PDC Buka Bulan K3 2026 Secara Daring, Tekankan Akuntabilitas Kepemimpinan dan Kepatuhan Pekerja

January 27, 2026 by  
Filed under Nusantara

JAKARTA – PT Patra Drilling Contractor (PDC) secara resmi membuka rangkaian Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 yang digelar secara daring dan diikuti seluruh pekerja PDC dari berbagai wilayah operasi, Selasa (20/1/2026).

Pembukaan ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam memperkuat budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) di seluruh aktivitas operasional perusahaan.

Peringatan Bulan K3 Nasional berlangsung pada 12 Januari hingga 12 Februari 2026 dan dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.

Pada tahun ini, PDC mengusung tema yang sejalan dengan Bulan K3 Pertamina (Persero) 2026, yakni “Wujudkan Akuntabilitas Pimpinan & Kepatuhan Pekerja dalam Membangun Budaya HSSE Pertamina yang Inklusif, Kolaboratif dan Berkelanjutan”.

Plt. Direktur Utama PDC, Fitra Adriza, menegaskan bahwa Bulan K3 merupakan momentum penting untuk menumbuhkan kesadaran kolektif seluruh insan perusahaan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja.

“Bulan K3 bukan hanya agenda rutin, tetapi pengingat bahwa keselamatan adalah fondasi utama dalam setiap kegiatan operasional. Akuntabilitas kepemimpinan dan kepatuhan pekerja harus berjalan beriringan agar budaya HSSE benar-benar terinternalisasi,” ujar Fitra Adriza.

Selama pelaksanaan Bulan K3, PDC melaksanakan berbagai program diantaranya Defensive Driving Training, Basic Safety Training, First Aid Training, hingga Advanced Fire Fighting.

Selain itu, PDC juga menggelar Clash of Champions (COC) HSSE dan Lomba Inspeksi Housekeeping untuk mendorong peningkatan pengetahuan serta kepedulian pekerja terhadap lingkungan kerja yang aman dan tertib.

Sementara itu, HSSE Manager PDC, Bagus Uji Widihartono, menyampaikan bahwa rangkaian Bulan K3 2026 dirancang secara komprehensif untuk meningkatkan kesadaran, kompetensi, dan kepatuhan pekerja terhadap aspek HSSE.

“Kami menyiapkan berbagai kegiatan seperti refresh knowledge dan training HSSE, Health Talk, konsultasi post trauma, hingga talkshow ESG. Seluruh program ini bertujuan membangun budaya kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan,” jelas Bagus .

Ia menambahkan, pendekatan HSSE PDC tidak hanya berfokus pada keselamatan fisik, tetapi juga mencakup kesehatan mental pekerja serta kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan.

 

“HSSE harus dipahami secara menyeluruh, mulai dari perlindungan pekerja, kesejahteraan mental, hingga penerapan praktik kerja ramah lingkungan,” ungkapnya.

Melalui peringatan Bulan K3 2026 ini, PDC menegaskan komitmennya untuk terus menjadikan HSSE sebagai budaya kerja dan pilar utama dalam mendukung operasional perusahaan yang andal, aman, dan berkelanjutan.*

Panglima TNI Resmikan Kubah Baret Merah

January 20, 2026 by  
Filed under Nusantara

Jakarta — Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Masjid Jami’ An-Nur yang berlokasi di Kampung Pamoyanan, Desa Pada Asih, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (19/1/2026).

Kehadiran masjid tersebut diharapkan menjadi pusat kegiatan ibadah sekaligus ruang kebersamaan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Prosesi peresmian berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan. Antusiasme warga terlihat sejak awal kegiatan, dengan masyarakat memadati area masjid dan lingkungan sekitarnya.

Kehadiran Panglima TNI disambut hangat sebagai bentuk apresiasi atas perhatian dan kepedulian TNI terhadap pembangunan fasilitas keagamaan di wilayah tersebut.

Masjid Jami’ An-Nur tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga diproyeksikan menjadi sarana penguatan nilai-nilai keagamaan, sosial, dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Peresmian masjid ini mencerminkan sinergi antara nilai-nilai religius dengan semangat pengabdian kebangsaan, sekaligus menegaskan peran TNI dalam mendukung pembangunan sosial dan spiritual masyarakat.

Dari sisi arsitektur, Masjid Jami’ An-Nur tampil dengan desain yang khas dan sarat filosofi. Kubah masjid dirancang menyerupai Baret Merah Kopassus yang dihiasi empat bintang, melambangkan keberanian, loyalitas, serta dedikasi prajurit TNI dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara. Desain tersebut juga dimaknai sebagai simbol nilai-nilai ajaran Islam yang menekankan keimanan, ketakwaan, dan pembentukan karakter umat.

Melalui peresmian Masjid Jami’ An-Nur, TNI kembali menegaskan komitmennya untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan negara, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan kehidupan keagamaan dan pembinaan moral. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat persatuan, menumbuhkan kebersamaan, serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Hadirnya masjid ini diharapkan dapat menjadi titik temu spiritual dan sosial bagi warga Cisarua dan sekitarnya, sekaligus menjadi simbol nyata kedekatan TNI dengan masyarakat dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis. (JP/*)

Menguatkan Ruang Ibadah, Anak Usaha Astra Agro Bangun Kenyamanan Bersama Warga

January 19, 2026 by  
Filed under Nusantara

KUTAI TIMUR – Keberadaan rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai tempat menjalankan aktivitas keagamaan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan masyarakat di Desa Lung Melah, Kecamatan Telen, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Halaman rumah ibadah memiliki peran penting sebagai area pendukung berbagai kegiatan sosial yang melibatkan banyak warga, sehingga kondisi dan kelayakannya menjadi faktor penunjang kenyamanan bersama.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, anak usaha PT Astra Agro Lestari Tbk. (Astra Agro), yakni PT Subur Abadi Plantations (SAP) dan PT Karyanusa Ekadaya (KED), memberikan dukungan peningkatan fasilitas rumah ibadah di Desa Lung Melah. Dukungan tersebut diwujudkan melalui kegiatan penimbunan dan pemerataan halaman gereja untuk menciptakan area yang lebih aman, rapi, dan nyaman digunakan masyarakat.

“Penimbunan halaman gereja yang dilakukan dengan dukungan PT KED dan PT SAP untuk pengangkutan material sangat membantu masyarakat. Dukungan ini merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi perusahaan terhadap pembangunan sosial dan kegiatan keagamaan di Desa Lung Melah,” ujar Kepala Desa Lung Melah, Simon Peres.

Ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang diberikan oleh perusahaan, seraya menilai bahwa dukungan dunia usaha terhadap fasilitas sosial memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa. Menurutnya, kehadiran perusahaan melalui bantuan yang bersifat langsung seperti ini tidak hanya membantu peningkatan sarana, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan hubungan yang harmonis antara perusahaan dan warga sekitar.

Perbaikan fasilitas ini dilakukan sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung kelancaran aktivitas sosial dan kemasyarakatan di desa. Dengan kondisi halaman yang lebih stabil dan tertata, berbagai kegiatan yang melibatkan banyak warga diharapkan dapat berlangsung lebih tertib serta memberikan rasa aman.

Community Development Officer (CDO) PT Karyanusa Ekadaya, Syukron, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial.

“Dukungan peningkatan fasilitas rumah ibadah ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan, khususnya yang memiliki nilai kebersamaan dan manfaat luas bagi masyarakat. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan lebih nyaman dan aman, serta memberikan manfaat jangka panjang,” jelasnya.

Perusahaan berharap hubungan baik yang selama ini terjalin dengan masyarakat desa dapat terus terjaga. Melalui berbagai program tanggung jawab sosial, PT SAP dan PT KED berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata yang selaras dengan kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional, sejalan dengan moto Astra Agro, “Prosper with The Nation” (Sejahtera Bersama Bangsa). (*)

Astra Agro Gelar Gathering Mitra Sawit

January 18, 2026 by  
Filed under Nusantara

Yogyakarta — Proporsi masyarakat petani dalam industri sawit nasional menempati urutan pertama setelah perkebunan sawit negara dan swasta. Itu sebabnya kemitraan antara perusahaan dan masyarakat pekebun sawit menjadi penting. Kerja sama yang kuat akan mendorong potensi komoditas strategis ini memberi manfaat besar pada banyak pihak.

“Bukan sekadar transaksi bisnis, hubungan dengan mitra adalah ikatan jangka panjang yang dibangun atas dasar kepercayaan, transparansi untuk tumbuh bersama,” kata Chief Operation Officer Astra Agro, Arief Catur Irawan saat menggelar Partnership Gathering 2026 di Yogyakarta, 12-15 Januari 2026.

Kegiatan bersama antara Astra Agro dan mitra yang diberi tema “Mempererat Kemitraan untuk Bisnis Berkelanjutan” ini diikuti oleh para mitra dari berbagai wilayah. Ada yang berasal dari Aceh, Riau, Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, hingga Sulawesi Tengah.

Arief Catur Irawan menegaskan bahwa kemitraan merupakan pilar strategis dalam menjaga keberlangsungan rantai pasok perusahaan sekaligus memastikan praktik perkebunan yang berkelanjutan.

“Saya sangat menantikan momen tahunan seperti ini. Di sinilah kita memperkuat silaturahmi, membangun kepercayaan, dan memastikan bahwa hubungan Astra Agro dengan para mitra tetap berada dalam satu frekuensi. Kami ingin Bapak dan Ibu semakin bangga menjadi mitra Astra Agro,” ujar Arief.

Kerja sama perusahaan dengan para petani mitra semakin menunjukkan peran signifikan. Tandan buah segar (TBS) yang masuk ke perusahaan dari mitra menjadi semakin lancar berkat adanya kolaborasi yang solid.

Untuk mendukung kemitraan, Astra Agro melanjutkan pengembangan SISKA (Sistem Informasi Kemitraan) yang dapat digunakan para mitra untuk mengatur jadwal pengiriman TBS dan pelayanan. Aplikasi ini memungkinkan mitra bekerja lebih efektif dan efisien. Selain SISKA, Astra Agro juga memperluas penerapan Mill Grader, mekanisme quality control berbasis teknologi. Penerapan Mill Grader memungkinkan hasil grading yang lebih objektif dan konsisten.

Bagi para mitra, kehadiran teknologi ini menjadi bukti keseriusan Astra Agro dalam membangun kemitraan berbasis keadilan dan keterbukaan.

Miswandi, mitra Astra Agro dari Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, yang telah bermitra sejak 2020, menilai penerapan berbagai teknologi di Astra Agro menciptakan iklim bisnis yang transparan dan berkeadilan bagi petani.

Selain itu, menurut Miswandi, kemitraan dengan Astra Agro juga memberikan manfaat di luar jual beli TBS, mulai dari akses bibit, pelatihan hingga pendampingan teknis langsung ke kebun.

“Dari perusahaan-perusahaan yang ada di daerah kami, menurut saya memang Astra yang paling bagus. Kerja samanya bukan sekadar jual beli. Ada perhatian,” ucapnya.

Hal serupa dirasakan Wayan Agus Setiawan, perwakilan Kelompok Tani Jaya Mandiri di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, yang telah bermitra sejak 2017. Ia menuturkan, kemitraan dengan Astra Agro berperan penting dalam transformasi kebun kelompoknya dari kakao ke kelapa sawit.

“Kami dibantu dari hulu ke hilir. Bibit, pupuk, hingga unit angkutan difasilitasi. Bahkan pembayaran unit bisa melalui TBS. Kerja sama ini bukan sekadar jual beli, tapi saling melengkapi,” katanya.

Sementara itu, Brian Akbar Kurnia, mitra generasi kedua dari Kuamang Kuning, Jambi, menyebut kemitraan dengan Astra Agro telah terjalin selama lebih dari dua dekade.

“Ini bukan hubungan bisnis biasa. Dari awal berdiri di daerah kami, Astra sudah membangun jalan, menyediakan bibit, dan mendampingi petani. Hubungan ini sudah dari hati ke hati. Kami loyal, dan Astra juga menunjukkan loyalitas yang sama,” ujarnya.

Chief Commercial Officer Astra Agro, Veronica Lusi Herdiyanti mengingatkan bahwa kemitraan yang kuat harus dijaga dengan integritas dan komitmen bersama, termasuk dalam aspek keselamatan kerja.

“Kami sangat bangga memiliki Bapak dan Ibu sebagai mitra Astra Agro. Kami berharap Bapak dan Ibu juga bangga menjadi bagian dari Astra. Kami menyediakan hotline kemitraan dan pengaduan sebagai bentuk keterbukaan, serta mengingatkan bahwa keselamatan adalah komitmen utama Astra,” katanya.

Melalui Partnership Gathering 2026, Astra Agro menegaskan bahwa keberlanjutan industri sawit hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang setara antara perusahaan dan mitra. Dengan mengedepankan transparansi, inovasi teknologi, serta pendampingan berkelanjutan, Astra Agro optimistis kemitraan ini akan terus tumbuh dan semakin kuat.

Dengan semangat tagline “Bangga Menjadi Mitra Astra,” perusahaan dan mitra diharapkan dapat terus melangkah bersama, menghadapi tantangan industri, serta menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.(*)

Beasiswa Penuh PT PHI Hantarkan Ricky, Putra Muara Badak, Kuliah di Teknik Kimia Industri

January 16, 2026 by  
Filed under Nusantara

Jakarta – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) kembali memberikan beasiswa penuh (full scholarship) melalui Program Beasiswa Sobat Bumi Kalimantan (BSBK) 2025 kepada 15 putra-putri terbaik Kalimantan untuk menempuh pendidikan tinggi di jenjang sarjana.

BSBK ditujukan bagi mereka yang berasal dari keluarga prasejahtera di sekitar wilayah operasi perusahaan di Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan. Salah satu penerima beasiswa, Ricky Yusuf Fadilah, adalah lulusan SMK Syarif Hidayatullah Muara Badak, yang tumbuh dan besar di wilayah operasi hulu migas anak perusahaan PHI, yakni PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM).

Ricky, sapaan akrabnya, tak menyangka namanya diumumkan sebagai salah satu di antara penerima Program BSBK. Baginya tahun ini. Baginya, beasiswa ini tidak semata dimaknai sebagai dukungan finansial, melainkan sebagai bentuk kepercayaan, kesempatan, sekaligus tanggung jawab untuk terus bertumbuh dan memberikan nilai lebih bagi lingkungan sekitarnya. Ia yakin setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini akan membuka jalan menuju masa depan yang lebih besar bagi dirinya dan bangsa.

Menurutnya, proses seleksi BSBK menjadi pengalaman yang berkesan karena memberikan banyak manfaat sejak tahap awal proses seleksi. Usaha Ricky yang konsisten dan diiringi dengan doa berhasil menembus segala keterbatasan.
“Selain memperoleh pengalaman baru, saya berkesempatan mengasah keterampilan public speaking serta memperluas jejaring dengan rekan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan,” ujar Ricky yang mengambil Program Keahlian Teknik Informatika ketika di bangku SMK.

Dengan beasiswa BSBK yang diterimanya, Ricky semakin optimistis dengan rencana dan langkahnya untuk dapat lulus tepat waktu dengan capaian IPK minimal 3,0 dari Program Studi Teknik Kimia Industri Politeknik Negeri Samarinda.

Ricky sangat mengapresiasi komitmen PHI beserta anak perusahaan dan afiliasinya dalam mendukung pengembangan pendidikan generasi muda di sekitar wilayah operasinya. Para penerima BSBK berasal dari sejumlah wilayah ring 1 operasi perusahaan di Kalimantan Timur, seperti Muara Badak, Muara Jawa, Samboja, Marangkayu, Anggana, dan Sanga-Sanga.

Selain itu, penerima beasiswa berasal dari Tarakan, Kalimantan Utara, serta dari Murung Pudak, Kalimantan Selatan.

Manager Communication, Relations & CID PHI, Dony Indrawan, mengungkapkan komitmen Perusahaan untuk terus menjalankan program-program CSR di bidang pendidikan yang mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan sarana pendidikan, menguatkan institusi lokal, serta mengembangkan kapasitas sumber daya manusia di sekitar wilayah operasi Perusahaan.

”Di BSBK, penerima beasiswa mendapatkan bantuan biaya pendidikan SPP/UKT, bantuan biaya hidup dan penunjang, serta bantuan pengembangan kapasitas dan Aksi Sobat Bumi serta Desa Energi Berdikari Sobat Bumi (DEB SoBI) untuk meningkatkan kepedulian penerima beasiswa terhadap isu lingkungan,” paparnya.

Program yang dijalankan bersama Pertamina Foundation sebagai mitra pelaksana, didukung penuh anak-anak perusahaan PHI, yakni PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS), dan PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT).

Acara inaugurasi Program BSBK 2025 berlangsung di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 17 November 2025, dengan dihadiri oleh perwakilan dari Pemprov Kalimantan Timur dan Pemkab Kutai Kartanegara, Direktur Utama PHI, Direktur Operasi Pertamina Foundation, serta Manager Umum dan Keuangan SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi.

Program BSBK menyediakan dukungan komprehensif bagi para penerima, mulai dari pembiayaan SPP/UKT, bantuan biaya hidup, hingga pengembangan kapasitas yang berfokus pada isu lingkungan.

Penerima BSBK juga akan mengikuti kegiatan Aksi Sobat Bumi serta Desa Energi Berdikari Sobat Bumi (DEB SoBI) yang bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Mereka akan berpartisipasi dalam kegiatan antara lain penanaman mangrove, pemungutan dan pengolahan sampah serta edukasi hidup ramah lingkungan ke sekolah-sekolah.

Para penerima BSBK 2025 saat ini mulai berkuliah di sejumlah perguruan tinggi di Kalimantan yang menjadi mitra program ini, yakni Universitas Borneo Tarakan, Universitas Mulawarman, Politeknik Negeri Samarinda, Institut Teknologi Kalimantan, dan Universitas Lambung Mangkurat.
PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) merupakan bagian Subholding Upstream Pertamina yang mengelola operasi dan bisnis hulu migas di Regional 3 Kalimantan yang meliputi Zona 8, Zona 9 dan Zona 10 sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam mencapai visinya menjadi perusahaan migas kelas dunia.

Melalui anak perusahaan dan afiliasinya yang bekerja sama dengan SKK Migas, PHI menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang inovatif di bidang Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan, Infrastruktur, dan Tanggap Bencana guna mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan mewujudkan #EnergiKalimantanUntukIndonesia.

« Previous PageNext Page »

  • vb