KPP Bea Cukai Sangatta Musnahkan Jutaan Batang Rokok

March 5, 2024 by  
Filed under Serba-Serbi

SANGATTA– Sebanyak 1.124.500 batang hasil tembakau (rokok) berbagai merek serta dan 221 botol 110,98 liter yang menjadi Barang Milik Negara (BMN), barang hasil penindakan di Bidang Cukai periode 2023 dimusnahkan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) C Sangatta, Selasa (5/3/2024).

Kepala KPPBC TMP C Sangatta Wahyu Anggara melalui konferensi pers menjelaskan, kegiatan pemusnahan BMN ini merupakan bentuk sosialisasi kepada masyarakat mengenai ketentuan di bidang cukai. Sebagai wujud komitmen Bea Cukai dalam memberantas peredaran BKC tanpa dilekati pita cukai (polos) maupun dilekati pita cukai palsu atau bekas yang sangat merugikan penerimaan negara.

“Sedangkan kegiatan penindakan yang dilakukan oleh Bea Cukai merupakan salah satu bentuk pengejawantahan dari pelaksanaan tugas dan fungsinya sebagai Industrial Assistance dan Community Protector. Hal ini dalam rangka mendukung industri dalam negeri. Sehingga tercapai keunggulan kompetitif (persaingan sehat) serta melindungi masyarakat dari konsumsi BKC llegal,” jelasnya didampingi Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur Kusuma Santi Wahyuningsih, Asisten Pemkesra Seskab Kutim Poniso Suryo Renggono serta unsur Forkopimda dan pejabat kepabeanan lainnya.

Kepada para wartawan, Wahyu kembali memaparkan data bahwa peredaran rokok ilegal masih marak terjadi. Tak heran, selama tahun 2023, dari 141 kali penindakan terhadap rokok ilegal, Bea dan Cukai Sangatta berhasil mengamankan 1.124.500 batang rokok ilegal. Modus pelanggaran yang umum dilakukan terhadap ketentuan yang berlaku dibidang cukai. Yaitu tidak dilekati pita cukai (polos) dan dilekati pita cukai palsu atau bekas.

Selain rokok ilegal, terdapat pula BKC ilegal lainnya yang berhasil diamankan oleh Bea dan Cukai Sangatta. Antara lain Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) dalam negeri Golongan B (kadar Etil Alkohol lebih dari 5 persen sampai 20 persen) dan Golongan C (kadar Etil Alkohol lebih dari 20 persen), dengan modus pelanggaran tidak dilekati pita cukai.

BKC llegal tersebut ditindak di wilayah pengawasan KPPBC TMP C Sangatta di Kabupaten Kutim. Terdiri dari 18 kecamatan dengan kondisi geografis yang sangat luas dan sulit dijangkau.

Total nilai barang yang dimusnahkan sebesar Rp1,42 miliar dan potensi kerugian negara yang ditimbulkan akibat pelanggaran tersebut sebesar Rp 973,49 juta. Dari beberapa hasil penindakan rokok ilegal tersebut dikenakan sanksi administrasi berupa denda sebesar Rp 102,299 juta dan telah disetorkan ke rekening kas penerimaan negara. Pemusnahan terhadap BKC llegal ini dilakukan agar masyarakat tidak terlibat dalam peredaran BKC llegal.

Wahyu menambahkan, pihaknya terus membutuhkan dukungan masyarakat. Sebab minimnya pengetahuan masyarakat terkait BKC ilegal, menjadi kesulitan tersendiri dalam pemberantasan BKC illegal. Maka dari itu, selain upaya penegakan hukum, pihaknya senantiasa melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang ketentuan dibidang cukai khususnya rokok ilegal. Sehingga peredaran BKC ilegal dapat terus ditekan dan penerimaan Negara dari sektor cukai semakin optimal demi “Indonesia Maju”.

“Dalam rangka mempertahankan keberlangsungan ‘Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani’, kami kantor Bea dan Cukai Sangatta berkomitmen untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam memberikan layanan kepada stakeholder,” tutupnya.(ktm03)

Sekda :  Pentingnya Akademisi dan Praktisi Dalam Penyusunan Renja

March 4, 2024 by  
Filed under Serba-Serbi

BALIKPAPAN – Pentingnya saran dari akademisi dan praktisi dalam penyusunan rencana kerja ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni saat membuka Forum Rencana Kerja (Renja) Perangkat Kerja Daerah BPSDM Kaltim di Hotel Astara, Baikpapan, Senin (4/3/2024).

Tema Forum Renja Perangkat Daerah adalah “Mewujudkan Smart ASN Melalui Sistem Pembelajaran Terintegrasi”.

Forum Renja ini diikuti oleh Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Kaltim. Selain itu, Forum Renja juga diikuti oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten/Kota se Kaltim, Penjamin Mutu, Prof. Sarosa Hamongpranoto dan Abdus Samad.

Kepala BPSDM Kaltim, Nina Dewi, yang juga sebagai Ketua Panitia Penyelenggara, dalam laporannya kepada Sekda Kaltim, menyampaikan keprihatinannya, karena dari PNS Kaltim sebanyak 9.958 orang, yang sudah memenuhi kewajiban mengikuti pengembangan kompetensi lebih dari 20 jam pelajaran (JP) per tahun, baru sebanyak 1.451 orang atau baru sebesar 14,5%. Sedangkan sisanya sebanyak 8.507 orang atau 85,43% baru mengikuti pengembangan kompetensi di bawah 20 JP dalam 1 (satu) tahun.

Pada Forum Renja Perangkat Daerah ini juga diisi oleh beberapa narasumber, baik secara daring, maupun luring.

Narasumber pertama, dilakukan secara daring oleh Plt. Kepala Lembaga Administrasi Negara RI, Mohammad Taufiq. Materi yang disampaikan tentang “Arah Kebijakan Pengembangan Sumber Daya Manusia Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara”.

Narasumber kedua, disampaikan oleh Widyaiswara Ahli Utama, Sugeng Chairuddin. Topik yang diangkat tentang “Kalimantan Timur Corporate University”. Sedangkan pemateri ketiga, secara berturut-turut disampaikam ole para  Kepala Bidang di lingkungan BPSDM Kaltim, yaitu Rina Kusharyanti, Apriyana, dan Zaitun.

Para Kepala Bidang, selain memaparkan tentang program kerja yang sudah dicapai pada Tahun 2023, program kerja Tahun 2024 yanga telah, sedang dan akan berjalan, serta Rencana Program Kerja Tahun 2025.   (Mj)

Milad ke 59 Tahun, Edi Damansyah Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim Piatu

March 3, 2024 by  
Filed under Serba-Serbi

TENGGARONG – Tepat di usianya yang ke 59 tahun, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah berbagai kebahagiaan bersama anak yatim-piatu dari beberapa Pondok Pesantren yang ada di Kukar, pada pelaksanaan sholat magrib berjamaah dan doa bersama di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Sabtu (2/3/2024).

Kegiatan yang diawali dengan sholat magrib berjamaah dan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua MUI Kukar KH Abdul Hanan tersebut, diawali dengan pemberian bingkisan dan santunan oleh Bupati Kukar bersama istri tercinta Maslianawati Edi Damansyah kepada anak yatim-piatu yang hadir pada kegiatan tersebut.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan peniupan lilin dan pemotongan kue ulang oleh orang nomor satu di Kukar tersebut, dimana setiap potong kue pertama dari setiap kue ulang tahun tersebut diserahkan kembali kepada organisasi yang mengirimkannya, seperti dari Polres Kukar yang diterimakan oleh Kapolres Kukar AKBP Heri Rusyaman, dari Kodim 0906/KKR yang diterima oleh Dandim 0906/KKR Letkol Czi Damai Adi Setiawan, dan dari DPRD Kukar yang diterimakan oleh Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid, dan beberapa kepala unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar, serta perwakilan para awak media yang ada di Kukar.

Edi Damansyah pada kesempatan tersebut mengucapkan terimakasih kepada semua pihak atas semua doa terbaik yang telah dipanjatkan kepada dirinya.

“Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran bapak, ibu serta kerabat sekalian, dan sekaligus juga kami sampaikan terima kasih atas ucapan dan doanya yang disampaikan dan ditujukan kepada kami,” ucap Edi.

Lebih lanjut, berkaitan dengan bertambahnya usia, Ia berharap kebersamaan, dan silaturahmi yang telah terjalin dengan baik selama ini bisa terus terjaga.

“Tentunya dalam harapan saya, dengan bertambahnya usia ini tidak lepas bagaimana kebersamaan, silaturahim yang sudah terbangun selama ini, saya berharap bisa kita jaga dengan baik,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Edi juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.

Sementara, Sekda Kukar H Sunggono mewakili atas nama pribadi dan seluruh Aparatur Sipil Negera (ASN) di lingkungan Pemkab Kukar, mengucapkan selamat bertambahnya usia bagi Bupati Kukar Edi Damansyah ke-59 tahun.

“Semoga tetap diberikan kekuatan untuk memimpin Kukar menjadi lebih baik,” ujar Sunggono.

Sementara itu, Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid berharap diusia yang semakin matang, Bupati Kukar Edi Damansyah bisa terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi Kukar.

“Semoga selalu diberikan kesehatan dan dimudahkan dalam menjalankan urusan, dan dipanjangkan umur dan diberkahi,” harap Rasid.

Hadir pada kegiatan tersebut para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Kukar.(kk07).

Survei Pilkada Kukar 2024, LKPI Prediksi Dendi Suryadi Lawan Berat Incumbent

March 2, 2024 by  
Filed under Serba-Serbi

KUTAI KARTANEGARA– Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) merilis hasil penelitian survei Persepsi Masyarakat jelang Pemilihan Bupati Kutai Kartanegara 2024. Survei dilakukan untuk mengukur tingkat  elektabilitas tokoh tokoh bakal calon Bupati Kutai Kartanegara.

Koordinator LKPI, Togu Lubis mengatakan, berdasarkan temuan LKPI di lapangan, dukungan tertinggi bakal calon Bupati Kutai Kartanegara adalah jatuh pada sosok Dendi Suryadi mantan Kasdim & Dandim Kukar serta mantan Danrem Samarinda.

Dalam survei ini memuat pertanyaan terbuka kepada 900 masyarakat Kukar ketika ditanyakan, jika Pilkada Kukar digelar hari ini dengan pertanyaan terbuka tokoh mana yang diinginkan sebagai Bupati Kukar pada Pilkada  2024 maka hasil jawabaanya nama Dendi Suryadi mantan Dandim Kukar dan Danrem Samarinda dipilih sebanyak 28,2 persen, kemudian disusul oleh Edy Damansyah sebesar 18,1 persen dan Rendi Solihin 15,6 persen, Abdul Rasid  3,6 persen, Awang Yacoub 2,6 persen,

Seno Aji 1,9 persen, Alif Turiadi 1,7 persen, M. Andi Faisal 1,6 persen, Muhammad Syahrun 1,4 persen, Ali Hamdi 1,1 persen dan yang belum memilih 24,2 persen.

Sedang dalam pertanyaan tertutup menggunakan kertas kuisioner kepada 900 responden dengan pertanyaan dari tokoh tokoh yang tertera di kertas kuisioner ini, tokoh mana yang akan dipilih jika Pilkada di gelar hari ini, maka dari data data yang terkumpul  hasil jawabannya nama Dendi Suryadi mantan Dandim Kukar dan Danrem Samarinda dipilih sebanyak 33,7 persen, kemudian disusul oleh Edy Damansyah Bupati Kukar sebesar 22,3 persen dan Rendi Solihin 14,6 persen, Abdul Rasid  4,7 persen, Awang Yacoub 2,3 persen,

Seno Aji 1,8 persen , Alif Turiadi 1,7 persen, M. Andi Faisal 1,6 persen, Muhammad Syahrun 1,4 persen, dan yang belum memilih 15,9 persen.

Togu Lobis menjelaskan,responden yang digunakan dalam survei ini sebanyak 900 warga Kukar dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2024 sebanyak 543.063 pemilih yang tinggal di 20 Kecamatan di Kabupaten Kukar.

Penentuan Responden mengunakan metode Multistage Random Sampling dan hasil survei ini memiliki Margin of Error sebesar kurang lebih 3,2 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen, survei dilakukan sejak tanggal 19 -28 Februari 2024 .

Dalam survei ini juga diukur tingkat kepuasan masyarakat Kabupaten Kukar terhadap kinerja Pemkab Kukar dimana ditemukan sebanyak 60,2 persen masyarakat Kukar menyatakan tidak puas dengan kinerja Pemkab Kukar, dan sebanyak 23,4 persen menyatakan puas dan selebihnya 16,4 persen tidak memberikan pendapat.

Menanggapi hal itu, Pengamat politik dan Universitas Mulawarman  (UNMUL) Samarinda, Kalimantan Timur, Budiman, mengatakan bahwa unggulnya sosok Brigjen TNI Dendi Suyadi sebagai bakal calon Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) pada Pilkada 2024 di survei LKPI ini karena Dendi merupakan satu-satunya putra daerah, yang memiliki reputasi pernah menjabat sebagai Kasdim dan Dandim Kukar serta sekaligus pernah menjabat sebagai Danrem Samarinda.

“Jadi yang membuat Dendi Suryadi unggul di survei LKPI sebagai bakal calon Bupati 2024, karena Dendi merupakan putra daerah, dan juga mantan Dandim Kukar ,” kata Budiman, Sabtu (2/3/2024).

Budiman mengakui bahwa Dendi Suryadi juga telah dikenal dan dekat dengan masyarakat Kukar, maka hal itu yang menjadi salah satu sebab mengapa Dendi Suryadi unggul di survei sebagai pilihan masyarakat Kukar.

“Dendi Suryadi juga telah dikenal dan dekat dengan masyarakat Kukar, maka itu yang menjadi salah satu Dendi Suryadi unggul di survei sebagai pilihan masyarakat Kukar,” ucap Budiman.

Menurut dia, Dendi Suryadi juga telah memperlihatkan kinerja baik sebagai Dandim maupun Danrem untuk masyarakat Kukar. Bahkan masyarakat merasa nyaman dengan kepemimpinannya.

“Dendi Suryadi juga telah memperlihatkan kinerja sebagai Dandim untuk masyarakat Kukar. Bahkan masyarakat merasa nyaman.,” bebernya.

Saat ditanyakan  apakah masyarakat Kukar menginginkan pemimpin dari sosok militer dan ini terkait dengan kemenangan Prabowo yang dari militer yang menang telak di Kukar.

“Bisa saja karena masyarakat ingin pemimpin atau Bupati dari kalangan militer yang tegas dan memberikan rasa aman dengan masyarakat, ditambah lagi dengan sosok Dendi lebih memahami karakter sosio kultural masyarakat Kukar,” jelasnya.

Dia menilai bahwa ini dapat menjadi peluang besar bagi Dendi untuk terpilih sebagai Bupati Kukar jika maju di Pilkada 2024, baik dari jalur independent maupun dari partai. Hal Ini merupakan modal besar bagi Dendi untuk bisa menang di Pilkada Kukar 2024.

“Menjadi peluang besar bagi Dendi Suryadi untuk bisa terpilih sebagai Bupati Kukar jika maju di Pilkada 2024, baik dari jalur independent. maupun dari partai. Ini modal besar Dendi untuk bisa menang di Pilkada  Kukar 2024,” ungkapnya. (**)

Hasil Pileg DPRD Kutai Barat Terdapat 11 Wajah Baru

February 28, 2024 by  
Filed under Serba-Serbi

SENDAWAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutai Barat menetapkan perolehan suara dalam rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara hasil Pemilu 2024 tingkat Kabupaten Kubar, Selasa (27/2/2024).

Dari hasil rekapitulasi tersebut diketahui 14 Caleg petahana  berpeluang kembali duduk di DPRD Kubar periode 2024-2029. Sementara 11 orang lainnya adalah wajah baru. Dengan demikian ada 11 petahana yang gagal lolos dalam pemilu 14 Februari lalu.

Berikut Caleg petahana yang kembali dipercayakan duduk di kursi wakil rakyat.

  1. Yudi Hermawan (PDIP)
  2. Yelmianus Handian (PDIP)
  3. Potit (PDIP)
  4. Ridwai (PDIP)
  5. M. Zainudin (Golkar)
  6. Achmad Syaiful Acong (Golkar)
  7. Rul Riskha Risandi (Hanura)
  8. H. Aula (Hanura)
  9. Agus Sopian (Nasdem)
  10. Suharna (Nasdem)
  11. Rita Asmara Dewi (PKB)
  12. H. Sopiansyah (PAN)
  13. H. Ellyson (PKS)
  14. Minarsih (Perindo)

 

Sementara 11 lainnya adalah wajah baru, diantaranya

 

  1. Henrik (PDIP)
  2. Jelly Welma Katupaian (PDIP)
  3. Abram Christ Ernez (Gerindra)
  4. Sepe (Gerindra)
  5. Sadli (Gerindra)
  6. Agustinus (Golkar)
  7. Rosaliyen (Golkar)
  8. Oktavianus Jeck (Golkar)
  9. Adrianus (Demokrat)
  10. Meni Debora (Demokrat)
  11. Nanang Aspianur (PAN)

Masuknya 11 pendatang baru ini ikut menguburkan impian para petahana kembali ke gedung dewan.

Yakni Ipin, Anita Theresia dan Mahyudin Eman dari PDI Perjuangan, kemudian Yahya Marthan dan Jainudin dari partai Gerindra. Lalu Yansel, Marulam Manihuruk dan Noratim dari partai Demokrat.

Pil pahit juga dirasakan caleg petahana dari partai Hanura yaitu Yono Rustanto Gamas dan Saparuddin dari PKB. Keduanya gagal kembali jadi wakil rakyat meskipun akumulasi suara partai dan Caleg mencapai seribu lebih dukungan.

Berikutnya ada Seviana dan Henri dari Prtai Amanat Nasional yang juga gagal duduk lagi di kuris dewan. (**)

« Previous PageNext Page »

  • vb