Planning and Partnership Tanoto Foundation, Aryanti Savitri menyampaikan bahwa pendidikan adalah kunci untuk memperbaiki kehidupan di masa depan. Oleh sebab itu, Tanoto Foundation berfokus untuk membantu masyarakat Indonesia dapat mengakses pendidikan berkualitas.

“Kami meyakini bahwa setiap manusia layak mendapat kesempatan untuk memenuhi potensi sepenuhnya. Melalui program kami sendiri, kemitraan dan sebagai katalis bagi yang lain, kami berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan taraf hidup masyarakat. Misi kami adalah mengembangkan potensi individu dan memperbaiki taraf hidup melalui pendidikan berkualitas yang transformative,” ujar Aryanti.

Aryanti menegaskan pendidikan berkualitas bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi juga membutuhkan peran serta sektor swasta seperti korporasi, Lembaga Swadaya Masyarakat dan lembaga filantropi. Kemitraan pemerintah dan swasta yang kuat dalam mengatasi berbagai aspek di sektor pendidikan akan mampu mempercepat peningkatan kualitas serta pemerataan pendidikan di Indonesia.

Pada PLT ke-15 juga turut hadir narasumber yang mumpuni pada bidang pendidikan, yaitu Penulis dan Peneliti Pusat Riset Kependudukan BRIN, Dini Dwi Kusumaningrum; Presiden Direktur Pertamina Foundation, Agus Mashud A. Asngari;  Akademisi dan Co-Founder & Director Beneran Indonesia, Avia Destimianti dan Kepala Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan Kemendikbudristek RI. Irsyad Zamjani, Ph.D. Diskusi ini dimoderatori oleh Program Officer di William and Lily Foundation, Nurma Fitrianingrum.(vb/*)

 

Fakultas Pertanian Untag Lakukan Kegiatan Pengabdian Masyarakat

July 18, 2024 by  
Filed under Serba-Serbi

BATUAH – Fakultas Pertanian Untag Samarinda melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat  bekerja sama dengan perusahaan batubara  PT. KBB (Komunitas Bangun Bersama) di Km 24 Batuah Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (17/7/2024)

Dekan Faperta Untag Samarinda Zuhdi Yahya mengatakan, kegiatan melibatkan dosen, mahasiswa dan masyarakat sekitar perusahaan melakukan penanaman tanaman lokal. agar mahasiswa terjun langsung ke lapangan pada kegiatan penghijauan di  lahan pasca tambang.

Dikatakan Zuhdi Yahya, reklamasi pertambangan adalah proses pemulihan dan rehabilitasi lahan bekas pertambangan agar dapat digunakan kembali atau dikembalikan pada kondisi alaminya setelah kegiatan penambangan selesai atau dihentikan. Tujuan utama dari reklamasi tambang adalah untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan akibat penambangan dan memulihkan lahan agar dapat berfungsi kembali untuk berbagai keperluan seperti pertanian, kehutanan, rekreasi atau konservasi alam.

Menurut Zuhdi, reklamasi tambang merupakan bagian penting dari praktek penambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Hal ini membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat lokal, serta meningkatkan penggunaan kembali lahan yang sebelumnya digunakan untuk pertambangan. Reklamasi ini juga dapat membantu memulihkan ekosistem alami yang terkena dampak aktivitas pertambangan. (**)

Pasangan Rudy Mas’ud dan Ir Seno Aji Diharap Bawa Angin Segar

July 15, 2024 by  
Filed under Serba-Serbi

Pasangan Rudy Mas’ud dan Ir Seno Aji

Pasangan Rudy Mas’ud dan Ir Seno Aji merupakan dua politikus muda yang diharapkan warga nahdliyyin dapat membawa angin segar serta perubahan ke arah positif bagi Bumi Kalimantan di masa depan.

Mulai dari pemerataan infrastruktur di seluruh kabupaten/kota di Bumi Etam, menuntaskan kemiskinan, menciptakan SDM berkualitas, hingga akses kesehatan memadai dan mudah dijangkau pun menjadi harapan agar dapat terwujud di Kalimantan Timur (Kaltim).

Harapan yang dibalut keyakinan terhadap dua politikus muda ini membuat warga nahdliyyin memberikan dukungannya pada Rudy Mas’ud – Ir Seno Aji untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim priode 2025-2030.

Kendati begitu, Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kaltim Abubakar Madani berpesan agar Rudy Mas’ud dan Ir Seno Aji bisa menjadi pemimpin yang lebih mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Ini demi kepentingan orang banyak, harus bisa mengutamakan rakyat,” ungkapnya, usai menerima kedatangan Rudy Mas’ud bersama Ir Seno Aji yang bersilaturahmi ke Kantor PWNU Kaltim jalan Imam Bonjol, Samarinda.

Sejalan dengan prinsip kebangsaan NU

Kedua tokoh ini kata Abubakar, meskipun baru dalam kancah Pilkada, memiliki integritas dan juga ideologi sejalan dengan prinsip-prinsip kebangsaan yang diusung oleh Nahdatul Ulama (NU).

“Bagi saya, kedua sosok ini sebenarnya tidak asing lagi. Secara pribadi, saya kenal walau tidak dekat. Mereka adalah tokoh-tokoh yang secara integritas itu bagus,” jelasnya, Minggu (14/7/2024).

Dalam artian, Rudy Mas’ud dan Ir Seno Aji ini dikenal sebagai tokoh yang mampu menjaga integritas dan menjalankan ideologi politik cemerlang. Oleh karena itu, bagi warga NU, mendukung kedua tokoh ini dalam Pilkada bukanlah hal yang haram atau salah.

“Dua sosok ini adalah tokoh politik yang cukup cemerlang, maka kemudian bagi kami warga NU, itu tidak haram. Tidak ada salahnya kedua tokoh ini kita dukung dalam Pilkada Kaltim, apalagi salah satunya adalah kader sendiri,” tegasnya.

*Maksud dari ideologi politik cemerlang, yakni sosok yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai keadilan, kebebasan, kesejahteraan, dan keberlanjutan, serta menjunjung tinggi hak asasi manusia, merangkul keberagaman, dan beradaptasi dengan perubahan zaman demi kemajuan masyarakat secara keseluruhan.

Waktunya Pemuda Membangun Kaltim

Mengenai Rudy Mas’ud dan Ir Seno Aji yang dianggap belum pantas berada di eksekutif oleh masyarakat karena keduanya tidak ada pengalaman di pemerintahan, turut menjadi sorotan Abubakar. Menurutnya, semua itu sebenarnya berproses seiring berjalannya waktu.

Maka dari itu, penting bagi masyarakat Kaltim untuk memberikan kesempatan kepada Rudy Mas’ud dan Ir Seno Aji agar keduanya dapat bersama-sama membuktikan kemampuan mereka dalam membangun daerah.

“Semua itu kan kita lihat prosesnya dulu. Lah, bagaimana kita bisa mengukur jika kita belum bisa memberikan mereka kesempatan. Sama hubungannya jika saya calon bupati atau wali kota, orang pasti menilai belum pernah, tapi kan bagaimana bisa membuktikan kinerjanya bagus kalau belum diberi kesempatan,” ucap Abubakar mengemukakan pendapatnya secara pribadi.

Jika nantinya kesempatan untuk memimpin ini benar-benar dapat diraih Rudy Mas’ud dan Ir Seno Aji, ia berpesan agar keduanya dapat memanfaatkan kepemimpinannya dengan baik menuju perubahan positif dan kemajuan bagi Kaltim.

“Niatkan semuanya demi masyarakat Kaltim,” pintanya.

Isu kotak kosong bagian dari demokrasi

Saat ini, pasangan Rudy Mas’ud dan Ir Seno Aji sudah mengamankan dukungan signifikan dengan total 42 kursi dari partai-partai koalisi seperti Golkar (15 kursi), PAN (4 kursi), PKB (6 kursi), PKS (4 kursi), Gerindra (10 kursi) dan NasDem (3 kursi).

Tercatat, sisa tiga partai yang belum memberi dukungan atau menyatakan sikapnya kepada dua kandidat, yakni pasangan Rudy Mas’ud-Seno Aji, maupun petahana, Isran Noor-Hadi Mulyadi. Partai dimaksud diantaranya, PDI Perjuangan dengan 9 kursi, serta PPP dan Demokrat yang masing-masing memiliki 2 kursi.

Jika ketiganya memberikan dukungan pada Rudy Mas’ud dan Ir Seno Aji, maka Bahtera Nabi Nuh, istilah sebuah kapal besar, yang dibangun oleh pasangan dengan koalisi ganal ini bakal selesai. Sehingga, memungkinkan terjadinya melawan kotak kosong di Pilkada Kaltim 2024.

Namun apabila ketiga partai atau minimal 1 partai ditambah PDI Perjuangan meminang petahana Isran Noor dan Hadi Mulyadi, maka dapat dipastikan jika kontestasi pada Pilkada Kaltim 2024 akan menampilkan dua kandidat. Yakni Rudy Mas’ud-Seno Aji dan Isran Noor-Hadi Mulyadi.

Diminta tanggapan oleh wartawan mengenai fenomena kotak kosong ini, Abubakar secara pribadi berkomentar. Menurutnya, istilah kotak kosong ini tidak bisa diartikan bahwa Pilkada tak berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Sepengetahuannya, hal itu tidak dilarang.

“Saya berkomentar secara pribadi. Fenomena ini dalam politik tidak ada masalah. Karena di dalam politik juga tidak dilarang kotak kosong itu. Di daerah lain sudah ada peristiwa seperti itu. Jika nanti kotak kosong, semoga tidak ada perpecahan di Pilkada ini, semoga daerah kita tetap kondusif,” paparnya.

“Kotak kosong itu begini, pertimbangan partai politik untuk mengusung paslon itu kan ada berbagai macam tahapan ya. Yang kemudian jika pada akhirnya harus terjadi kotak kosong, itu tidak ada problem, demokrasinya memang begitu kan, itulah yang dianggap demokrasi,” lanjutnya.

NU berpedoman pada politik kebangsaan

Pada prinsipnya, ia mengingatkan kembali jika PWNU Kaltim sebagai organisasi keagamaan menerapkan politik kebangsaan. Akan tetapi, warga NU tidak boleh lepas dari perjalanan politik demi kepentingan orang banyak.

“Bukan kepentingan NU saja, tapi kepentingan orang banyak. Kami harap para kandidat bisa melaksanakan dan mengikuti kompetisi ini sesuai aturan. NU secara kelembagaan tidak ikut dukung mendukung, tetapi warga NU itu diberikan keleluasaan untuk menyalurkan aspirasi politiknya kepada siapa saja,” tegasnya.

*Untuk diketahui, politik kebangsaan lebih mengutamakan kepentingan umum diatas kepentingan nasional. Politik kebangsaan bersifat jangka panjang dan menjangkau jauh kedepan.

“Semoga keduanya bisa menjadi pemimpin yang mengutamakan masyarakatnya. Dengan berbagai program yang telah dicanangkan demi mewujudkan generasi emas berkualitas dan berdaya saing tinggi,” harapnya.

Rudy-Seno semakin optimis

Dengan dukungan yang kuat dari partai politik dan masyarakat, peluang Rudy Mas’ud dan Ir Seno Aji dalam Pilkada Kaltim cukup besar. Keduanya optimis mampu memenangkan kompetisi ini untuk membawa Kaltim menuju era baru yang lebih baik.

“Kita tetap optimis kedepannya, dan kita akan terus merangkul semuanya untuk bersama-sama membangun Kaltim lebih baik lagi,” kata Bakal Calon Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud.

Di tempat yang sama, Ir Seno Aji selaku Bakal Calon Wakil Gubernur Kaltim, pasangan dari Rudy Mas’ud, menegaskan bahwa kontestasi Pilkada 2024 sudah mendekat. Sehingga, ia menekankan kembali bakal fix berduet dengan Rudy Mas’ud.

“Kita berdua, Rudy – Seno akan menjadi satu kesatuan. Semoga banyak masyarakat yang akan mendukung kami berdua nantinya. Dan, kami juga ingin berterima kasih pada seluruh partai yang sudah memberikan dukungannya. Amanah ini akan kami laksanakan dengan baik,” tuturnya. (*/adv)

« Previous PageNext Page »

  • vb