Olahraga Virtual Kian Diminati Generasi Digital

January 1, 2026 by  
Filed under Olahraga

Perkembangan teknologi kesehatan digital mendorong perubahan signifikan dalam cara masyarakat menjaga kebugaran. Wearable technology seperti smartwatch dan fitness tracker yang terintegrasi dengan aplikasi personalisasi diet dan olahraga virtual kini semakin diminati, terutama oleh generasi muda yang menginginkan pendekatan kesehatan yang praktis, fleksibel, dan berbasis data.

Perangkat wearable memungkinkan pengguna memantau kondisi tubuh secara real time, mulai dari jumlah langkah, detak jantung, kualitas tidur, hingga estimasi kalori yang terbakar. Data tersebut kemudian diolah oleh aplikasi kesehatan untuk menyusun rekomendasi olahraga dan pola makan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu.

Tren ini diperkuat oleh hasil penelitian ilmiah. Studi systematic review yang dipublikasikan dalam The Lancet Digital Health pada 2022 mengungkapkan penggunaan wearable activity tracker terbukti mampu meningkatkan aktivitas fisik harian hingga sekitar 20–30 persen, dibandingkan individu yang tidak menggunakan perangkat serupa. Penelitian tersebut menilai ribuan partisipan dari berbagai negara dengan durasi pemantauan jangka menengah hingga panjang.

Sementara itu, riset lain yang dirilis Journal of Medical Internet Research (JMIR) menyebutkan bahwa pemantauan detak jantung, aktivitas fisik, dan pola tidur melalui wearable device berkontribusi pada peningkatan kesadaran kesehatan serta kepatuhan terhadap gaya hidup aktif. Aplikasi yang terhubung dengan perangkat tersebut dinilai efektif membantu pengguna mengatur ritme olahraga dan asupan nutrisi secara lebih terukur.

Manfaat wearable technology juga disoroti oleh American Heart Association (AHA). Dalam publikasinya, AHA menyatakan bahwa pemantauan detak jantung dan aktivitas fisik secara konsisten dapat membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, terutama bila dikombinasikan dengan perubahan gaya hidup sehat yang berkelanjutan.

Tren olahraga virtual ini turut dirasakan langsung oleh kalangan muda. Ira (23), mahasiswa sekaligus pekerja lepas di Samarinda, mengaku terbantu dengan penggunaan smartwatch dan aplikasi olahraga digital dalam menjaga kebugarannya.

“Awalnya cuma pengin lebih rajin gerak. Tapi setelah pakai smartwatch dan aplikasinya, jadi lebih sadar sama pola makan dan jam olahraga. Rekomendasinya juga sesuai kondisi tubuh, jadi nggak asal ikut tren,” ujar Ira saat diwawancarai.

Menurut Ira, pendekatan personal menjadi keunggulan utama dibandingkan metode olahraga konvensional. “Rasanya kayak punya pelatih pribadi virtual. Kalau kurang tidur atau aktivitas lagi turun, aplikasinya langsung ngasih saran yang lebih realistis,” tambahnya.

Dari sisi ilmiah, personalisasi berbasis data dinilai lebih efektif dibandingkan program diet dan olahraga yang bersifat umum. Studi dalam jurnal Nature Digital Medicine menjelaskan bahwa respons tubuh terhadap pola makan dan latihan sangat bervariasi antarindividu. Oleh karena itu, rekomendasi yang disesuaikan dengan data biometrik pengguna cenderung meningkatkan kepatuhan dan hasil kesehatan jangka panjang.

Meski demikian, para ahli mengingatkan pentingnya literasi digital dalam pemanfaatan teknologi kesehatan. Data yang dihasilkan wearable device sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya acuan, terutama bagi individu dengan kondisi medis tertentu, tanpa disertai konsultasi dengan tenaga kesehatan profesional.

Gelora Kadrie Oening, Ruang Publik yang Tak Pernah Sepi dari Denyut Olahraga

December 19, 2025 by  
Filed under Olahraga

SAMARINDA — Menjelang sore, Area GOR Sempaja Gelora Kadrie Oening, Samarinda selalu punya caranya sendiri untuk hidup. Bukan dengan hiruk pikuk kendaraan atau suara klakson, melainkan oleh langkah kaki para pelari, tawa anak-anak, irama musik senam, hingga gesekan roda sepatu roda yang melintas lincah di lintasan.

Setiap hari, kawasan ini nyaris tak pernah benar-benar lengang. Bukan hanya mereka yang datang untuk jalan santai atau lari sore, Gelora Kadrie Oening juga menjadi ruang temu bagi pesepeda, komunitas senam, hingga anak-anak yang belajar menjaga keseimbangan di atas sepatu roda.

Yang menarik, pengunjungnya datang dari berbagai kalangan usia. Dari orang tua yang memilih berjalan santai, remaja yang berlari beriringan, hingga keluarga kecil yang membawa serta si kecil menikmati sore. Tak jarang, anak-anak terlihat berlarian atau sekadar duduk di pinggir lapangan, ditemani orang tua yang sesekali mengawasi sambil tersenyum.

Di sela-sela aktivitas olahraga itu, beberapa fotografer jalanan juga tampak siap dengan kameranya. Mereka menawarkan jasa memotret momen olahraga, menangkap ekspresi lelah, semangat, atau kebahagiaan sederhana yang tercipta secara alami.

Bagi saya pribadi, tempat ini punya makna tersendiri. Meski sering berangkat sendiri, tak pernah ada rasa khawatir atau canggung saat tiba di sana.

Justru sebaliknya, keramaian yang hadir terasa menenangkan. Sebagai seorang introvert, berada di tengah banyak orang tanpa harus berinteraksi intens justru menghadirkan rasa aman seolah menjadi bagian dari keramaian, tanpa harus menjadi pusat perhatian.

Biasanya, saya datang sekitar pukul 16.00 sore. Matahari masih cukup cerah, angin mulai bersahabat, dan suasana perlahan berubah. Hingga menjelang magrib sekitar pukul 17.40. Setiap hari selalu padat namun anehnya, tak pernah terasa sesak. Setiap orang seolah punya ruangnya masing-masing, bergerak dengan ritme sendiri. (intan)

Sarifah Suraidah Pimpin KORMI Kaltim

December 17, 2025 by  
Filed under Olahraga

SAMARINDA – Sarifah Suraidah terpilih sebagai Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kalimantan Timur periode 2025–2029 . Sarifah Suraidah terpilih secara aklamasi pada dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) KORMI Kaltim yang digelar di Gedung Tower Dispora Kaltim, Selasa (16/12/2025).

Proses pemilihan berlangsung lancar, demokratis sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga KORMI yang dihadiri pengurus KORMI Kaltim se- Kabupaten Kota kabupaten/kota se-Kalimantan Timur serta perwakilan Induk Organisasi Olahraga (Inorga)

Dalam sambutannya, Sarifah Suraidah menyampaikan komitmennya untuk memperkuat pembinaan olahraga masyarakat di Kaltim. Ia menegaskan bahwa KORMI memiliki peran strategis dalam menumbuhkan budaya olahraga di tengah masyarakat sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan produktif.

“Kita punya potensi luar biasa, semangat yang menyala,” ujar Sarifah Suraidah.

Ia berjanji akan KORMI Kaltim akan menjadi organisasi yang merangkul, bukan memisahkan, menguatkan, bukan menghakimi,membuka pintu, bukan membangun tembok.

“Kita butuh kebersamaan,” katanya.

Dikatakan, olahraga masyarakat bukan hanya kegiatan, tetapi budaya hidup sehat yang menyatukan seluruh warga Kaltim dari kota sampai kampung, dari generasi tua hingga anak muda.

Induk Organisasi (Inorga) melalui kolaborasi bersama pemerintah,  komunitas, dan semua pegiat olahraga, akan membawa Kaltim menjadi daerah yang sehat, kuat, dan penuh energi positif.

“Ke depan, KORMI Kaltim akan fokus pada peningkatan partisipasi masyarakat dalam olahraga rekreasi serta penguatan Inorga di seluruh kabupaten dan kota,” ujarnya.

Selain itu, KORMI Kaltim juga menargetkan prestasi yang lebih baik pada ajang Festival Olahraga  Nasional (FORNAS) mendatang. Kaltim diharapkan mampu bersaing dan masuk dalam jajaran daerah terbaik di tingkat nasional.(Or).

Sarifah Suraidah Kandidat Kuat Ketua KORMI Kaltim

December 16, 2025 by  
Filed under Olahraga

Panitia melakukan persiapan pelaksanaan musyawarah provinsi KORMI Kaltim

SAMARINDA – Istri Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Sarifah Suraidah disebut-sebut menjadi kandidat kuat Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kalimantan Timur. Nama tersebut menguat menjelang pelaksanaan musyawarah provinsi KORMI Kaltim yang dijadwalkan 16-17 Desember 2025 di Gedung Kantor Dispora Kaltim.

Sarifah Suraidah menjadi kandidat kuat memimpin KORMI Kaltim setelah kandidat  lainnya mengundurkan diri untuk mencalonkan diri.

“Menjelang  H min dua, bakal calon lainnya mengundukan diri,” kata Wakil Ketua Kormi, Tri Murti Rahayu.

Sarifah Suraidah dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Sosoknya juga  dinilai mampu mendorong sinergi antara Pemerintah daerah dan KORMI dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap olahraga rekreasi, sekaligus memperkuat prestasi Kaltim di tingkat nasional.

Sementara panitia musyawarah provinsi ( MUSPROV ), KORMI Kaltim Basri Rase, menyatakan seluruh proses pemilihan ketua akan berjalan sesuai aturan organisasi dan prinsip demokratis. Penetapan ketua akan dilakukan melalui mekanisme pemilihan pada forum resmi, Selasa (16/12/2025).

Dengan dukungan yang terus menguat, istri Gubernur Kaltim berpeluang besar memimpin KORMI Kaltim dan membawa organisasi tersebut ke arah yang lebih baik,lebih maju dan inklusif.

Dikatakan Tri Murti Rahayu, KORMI Kaltim menduduki peringkat 4, saat FORNAS NTB 2025. “ Ada Jawa Barat, Jawa Timur,  dan DKI Jakarta, dengan hanya mengirim 46 Inorga dari 72 Inorga yang di pertandingkan, “ jelas Tri yang didampingi Wakil Ketua Kormi Hanafiah.

Tri Murti berharap ketua bersama pengurus KORMI 2025 – 2030 akan jauh berhasil dan lebih maju. Saat ini KORMI Kaltim sudah dipercaya di level nasional maupun internasional.  Target FORNAS Kaltim harus masuk peringkat tiga besar sesuai dengan harapan Gubernur Kaltim H Rudi Mas’ud.

KORMI Kaltim mempunyai inisiasi membentuk cikal bakal ASEAN, dan Kaltim adalah Provinsi yang menyelenggarakan Kejurnas , World Walking Day ( WWD) di Balikpapan, yang diselenggarakan TAFISA, ( The Association for International Sport for Allterintragras.

“TAFISA sendiri mengakui keberadaan KORMI Kaltim,” kata Tri Murti.

Dengan prestasi cukup menjanjikan dibawah kepemimpinan Basri Rase, dari posisi peringkat 8 FORNAS di Palembang,  Posisi 7 FORNAS Jawa Barat 2023, dan posisi 4 ada di Fornas NTB 2025 . ( Or/mdc).

Zainunddin Amali Cari Alasan Kegagalan Timnas U22

December 13, 2025 by  
Filed under Olahraga

Wakil Ketua Umum PSSI, Zainuddin Amali

JAKARTA – Wakil Ketua Umum PSSI, Zainuddin Amali,  buka suara setelah Timnas U22 Indonesia pulang lebih cepat dari SEA Games 2025 Thailand. Dengan status juara bertahan dan target medali emas yang ia deklarasikan sendiri, kegagalan lolos dari fase grup membuat sorotan langsung tertuju pada mantan Menpora tersebut—apalagi target yang ia tetapkan melampaui prediksi pemerintah yang hanya membidik medali perak.

Skuad Indra Sjafri tampil jauh di bawah ekspektasi. Kekalahan 0-1 dari Filipina pada laga pembuka membuat langkah Garuda Muda terseok sejak awal. Kemenangan 3-1 atas Myanmar tak cukup mengangkat posisi Indonesia di Grup C, sementara peluang lolos sebagai runner-up terbaik ikut menguap setelah Malaysia unggul produktivitas gol.

Di tengah kritik publik, Amali mencoba meluruskan pernyataannya. Ia menyebut target emas bukan perbedaan visi, melainkan “motivasi” untuk pemain. Pernyataan ini memunculkan kesan target yang sebelumnya dielu-elukan kini diposisikan sekadar retorika, bukan komitmen yang harus dipertanggungjawabkan.

“Sebenarnya tidak ada perbedaan target. Pemerintah punya hitungan, PSSI menyampaikan target emas untuk memotivasi pemain. Intinya semua ingin yang terbaik,” ujarnya, Jumat (12/12) malam.

Amali mengakui kegagalan ini harus diterima dan akan dievaluasi oleh Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Ia menyinggung persiapan yang tidak seoptimal edisi 2023 sebagai salah satu faktor, namun belum mau memastikan apakah kegagalan ini akan berujung pada pergantian pelatih atau perubahan struktur tim.

“Kita harus menerima kenyataan. Evaluasi pasti ada, tapi apakah pelatih diganti atau tidak, itu ranah Exco,” katanya.

Dengan target emas yang kini dianggap “pemantik motivasi,” kegagalan total Timnas U22 kembali menegaskan satu hal,  publik menuntut Amali sebuah akuntabilitas dan pertanggunganjawab, bukan sekadar kata-kata. (*)

Next Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1075552
    Users Today : 3947
    Users Yesterday : 4022
    This Year : 12062
    Total Users : 1075552
    Total views : 10587943
    Who's Online : 52
    Your IP Address : 216.73.216.188
    Server Time : 2026-01-03