Pengukuhan DPW Matra Kaltim dalam Perkuat Semangat Kebaragaman Nusantara

May 4, 2026 by  
Filed under Nusantara

Vivaborneo.com, Nusantara —Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, beserta jajaran menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Masyarakat Adat Nusantara (Matra) Kalimantan Timur Periode 2025–2030 di Kantor Bersama 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, pada Minggu (3/5/2026).

Pelantikan kepengurusan ini menjadi momentum untuk menjaga semangat keberagaman, sejalan dengan nilai kebudayaan dan persatuan yang tercermin dalam Bhinneka Tunggal Ika. Dalam sambutannya, Basuki menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua DPW Matra Kaltim terpilih, Bambang Arwanto, sekaligus menekankan pentingnya bahasa Indonesia sebagai pemersatu di tengah keberagaman adat dan suku bangsa.

“Saya berterima kasih karena IKN telah dipilih sebagai tempat pengukuhan Matra ini, luar biasa. Ini kan macam-macam semua dari adat atau sukunya, ternyata yang menyatukan kita disini adalah bahasa indonesia. Ini sangat powerful,” sambut Basuki.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Matra, KPH. Andi Bau Malik Barammamase Satrio Sasmita, turut hadir untuk melantik kepengurusan DPW Matra Kaltim periode 2025–2030 ini. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan Otorita IKN dalam pelaksanaan pelantikan tersebut.

“Kami selaku DPW Pengurus Pusat mengaku merasa bangga dengan masyarakat Kalimantan Timur, terutama bapak Kepala Otorita IKN yang memberikan kesempatan kita untuk pelantikan disini. Mudah-Mudahan setelah kegiatan ini, DPW Kaltim bisa membuat festival adat di Kalimantan Timur, salah satunya demi menjaga adat dan budaya Kalimantan Timur,” ujarnya.

Hal tersebut turut disambut positif oleh Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik, yang hadir dalam kegiatan tersebut sekaligus menyampaikan pesan Menteri Dalam Negeri terkait pentingnya membangun kemandirian pangan melalui komunitas di berbagai daerah.

“Saya menyampaikan pesan dari Bapak Mendagri, tolong bangun kemandirian kepada komunitas yang ada. Sekali lagi, saya berharap, Matra Kaltim ini bisa berkolaborasi dengan IKN dan yayasan-yayasan, terkait dengan kemandirian pangan. Bagi saya, Matra, ayo kita berkolaborasi, mulai dari membangun budaya kemandirian pangan ini di IKN,” ujar Akmal.

Kegiatan yang dihadiri oleh berbagai kelompok masyarakat adat di Kalimantan Timur ini juga turut diikuti oleh perwakilan pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Bagi Otorita IKN, kehadiran Matra di Nusantara menjadi bagian penting dalam memperkuat ruang kebudayaan, menjaga nilai-nilai adat, serta membangun kolaborasi dengan masyarakat lokal dan adat di sekitar kawasan Ibu Kota Nusantara.

“Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Kita harus menghargai nilai-nilai adat dalam pembangunan, kami mohon dukungan dan kerja samanya untuk membangun IKN yang lebih baik ke depan,” tutup Basuki.(vb/oikn)

Ketua Umum SMSI Pusat Tegaskan Mendirikan Perusahaan Pers Adalah Hak Asasi

May 4, 2026 by  
Filed under Nusantara

Firdaus

JAKARTA– Mendirikan perusahaan pers dalam berbagai platform, termasuk media siber adalah hak asasi manusia yang lindungi oleh PBB dan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28.

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang beranggotakan sekitar 3000 perusahaan pers siber mengapresiasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang selama ini memberi kemudahan perusahaan pers untuk mengurus badan hukum.

Demikian ditegaskan oleh Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus dalam keterangan pers menyambut Hari Kebebasan Pers Sedunia (World Press Freedom Day), Minggu, 3 Mei 2026 di Jakarta.

Hari Kebebasan Pers Sedunia, dirayakan setiap 3 Mei sejak dideklarasikan oleh Majelis Umum PBB tahun 1993.

PBB telah menetapkan Hari Kebebasan Pers Sedunia 3 Mei, menyusul inisiatif para wartawan Afrika yang berkumpul di Windhoek, Namibia 1991.

Pertemuan yang memperjuangkan kebebasan pers itu diselenggarakan oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) dan menetapkan 3 Mei sebagai Hari Kebebasan Pers Sedunia.

Hari ini, 3 Mei 2026, peringatakan Hari Kebebasan Pers Sedunia dipusatkan di Zambia. “Tidak berlebihan kalau hari ini kami meminta semua lapisan masyarakat, dan apatur negara turut mendukung kebebasan pers, mendukung hak asasi manusia dan sekaligus menghargai Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang telah memberi legitimasi hukum pada perusahaan media,” kata Firdaus yang kini menjalani dua periode kepemimpinannya sebagai ketua umum SMSI.

“Untuk mempercepat kebebasan pers kami pikir tidak perlu legitimasi lain yang menyulitkan usaha pers, seperti verifikasi perusahaan pers oleh Dewan Pers. Cukup berbadan hukum seperti dijelaskan dalam Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999,” tambah Firdaus.

Menurut Firdaus, untuk mengukuhkan kebebasan pers telah ditegaskan dalam pasal 28 Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan, “Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.”

Kebebasan atau kemerdekaan pers selanjutnya ditetapkan melalui Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Dalam konsiderans UU tentang pers itu disebutkan, kemerdekaan pers diperlukan untuk menegakkan keadilan dan kebenaran, memajukan kesejahteraan umum, dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Kemerdekaan pers dalam UU Pers pada Bab II Pasal 2 disebutkan, “Kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakyat yang berdasarkan prinsip-prinsip demokrasi, keadilan, dan supremasi hukum”.

Kemudian di bab yang sama pada pasal 4 ayat 1 dilanjutkan, “Kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara”.

Dilanjutkan ayat 2 sebagai penegasan: “Terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran.

Pada ayat 3 pasal yang sama ditegaskan lagi, “Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi”.

“Itulah kebebasan pers yang dikuatkan oleh undang-undang,” kata Firdaus. (*)

Pertamina PEP Bunyu Field Sukses Hijaukan Area Operasi di Hari Buruh

May 2, 2026 by  
Filed under Nusantara

BULUNGAN – Manajemen PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field bersama dengan Federasi Serikat Pekerja Pertambangan & Gas Bumi Bersatu (FSPPB) menginisiasi sebuah gerakan peduli lingkungan yang bertajuk Aksi Hijau May Day.

Kegiatan sosial ini dipusatkan di wilayah Desa Bunyu Barat, Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Jumat (2/5/2026).

Aksi nyata tersebut melibatkan sedikitnya 180 orang peserta yang datang dari berbagai unsur, mulai dari para pekerja internal PEP Bunyu Field, jajaran Muspika Kecamatan Bunyu, hingga perwakilan dari pengurus FSPPB. Seluruh elemen tersebut bergotong-royong menyukseskan agenda penanaman bibit pohon di area perkantoran serta melaksanakan aksi pembersihan sampah plastik di sepanjang koridor jalan umum yang berada di sekitar wilayah operasi perusahaan.

Senior Manager PEP Bunyu Field, Ruri Heriandi, menggarisbawahi bahwa agenda ini merupakan cerminan dari komitmen kuat perusahaan dalam mengawal upaya keberlanjutan lingkungan hidup melalui skema kolaborasi aktif dengan seluruh pemangku kepentingan.

Pada momentum peringatan Hari Buruh tahun ini, pihak Pertamina sengaja menggandeng serikat pekerja dan pemerintah kecamatan untuk bahu-membahu melakukan tindakan riil yang mendukung perbaikan ekosistem, menekan laju emisi karbon, serta melestarikan alam yang krusial bagi masa depan.

Menurut pandangan Ruri, hari peringatan May Day sejatinya harus dijadikan sebagai ruang refleksi bersama sekaligus wadah kolaborasi positif.

Kehadiran institusi perusahaan, para pekerja, serta serikat pekerja harus dapat memberikan dampak langsung yang berdaya guna bagi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat lokal di sekitar zona operasional.

Manajemen ingin terus andil dalam menjaga kualitas alam sekitar lewat tindakan sederhana yang dikerjakan secara konsisten.

Edukasi Pengelolaan Sampah dan Pengurangan Plastik Sebelum para peserta diterjunkan ke lapangan, rangkaian acara terlebih dahulu diawali dengan sesi pembekalan pengarahan teknis mengenai tata cara penanaman pohon yang baik serta manajemen pengelolaan sampah plastik yang efektif.
Materi edukasi lingkungan tersebut disampaikan secara langsung oleh Officer Environment PEP Bunyu Field, Nurhadi Muslim.

Melalui penyuluhan ini, perusahaan tidak semata-mata mengejar target kuantitas kebersihan, namun juga mengemban misi edukasi jangka panjang untuk memicu kesadaran kolektif akan pentingnya ekologi hidup.

Para pekerja dan segenap lapisan warga diajak untuk mulai mengubah pola hidup dengan membatasi dan mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai dalam aktivitas keseharian mereka.
Lebih jauh, Ruri menambahkan bahwa iklim lingkungan yang sehat serta hubungan sosial kemasyarakatan yang harmonis secara tidak langsung akan menjadi pilar utama yang menyokong kelancaran operasional produksi minyak dan gas (migas) perusahaan.

Ketahanan produksi ini dinilai sangat vital dalam menjaga ketersediaan suplai serta mewujudkan kedaulatan energi nasional, yang mana sejalan dengan visi Asta Cita pemerintah dalam menggolkan program swasembada energi. (*)

 

May Day di PT SKP-CNL Dorong Harmoni Pekerja dan Manajemen

May 2, 2026 by  
Filed under Nusantara

Kutai Timur – Momentum Hari Buruh Internasional atau May Day yang diperingati setiap tanggal 1 Mei dimanfaatkan PT Sumber Kharisma Persada (SKP) dan PT Ciptanarada Lestari (CNL) untuk memperkuat hubungan antara pekerja dan manajemen. Melalui May Day yang digelar di Gedung Serba Guna Gelora Cipta Kharisma, Jumat (1/5/2026),  perusahaan menegaskan pentingnya integritas dan budaya keselamatan kerja sebagai fondasi produktivitas.

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang perayaan, tetapi juga ruang bersama untuk menyatukan persepsi dan semangat antara pekerja dan perusahaan dalam mendorong kesejahteraan yang berkelanjutan. Dalam suasana yang berlangsung hangat, berbagai rangkaian kegiatan digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi pekerja.

Manajemen PT SKP–CNL, Ricky Oktavianus, menyampaikan bahwa peringatan May Day merupakan momentum untuk memperkuat harmonisasi hubungan industrial. Selain itu, perusahaan juga mengingatkan pentingnya menjadikan keselamatan kerja sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional.

“Momentum ini adalah milik seluruh pekerja. Kami mengajak semua pihak untuk menjaga kebersamaan serta mengutamakan budaya keselamatan kerja dengan menggunakan alat pelindung diri sesuai SOP. Keselamatan dalam bekerja adalah hal yang tidak bisa ditawar,” ujar Ricky Oktavianus.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Serikat Pekerja Mandiri PT SKP, Sumitro, menyambut positif kegiatan yang digelar perusahaan. Mereka menilai peringatan May Day menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan antara produktivitas dan kesejahteraan.

“Terima kasih kepada Manajemen PT SKP-CNL. Harapannya, momen seperti ini dapat terus memperkuat hubungan yang harmonis antara pekerja dan manajemen, sehingga produktivitas dan kesejahteraan dapat berjalan beriringan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari perayaan, kegiatan diisi dengan berbagai aktivitas yang melibatkan partisipasi pekerja, mulai dari hiburan musik, lomba memancing, hingga lomba memasak. Rangkaian acara ditutup dengan pembagian doorprize yang menambah semarak suasana kebersamaan.

Di tengah rangkaian kegiatan tersebut, perusahaan juga menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan nyaman bagi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan operasional, termasuk pekerja, mitra bisnis, dan pemasok.

PT SKP–CNL meyakini hubungan yang harmonis antara pekerja dan perusahaan dapat terus terjaga, sekaligus menjadi fondasi dalam mendorong kinerja dan kesejahteraan bersama, sejalan dengan semangat sinergi bumi dan manusia untuk satu Indonesia. (*)

Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Jelang Hari Buruh, GM PLN UID Kaltimra Tinjau PLTGU Tanjung Batu

May 1, 2026 by  
Filed under Nusantara

SAMARINDA— Di tengah meningkatnya kebutuhan energi dan tuntutan keandalan sistem kelistrikan, upaya penguatan sektor pembangkitan terus dilakukan melalui pengawasan langsung di lapangan. Hal ini ditunjukkan melalui kunjungan kerja General Manager PLN UID Kaltimra, M. Chaliq Fadli, ke PLN Indonesia Power Unit PLTGU Tanjung Batu.

Kunjungan kerja tersebut menjadi langkah nyata dalam memastikan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat. Selain menjaga performa pembangkit tetap optimal, kegiatan ini juga menegaskan pentingnya peran pembangkitan sebagai penopang utama sistem kelistrikan di Kalimantan Timur.

Melalui peninjauan langsung terhadap kondisi operasional pembangkit, dilakukan evaluasi menyeluruh yang mencakup kesiapan peralatan, efektivitas pemeliharaan, hingga penerapan aspek keselamatan dan keandalan sistem. Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antar entitas dalam PLN Group guna menjaga kontinuitas dan kualitas layanan kelistrikan.

General Manager PLN UID Kaltimra, M. Chaliq Fadli, menegaskan bahwa keandalan listrik merupakan fondasi utama dalam mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.
“Stabilitas pasokan energi menjadi penopang utama aktivitas masyarakat sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi. Melalui pengawasan langsung dan evaluasi berkelanjutan, kami memastikan setiap unit pembangkit beroperasi pada performa terbaiknya sehingga sistem kelistrikan tetap stabil, andal, dan siap memenuhi kebutuhan energi yang terus berkembang,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi yang solid antar unit kerja sebagai kunci dalam menjaga stabilitas sistem kelistrikan yang andal dan berkelanjutan.

Manager UBP Mahakam, Firman Ramdan, menyampaikan pihaknya terus mengedepankan budaya kerja unggul dalam setiap aspek operasional.

“Keandalan pembangkit dijaga melalui kesiapan peralatan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta disiplin dalam menjalankan standar operasional. Dengan penguatan di seluruh lini tersebut, setiap potensi gangguan dapat diantisipasi lebih dini sehingga operasional tetap aman, efisien, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Komitmen bersama ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat sistem kelistrikan di Kalimantan Timur agar semakin andal, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi serta pemenuhan kebutuhan energi masyarakat secara optimal. Upaya ini juga menegaskan peran strategis kelistrikan sebagai fondasi utama dalam mendorong pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb