Layanan Kanker RSUD AWS Masuk Jajaran Terbaik Nasional

November 5, 2024 by  
Filed under Kesehatan

RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda

SAMARINDA- RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda meraih penghargaan sebagai sepuluh rumah sakit terbaik di Indonesia dalam bidang pelayanan kanker. Penghargaan diberikan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi), 19 Oktober 2024.

Direktur RSUD AWS Samarinda, dr David Hariadi Masjhoer mengatakan, pihaknya memang fokus pada pelayanan prioritas penyakit kanker, jantung, stroke dan uro-nefrologi (KJSU). Khusus untuk layanan penyakit kanker, modalitas RSUD milik Pemprov Kaltim kini dilengkapi dengan fasilitas alat kesehatan yang memadai.

Diceritakan, sebelumnya jika ada pasien yang sudah divonis penyakit kanker, itu seperti sudah final tinggal menghitung hari dan bulan. Tetapi sekarang pengobatan kanker sudah canggih.

“Obat kemoterapi saja dulu melalui infus, tapi sekarang obat makan sudah banyak,” kata dr David Hariadi Masjhoer ditemui diruang rapat Buana Lantai 2, RSUD AWS Samarinda.

Diejlaskan, terapi kanker di rumah sakit AWS melalui bedah pertama. RS AWS saat ini sudah memiliki dokter bedah yang lengkap salah satunya dokter onkologi medik.

Selain bedah, pengobatan penyakit kanker dapat melalui kemoterapi. Ini merupakan salah satu modalitas yang dimilki RSUD AWS Samarinda.  Rumah sakit memiliki kapasitas 50 bed dengan rata – rata tingkat hunian bed yang terisi di atas 50 persen.

“Karena orang kemoterapi ini dilakukan dengan skala rutin. Satu seri itu bisa sampai tiga sampai empat hari. Itu kembali lagi kepada pasien jenis tumornya seperti apa, berat atau ringan kasusnya,” papar dr David.

Selain itu, modal yang lain dimiliki RSUD AWS yang lain untuk penyakit kanker salah satunya radioterapi. Radioterapi merupakan pengobatan tumor melalui sinar radiasi dengan melakukan pembunuhan sel – sel kanker. Namun, jaringan sekitarnya masih dapat diselamatkan. Sebelumnya, pengobatan membuat seluruh jaringan sel kanker ikut mati, karena terfokus dengan tumornya saja,” jelas dr. David.

Terakhir, yang dimiliki rumah sakit AWS yakni kedokteran nuklir. Kedokteran nuklir ini memasukan bahan radio isotof aktif. Radio isotof aktif pun dapat berefek memicu kanker. Tapi dengan dilakukan kontrol. Sehingga sifat dari radio isotof aktif ini melakukan pengobatan penyakit pada pasien kanker.

Pengobatan ini dilakukan pada kanker teroid atau kelenjar gondok. Ini pengobatan berbeda dengan lainnya. Pengobatan ini pasien harus dikurung di dalam banker selama tiga hari tiga malam serta tidak boleh ketemu dengan orang. Karena pasien meminum obat yang memancarkan sinar radiasi yang bahaya bagi orang lain.

Saat ini RS AWS memiliki tiga tempat tidur banker kelima di Indonesia di luar Pulau Jawa. Pasien perawatan ini selalu penuh. (adv diskominfo kaltim)

50 Tahun Bakti bagi Bangsa, Yamaha Gelar Donor Darah

October 31, 2024 by  
Filed under Kesehatan

BALIKPAPAN– PT Surya Timur Sakti Jatim (STSJ) Main Dealer Yamaha Kaltimtara menggelar donor darah. Gelaran pada 30 Oktober tersebut sekaligus memperingati 50 tahun STSJ dengan tema Bakti Bangsa.

“Ini merupakan bentuk CSR (corporate social responsibility) dalam rangka 50 tahun STSJ. Jadi kita ingin berkontribusi sosial lewab donor darah, ini bentuk kepedulian kami pada sesama,” terang Branc Manager PT STSJ Kaltim, Iwan Prasetia Rusli.

Kedepannya kata Iwan ini bisa jadi agenda  setidaknya ini jadi pondasi untuk terus meningkatkan kepedulian pada sesama.

“Ini bisa jadi pondasi awal bentuk kepedulian kita. Sesuai temanya Bakti Bagi Bangsa, kami akan terus peduli kepada sesama dalam banyak bentuk bukan hanya donot darah,” ungkapanya.

Sementara itu, Ketua Panitia donor darah Yamaha Kaltim, Ashari  mengungkapkan jika kegiatan donor darah ini memang bentuk kepedulian pada sesama yang sangat baik.

“Yang daftar sekitar 117 orang, dari target kita 100 orang. 50 dari karyawan dan 50 dari konsumen Yamaha kita. Donor darah ini memang bentuk kepedulian yang baik sekali. Mudah mudahan ini bida berjalan bagus, tiap tahun bisa diadakan lagi karena ini bentuk kepedulian yang baik,” jelas Ashari.

Dari kegiatan donor darah ini memang diharapkan dapat membangu ketersediaam stok darah. Apalagi dilihat dari animo peserta yang cukup tinggi  donor darah ini bisa jadi agenda tahunan STSJ selaku main dealer Yamaha Kaltimtara. (**)

Program Studi Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Kenalkan Plak Gigi Pada Kader Posyandu

October 29, 2024 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – Program Studi Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman mengenalkan plak gigi kepada kader Posyandu di Kelurahan Gunung Kelua Samarinda, Minggu (27/10/2024)

Kegiatan ini merupakan salah satu Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dalam memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kegiatan ini dipimpin Ketua Pelaksana Kegiatan Dr.drg. Sinar Yani, M.Kes dan anggota Tim drg. Silvia Anitasari, M.Si, PhD, Dr.drg. Lilies Anggarwati, Sp.Perio dan Rahmalia Dewi, SKG.

Sinar Yani mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya pemberdayaan kader posyandu dengan melatih sehingga mampu mengidentifikasi plak gigi yang menjadi penyebab karies gigi.

Dijelaskan,  karies gigi (lubang gigi)  merupakan salah satu penyakit rongga mulut dengan prevalensi yang tinggi di Kalimantan Timur. Penyebab utama karies adalah plak gigi yang sulit diamati dengan kasat mata. Tindakan pembersihan plak dengan menyikat gigi yang benar diperlukan untuk mencegah perkembangan karies gigi. Karena sifat plak gigi yang sulit terlihat, perlu suatu bahan pewarna yang aman untuk bisa mengidentifikasinya.

Buah naga adalah salah satu bahan yang dapat menunjukkan adanya plak gigi. Buah naga sangat mudah diperoleh di daerah Kalimantan timur serta aman dan nyaman di konsumsi.

Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari dengan melibatkan kader Posyandu Perdana 45 dan Posyandu Assyifa. Dalam acara tersebut kader diberi pengetahuan tentang plak dan hubungannya dengan panyakit gigi, dilatih cara membuat cairan buah naga dan aplikasinya di rongga mulut untuk dapat mendeteksi plak. Program PKM ini mendapatkan dana hibah Fakultas Kedokteran tahun 2024 dan diharapkan mampu berkontribusi dalam pencegahan karies gigi dengan keterampilan para kader posyandu dalam mengidentifikasi plak sejak awal.

“Dengan berkumur buah naga maka plak gigi akan langsung terdeteksi dan lebih mudah dibersihkan,” kata Sinar Yani.  (**)

Risiko Kanker Semakin Tinggi, PT STN Deteksi Dini Kanker Mulut Rahim Bersama Puskesmas Babulu

October 29, 2024 by  
Filed under Kesehatan

BABULU – Kanker mulut rahim atau kanker serviks masih menjadi salah satu penyebab utama kematian pada wanita di Indonesia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa lebih dari 270.000 kematian terjadi setiap tahun akibat kanker ini, dengan lebih dari 85% kasus berada di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Menyadari pentingnya pencegahan dan deteksi dini, berbagai pihak terus menggiatkan edukasi mengenai kanker serviks dan menggalakkan upaya skrining melalui IVA test dan Pap smear.

Deteksi dini tentunya sangat penting dalam mencegah dan menekan angka kematian akibat kanker serviks. Alasan ini yang membuat perusahaan kelapa sawit yakni PT Sukses Tani Nusasubur (STN) bekerja sama dengan Puskesmas Babulu menggelar kegiatan kesehatan yakni Deteksi Dini Kanker Mulut Rahim (IVA Test), Kelas Ibu Hamil, dan Sosialisasi Penyakit Tidak Menular. Kegiatan ini dilaksanakan di Polibun PT STN dengan tujuan meningkatkan kesadaran akan kesehatan wanita serta deteksi dini penyakit yang berpotensi membahayakan kesehatan karyawan dan masyarakat sekitar.

“Menjaga kesehatan reproduksi adalah bagian penting dari menjaga kualitas hidup secara keseluruhan. Banyak yang tidak menyadari betapa pentingnya skrining rutin ini, padahal deteksi dini sangat menentukan keberhasilan pengobatan dan peluang sembuh yang jauh lebih tinggi,” kata Victor Aybund, Administratur PT STN, Kamis (24/10/24).

Menurut Victor, dengan mendeteksi sel-sel abnormal pada leher rahim, seperti IVA test mampu menangkap gejala awal sebelum kanker berkembang lebih lanjut. Program ini tidak hanya bertujuan untuk mendeteksi gejala awal kanker serviks, tetapi juga meningkatkan kesadaran para peserta, terutama para karyawan wanita, tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.

Pada kegiatan ini, para peserta mendapatkan pelatihan dan sosialisasi mengenai deteksi dini gejala kanker serviks (IVA Test), edukasi kesehatan untuk ibu hamil, serta pemeriksaan kesehatan dasar untuk penyakit tidak menular, seperti cek tekanan darah, asam urat, gula darah sewaktu, dan kolesterol.

Kegiatan tersebut dihadiri pihak Puskesmas Babulu dengan tenaga medis berpengalaman yakni Sosialisasi Penyakit Tidak Menular: Iko Resminingwati, SKM, Rabiatul Jannah, A.md.Kep, Apt. Farida Anggraeni, S.Farm, dan Wilis Wijanarko, A.md.Kep. Kemudian dari Tim Paksanaan kelas ibu hamil: Muthiayuli hartati, Bdn, S.Keb, Nila febriana, A.md.Keb, dan Rizza anggelia P, A.md.Keb. Serta  Tim Deteksi Dini Kanker Mulut Rahim (IVA Test): Nanik Susanti, Bdn., S.Keb.,S.Tr, Paramita, A.md.Keb, Hasnawati, A.md.Keb, Dewi Angraeni, S.K.M, dan Herlina, A.md.Keb.

Pada kesempatan tersebut, Dewi Anggraeni, S.K.M., mewakili Kepala Puskesmas Babulu, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Puskesmas Babulu dan PT STN dalam kegiatan deteksi dini kanker mulut rahim (IVA Test), kelas ibu hamil dan sosialisasi penyakit tidak menular. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mendeteksi gejala awal kanker serviks, tetapi juga meningkatkan kesadaran para peserta, terutama para karyawan wanita, tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.

“Dengan adanya kolaborasi ini, kami berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dan disebarkan, sehingga semakin banyak wanita yang memahami pentingnya pemeriksaan rutin. Kesehatan adalah prioritas bersama, dan kami berharap program ini bisa terus berlanjut dan berkembang untuk mencakup lebih banyak lapisan masyarakat,” kata Dewi Anggraeni, S.K.M..

Sofia Eugenia Manginte, Penanggung jawab Polibun PT STN, menyampaikan jika kegiatan ini mampu memberikan manfaat besar bagi peserta, khususnya dalam memperhatikan kesehatan wanita sejak dini.

“Semoga kolaborasi ini terus berlanjut, karena penting bagi kami untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan wanita melalui deteksi dini, kelas ibu hamil, dan pemeriksaan penyakit tidak menular,” kata Sofia.(*)

Peran Ibu Cegah Stunting Dioptimalkan Melalui Pemahaman Buku KIA

October 11, 2024 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan salah satu alat yang dapat digunakan orang tua untuk melakukan skrining pertumbuhan dan perkembangan secara mandiri pada bayi dan balita. Saat ini masih belum banyak masyarakat yang belum mengetahui manfaatnya.

Sebagai bagian Tridharma Perguruan Tinggi harus mampu memberikan manfaat kepada perguruan tinggi maupun masyarakat sekitar. Melalui kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat, dosen dan mahasiswa Prodi Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman memberikan edukasi dan motivasi kepada para Ibu yang mempunyai Balita di Posyandu Limau Bayur wilayah Puskesmas Bengkuring Samarinda, 9-10 Oktober 2024.

Pelaksanaan edukasi “Buku KIA” diikuti antusias 50 orang ibu yang berkunjung ke  Posyandu Limau Bayur. Kegiatan ini mengusung tema mencegah Stunting. Kejadian stunting berasal dari  kekurangan gizi yang terjadi pada anak dan berakibat menimbulkan pengaruh negatif terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Akibatnya balita yang mengalami stunting lebih rentan terhadap infeksi penyakit menular, memiliki perawakan yang lebih pendek, dan menunjukkan gizi buruk dari generasi ke generasi.

Rita Puspa Sari, ketua pelaksana kegiatan Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman menjelaskan, “Buku KIA” berisi informasi kesehatan ibu dan anak yang sangat lengkap. Di dalamnya terdapat informasi imunisasi, pemenuhan kebutuhan gizi, stimulasi pertumbuhan dan perkembangan, serta upaya promotif dan pereventif termasuk deteksi dini masalah kesehatan ibu dan anak.

Jika diperlukan tenaga kesehatan dapat menggunakan media KIE lain sebagai alat bantu untuk lebih memperjelas penyampaian pesan-pesan yang disampaikan pada Buku KIA. Media tersebut dapat berupa poster, leaflet, flipchart dan audio visual. Skema kegiatan Pengabdian Masyarakat ini merupakan Skema Kemasyarakatan dimana  kegiatan yang dilakukan bersifat memecahkan masalah, komprehensif, bermakna, tuntas, dan berkelanjutan.

Dikatakan Rita Puspa Sari, kualitas penggunaan “Buku KIA” masih sangat rendah. Direktorat Kesehatan Kementerian Kesehatan mencatat hanya 20% ibu yang mengisi Buku KIA-nya sehingga komitmen tenaga medis dalam pengisian “Buku KIA” sangat penting.

“Peran kader kesehatan dan tenaga medis juga sangat penting dalam mengedukasi ibu hamil, balita dan keluarga,” kata Rita.

Dikatakan, edukasi tentang “Buku KIA” perlu disampaikan sehingga ibu hamil dan keluarga juga mengerti dan memahami isi “Buku KIA”. Hasil pemantauan kesehatan ibu dan anak yang tercatat dalam KMS atau “Buku KIA”  menjadi alat ukur dalam menentukan kesehatan ibu dan anak di Posyandu dan Puskesmas.

Kegiatan peningkatan pemahaman ibu yang memiliki balita akan meningkat dengan edukasi yang diberikan kepada mereka secara terus menerus, dengan media yang menarik, sehingga menimbulkan minat para ibu mendengarkan informasi yang diberikan.

“Optimalisasi kualitas sumber daya suatu negara sangat dipengaruhi oleh masalah stunting yang terjadi saat ini, sehingga stunting harus segera kita cegah peningkatan jumlah kejadiannya, ujar Rita

Peningkatan Kesehatan Ibu dan Balita menjadi harapan yang terus digaungkan para tenaga kesehatan dan pelaksanaan tridharma perguruan tinggi Prodi Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman.

Ditambahkan Rita, kegiatan Edukasi Berbasis “Buku KIA” dilaksanakan sebagai bentuk partisipasi kaum akademisi dalam kegiatan pemerintah untuk melaksanakan pencegahan dini kejadian stunting dikota samarinda, upaya peningkatan pengetahuan yang dilakukan dengan tehnik penyuluhan interaktif disertai berdiskusi antara partisipan dan tim pelaksana kegiatan. (**)

« Previous PageNext Page »

  • vb