Terintegrasi Disdukcapil, Manipulasi Data Atlet di Porprov Paser Sulit Dilakukan

July 13, 2026 by  
Filed under Olahraga

SAMARINDA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur memastikan proses verifikasi keabsahan atlet pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim di Kabupaten Paser akan diperketat melalui sistem yang terintegrasi dengan data kependudukan.

Langkah tersebut dibahas dalam audiensi Tim Keabsahan KONI Kaltim bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Samarinda serta tim Information Technology (IT) di Ruang Rapat KONI Kaltim, Senin (13/7/2026).

Dalam pertemuan itu, tim IT yang diwakili Wijaya memaparkan sistem verifikasi atlet yang terkoneksi langsung dengan basis data kependudukan Disdukcapil. Melalui sistem tersebut, identitas dan asal daerah atlet dapat diverifikasi secara digital sehingga potensi manipulasi data, termasuk perpindahan atlet yang tidak sesuai ketentuan, dapat diminimalkan.

“Melalui program ini kami dapat mendeteksi asal-usul atlet yang akan bertanding di Porprov. Dengan sistem yang terintegrasi, penyelewengan data akan jauh lebih sulit dilakukan,” ujar Wijaya.

Ketua Tim Keabsahan KONI Kaltim, Dandri Dauri, mengapresiasi pengembangan sistem tersebut. Menurutnya, inovasi ini menjadi langkah penting untuk menjaga kredibilitas dan sportivitas pelaksanaan Porprov.

Dandri mengatakan, kerja sama dengan Disdukcapil merupakan salah satu upaya yang diinisiasinya agar persoalan terkait keabsahan atlet yang kerap muncul pada pelaksanaan Porprov sebelumnya tidak kembali terulang.

“Ini merupakan langkah awal Tim Keabsahan. Kami ingin memastikan pelaksanaan Porprov berjalan lebih tertib dan transparan. Kami tidak ingin lagi ada persoalan terkait dugaan pemalsuan asal atlet maupun administrasi kependudukan,” kata Dandri.

Ia menegaskan, apabila nantinya muncul sengketa terkait status atlet, penyelesaiannya tetap menjadi kewenangan KONI kabupaten/kota bersama pengurus provinsi cabang olahraga (Pengprov Cabor). Namun, untuk aspek administrasi kependudukan dan mutasi atlet, sistem verifikasi yang digunakan diyakini akan memperkecil peluang terjadinya pelanggaran.

“Dengan sistem ini, proses mutasi atlet akan lebih mudah diverifikasi sehingga persoalan seperti yang pernah terjadi pada Porprov sebelumnya diharapkan tidak terulang,” ujarnya.

Dandri menambahkan, hasil pemaparan sistem tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur sebagai bahan koordinasi.

Ia juga berharap Panitia Besar (PB) Porprov segera melakukan persiapan teknis, termasuk menyusun mekanisme verifikasi keabsahan atlet dan regulasi pendukung lainnya agar seluruh tahapan pelaksanaan Porprov dapat berjalan sesuai ketentuan. (*)

Ketua Umum KOBI Pusat Lantik Pengurus KONI Kaltim

July 13, 2026 by  
Filed under Olahraga

SAMARINDA – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman melantik dan mengukuhkan pengurus KONI Kalimantan Timur masa bakti 2026-2030 di Samarinda, Minggu (12/7/2026) malam.

Marciano Norman, menegaskan pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi kebangkitan olahraga Benua Etam. Menurutnya, kepengurusan baru memikul tanggung jawab besar untuk mengembalikan Kalimantan Timur sebagai salah satu kekuatan utama olahraga nasional.

” Kepercayaan yang diberikan kepada pengurus baru harus dimaknai sebagai tanggung jawab besar untuk memenuhi harapan masyarakat agar Kalimantan Timur kembali pada masa kejayaannya,” ujar Marciano.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus KONI Kaltim periode sebelumnya yang dinilai telah menjaga kesinambungan pembinaan olahraga. Namun, ia mengingatkan tantangan ke depan semakin berat, terutama dalam menghadapi target Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Marciano mengungkapkan posisi Kaltim dalam tiga edisi PON terakhir mengalami fluktuasi, mulai peringkat kelima di Jawa Barat, ketujuh di Papua, hingga kedelapan di Aceh-Sumatera Utara. Meski demikian, capaian peringkat kelima pada PON Bela Diri di Kudus menjadi modal optimisme untuk mengejar target tiga besar pada PON 2028.

“Kami memberikan apresiasi kepada Gubernur yang mendorong Kalimantan Timur merebut peringkat ketiga di PON 2028. Target itu sangat mungkin dicapai apabila pembinaan difokuskan pada cabang olahraga unggulan yang dipertandingkan di PON,” katanya.

Marciano menjelaskan KONI Pusat juga telah menyiapkan sejumlah agenda nasional sebagai bagian dari pembinaan atlet menuju PON, yakni Pekan Olahraga Bela Diri Nasional dan Pekan Olahraga Pantai pada 2026, disusul PON Indoor serta PON Remaja pada 2027.

“Kami sepakat PON 2028 akan difokuskan pada cabang olahraga Olimpiade. Karena itu daerah harus mulai mengoptimalkan pembinaan pada cabang-cabang yang menjadi kekuatan masing-masing agar target prestasi bisa tercapai,” tegasnya.

Selain itu, ia mendorong penerapan sport science dan sport intelligence dalam sistem pembinaan atlet. Menurutnya, kemampuan menganalisis kekuatan lawan secara ilmiah menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing atlet di tingkat nasional maupun internasional.

“Saya berharap ke depan implementasi sport science didukung sport intelligence bisa berjalan optimal. Dengan begitu pembinaan atlet tidak hanya mengandalkan latihan, tetapi juga berbasis data dan analisis yang kuat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kaltim periode 2026-2030, H. Anderiy Syachrum, menegaskan kepengurusan yang dipimpinnya akan langsung bergerak menyusun langkah strategis menuju PON 2028. Program prioritas dimulai dari evaluasi menyeluruh terhadap seluruh cabang olahraga, penyusunan roadmap berbasis data, penguatan pembinaan usia dini, hingga memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Kami akan menyusun roadmap pembinaan menuju 2028 yang berbasis data, target, dan terukur, bukan sekadar rutinitas tahunan. Target kami mengembalikan Kalimantan Timur sebagai salah satu kekuatan utama olahraga nasional,” kata Anderiy.

Ia juga mengaku memiliki pengalaman pribadi sebagai mantan atlet yang pernah merasakan keterbatasan fasilitas saat membela Kaltim. Pengalaman tersebut menjadi motivasi untuk memastikan atlet mendapatkan perhatian dan pembinaan yang lebih baik pada masa kepengurusannya.

“Saya berdiri di sini bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi memastikan atlet-atlet Kalimantan Timur mendapat pembinaan yang lebih baik. Biarkan mereka fokus berlatih dan meraih prestasi, sementara kami memastikan seluruh kebutuhan pembinaan dipenuhi secara profesional,” ucapnya.

Di kesempatan yang sama, Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud, menyatakan Pemerintah Provinsi Kaltim siap memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga sepanjang dilakukan secara profesional, terukur, dan berorientasi pada prestasi.

Ia menekankan kepengurusan baru harus mampu membangun tata kelola organisasi yang transparan sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, kabupaten/kota, dunia usaha, perguruan tinggi, hingga seluruh cabang olahraga agar target tiga besar PON dapat diwujudkan.

“Tolong buktikan bahwa Kalimantan Timur bisa. Cara kerja harus berubah, pembinaan harus lebih profesional, dan kita semua harus bersinergi. Saya ingin atlet-atlet Kalimantan Timur kembali berjaya dan membawa daerah ini menjadi salah satu kekuatan olahraga nasional,” pungkas Rudy. (*)

Squash Kaltim Raih Lima Medali di Kejurnas 

July 13, 2026 by  
Filed under Olahraga

SAMARINDA – Keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi yang diterapkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur tidak menghalangi cabang olahraga squash untuk menorehkan prestasi di tingkat nasional.

Kontingen Squash Kalimantan Timur berhasil membawa pulang lima medali pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Squash 2026 yang berlangsung di Gedung Squash Wibawa Mukti, Bekasi, Jawa Barat, pada 7–11 Juli 2026. Dari ajang tersebut, Kaltim mengoleksi satu medali emas, satu perak, dan tiga perunggu.

Prestasi tersebut diraih melalui strategi seleksi atlet yang lebih ketat. Di tengah keterbatasan anggaran, Pengurus Provinsi Squash Kaltim hanya memberangkatkan atlet yang dinilai memiliki peluang besar untuk meraih podium.

Sekretaris Squash Kaltim, Vika Maizara, mengatakan kebijakan tersebut terbukti efektif karena hampir seluruh atlet yang diberangkatkan berhasil menyumbangkan medali.

“Kami berkomitmen untuk tetap berprestasi meskipun dalam kondisi anggaran yang terbatas. Strategi kami adalah mengirimkan atlet yang benar-benar memiliki peluang meraih medali, dan alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan,” kata Vika.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh atlet dan pengurus untuk terus meningkatkan pembinaan meski dihadapkan pada keterbatasan pendanaan.

Adapun peraih medali dari Kalimantan Timur pada Kejurnas Squash 2026 yakni Achmad Fauzi yang meraih medali emas pada nomor U-23 putra. Sementara Amelia Dianawati menyumbangkan medali perak pada nomor Open putri.

Tiga medali perunggu masing-masing dipersembahkan oleh Yuliana Gusti Syafitri pada nomor Open putri, Angelia Aurell Eiffely Gare di nomor U-19 putri, serta Cinthia Paramita pada nomor U-17 putri.

Kejurnas Squash 2026 juga menjadi ajang Seleksi Nasional (Seleknas) untuk menjaring atlet yang akan dipersiapkan mengikuti berbagai kejuaraan internasional. Karena itu, hasil yang diraih para atlet Kaltim dinilai memiliki arti penting, tidak hanya sebagai prestasi di tingkat nasional, tetapi juga membuka peluang tampil membela Indonesia pada ajang internasional.

Capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan yang terarah dan strategi yang tepat tetap mampu menghasilkan prestasi, meski dilakukan di tengah keterbatasan anggaran. (esf)

Ketua KONI Pusat Siap Lantik Pengurus KONI Kaltim

July 12, 2026 by  
Filed under Olahraga

SAMARINDA – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman, tiba di Bandara APT Pranoto, Samarinda, Minggu (12/7/2026), untuk menghadiri sekaligus melantik Pengurus KONI Kalimantan Timur masa bakti 2026–2030.

Kedatangan Marciano Norman disambut langsung Ketua KONI Kalimantan Timur, H. Anderiy, bersama jajaran pengurus KONI Kaltim. Prosesi penyambutan berlangsung sederhana namun penuh keakraban, ditandai dengan pengalungan kalung kehormatan kepada Ketua KONI Pusat sebagai bentuk penghormatan atas kunjungannya ke Benua Etam.

Marciano hadir bersama Wakil Ketua Umum KONI Pusat dan sejumlah pengurus KONI Pusat yang turut mendampingi dalam agenda kerja di Kalimantan Timur.

Pelantikan Pengurus KONI Kaltim periode 2026–2030 dijadwalkan berlangsung pada Minggu malam di Pendopo Lamin Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kalimantan Timur. Agenda tersebut menjadi awal kepengurusan baru dalam menjalankan program pembinaan olahraga prestasi di daerah.

Ketua KONI Kaltim H. Anderiy mengatakan kehadiran Ketua KONI Pusat merupakan bentuk perhatian dan dukungan terhadap perkembangan olahraga di Kalimantan Timur. Menurutnya, momentum tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat seluruh insan olahraga untuk meningkatkan prestasi.

“Kehadiran Ketua KONI Pusat menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi olahraga Kalimantan Timur,” kata Anderiy.

Ia menambahkan, kepengurusan baru akan fokus memperkuat sistem pembinaan atlet melalui sinergi dengan pengurus cabang olahraga, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan agar mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Selain menghadiri pelantikan, kunjungan Ketua KONI Pusat juga dimanfaatkan untuk mempererat koordinasi antara KONI Pusat dan KONI Kalimantan Timur dalam menghadapi berbagai agenda olahraga, termasuk persiapan atlet menuju sejumlah kejuaraan nasional.

Dengan dukungan seluruh elemen olahraga, KONI Kaltim optimistis dapat terus mempertahankan tradisi prestasi sekaligus meningkatkan daya saing atlet daerah pada berbagai ajang olahraga di masa mendatang.

Foto: Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman disambut Ketua KONI Kalimantan Timur H. Anderiy setibanya di Bandara APT Pranoto, Samarinda, Minggu (12/7/2026). (*)

Marciano Norman Tinjau Fasilitas Padel di Samarinda, Tekankan Pembinaan Atlet Berkelanjutan

July 12, 2026 by  
Filed under Olahraga

SAMARINDA – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman, memulai rangkaian kunjungannya di Kalimantan Timur dengan meninjau fasilitas olahraga padel di Aubrey Padel, Jalan Juanda 7, Samarinda, Minggu (12/7/2026).

Didampingi Ketua KONI Kalimantan Timur, H. Anderiy, Marciano melihat secara langsung kondisi sarana olahraga yang kini mulai berkembang dan mendapat perhatian masyarakat di Kaltim. Peninjauan tersebut dilakukan beberapa jam sebelum pelantikan Pengurus KONI Kalimantan Timur masa bakti 2026–2030 yang digelar pada Minggu malam di Pendopo Lamin Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kalimantan Timur.

Dalam kesempatan itu, Marciano menegaskan bahwa pembangunan fasilitas olahraga perlu diimbangi dengan sistem pembinaan atlet yang terencana dan berkesinambungan. Menurutnya, keberadaan infrastruktur yang memadai akan memberikan hasil maksimal apabila diikuti proses pembinaan sejak dini.

“KONI daerah harus mampu mengidentifikasi dan menghimpun atlet-atlet potensial untuk dibina secara berkelanjutan. Dengan pembinaan yang tepat, atlet daerah memiliki peluang besar meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Marciano.

Ia juga mendorong KONI Kaltim bersama pengurus cabang olahraga untuk mulai memetakan potensi atlet di berbagai daerah sehingga proses pembinaan dapat dilakukan lebih terarah.

Menanggapi arahan tersebut, Ketua KONI Kaltim H. Anderiy menyatakan pihaknya siap memperkuat program pembinaan di seluruh cabang olahraga, termasuk padel yang saat ini menunjukkan perkembangan cukup pesat di Kalimantan Timur.

“Kami berkomitmen memperkuat sistem pembinaan atlet melalui program yang lebih terstruktur serta mempererat sinergi dengan pengurus cabang olahraga dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Anderiy.

Usai meninjau fasilitas padel, Marciano Norman melanjutkan agenda dengan menuju hotel sebelum menghadiri prosesi pelantikan Pengurus KONI Kalimantan Timur periode 2026–2030 pada malam harinya.

Pelantikan tersebut diharapkan menjadi awal penguatan organisasi KONI Kaltim dalam meningkatkan kualitas pembinaan olahraga prestasi sekaligus mempersiapkan atlet menghadapi berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.

Foto: Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman didampingi Ketua KONI Kalimantan Timur H. Anderiy meninjau fasilitas olahraga padel di Aubrey Padel, Jalan Juanda 7, Samarinda, Minggu (12/7/2026). (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb