PHI Kini Jadi Role Model CSR dan ESG Kelas Dunia

May 9, 2026 by  
Filed under Nusantara

Senior Manager PEP Sangasanga Field, Sigid Setiawan, saat menerima Platinum The 18th Annual Global CSR & ESG Summit & Awards 2026 di Bangkok (Dok. PHI)

BANGKOK – Komitmen PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) dalam menjalankan program tanggung jawab sosial dan pelestarian lingkungan kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional. Dalam ajang The 18th Annual Global CSR & ESG Summit & Awards 2026 yang berlangsung di Bangkok, Thailand, pada April 2026 lalu, sejumlah program unggulan milik PHI bersama anak perusahaan dan afiliasinya berhasil meraih penghargaan bergengsi di bidang Corporate Social Responsibility (CSR) dan Environmental, Social, and Governance (ESG).

Ajang internasional tersebut menjadi forum apresiasi bagi perusahaan-perusahaan dunia yang dinilai berhasil menghadirkan program sosial dan lingkungan yang inovatif, berkelanjutan, serta memberi dampak nyata bagi masyarakat. Pada penyelenggaraan tahun ini, forum menghadirkan Prof. Dr. Richard David Hames, Founder & Executive Director Centre for The Future, sebagai keynote speaker.

Penghargaan yang diraih PHI berasal dari berbagai program pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan yang dijalankan oleh PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS), PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), PT Pertamina EP (PEP) Sangatta Field, dan PEP Tanjung Field.

Manager Communication, Relations & CID (CRC) PHI, Dony Indrawan, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam menempatkan prinsip keberlanjutan sebagai bagian penting dari operasional bisnis hulu migas.

“Penghargaan ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip tanggung jawab sosial dan keberlanjutan di seluruh lini operasi perusahaan,” ujar Dony.

Menurutnya, penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan ESG menjadi fondasi utama PHI dalam menjalankan program CSR di wilayah operasional perusahaan.

“Kami meyakini keberlanjutan industri migas sangat ditentukan oleh keberhasilan perusahaan dalam menerapkan prinsip ESG secara konsisten dan berkelanjutan,” tambahnya.

Dalam ajang tersebut, PEP Tanjung Field berhasil meraih penghargaan tertinggi kategori Platinum pada sektor Best Empowerment Woman melalui program SEKARA JIRAK yang berfokus pada pemberdayaan perempuan berbasis potensi lokal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.

Predikat Platinum juga diraih PEP Sangasanga Field melalui program Prokesmas Puja dalam kategori Best Community Program. Program tersebut difokuskan pada peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya penanganan stunting dan pemberantasan tuberkulosis (TBC).

Sementara itu, PEP Sangatta Field memperoleh penghargaan Bronze lewat program ECO STEP Semberah, sebuah program pertanian organik berkelanjutan yang melibatkan masyarakat sekitar wilayah operasi perusahaan.

PHSS turut menyumbangkan prestasi melalui dua program unggulan pada kategori Best Environmental Excellence. Program BIO KOSMO berhasil meraih predikat Silver berkat inovasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat, sedangkan program BALANIPA RECYCLE memperoleh Bronze melalui inovasi pengolahan limbah tali kapal bekas menjadi produk bernilai ekonomi.

Head of CRC Zona 9, Dharma Saputra, menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi antara perusahaan, masyarakat, pemerintah daerah, hingga pelaku UMKM di wilayah operasi perusahaan.

“Kolaborasi menjadi kekuatan utama dalam setiap program yang dijalankan. Kami melibatkan masyarakat, UMKM, hingga BUMDes sejak tahap perencanaan sampai implementasi program,” ungkap Dharma.

Menurutnya, pendekatan kolaboratif membuat program CSR tidak hanya memberi manfaat jangka pendek, tetapi juga mampu menciptakan dampak berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

Dharma juga menyebut sejumlah program unggulan di Zona 9 sebelumnya turut mengantarkan perusahaan meraih penghargaan PROPER Hijau Tahun 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup RI atas keberhasilan pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat yang melampaui standar kepatuhan.

Di sisi lain, PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) juga mencatat prestasi membanggakan dengan meraih predikat Platinum kategori Excellence In Provision Of Literacy & Education Award melalui program Sekolah Negeri Terapung di kawasan Delta Mahakam.

Program tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas pendidikan bagi anak-anak di wilayah pesisir yang selama ini memiliki keterbatasan akses pendidikan.

Head of CRC Zona 8, Achmad Krisna Hadiyanto, menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas perusahaan dalam membangun masyarakat yang mandiri dan berdaya saing.

“Kami percaya pendidikan merupakan fondasi penting untuk menciptakan generasi yang memiliki wawasan luas dan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Menurut Achmad, program pendidikan yang dijalankan PHM telah memberikan dampak nyata, mulai dari peningkatan fasilitas pendidikan, pelatihan vokasi bagi pemuda putus sekolah, pemberian beasiswa, hingga membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat pesisir.

Keberhasilan PHI di tingkat internasional tersebut sekaligus mempertegas komitmen perusahaan dalam menghadirkan program pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan demi mendukung pembangunan sosial dan ketahanan energi nasional. (*)

Tingkatkan Keandalan Fasilitas Hulu Migas, Produksi Lapangan Handil PT Pertamina Hulu Mahakam Naik

May 7, 2026 by  
Filed under Nusantara

Kutai Kartanegara – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) berhasil menyelesaikan Program Handil Rejuvenation di Lapangan Handil, salah satu lapangan minyak utama di Wilayah Kerja (WK) Mahakam di Kalimantan Timur yang telah beroperasi lebih dari 50 tahun. Program tersebut bertujuan meningkatkan keandalan fasilitas produksi dalam rangka menjaga keberlanjutan operasi hulu migas sekaligus mendukung terciptanya swasembada energi sesuai dengan Asta Cita Pemerintah Indonesia.

Program Handil Rejuvenation merupakan upaya revitalisasi sumur dan fasilitas penunjang produksi guna memperpanjang usia operasi lapangan mature, meningkatkan keandalan aliran fluida, serta menjaga produktivitas aset secara berkelanjutan. Dalam program ini melibatkan kegiatan planned shutdown, yaitu penghentian operasi yang terencana dan bersifat sementara untuk tujuan pemeliharaan, perbaikan, peningkatan, atau modifikasi.

Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), induk usaha PHM, Sunaryanto, mengatakan bahwa pasca pelaksanaan program rejuvenation dan perawatan fasilitas produksi Central Processing Area (CPA), Lapangan Handil kembali beroperasi dengan capaian produksi 15.020 barel minyak per hari (bopd), atau sekitar lima persen lebih tinggi dibandingkan sebelum planned shutdown. “Peningkatan produksi itu didukung oleh kinerja sistem proses dan compressor yang lebih optimal setelah pelaksanaan perawatan fasilitas,” ujarnya.

Anto, panggilan akrab Sunaryanto, menegaskan komitmen Perusahaan terhadap aspek keselamatan dan keamanan operasi hulu migas sebagai objek vital nasional. “Melalui Program Handil Rejuvenation dan berbagai kegiatan peningkatan keandalan fasilitas produksi, PHM terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga integritas aset, meningkatkan keselamatan operasi, serta mendukung keberlanjutan produksi migas dan ketahanan energi nasional,” imbuhnya.

Program Handil Rejuvenation telah dipersiapkan sejak 2023, yang diawali proses persetujuan program bersama SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE), penyelesaian detailed engineering, pengadaan material, fabrikasi, instalasi, hingga pelaksanaan tie-in atau penyambungan akhir ke sistem existing pada 8–19 April 2026. Pekerjaan tie-in itu dilakukan bersamaan dengan perawatan fasilitas produksi Central Processing Area (CPA) untuk memastikan keselamatan dan integritas sistem.

Selama periode tersebut, PHM juga memanfaatkannya untuk menjalankan berbagai program perawatan dan peningkatan integritas fasilitas produksi secara jangka panjang. Pekerjaannya meliputi perawatan empat compressor dan delapan vessel, penyelesaian pekerjaan integritas fasilitas produksi, serta pelaksanaan dua program inspeksi pipa penyalur menggunakan teknologi Intelligent Pigging atau Inline Inspection (ILI).

Inisiatif program perawatan dan peningkatan integritas fasilitas produksi ini didasarkan pada hasil evaluasi terhadap usia operasional dan kondisi fasilitas di CPA Lapangan Handil yang mature, termasuk pipa utama berukuran 20 inchi dan 16 inchi. Hasil kajian menunjukkan perlunya langkah peningkatan kondisi fasilitas untuk memastikan operasionalnya sesuai standar keselamatan dan keandalan. Selain itu, sistem safety shutdown, yakni sistem pengaman otomatis yang berfungsi menghentikan sebagian atau seluruh proses operasi saat terdeteksi kondisi tertentu, juga memerlukan peremajaan atau modernisasi.

PHM mengganti pipa utama CPA sepanjang 350 meter, retrofit Distributed Control System (DCS), dan Fire & Gas (F&G) System. Pekerjaan dijalankan dengan pengawasan aspek kesehatan dan keselamatan kerja secara ketat sejak November 2024, mencakup seluruh persiapan pekerjaan instalasi untuk pekerjaan penggelaran pipa, instalasi kabel, pemasangan support, fabrikasi spool, lifting material, pekerjaan di ketinggian hingga berbagai aktivitas hot work. Pendekatan ini dilakukan untuk meminimalkan dampak terhadap keberlangsungan produksi Lapangan Handil.

General Manager PHM, Setyo Sapto Edi, menegaskan bahwa seluruh rangkaian pekerjaan dilaksanakan dengan menerapkan prosedur HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) yang ketat sesuai standar keselamatan Perusahaan. “Kegiatan full shutdown yang kompleks tersebut melibatkan hampir 1.000 personel dengan operasi kerja 24 jam, penerbitan 242 izin kerja, pelaksanaan 45 hot work naked flame atau NFL, dan total 241.176 jam kerja atau man hours,” tutur Setyo. Selama pelaksanaan kegiatan, PHM memastikan seluruh pekerjaan dijalankan sesuai prosedur keselamatan kerja, mulai dari proses perizinan kerja, pengawasan lapangan, mitigasi risiko, hingga pengendalian pekerjaan berisiko tinggi guna menjaga keselamatan pekerja, fasilitas, dan lingkungan.

Melalui kolaborasi lintas fungsi dan komitmen kuat terhadap aspek HSSE, kegiatan tie-in Handil Rejuvenation dan pekerjaan lainnya berhasil diselesaikan dengan aman tanpa recordable injury serta selesai satu hari lebih cepat dibandingkan rencana awal. Selain itu, realisasi kehilangan produksi tercatat lebih rendah dibandingkan estimasi awal. (*)

Forum Wartawan Kebangsaan Kritik Kebijakan Ahmad Qodari Rangkul “Homeless Media”

May 7, 2026 by  
Filed under Nusantara

Jakarta — Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) melontarkan kritik keras terhadap kebijakan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Ahmad Qodari, yang dinilai membuka ruang bagi “homeless media” dalam strategi komunikasi pemerintah.

Koordinator FWK Raja Parlindungan  Pane, menyebut langkah tersebut sebagai kebijakan yang berbahaya karena mencampuradukkan antara pers profesional dengan media yang tidak memiliki kejelasan badan hukum, struktur redaksi, maupun standar etik jurnalistik.

Raja Parlindungan Pane

Menurut Raja Pane, pemerintah seharusnya memperkuat ekosistem pers yang sehat dan profesional, bukan justru memberikan legitimasi kepada media yang tidak memenuhi standar kelembagaan pers.

“Pers memiliki aturan, kode etik, mekanisme verifikasi, serta tanggung jawab hukum yang jelas. Ketika pemerintah merangkul homeless media tanpa parameter yang tegas, maka itu berpotensi merusak tatanan pers nasional,” ujar Raja Pane dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).

Ia menilai kebijakan tersebut dapat menimbulkan kebingungan publik mengenai perbedaan antara produk jurnalistik yang lahir dari proses kerja pers dengan konten media sosial atau kanal informasi yang tidak memiliki pertanggungjawaban redaksional.

Raja Pane juga mengingatkan bahwa Undang-Undang Pers telah mengatur secara jelas fungsi dan kedudukan pers dalam sistem demokrasi Indonesia. Karena itu, pemerintah diminta tidak mengaburkan batas antara lembaga pers dengan pihak-pihak yang sekadar memproduksi konten digital tanpa standar jurnalistik.

“Kalau semua dianggap pers, lalu di mana posisi perusahaan pers yang selama ini menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional dan mematuhi kode etik jurnalistik? Negara jangan sampai menghapus marwah profesi wartawan,” tegasnya.

Selain itu, FWK meminta agar Badan Komunikasi Pemerintah menyusun parameter yang jelas dalam menjalin kemitraan komunikasi publik, termasuk memastikan pihak-pihak yang dilibatkan memiliki legalitas perusahaan pers, struktur redaksi, serta tunduk pada kode etik jurnalistik.

Raja Pane menambahkan, perkembangan media digital memang tidak bisa dihindari, namun pemerintah tetap harus menempatkan profesionalisme pers sebagai fondasi utama dalam membangun komunikasi publik yang sehat dan kredibel.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Ahmad Qodari terkait kritik yang disampaikan Forum Wartawan Kebangsaan tersebut. (*)

PT GSDI-GSYM Tegaskan Komitmen Berkelanjutan Lewat Peringatan Hari Buruh

May 4, 2026 by  
Filed under Nusantara

Kotawaringin Barat – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day), PT GSDI-GSYM menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan melalui rangkaian kegiatan bertema “Integrity dan Budaya Safety Kunci Produktivitas Tinggi.” Peringatan ini tidak sekadar seremoni, melainkan menjadi wujud nyata upaya perusahaan dalam memperkuat nilai integritas, budaya keselamatan, serta kepedulian sosial di seluruh lini operasional.

Kegiatan diawali dengan jalan sehat yang melibatkan karyawan bersama keluarga. Partisipasi ini mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan sekaligus mengingatkan bahwa kesehatan fisik merupakan fondasi penting dalam menjaga produktivitas kerja yang optimal.

Sebagai bagian dari kontribusi sosial perusahaan, PT GSDI-GSYM juga menyelenggarakan aksi donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) setempat. Dari total 90 karyawan yang berpartisipasi, sebanyak 67 orang berhasil mendonorkan darah setelah melalui proses pemeriksaan kesehatan. Hasil ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah di wilayah sekitar, sekaligus mempertegas peran perusahaan dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Komitmen terhadap keselamatan juga diwujudkan melalui pembagian helm safety bagi anak-anak dan orang dewasa. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam menanamkan kesadaran akan pentingnya keselamatan, tidak hanya di tempat kerja tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat berkendara.

Administratur PT GSDI-GSYM, Galang Bayu Amanda Putra, menyampaikan bahwa peringatan Hari Buruh merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai kemanusiaan dalam dunia kerja. “Hari Buruh bukan hanya tentang produktivitas, tetapi juga tentang bagaimana kita menjaga keselamatan dan menunjukkan kepedulian terhadap sesama. Ini adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan setiap insan dapat bekerja dan hidup dengan aman,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan konsistensi PT GSDI-GSYM dalam mengintegrasikan budaya safety dan nilai sosial ke dalam operasional perusahaan. Partisipasi aktif manajemen, termasuk keterlibatannya dalam kegiatan donor darah, menjadi simbol bahwa komitmen tersebut dijalankan secara nyata, bukan sekadar wacana.

Melalui peringatan ini, PT GSDI-GSYM menegaskan bahwa keberlanjutan bisnis tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia dan lingkungan kerja yang kondusif. Dengan terus memperkuat integritas, budaya keselamatan, dan kepedulian sosial, perusahaan optimistis dapat mendorong produktivitas yang berkelanjutan sekaligus memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. (*)

Pengukuhan DPW Matra Kaltim dalam Perkuat Semangat Kebaragaman Nusantara

May 4, 2026 by  
Filed under Nusantara

Vivaborneo.com, Nusantara —Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, beserta jajaran menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Masyarakat Adat Nusantara (Matra) Kalimantan Timur Periode 2025–2030 di Kantor Bersama 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, pada Minggu (3/5/2026).

Pelantikan kepengurusan ini menjadi momentum untuk menjaga semangat keberagaman, sejalan dengan nilai kebudayaan dan persatuan yang tercermin dalam Bhinneka Tunggal Ika. Dalam sambutannya, Basuki menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua DPW Matra Kaltim terpilih, Bambang Arwanto, sekaligus menekankan pentingnya bahasa Indonesia sebagai pemersatu di tengah keberagaman adat dan suku bangsa.

“Saya berterima kasih karena IKN telah dipilih sebagai tempat pengukuhan Matra ini, luar biasa. Ini kan macam-macam semua dari adat atau sukunya, ternyata yang menyatukan kita disini adalah bahasa indonesia. Ini sangat powerful,” sambut Basuki.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Matra, KPH. Andi Bau Malik Barammamase Satrio Sasmita, turut hadir untuk melantik kepengurusan DPW Matra Kaltim periode 2025–2030 ini. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan Otorita IKN dalam pelaksanaan pelantikan tersebut.

“Kami selaku DPW Pengurus Pusat mengaku merasa bangga dengan masyarakat Kalimantan Timur, terutama bapak Kepala Otorita IKN yang memberikan kesempatan kita untuk pelantikan disini. Mudah-Mudahan setelah kegiatan ini, DPW Kaltim bisa membuat festival adat di Kalimantan Timur, salah satunya demi menjaga adat dan budaya Kalimantan Timur,” ujarnya.

Hal tersebut turut disambut positif oleh Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik, yang hadir dalam kegiatan tersebut sekaligus menyampaikan pesan Menteri Dalam Negeri terkait pentingnya membangun kemandirian pangan melalui komunitas di berbagai daerah.

“Saya menyampaikan pesan dari Bapak Mendagri, tolong bangun kemandirian kepada komunitas yang ada. Sekali lagi, saya berharap, Matra Kaltim ini bisa berkolaborasi dengan IKN dan yayasan-yayasan, terkait dengan kemandirian pangan. Bagi saya, Matra, ayo kita berkolaborasi, mulai dari membangun budaya kemandirian pangan ini di IKN,” ujar Akmal.

Kegiatan yang dihadiri oleh berbagai kelompok masyarakat adat di Kalimantan Timur ini juga turut diikuti oleh perwakilan pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Bagi Otorita IKN, kehadiran Matra di Nusantara menjadi bagian penting dalam memperkuat ruang kebudayaan, menjaga nilai-nilai adat, serta membangun kolaborasi dengan masyarakat lokal dan adat di sekitar kawasan Ibu Kota Nusantara.

“Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Kita harus menghargai nilai-nilai adat dalam pembangunan, kami mohon dukungan dan kerja samanya untuk membangun IKN yang lebih baik ke depan,” tutup Basuki.(vb/oikn)

« Previous PageNext Page »

  • vb