PT PDC Gelar Pelatihan dan Sertifikasi BNSP untuk Koki dan Baker

December 31, 2025 by  
Filed under Nusantara

BANDUNG – PT Patra Drilling Contractor (PDC) kembali menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Profesi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) di Enhaii Hotel, Bandung.

Pelatihan dan sertifikasi diikuti oleh 22 peserta yang merupakan koki dan baker dari proyek PDC Sumatera Bagian Selatan (SBS), Kawasan Timur Indonesia(KTI), dan Jawa.

Sebagai unit bisnis yang bertanggung jawab menyediakan makanan, binatu/laundry, dan tata graha/housekeeping dengan mutu terbaik, Food & Lodging Services (FLS) PDC terus berusaha untuk  menjaga dan meningkatkan kualitasnya.

“Kaitan pelatihan ini dengan kualitas layanan yang kami berikan bukan hanya mengenai bahan-bahan yang digunakan, tetapi juga dari kemampuan orang-orang yang memasak,” ujar Rahmat Wijaya, Manager Food & Lodging Services PDC.

Pelatihan yang tidak hanya mengajarkan  proses pembuatan makanan, tetapi juga mencakup HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point) pangan, prosedur kesehatan dan keselamatan kerja, prosedur pengolahan, kontrol pemakaian serta penyimpanan untuk mengurangi food waste.

Selesai pelatihan, kegiatan dilanjutkan dengan proses asessmen sertifikasi yang terdiri dari uji praktik, wawancara serta ujian tertulis yang dipandu asesor resmi dari BNSP.

Sertifikasi ini diharapkan dapat meningkatkan dan menjamin kompetensi karyawan, sehingga produktivitas dan efisiensi perusahaan menjadi lebih baik.

“Harapannya sertifikasi ini tidak berakhir hanya sebagai selembar kertas, melainkan benar-benar meningkatkan kompetensi para koki dan baker sesuai standar kualitas PDC” jelas Rahmat.

Sebagai penutup kegiatan, diadakan sesi diskusi antar karyawan lapangan maupun kantor pusat untuk membangun komunikasi yang efektif.

“Kami berharap setelah kembali ke lokasi  kerja,  peserta pelatihan bisa mengimplementasikan apa yang sudah dipelajari. Tentunya permasalahan dan tantangan yang tidak terduga tetap bisa muncul dan para koki dan baker harus bisa lebih kritis dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan permasalahan” tutup Rahmat. (*)

XLSMART dan KOMDIGI Terus Percepat Pemulihan Jaringan Telekomunikasi di Aceh, Sumut dan Sumbar

December 30, 2025 by  
Filed under Nusantara

Head of Sales XLSMART Northern 1 West, Horas Lubis bersama Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid saat mengunjungi lokasi penyaluran bantuan air bersih dari XLSMART di Kantor SAMSAT Aceh Tamiang

Aceh Tamiang – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (KOMDIGI) terus mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi pascabanjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang. Dengan dukungan KOMDIGI serta pemangku kepentingan lainnya, koordinasi untuk proses pemulihan jaringan dan layanan telekomunikasi terus dilakukan percepatan.

Saat ini pemulihan jaringan XLSMART yang terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah Aceh sudah mencapai sekitar 95%, Sumatera Utara pulih hampir 100%, dan Sumatera Barat sudah mencapai 100%, sehingga memungkinkan layanan komunikasi, akses informasi, serta koordinasi darurat kembali berjalan secara stabil bagi masyarakat terdampak di tengah masa pemulihan. Bersama, Melaju Tanpa Batas.

Saat Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Viada Hafid meninjau lokasi terdampak di Aceh Tamiang, disambut Head of Sales XLSMART Northern 1 West, Horas Lubis, serta Regional Technical Head Northern Sumatera XLSMART, Freddyben Simanjuntak, di Kantor SAMSAT Aceh Tamiang, Minggu (28/12/2025). Meutya mendapat penjelasan dari perwakilan XLSMART mengenai berbagai langkah yang telah dilakukan di lapangan, mulai dari upaya pemulihan jaringan komunikasi agar tetap berfungsi bagi masyarakat terdampak.

Teknisi XLSMART sedang melakukan pemeliharaan perangkat BTS XLSMART di seputaran TOL Trans Sumatera di Binjai, Sumatera Utara

Meutya Viada Hafid mengatakan sinergi antara XLSMART dan Kemkomdigi menjadi langkah konkret dalam mendukung pemulihan pascabanjir di Aceh Tamiang. Menurutnya, kehadiran negara bersama sektor swasta penting untuk memastikan bantuan kemanusiaan tersalurkan cepat serta layanan komunikasi tetap berjalan di masa darurat.

Meutya menegaskan, pemulihan layanan publik, ekonomi, dan telekomunikasi menjadi prioritas agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal. Ia mengapresiasi peran XLSMART dalam mendukung jaringan dan menyediakan bantuan air bersih untuk meringankan beban warga terdampak banjir.

Meutya  juga melakukan kunjungan ke Base Transceiver Station (BTS) XLSMART di wilayah terdampak di Aceh Tamiang. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kondisi infrastruktur telekomunikasi serta kesiapan jaringan dalam mendukung kebutuhan komunikasi masyarakat pascabencana.

Sementara itu, Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, menyampaikan, pemulihan jaringan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi memastikan masyarakat tetap terhubung di saat paling kritis. Sinergi dengan KOMDIGI memungkinkan pemulihan dilakukan lebih cepat, terkoordinasi, dan berdampak langsung bagi aktivitas sosial dan ekonomi warga.

“Sinergi antara XLSMART dan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (KOMDIGI) merupakan wujud komitmen bersama dalam mendukung pemulihan pascabanjir di Aceh Tamiang,” kata Merza Fachys.

Selain meninjau BTS, Menkomdigi juga mengunjungi lokasi penyaluran bantuan air bersih dari XLSMART. Bantuan ini menjadi salah satu kebutuhan utama warga terdampak banjir, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menjaga kesehatan lingkungan. Kolaborasi ini juga diarahkan untuk mendukung pemulihan jangka menengah, khususnya dalam memastikan stabilitas jaringan komunikasi. Hal ini penting agar aktivitas pendidikan, ekonomi, dan layanan publik dapat kembali berjalan optimal.

XLSMART juga akan membantu untuk membuat  sumur bor, di Desa Tengah, Kec. Bandar Pusaka, Aceh Tamiang, dan beberapa daerah lain yang benar-benar sangat membutuhkan. Salah seorang relawan Aceh Tamiang, Rahma Nur Rizki saat bersama Menkomdigi, menyampaikan bahwa XLSMART sudah beberapa kali menyalurkan air bersih dan bantuan hingga ke Desa Lubuk Sidup, Kec. Sekerak, Kab. Aceh Tamiang. Tentu hal ini sangat membantu sekali bagi warga yang saat ini sangat membutuhkan bantuan air bersih, dan bantuan lainnya.

Sebelumnya, XLSMART melalui Majelis Taklim XLSMART (MTXLSMART) telah menyerahkan bantuan yang diberikan di Sumatera Utara meliputi obat-obatan, sembako, mukenah, sajadah, sarung, selimut, handuk, air mineral, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya ke Desa . Sementara di Aceh, bantuan yang disalurkan mencakup pakaian dalam, tikar, kelambu, perlengkapan anak, lilin, mancis, serta bantuan pasokan air bersih dengan total sekitar 56.000 liter yang didistribusikan ke tujuh lokasi. Selain bantuan fisik, MTXLSMART juga menghadirkan program pendampingan psikologis bagi anak-anak penyintas banjir bandang.

Melalui sinergi ini, XLSMART dan KOMDIGI berharap dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Aceh Tamiang. Bantuan logistik, kebutuhan pokok, dan layanan darurat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para korban. Dukungan fasilitas, akses komunikasi sangat penting agar warga dapat berkomunikasi dan memperoleh informasi darurat, dukungan komunikasi mempermudah koordinasi antara relawan, pemerintah, dan masyarakat. (*)

Catatan Akhir Tahun Ekonomi Syariah, Menuju Arus Utama Perekonomian Nasional dan Target Investasi 2026

December 28, 2025 by  
Filed under Nusantara

 Jakarta – Wakil Rektor Universitas Paramadina sekaligus Ekonom CSED Indef, Dr. Handi Risza, memberikan tinjauan kritis dan optimistis terhadap perjalanan ekonomi syariah Indonesia sepanjang tahun 2025. Dalam catatan akhir tahunnya, ia menyoroti transformasi besar dari dominasi sektor keuangan menuju penguatan sektor riil dan industri halal.

Dr. Handi Risza menjelaskan perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia kini mulai bergerak ke arah yang lebih ideal. Menurutnya, semestinya ekonomi berkembang lebih dahulu sektor riil-nya lalu menyusul sektor keuangan.

Dr. Handi Risza

“Perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia dimulai dan lebih didominasi oleh sektor keuangan tetapi kini mulai bergerak menuju sektor riil dan arus utama perekonomian nasional. Sektor industri halal, mulai memainkan peran penting terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Handi dalam keterangan tertulisnya.

Ia menambahkan bahwa transformasi ini perlu tetap dijaga agar pada tahun 2026 nanti, perkembangan ekonomi dan keuangan syariah tetap inklusif dan berkelanjutan. Handi juga melihat potensi besar pada tahun 2026 yang didukung oleh kehadiran Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) sebagai LPNK langsung di bawah Presiden, serta peluang strategis pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan anggaran sebesar Rp335 triliun.

Secara internasional, posisi Indonesia semakin kokoh. Handi memaparkan bahwa dalam State of the Global Syariah Economy (SGIE) Report 2024/2025, Indonesia berhasil mempertahankan posisi ketiga dunia dengan skor Global Islamic Economy Indicator (GIEI) 99,9, meningkat 19,8 poin dari tahun sebelumnya.

“Capaian paling menonjol dalam SGIE 2024/2025 adalah keberhasilan Indonesia mencatat investasi halal tertinggi di dunia. Sebanyak 40 transaksi senilai USD 1,6 miliar terealisasi sepanjang tahun 2023, meliputi sektor makanan halal, kosmetik, farmasi, teknologi halal, dan gaya hidup Muslim,” ungkapnya. Menurutnya, angka ini membuktikan kepercayaan investor yang tinggi sekaligus memperkuat peran Indonesia sebagai pusat investasi halal global.

Meski mencatat prestasi gemilang, Dr. Handi Risza mengingatkan adanya sejumlah Pekerjaan Rumah (PR) yang ditinggalkan tahun 2025. Ia menyoroti data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) OJK 2025 yang menunjukkan ketimpangan antara pemahaman dan penggunaan produk syariah.

Handi menyebutkan bahwa tingkat literasi keuangan Syariah di Indonesia sudah mencapai 43,42%, namun tingkat inklusi keuangan syariah bertahan di angka 13,41%. Hal ini berarti masih terdapat 30,01% orang yang memahami keuangan syariah namun belum memanfaatkannya secara nyata. “Perlu terobosan dan inovasi yang masif untuk mendekatkan informasi dan akses terhadap ekonomi dan keuangan Syariah kepada masyarakat hingga ke daerah-daerah,” tegasnya. (*)

Perkuat Kepatuhan Hukum dan Tata Kelola Perusahaan, PDC Gelar Legal Preventive Program 2025

December 26, 2025 by  
Filed under Nusantara

JAKARTA – PT Patra Drilling Contractor (PDC) kembali menyelenggarakan Legal Preventive Program (LPP) tahun 2025 sebagai upaya berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat kepatuhan hukum dan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam kegiatan bisnis Perusahaan.

Bertempat di Town Hall lantai G PDC Tower, LPP yang digelar di awal Desember ini dihadiri oleh seluruh Perwira PDC baik secara luring maupun daring.

Dalam sambutannya Fitra Adriza menyampaikan bahwa Legal Preventive Program merupakan upaya penting sebagai langkah preventif terhadap risiko permasalahan hukum pada bisnis perusahaan.

“LPP ini kami laksanakan secara konsisten setiap tahun sebagai bentuk komitmen PDC dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan hukum di seluruh lini organisasi. Melalui pemahaman yang baik terhadap do’s and don’ts dalam pelaksanaan kontrak, kami berharap potensi risiko hukum dapat diminimalisir sejak awal,” ungkapnya.

Legal Preventive Program 2025 mengusung tema “Do’s and Don’ts in Contract Execution”, yang menitikberatkan pada upaya pencegahan risiko hukum pada tahap penyusunan hingga pelaksanaan kontrak.

Materi yang disampaikan menyoroti berbagai aspek kritis dalam kontrak yang kerap menjadi sumber risiko, sekaligus memberikan insight dan strategi dalam pelaksanaan kontrak. Selain menekankan pentingnya dokumentasi tertulis juga pentingnya peran lintas fungsi dalam mendukung pemenuhan dan pelaksanaan kontrak.

Materi ini sekaligus memberikan panduan untuk memastikan kontrak aman secara hukum dan sesuai dengan kepatuhan perusahaan.
Pada pelaksanaan LPP tahun ini, PDC berkolaborasi dengan Tim Konsultan Hukum Gani Djemat & Partners (GDP).

Legal & Compliance Asst Manager PDC, Jinoko Simbolon menyampaikan kolaborasi yang dilakukan bersama konsultan hukum eksternal menjadi nilai tambah dalam memberikan perspektif praktis terhadap isu-isu hukum yang kerap dihadapi perusahaan.

“Kerja sama dengan Gani Djemat & Partners memberikan sudut pandang profesional dan aktual terkait best practice dalam contract execution . Hal ini penting agar seluruh Perwira PDC memiliki pemahaman yang selaras dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” jelas Jinoko.

Kegiatan LPP berlangsung interaktif dengan adanya diskusi menarik antara Perwira PDC dengan konsultan hukum Gani Djemat & Partners. Beragam pertanyaan yang diajukan mencerminkan antusiasme Perwira PDC .

Pembahasan contoh studi kasus diharapkan dapat membuat Perwira PDC memahami aspek-aspek pelaksanaan kontrak serta strategi mitigasinya terhadap potensi dispute yang mungkin dapat terjadi.

Sementara itu, perwakilan Tim Konsultan Hukum Gani Djemat & Partners, yang diwakili oleh David Widiantoro menyampaikan terima kasih kepada PDC yang telah memberikan kesempatan berpatisipasi pada program LPP tersebut. David juga mengapresiasi komitmen PDC dalam mengedepankan aspek preventif hukum dalam setiap kegiatan bisnisnya.

“Kami berterima kasih kepada PDC atas kesempatan yang diberikan untuk mengisi program ini . Apresiasi juga kami sampaikan atas komitmen PDC yang mengedepankan aspek preventif hukum. Melalui tema ini, kami berharap para peserta dapat memahami batasan-batasan hukum dalam pelaksanaan kontrak serta mampu menerapkannya secara tepat dalam praktik sehari-hari,” tutup David.

Melalui penyelenggaraan Legal Preventive Program 2025, PDC berharap dapat terus memperkuat aspek hukum pemenuhan kontrak sehinga terciptanya praktik bisnis yang berkelanjutan dan aman secara hukum.*

FWK Dorong Optimisme Nasional Hadapi Tekanan 2026

December 25, 2025 by  
Filed under Nusantara

Jakarta – Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) menilai keberhasilan Indonesia di SEA Games Thailand 2025 sebagai bukti konkret bahwa bangsa ini mampu melewati berbagai tekanan jika bersatu dan menanggalkan ego sektoral.

Kontingen Indonesia menutup pesta olahraga Asia Tenggara tersebut di peringkat kedua klasemen akhir dengan raihan 334 medali, terdiri atas 91 emas, 112 perak, dan 130 perunggu. Capaian emas itu melampaui target pemerintah yang ditetapkan sebanyak 80 emas, meski Indonesia tampil di kandang lawan.

FWK menilai prestasi olahraga tersebut bukan sekadar soal kemenangan, tetapi mencerminkan efektivitas kerja kolektif lintas sektor. Keberhasilan itu dinilai relevan untuk diterapkan dalam menghadapi tantangan nasional yang diproyeksikan masih berat pada 2026.

Dalam diskusi FWK yang digelar di Jakarta Selatan, Rabu (24/12/2025), yang dihadiri sejumlah wartawan senior diantaranya Hendry Ch Bangun, Raja Parlindungan Pane, AR Loebis, Iqbal Irsyad, Budi Nugraha, Herwan Pebriansyah, Dadang Rahmat, dan lainnya, menyoroti pentingnya mengaplikasikan semangat kebersamaan SEA Games dalam penanganan bencana, khususnya di Pulau Sumatera.

Salah satu pendiri FWK Hendry Ch Bangun menyebut sejarah Indonesia menunjukkan bahwa persatuan selalu menjadi kunci saat bangsa ini berada dalam situasi krisis. Menurutnya, tekanan ekonomi global dan dinamika domestik hanya bisa dihadapi dengan kekompakan dan kerja nyata.

Koordinator FWK Raja Parlindungan Pane menambahkan, solidaritas masyarakat dalam membantu korban bencana di Sumatera menjadi bukti bahwa optimisme nasional memiliki dasar faktual. Bantuan logistik, medis, dan kemanusiaan menunjukkan negara dan masyarakat bergerak bersama.

FWK menilai 2026 akan menjadi tahun pembuktian bagi efektivitas kebijakan pemerintah, mulai dari penanganan bencana, program Makan Bergizi Gratis, hingga stabilitas ekonomi. Prestasi SEA Games 2025 dinilai memberi pesan tegas bahwa Indonesia memiliki modal sosial untuk bertahan dan melampaui target, bahkan di masa sulit.

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1471576
    Users Today : 4550
    Users Yesterday : 3989
    This Year : 408086
    Total Users : 1471576
    Total views : 12966831
    Who's Online : 36
    Your IP Address : 216.73.216.222
    Server Time : 2026-03-13