Prestasi Olimpiade Jadi Unggulan Atlet, Pelatih dan Cabor Terbaik SIWO Award 2025

January 5, 2026 by  
Filed under Olahraga

JAKARTA – Prestasi olimpiade menjadi barometer unggulan atlet dan pelatih terbaik SIWO Award 2025. Daftar kandidat yang akan dipilih jadi penerima anugerah olahraga tertinggi itu muncul setelah tim keabsahan SIWO Award 2025 merampungkan proses seleksi ketat terhadap puluhan atlet berprestasi Tanah Air.

SIWO Award diselenggarakan Komisi Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Pusat. Ajang ini sebagai bentuk apresiasi dari SIWO PWI kepada insan olahraga yang telah memberikan dedikasi terbaik.

Total 45 atlet putra dan putri masuk tahap penilaian yang dilakukan tim Keabsahan yang diinisiasi dari tiga unsur: KONI Pusat, mantan atlet, dan wartawan senior.

Penilaian dilakukan berdasarkan torehan prestasi sepanjang tahun 2025, mulai dari Kejuaraan Dunia dan Olimpiade, Asian Games, Kejuaraan Asia, SEA Games, single event Asia Tenggara, turnamen internasional resmi, turnamen invitational, hingga kejuaraan nasional.

Dari jumlah tersebut, tim keabsahan menyaring 29 atlet putra dan putri terbaik, serta 16 atlet junior putra dan putri. Proses seleksi dilakukan oleh tim keabsahan SIWO Award yang dikoordinir Syahnan Rangkuti, dibantu Sekretaris SIWO PWI Pusat, Wina Setyawatie.

Sementara untuk atlet Difabel ada 13 nama yang dijaring dan diseleksi. Mereka terdiri dari 7 atlet difabel putra dan 6 atlet difabel putri. Sementara untuk pelatih difabel ada 5 nama yang dijaring.

Tim Keabsahan terdiri dari wartawan olahraga nasional, unsur KONI Pusat, serta mantan atlet nasional, yakni Femi Diah (detik.com), Putra Tegar (CNN Indonesia), Iwan Kurniawan selaku Ketua Bidang Pengumpulan dan Pengolahan Data (Pullata) serta Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) KONI Pusat, serta Suryo Agung, mantan atlet nasional.

Koordinator Tim Keabsahan SIWO Award, Syahnan Rangkuti, menegaskan proses penentuan dilakukan dengan tolak ukur yang sangat ketat dan objektif.

“Proses ini tidak mudah. Tim bekerja berdasarkan data dan capaian prestasi yang terukur agar peraih penghargaan benar-benar mencerminkan kualitas dan konsistensi atlet serta pelatih,” ujarnya.

Syahnan menambahkan daftar unggulan ini merupakan hasil pengumpulan data berdasarkan algritma yang telah dibuat tim keabsahan.

“Hasil akhirnya ada pada dewan juri,” ungkap Syahnan, pengurus SIWO PWI Pusat.

 

Menurut Ketua SIWO PWI Pusat, Suryansyah, nama-nama yang sudah dijaring dan saring Tim Keabsahan telah diserahkan ke Dewan Juri. Kemudian, akan diseleksi kembali untuk menentukan yang terbaik dari lima nomenen yang terjaring dari Tim Keabsahaan.

“Kami berterima kasih kepada tim keabsahan yang telah bekerja maraton sejak November 2025. Mereka menjaring dan menyaring prestasi para atlet Indonesia yang berkompetisi sepanjang tahun 2025. Tim juga membuat ranking, namun siapa pemenangnya akan ditentukan oleh Dewan Juri,” ucap Suryansyah.

Untuk Dewan Juri sendiri terdiri dari Gungde Ariwangsa (wartawan senior), Mohamad Kusnaeni (pengamat olahraga nasional), serta Gugun Yudinar, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Pusat.

Berikut nama-nama unggulannya:

Lima Unggulan Atlet Putra Terbaik SIWO Award 2025 (berdasarkan abjad)

  1. Kiromal Katibin – Panjat Tebing
  2. Rashif Amila Yaqin – Triathlon
  3. Rizki Juniansyah – Angkat Besi
  4. Robi Syianturi – Atletik
  5. Seraf Naro Siregar – Wushu

Unggulan Atlet Putri Terbaik SIWO Award 2025 (berdasarkan abjad)

  1. Desak Made Rita Kusuma Dewi – Panjat Tebing
  2. Dina Aulia – Atletik
  3. Janice Tjen – Tenis
  4. Martina Pratiwi – Triathlon
  5. Odekta Naibaho – Atletik

Unggulan Atlet Harapan Putra SIWO Award 2025 (berdasarkan abjad)

  1. Ardana Cikal Damarwulan – Panjat Tebing
  2. Basral Graito Hutomo – Skateboard
  3. Evandra Florasta – Sepak Bola
  4. Jason Donovan Yusuf – Renang
  5. Moh. Zaki Ubaidillah – Bulutangkis

Unggulan Atlet Harapan Putri SIWO Award 2025 (berdasarkan abjad)

  1. Alma Ariella Tsany – Panjat Tebing
  2. I Gusti Ayu Kristabella – Basket
  3. Kayla Nadia Shafa – Triathlon
  4. Luluk Diana Tri Wijayan – Angkat Besi
  5. Masniari Wolf – Renang

Unggulan Pelatih Terbaik SIWO Award 2025 (berdasarkan abjad)

  1. Cali Amaral – Pelatih Triathlon
  2. Dwi Janarto – Pelatih Atletik
  3. Hendra Basir – Pelatih Panjat Tebing
  4. Nova Ariyanto – Pelatih Sepak Bola
  5. Triyatno – Pelatih Angkat Besi

Unggulan Atlet Putra Difabel (berdasarkan Abjad)

  1. Abdil Majid Rahma (Pararenang)
  2. Hikmat Ramdani (Parabadminton)
  3. I Kadek Dwi Purwana (Paraatletik)
  4. Ken Swagumilang (Parapanahan)
  5. Muhammad Bintang Satria Herlangga (Boccia)
  6. Tifan Abid Alana (Paracycling)
  7. Yayang Gunaya (Paratenismeja)

Unggulan Atlet Putri Difabel

  1. A Delima Yunia Susanti (Parapowerlifting)
  2. Gischa Zayana (Boccia)
  3. Karisma Evi Tiarani (Paraatletik)
  4. Leli Marlina (Paratenismeja)
  5. Qonitah Ikhtiar Syakuroh (Parabadminton)
  6. Siti Alfiah (Pararenag)

Unggulan Pelatih Terbaik Difabel

  1. Abdul Azis, Paraatletik
  2. Andrian Margatha Kasih (Boccia)
  3. Bangun Sugito (Paratenis meja)
  4. Dinda Ayu Sekartaji (Pararenang)
  5. Hary Susanto (Parabadminton)

Unggulan Cabang Olahraga (Cabor) Terbaik

  1. Angkat Besi
  2. Atletik
  3. Dayung
  4. Judo
  5. Panjat Tebing
  6. Triathlon
  7. Wushu

Unggulan Atlet Inpsiratif (berdasarkan abjad)

  1. Basral Graito (skateboard)
  2. Dewi Laila Mubarokah(menembak)
  3. Hendro Yap (atletik)
  4. Janice Tjen (tenis)
  5. Rilus Siko (sepak bola amputasi)

Untuk penghargaan SIWO Award 2025 kali ini, SIWO PWI Pusat menambahkan satu penghargaan lagi, yakni Atlet Inspirasi.

“Penghargaan ini melihat perjuangan atlet yg bisa memberikan motivasi atau dorongan positif dalam mencapai prestasi lewat semangat, ketekunan dan nilai-nilai luhur,” ungkap Suryansyah lagi.

Dengan daftar unggulan ini, persaingan menuju SIWO Award 2025 dipastikan semakin sengit. Publik olahraga nasional kini tinggal menunggu satu momen paling ditunggu. Insan olahraga terbaik akan dinobatkan sebagai penerima SIWO Award 2025 pada 8 Februari 2026 saat peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Serang, Banten.

Munas FAJI Agendakan Pemilihan Ketua Umum

January 5, 2026 by  
Filed under Olahraga

JAKARTA – Menandai berakhirnya masa kepengurusan Pengurus Besar Federasi Arung Jeram Indonesia (PB FAJI) periode 2021–2025, FAJI akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) PB FAJI pada 4–5 Januari 2026 di Jakarta. Agenda utama Munas tersebut adalah pemilihan Ketua Umum PB FAJI periode 2025–2029.

Tahapan penjaringan calon Ketua Umum PB FAJI telah dilaksanakan sejak 27 November hingga 25 Desember 2025. Selanjutnya, peserta diberikan waktu perbaikan administrasi pada 26–29 Desember 2025, sebelum memasuki tahap verifikasi dokumen yang berlangsung pada 30–31 Desember 2025.

Salah satu syarat utama pencalonan adalah memperoleh dukungan minimal dari lima pengurus provinsi (Pengprov) FAJI serta menyertakan surat izin dari atasan langsung bagi calon yang berstatus aparatur negara atau prajurit aktif. Selain itu, calon juga wajib memenuhi ketentuan administratif lainnya. FAJI tidak menetapkan batasan usia maupun latar belakang pengalaman di cabang olahraga arung jeram.

Dalam proses penjaringan tersebut, tercatat enam orang mengambil formulir pendaftaran calon Ketua Umum PB FAJI periode 2025–2029. Namun hingga batas akhir pengembalian formulir, hanya satu kandidat yang menyerahkan berkas pendaftaran.

Pada 1 Januari 2026, Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) secara resmi mengumumkan hasil verifikasi bakal calon Ketua Umum PB FAJI. Hasilnya, Mayor Jenderal TNI (Mar) Oni Junianto dinyatakan lolos verifikasi dan memenuhi seluruh persyaratan pencalonan.

“Saudara Oni telah memenuhi persyaratan secara administratif. Ia mendapatkan dukungan dari 14 Pengprov dari total 25 Pengprov FAJI, dan seluruh surat dukungan dinyatakan sah. Mengingat beliau merupakan anggota aktif TNI, surat izin dari Pangkormar juga telah dipenuhi,” ujar Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan PB FAJI, Hendri Wijaya, Minggu (4/1/2026).

Sebelum memasuki agenda pemilihan Ketua Umum PB FAJI yang baru, Munas terlebih dahulu akan mengagendakan penyampaian laporan pertanggungjawaban Ketua Umum PB FAJI periode 2021–2025, Mayjen TNI (Purn.) Saud F. Tambatua, yang dilanjutkan dengan pandangan umum peserta sidang.

Selama empat tahun masa kepengurusan, PB FAJI telah melaksanakan berbagai kegiatan strategis baik di dalam maupun luar negeri. Sejumlah program kerja nasional di antaranya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) serta Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Arung Jeram 2022 di Sungai Pekalen, Probolinggo. Babak Kualifikasi PON di 2023, Kejurnas 2024 di Sungai Ciliwung, Jakarta, yang juga menjadi bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh–Sumatera Utara 2024.

 

Pada PON XXI Aceh–Sumut 2024, cabang olahraga arung jeram untuk pertama kalinya dipertandingkan dalam ajang multievent olahraga nasional. PB FAJI turut berperan aktif dalam pelaksanaan kejuaraan tersebut dengan menerapkan prinsip keberlanjutan lingkungan.

Di luar bidang kompetisi olahraga, PB FAJI juga memperluas perannya melalui kerja sama kebencanaan dan pelatihan. Kolaborasi dilakukan bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Palang Merah Indonesia (PMI) dalam pelatihan swift water rescue dan pembentukan Satuan Tugas Banjir dan Kebencanaan FAJI (FASTRAC).

Kemudian Koordinasi Respon Bencana Banjir (2022-2025), Rescue Insiden di Arus Deras, dan juga partisipasi dalam kegiatan konservasi.

Selain itu, PB FAJI terlibat dalam penyusunan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bagi pemandu arung jeram, berperan dalam pembuatan Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 6 Tahun 2025 tentang Standar Kegiatan Usaha, Tata Cara Pelaksanaan Pengawasan, dan Sanksi Administratif pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Pariwisata, serta peningkatan kualitas sistem pendataan dan informasi atlet, wasit, dan pelatih sebagai bagian dari penguatan tata kelola organisasi.

Kemudian di level internasional, PB FAJI juga berperan untuk pendampingan IRF Assesor WRC 2027, lalu dukungan juri, course design, wasit & volunter IRF WRC 2025. PB FAJI juga membawa kontingen Tim Arung Jeram Indonesia World Rafting Championship 2025 yang digelar di Sungai Kampar, Perak, Malaysia pada 2–6 Desember 2025.

Tim arung jeram Indonesia diwakili oleh FAJI DKI Jakarta, FAJI Lumajang, FAJI Gresik, FAJI Sidoarjo, dan FAJI Surabaya, FAJI Kabupaten Tangerang, dan FAJI OKU Selatan. Di Kejuaraan Dunia, Indonesia mencatat prestasi luar biasa dengan menempati peringkat kedua klasemen umum, di bawah Republik Ceko, setelah mengumpulkan total 5 emas, 10 perak, dan 7 perunggu di berbagai nomor.

Salah satu pencapaian historis dalam kejuaraan dunia tersebut adalah emas pertama Indonesia di nomor open putri slalom, yang sebelumnya hampir selalu dikuasai oleh tim Eropa, Amerika Latin, atau New Zealand.

Munas PB FAJI 2025 diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penentu arah pembinaan arung jeram Indonesia untuk periode empat tahun ke depan.*

Olahraga Virtual Kian Diminati Generasi Digital

January 1, 2026 by  
Filed under Olahraga

Perkembangan teknologi kesehatan digital mendorong perubahan signifikan dalam cara masyarakat menjaga kebugaran. Wearable technology seperti smartwatch dan fitness tracker yang terintegrasi dengan aplikasi personalisasi diet dan olahraga virtual kini semakin diminati, terutama oleh generasi muda yang menginginkan pendekatan kesehatan yang praktis, fleksibel, dan berbasis data.

Perangkat wearable memungkinkan pengguna memantau kondisi tubuh secara real time, mulai dari jumlah langkah, detak jantung, kualitas tidur, hingga estimasi kalori yang terbakar. Data tersebut kemudian diolah oleh aplikasi kesehatan untuk menyusun rekomendasi olahraga dan pola makan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu.

Tren ini diperkuat oleh hasil penelitian ilmiah. Studi systematic review yang dipublikasikan dalam The Lancet Digital Health pada 2022 mengungkapkan penggunaan wearable activity tracker terbukti mampu meningkatkan aktivitas fisik harian hingga sekitar 20–30 persen, dibandingkan individu yang tidak menggunakan perangkat serupa. Penelitian tersebut menilai ribuan partisipan dari berbagai negara dengan durasi pemantauan jangka menengah hingga panjang.

Sementara itu, riset lain yang dirilis Journal of Medical Internet Research (JMIR) menyebutkan bahwa pemantauan detak jantung, aktivitas fisik, dan pola tidur melalui wearable device berkontribusi pada peningkatan kesadaran kesehatan serta kepatuhan terhadap gaya hidup aktif. Aplikasi yang terhubung dengan perangkat tersebut dinilai efektif membantu pengguna mengatur ritme olahraga dan asupan nutrisi secara lebih terukur.

Manfaat wearable technology juga disoroti oleh American Heart Association (AHA). Dalam publikasinya, AHA menyatakan bahwa pemantauan detak jantung dan aktivitas fisik secara konsisten dapat membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, terutama bila dikombinasikan dengan perubahan gaya hidup sehat yang berkelanjutan.

Tren olahraga virtual ini turut dirasakan langsung oleh kalangan muda. Ira (23), mahasiswa sekaligus pekerja lepas di Samarinda, mengaku terbantu dengan penggunaan smartwatch dan aplikasi olahraga digital dalam menjaga kebugarannya.

“Awalnya cuma pengin lebih rajin gerak. Tapi setelah pakai smartwatch dan aplikasinya, jadi lebih sadar sama pola makan dan jam olahraga. Rekomendasinya juga sesuai kondisi tubuh, jadi nggak asal ikut tren,” ujar Ira saat diwawancarai.

Menurut Ira, pendekatan personal menjadi keunggulan utama dibandingkan metode olahraga konvensional. “Rasanya kayak punya pelatih pribadi virtual. Kalau kurang tidur atau aktivitas lagi turun, aplikasinya langsung ngasih saran yang lebih realistis,” tambahnya.

Dari sisi ilmiah, personalisasi berbasis data dinilai lebih efektif dibandingkan program diet dan olahraga yang bersifat umum. Studi dalam jurnal Nature Digital Medicine menjelaskan bahwa respons tubuh terhadap pola makan dan latihan sangat bervariasi antarindividu. Oleh karena itu, rekomendasi yang disesuaikan dengan data biometrik pengguna cenderung meningkatkan kepatuhan dan hasil kesehatan jangka panjang.

Meski demikian, para ahli mengingatkan pentingnya literasi digital dalam pemanfaatan teknologi kesehatan. Data yang dihasilkan wearable device sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya acuan, terutama bagi individu dengan kondisi medis tertentu, tanpa disertai konsultasi dengan tenaga kesehatan profesional.

Gelora Kadrie Oening, Ruang Publik yang Tak Pernah Sepi dari Denyut Olahraga

December 19, 2025 by  
Filed under Olahraga

SAMARINDA — Menjelang sore, Area GOR Sempaja Gelora Kadrie Oening, Samarinda selalu punya caranya sendiri untuk hidup. Bukan dengan hiruk pikuk kendaraan atau suara klakson, melainkan oleh langkah kaki para pelari, tawa anak-anak, irama musik senam, hingga gesekan roda sepatu roda yang melintas lincah di lintasan.

Setiap hari, kawasan ini nyaris tak pernah benar-benar lengang. Bukan hanya mereka yang datang untuk jalan santai atau lari sore, Gelora Kadrie Oening juga menjadi ruang temu bagi pesepeda, komunitas senam, hingga anak-anak yang belajar menjaga keseimbangan di atas sepatu roda.

Yang menarik, pengunjungnya datang dari berbagai kalangan usia. Dari orang tua yang memilih berjalan santai, remaja yang berlari beriringan, hingga keluarga kecil yang membawa serta si kecil menikmati sore. Tak jarang, anak-anak terlihat berlarian atau sekadar duduk di pinggir lapangan, ditemani orang tua yang sesekali mengawasi sambil tersenyum.

Di sela-sela aktivitas olahraga itu, beberapa fotografer jalanan juga tampak siap dengan kameranya. Mereka menawarkan jasa memotret momen olahraga, menangkap ekspresi lelah, semangat, atau kebahagiaan sederhana yang tercipta secara alami.

Bagi saya pribadi, tempat ini punya makna tersendiri. Meski sering berangkat sendiri, tak pernah ada rasa khawatir atau canggung saat tiba di sana.

Justru sebaliknya, keramaian yang hadir terasa menenangkan. Sebagai seorang introvert, berada di tengah banyak orang tanpa harus berinteraksi intens justru menghadirkan rasa aman seolah menjadi bagian dari keramaian, tanpa harus menjadi pusat perhatian.

Biasanya, saya datang sekitar pukul 16.00 sore. Matahari masih cukup cerah, angin mulai bersahabat, dan suasana perlahan berubah. Hingga menjelang magrib sekitar pukul 17.40. Setiap hari selalu padat namun anehnya, tak pernah terasa sesak. Setiap orang seolah punya ruangnya masing-masing, bergerak dengan ritme sendiri. (intan)

Sarifah Suraidah Pimpin KORMI Kaltim

December 17, 2025 by  
Filed under Olahraga

SAMARINDA – Sarifah Suraidah terpilih sebagai Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kalimantan Timur periode 2025–2029 . Sarifah Suraidah terpilih secara aklamasi pada dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) KORMI Kaltim yang digelar di Gedung Tower Dispora Kaltim, Selasa (16/12/2025).

Proses pemilihan berlangsung lancar, demokratis sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga KORMI yang dihadiri pengurus KORMI Kaltim se- Kabupaten Kota kabupaten/kota se-Kalimantan Timur serta perwakilan Induk Organisasi Olahraga (Inorga)

Dalam sambutannya, Sarifah Suraidah menyampaikan komitmennya untuk memperkuat pembinaan olahraga masyarakat di Kaltim. Ia menegaskan bahwa KORMI memiliki peran strategis dalam menumbuhkan budaya olahraga di tengah masyarakat sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan produktif.

“Kita punya potensi luar biasa, semangat yang menyala,” ujar Sarifah Suraidah.

Ia berjanji akan KORMI Kaltim akan menjadi organisasi yang merangkul, bukan memisahkan, menguatkan, bukan menghakimi,membuka pintu, bukan membangun tembok.

“Kita butuh kebersamaan,” katanya.

Dikatakan, olahraga masyarakat bukan hanya kegiatan, tetapi budaya hidup sehat yang menyatukan seluruh warga Kaltim dari kota sampai kampung, dari generasi tua hingga anak muda.

Induk Organisasi (Inorga) melalui kolaborasi bersama pemerintah,  komunitas, dan semua pegiat olahraga, akan membawa Kaltim menjadi daerah yang sehat, kuat, dan penuh energi positif.

“Ke depan, KORMI Kaltim akan fokus pada peningkatan partisipasi masyarakat dalam olahraga rekreasi serta penguatan Inorga di seluruh kabupaten dan kota,” ujarnya.

Selain itu, KORMI Kaltim juga menargetkan prestasi yang lebih baik pada ajang Festival Olahraga  Nasional (FORNAS) mendatang. Kaltim diharapkan mampu bersaing dan masuk dalam jajaran daerah terbaik di tingkat nasional.(Or).

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1740022
    Users Today : 3069
    Users Yesterday : 4905
    This Year : 676532
    Total Users : 1740022
    Total views : 14684380
    Who's Online : 29
    Your IP Address : 216.73.216.36
    Server Time : 2026-05-02