PT PAMA Gandeng UGM dan Otorita IKN Tanam Pohon

June 21, 2026 by  
Filed under Nusantara

SENDAWAR – Memperingati hari lingkungan hidup se- Dunia, PT. Pamapersada Nusantara menggandeng Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Otorita Ibu Kota Negara (IKN) menanam pohon di kawasan Eco – Edu Forest, bertajuk “Rooting for future, yang berarti penanaman pohon bersama PT. PAMA, UGM dan IKN berlangsung di kawasan IKN, Kalimantan Timur, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi di dunia industri, akademik dan pemerintah dalam mendukung pembangunan ibu kota nusantara sebagai kota hutan yang hijau, berkelanjutan dan ramah lingkungan. Penanaman pohon dilakukan pada lahan seluas 12 hektare, yang telah dialokasikan dan didukung oleh Otorita IKN dibawah kepemimpinan Basuki Hadi Muljono sebagai kepala Otorita IKN.

Melalui program Eco – Edu forest PAMA, UGM dan Otorita IKN tidak hanya berfokus pada penghijauan kawasan, tetapi juga membangun eduksi dan penelitian lingkungan yang dapat dimanfaatkan oleh generasi mendatang. Selain upaya rehabilitasi dan penghijauan, kawasan ini juga menjadi bagian dari upaya konservasi keanekaragaman hayati.

Salah satu capaian positif yang di tunjukkan adalah perkembangan populasi rusa sambar yang dikonservasi dikawasan tersebut dan kini berhasil berkembang biak. Keberhasilan ini menjadi indikator bahwa ekosistem yang dibangun mulai menunjukkan kondisi yang sehat dan mendukung keberlangsungan satwa liar. Rektor UGM Ova Emiliamenyampaikan, kolaborasi ini merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab tantangan prubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan. UGM percaya pembangunan masa depan berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan.

“Melalui kolaborasi ini kami ingin menghadirkan ruang pembelajaran hidup yang tidak hanya memberi manfaat ekologis, tetapi juga menjadi laboratorium alam bagi pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, kepala Otorita IKN Hadi Muljono mengapresiasi sinergi yang dibangun antara PAMA dan UGM dalam mendukung visi nusantara sebagai kota masa depan yang hijau dan berkelanjutan. Ia menegaskan keberhasilan IKN tidak hanya diukur dari infrastruktur yang berdiri, tetapi juga dari kualitas lingkungan yang terjaga. IKN dibangun dengan konsep kota hutan yang mengedepankan keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam. Kolaborasi seperti ini menjadi contoh bagaimana seluruh elemen bangsa dapat berkontribusi menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Sementara perwakilan Manajemen PAMA menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari ekosistem perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan menciptakan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan.

“Kami percaya bahwa setiap pohon yang di tanam hari ini adalah investasi untuk masa depan,”ujarnya.

Melalui kolaborasi dengan UGM dan Otorita IKN, PAMA ingin mengambil bagian dalam membangun nusantara yang lebih hijau, lestari dan memberi manfaat bagi generasi berikutnya. Kegiatan penanaman pohon ini menjadi simbul kuat bahwa masa depan yang berkelanjutan hanya dapat di wujudkan melalui kolaborasi.

“Dengan semangat rooting for future, PAMA, UGM dan Otorita IKN terus memperkuat langkah bersama dalam menghijaukan kawasan nusantara serta menjaga keberlangsungan ekosistem dan keanekaragaman hayati Indonesia,” tandasnya. (arf).

Sukses Terapkan Operasi Berkelanjutan, Anak Perusahaan PHI Sabet Penghargaan Tertinggi Pertamina

June 19, 2026 by  
Filed under Nusantara

Jakarta – PT Pertamina Hulu Indonesia kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih dua penghargaan kategori Special Recognition pada ajang bergengsi Annual Pertamina Quality Award dua ribu dua puluh enam.

Penghargaan tertinggi di lingkungan korporasi Pertamina tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas komitmen menghadirkan inovasi serta perbaikan bisnis yang berkelanjutan.

Dalam malam penganugerahan tersebut, grup perusahaan berhasil membawa pulang piala untuk kategori entitas terbaik ketiga dalam pencapaian kesuksesan inovasi yang diterima oleh perwakilan manajemen Farah Dewi.

Sementara itu, anak perusahaan mereka yaitu PT Pertamina Hulu Mahakam sukses menyabet penghargaan sebagai pemenang keunggulan keberlanjutan untuk unit operasi di kategori hulu yang diterima langsung oleh General Manager Zona Delapan Setyo Sapto Edi.

Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia Sunaryanto menyampaikan bahwa pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip bisnis berkelanjutan secara terintegrasi di lapangan.

Ia turut menyampaikan rasa bangga serta apresiasi yang tinggi kepada seluruh perwira pekerja yang telah berkolaborasi menghadirkan solusi kreatif demi mendukung ketahanan energi nasional.

Pihak manajemen meyakini bahwa penguatan ekosistem inovasi menjadi kunci utama untuk menjaga daya sang bisnis di tengah dinamika industri energi global yang terus berkembang pesat.

Prestasi korporasi hulu migas ini semakin diperkuat oleh keberhasilan lima gugus inovasi pekerja yang berhasil membawa pulang penghargaan pada kategori program peningkatan berkelanjutan.

Tiga gugus inovasi yang meliputi tim EnerSwap, Phylots, dan New Concept sukses mendapatkan predikat tertinggi berupa kategori Platinum atas terobosan teknologi mereka.

Dua tim inovasi pekerja lainnya yaitu tim Felisa dari wilayah Zona Sepuluh serta tim Jumbo dari wilayah Zona Sembilan juga berhasil mengukir prestasi dengan membawa pulang predikat Gold.

Ragam inovasi yang dikembangkan oleh para pekerja tersebut berfokus pada pemanfaatan kecerdasan buatan, optimalisasi pengeboran, penyempurnaan tata kelola hidrokarbon, hingga revitalisasi potensi cadangan minyak mentah.

Sebagai informasi, pada kinerja tahun lalu perusahaan mencatatkan realisasi produksi minyak bumi sebesar lima puluh delapan ribu barel per hari serta gas bumi sebanyak empat ratus tiga puluh juta standar kaki kubik per hari.

Perusahaan energi nasional yang mengelola wilayah kerja hulu minyak dan gas di Regional Tiga Kalimantan ini berkomitmen penuh menjalankan operasi yang selamat, efisien, andal, serta ramah lingkungan. (*)

SMSI Minta Jadi Penanggung Jawab HPN 2027

June 19, 2026 by  
Filed under Nusantara

Ketua SMSI Pusat, Firdaus

JAKARTA – Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus mengusulkan agar SMSI dipercaya menjadi penanggung jawab Hari Pers Nasional (HPN) 2027. Permintaan tersebut disampaikan langsung kepada Ketua Dewan Pers Prof. Komaruddin Hidayat saat memberikan sambutan pada Malam Anugerah SMSI 2026 di Hall Dewan Pers, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Firdaus mengatakan SMSI akan segera menyampaikan surat resmi kepada Dewan Pers terkait usulan tersebut. Menurutnya, penunjukan penanggung jawab HPN perlu dilakukan secara bergiliran dan berkeadilan bagi seluruh konstituen pers.

“Insya Allah, dengan izin Yang Mulia Ketua Dewan Pers, kiranya berkenan nanti penanggung jawab Hari Pers Nasional yang akan datang itu SMSI. Kami akan kirim surat menyusul,” ujar Firdaus.

Ia menegaskan, SMSI tidak bermaksud memonopoli penyelenggaraan HPN. Justru sebaliknya, organisasi perusahaan media siber terbesar di Indonesia itu menginginkan adanya prinsip kesetaraan di antara seluruh konstituen Dewan Pers.

“Pada HPN yang akan datang, seluruh konstituen itu harus diberi kesempatan sebagai penanggung jawab demi kesetaraan. AMSI, PRRSNI, ATVLI, ada PWI, ada SMSI dan lainnya. Semuanya harus ditempatkan secara setara dam adil,” katanya.

Firdaus juga berharap Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dapat memberikan dukungan terhadap keinginan SMSI menjadi penanggung jawab HPN 2027.

“Mohon izin kembali kepada PWI, kiranya nanti mendukung kami untuk menjadi penanggung jawabnya. Karena ini adalah karya-karya luar biasa yang harus terus dijaga keberlangsungannya,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Firdaus menjelaskan bahwa Anugerah SMSI 2026 merupakan bentuk apresiasi masyarakat pers kepada para tokoh pemerintah dan masyarakat yang berkontribusi menjaga kemerdekaan pers di Indonesia.

Sebanyak 16 penerima penghargaan terpilih dari 61 nama yang diusulkan pengurus SMSI kabupaten/kota dan provinsi dari seluruh Indonesia. Nama-nama tersebut kemudian disaring menjadi 32 kandidat sebelum akhirnya diputuskan 16 penerima penghargaan oleh dewan juri di bawah koordinasi Sekretaris Dewan Juri Prof. Taufik dan pengawasan Ketua Dewan Pakar SMSI Prof. Yudi Krisnandi.

Dari 16 penerima penghargaan tersebut, tiga tokoh akan masuk nominasi penerima Pin Emas SMSI yang rencananya diserahkan pada peringatan Hari Pers Nasional mendatang.

Firdaus menilai momentum HPN tidak hanya menjadi perayaan insan pers, tetapi juga wadah untuk memperkuat kebersamaan seluruh organisasi konstituen Dewan Pers.

“Seluruh konstituen harus ditempatkan secara setara dan berkeadilan. Itu semangat yang ingin kami bangun,” tegasnya.

Acara Malam Anugerah SMSI 2026 sendiri dihadiri Ketua Dewan Pers Prof. Komaruddin Hidayat, jajaran pengurus pusat SMSI, para tokoh penerima penghargaan, serta insan pers dari berbagai daerah di Indonesia. (*)

Ketua MA Terima Audiensi SMSI Bahas Budaya Mediasi

June 18, 2026 by  
Filed under Nusantara

JAKARTA – MAHKAMAH Agung (MA) kedatangan tamu tak biasa. Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menyambangi Gedung MA, Selasa (17/6/2026).

Di hadapan Ketua MA Sunarto, para pemilik media digital ini tidak sedang memprotes sengketa pemberitaan. Mereka datang membawa proposal kerja sama yang ambisius,  mencetak ribuan mediator bersertifikat dari kalangan pers di seluruh daerah.

Tujuannya mulia, yakni menyebarkan virus damai demi memangkas tumpukan perkara yang saban tahun menyelimuti meja para hakim agung.

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) beraudiensi dengan Mahkamah Agung RI di Gedung MA, Jakartadan diterima Ketua MA Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari surat resmi Nomor 0180/SMSI-Pusat/VI/2026 tertanggal 15 Juni 2026 tentang  pengajuan kerjasama kedua belah pihak melalui Program Pendidikan dan Pelatihan Mediator Bersertifikat guna memperkuat budaya mediasi nasional dan mengurangi penumpukan perkara di pengadilan.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum SMSI Firdaus menyebut, media siber punya peran strategis menjembatani informasi hukum ke masyarakat.

“SMSI berinisiatif agar perwakilan-perwakilan SMSI di daerah dapat menjadi bagian dari program  mediator yang dicanangkan MA,” ujarnya.

SMSI melihat mediasi sebagai solusi strategis untuk membangun budaya penyelesaian konflik yang lebih efektif, cepat, dan berorientasi pada perdamaian. Firdaus, menyatakan pihaknya siap mendukung visi Mahkamah Agung dalam membangun budaya mediasi di Indonesia.

“Kami ingin menyambut visi Ketua MA untuk membumikan budaya mediasi ini di Indonesia. Melalui jaringan 3.181 perusahaan media siber di 35 provinsi, SMSI berkomitmen menjadi motor edukasi publik agar masyarakat memahami bahwa penyelesaian sengketa tidak harus berakhir dengan menang atau kalah, tetapi dapat ditempuh melalui jalan damai dan musyawarah,” tandasnya.

Firdaus menegaskan, pelatihan mediator yang diusulkan SMSI akan mengadopsi standar etika internasional yang tertuang dalam Bangalore Principles of Judicial Conduct serta kode etik nasional Sapta Karsa Hutama.

Nilai-nilai seperti independensi, integritas, ketidakberpihakan, kesetaraan, kepatutan, serta kompetensi akan menjadi fondasi utama dalam pembentukan mediator profesional dan kredibel.

Pada kesempatan yang sama,  Ketua MA Sunarto menekankan pentingnya peningkatan literasi hukum masyarakat, khususnya terkait pemahaman terhadap mediasi dan tujuan utama proses peradilan.

Menurutnya, masih banyak pihak yang datang ke pengadilan dengan tujuan mencari kemenangan semata, bukan mencari keadilan yang sesungguhnya. Kondisi tersebut turut memicu meningkatnya jumlah perkara yang harus ditangani lembaga peradilan setiap tahun.

Sunarto  mencontohkan keberhasilan sistem mediasi di New South Wales (NSW), Australia. Di wilayah tersebut, fasilitas pengadilan dirancang untuk mendukung proses mediasi secara maksimal, mulai dari ruang negosiasi hingga ruang mediasi yang representatif.

Hasilnya, sekitar 80 persen sengketa hukum di NSW dapat diselesaikan melalui mediasi tanpa harus berlanjut ke persidangan. Mediasi pun menjadi budaya utama dalam penyelesaian konflik di masyarakat.

Turut mendampingi Ketua MA, Hakim Agung Heru Pramono; Dr. Adi Julia Cakrawala, S.H., M.Hum., Kepala Biro Hukum dan Humas MA; Didik Trisulistia, S.H., M.H., Hakim Tinggi Asisten Koordinator Ketua MA RI; serta Edi Hudiata, S.H., M.H., Hakim Yustisial MA RI.

Dari SMSI mendampingi Ketua Umum diantaranya,  Taufiqurohman, A.K. Wakil Ketua Dewan Penasihat; Dr. Hendri Yanto Attan, Wakil Sekjen; Iwan Jamaluddin, Bendahara SMSI Pusat; dr. Nishal Dilon, Direktur Media Crisis Center; dan Eman Sulaiman Humas SMSI.

Fokus Kerja Sama

Dalam surat yang diajukan kepada Mahkamah Agung, SMSI menawarkan tiga fokus utama kerja sama, yakni menyusun kurikulum pelatihan mediator yang komprehensif dan relevan dengan tantangan sengketa di era digital.

Mengembangkan sistem sertifikasi yang memenuhi standar Mahkamah Agung sehingga lulusannya diakui sebagai mediator bersertifikat.

Melaksanakan pelatihan secara berkala di berbagai daerah untuk menjangkau kalangan media, praktisi hukum, akademisi, hingga tokoh masyarakat.

Melalui kolaborasi ini, SMSI optimistis budaya mediasi dapat semakin berkembang di Indonesia dan menjadi solusi efektif dalam mengurangi beban peradilan.

Selain mempercepat penyelesaian sengketa, gerakan ini diharapkan mampu mengubah cara pandang masyarakat dalam menyelesaikan konflik, dari pola menang-kalah di ruang sidang menjadi budaya dialog, musyawarah, dan perdamaian yang berkelanjutan. (*)

PHI Monitoring Program CSR UMKM Binaan

June 15, 2026 by  
Filed under Nusantara

Tabalong – Manajemen PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) melakukan kunjungan lapangan langsung untuk meninjau efektivitas program Corporate Social Responsibility (CSR) di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

Agenda monitoring dan evaluasi berkala yang digelar pada Kamis lalu ini bertujuan memastikan keberlanjutan dampak ekonomi positif yang dirasakan langsung oleh kelompok binaan serta masyarakat sekitar.

Rombongan manajemen menyambangi dua lokasi program unggulan milik PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field, yaitu Program Bank Sampah Masukau (BASMA) Kelompok Madani dan program SEKARA JIRAK.

Kunjungan interaktif ini dimanfaatkan sebagai ruang diskusi strategis antara jajaran manajemen korporasi dengan kelompok pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) binaan setempat.

Manager Communication & CID Pertamina Hulu Indonesia (PHI), Dony Indrawan, mendorong para pelaku usaha lokal untuk terus melahirkan inovasi produk demi memperluas pangsa pasar kedepannya.

Untuk mendukung peningkatan nilai jual kerajinan tangan warga, manajemen PHI turut menyerahkan bantuan sarana operasional berupa satu unit mesin bordir modern kepada Kelompok Madani.

Tambahan fasilitas baru tersebut menggenapi kepemilikan aset Kelompok Madani di Desa Masukau yang kini telah sukses mengoperasikan lebih dari tujuh unit mesin jahit modern.

Dony memaparkan program Community Involvement and Development (CID) perusahaan sengaja dirancang secara spesifik mengikuti potensi riil serta kearifan lokal di masing-masing wilayah operasi.

Keberhasilan Sekara Jirak Menembus Panggung Penghargaan Global

Salah satu program ikonik yang mencuri perhatian adalah Program SEKARA JIRAK, sebuah inisiatif pemberdayaan perempuan berbasis hilirisasi potensi perikanan lokal di Desa Jirak.

Inovasi sosial ini sukses menyabet predikat Platinum sebagai penghargaan tertinggi kategori Best Empowerment Woman dalam ajang bergengsi The 18th Annual Global CSR & ESG Summit & Awards 2026.

Desa Jirak yang terletak sekitar 30 kilometer dari Ibu Kota Kabupaten Tabalong ini dikenal memiliki kelimpahan sumber daya ikan air tawar, khususnya jenis ikan haruan atau gabus.

Melalui program yang awalnya bernama Kuas Jirak ini, kaum perempuan setempat digandeng untuk mengolah komoditas ikan menjadi produk pangan fungsional bernilai gizi dan ekonomi tinggi.

Beberapa produk makanan yang sukses dipasarkan meliputi abon lele (bonile), abon gabus (boniga), abon nila (bonila), hingga varian camilan seperti basreng dan kerupuk tulang ikan. Kelompok ini juga berhasil memproduksi ekstrak albumin dari sari ikan gabus yang teruji memiliki kandungan protein tinggi berkisar antara 5,0 persen hingga di atas 20 persen.

Ketua Kelompok SEKARA JIRAK, Sri Hartini, menyampaikan apresiasi mendalam atas pendampingan konsisten dan kemitraan sehat yang diberikan oleh pihak Pertamina selama ini.

Berkat kesuksesan tata kelola UMKM tersebut, Sri bersama anggotanya kini terpilih menjadi perwakilan Kabupaten Tabalong untuk mengikuti pelatihan UMKM tingkat nasional di Bali pada 23 Juni 2026.

Inovasi Sirkular Ekonomi Melalui Daur Ulang Seragam Bekas

Selain sektor perikanan, PEP Tanjung Field juga menginisiasi program sirkular ekonomi berbasis kelestarian lingkungan melalui Program BASMA Kelompok Madani di Desa Masukau.

Inisiatif ini lahir sebagai solusi hijau untuk mereduksi volume limbah kain perca serta pakaian kerja lapangan (coverall) karyawan operasional perusahaan yang sudah tidak terpakai secara optimal.

Melalui program Pelatihan Cetak Jahit Sasirangan (CETAR), ibu-ibu rumah tangga setempat dilatih mengolah material sisa tersebut menjadi aneka produk fashion komersial. Kreativitas warga berhasil mengubah seragam bekas menjadi komoditas bernilai jual seperti tas etnik, sarung bantal hias, hingga berbagai produk dekorasi interior rumah.

Sekretaris Desa Masukau, Salatifa, mengakui kehadiran industri kreatif binaan Pertamina ini sangat efektif menjadi katup penyelamat ekonomi keluarga, termasuk saat situasi sulit era pandemi lalu.

Penutupan agenda peninjauan ini mempertegas komitmen penuh PEP Tanjung Field dalam mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) demi mendukung target Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb