Gakeslab Ditantang Dirikan Pabrik Alat Kesehatan dan Laboratorium di Kaltim

April 25, 2025 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – Anggota Perkumpulan Organisasi Perusahaan Alat Kesehatan dan Laboratorium (Gakeslab) Provinsi Kalimantan Timur diberi tantangan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kaltim  dr.H Jaya Mualimin untuk mendirikan pabrik yang memproduksi alat kesehatan di wilayah Kalimantan Timur.

Tantangan ini disampaikan Kadis Kesehatan Kaltim dr. Jaya saat membuka Musyawarah Provinsi Ke-V Gakeslab Provinsi Kalimantan Timur yang berlangsung di Hotel Puri Senyiur Samarinda, Kamis (24/4/2025).

“Ini kesempatan bagi anggota Gakeslab untuk berinvestasi buka pabrik di Kaltim, seperti di Balikpapan ditantang oleh walikota Balikpapan untuk membuat pabrik dan Pemkot Balikpapan menyediakan tanahnya.” ungkap mantan direktur RSJ Atma Husada Mahakam Samarinda ini.

  1. Jaya menyampaikan, Kaltim sebagai sentra ekonomi baru menjadi magnet kalangan pebisnis untuk berinvestasi. Anggota Gakeslab yang sebagian besar adalah pengusaha Alat-alat kesehatan dan laboratorium baik itu yang masih lokal Kaltim maupun yang sudah nasional untuk memproduksi alat-alat kesehatan di Kaltim.

“Arah kebijakan kita itu adalah hilirisasi agar para pelaku usaha terkait alat kesehatan ini juga bisa berproduksi di Kalimantan Timur, pasti biaya distribusinya lebih murah. Selama saya masih sebagai kepala Dinas Kesehatan Kaltim saya akan mensupport penuh pengusaha di Gakeslab yang ingin berinvestasi di Kaltim,” janji dr. Jaya.

Ia berharap dengan produksi di Kaltim harga jual bisa dapat diturunkan, sehingga pengguna alat kesehatan dan laboratorium bisa memberikan layanan dengan biaya dapat di tekan.

“Pelayanan kesehatan yang diberikan BPJS nilainya setiap tahun hampir 3,5 triliun yang diklaim oleh institusi pemberi layanan kesehatan. Kalau kita hitung untuk pembelian obat 30 persennya saja itu lebih kurang 1 triliun, belum lagi untuk belanja alat kesehatan lainnya. Ini adalah pasar yang sangat terbuka bagi Gakeslab di Kaltim,” pungkas Jaya.

Sementara Ketua Gakeslab Kaltim H. Mujiono menyampaikan,  pelaksanaan Musyawarah Provinsi ke-V Gakeslab Kaltim berlangsung selama satu hari.

“Kita upayakan pelaksanaan pemilihan pengurus baru sebagai upaya penyegaran organisasi periode 2025–2029 tuntas hari ini, besoknya kita berikan pelatihan CDAKB. Ayo teman-teman, jangan malu dan jangan ragu. Tunjukkan jati dirimu untuk menjadi calon pemimpin GAKESLAB Kaltim,” ucap Mujiono.

GAKESLAB Kaltim telah memiliki 41 anggota dari total sekitar 90 perusahaan distributor alat kesehatan yang beroperasi di Kaltim. Jumlah ini dinilai cukup representatif sebagai kekuatan kolektif dalam industri alat kesehatan, terutama dalam mendukung kesiapan Kaltim sebagai kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kita ambil thema dalam musyawarah ini bersama memperkuat sinergi industri alat kesehatan di Kalimantan Timur untuk mendukung IKN sebagai penyangga kesehatan nasional,” pungkasnya.(mn)

Sebanyak 524 Calon Jamaah Haji Kukar Ikuti Manasik Haji

April 23, 2025 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

TENGGARNG – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Akhmad Taufik Hidayat membuka Manasik Haji Massal 2025 di Masjid Agung Sultan AM Sulaiman Tenggarong, Rabu (23/4/25) pagi.

Hadir pada acara itu unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Perangkat Daerah, jajaran Kementerian Agama, MUI Kukar, Alim Ulama, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, Badan Pengelola dan Badan Pelaksana beserta seluruh Pengurus Masjid Agung  Tenggarong, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), terdiri dari Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah dan Petugas Kesehatan serta Petugas Haji Daerah (PHD), dan tentunya Jamaah Calon Haji Kukar 2025.

Berdasarkan laporan dari Kepala Kemenag Kukar H Nasrun, jumlah calon jamaah haji Kukar 2025 sebanyak 524 orang, terdiri dari Kloter 3 berangkat tanggal 8 Mei 2025 sebanyak 357 orang calon jamaah haji. Kloter 12 berangkat tanggal 23 Mei 2025 sebanyak 149 orang calon jamaah haji. Kloter 15 berangkat tanggal 27 Mei 2025 sebanyak 18 orang calon jamaah haji.Ditambah PPIH  terdiri dari  Pembimbing ibadah 3 orang, Ketua kloter 1 orang, Tenaga kesehatan 2 orang,  dan Petugas haji daerah 3 orang.

Akhmad Taufik menyampaikan ucapan selamat kepada para calon jamaah, yang akan berkesempatan untuk menunaikan Ibadah Haji. Ia berharap perjalanan ibadah mereka nanti tidak menemui godaan, cobaan, namun apabila ada, hadapi dengan tabah, penuh kesabaran, keikhlasan, penuh kepasrahan kepada Allah, mengingat pelaksanaan ibadah haji bersifat massal dan berlangsung dalam jangka waktu yang terbatas.

“Jemaah haji yang berangkat ke Tanah Suci Mekah Al-Mukaromah tahun ini selayaknya bersyukur dan terus bersyukur kepada Allah SWT, karena masih ada yang harus menunggu puluhan tahun lagi untuk bisa berangkat memenuhi panggilan Allah SWT menunaikan Ibadah Haji,” ujarnya saat membacakan sambutan Bupati Edi Damansyah.

Dikatakan, bimbingan Manasik Haji Kukar yang digelar dua hari tersebut merupakan agenda rutin dan bagian dari rangkaian persiapan bagi calon jamaah haji sebelum berangkatkan. Dengan mengikuti kegiatan manasik haji, diharapkan semua calon jamaah haji dapat tertib dalam melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji mulai dari Berangkat dari Tanah Air, Selama berada di Mekah dan Madinah sampai kembali lagi ke tanah air.

Oleh karena itu menjadi kewajiban pemerintah untuk membekali calon jamaah haji agar siap baik secara mental maupun secara spiritual dalam menjalankan ibadah haji; memberikan pengetahuan tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji agar tidak ada kesalahan dalam melakukannya, menghasilkan rasa kebersamaam sesame calon jamaah haji.

Diharapkan seluruh calon jamaah haji untuk dapat mengikuti secara serius dan sungguh-sungguh seluruh materi Bimbingan yang diberikan oleh para Narasumber, sehingga seluruh calon jamaah haji dalam melaksanakan ibadah haji nantinya akan dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan tuntunan dan rukun-rukun haji.

“Jadilah tamu yang terhormat, tunjukkan sikap, sifat, ramah, santun, jaga martabat bangsa, jaga keteguhan niat, jaga nama baik Kabupaten Kutai Kartanegara, teguhkan niat untuk menunaikan ibadah memenuhi panggilan rukun Islam ke lima. Sempurnakanlah ibadah haji  dengan sikap tawaduk, khusuk dan khidmat karena Allah. Jauhilah berprasangka buruk,” pesannya.

Ia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang terkait dalam penyelenggaraan haji tahun ini, dan berharap penyelenggaraan haji tahun ini dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar serta senantiasa mendapatkan kemudahan, keberkahan. (kk04/adv diskominfo kukar)

LPTQ Kaltim Evaluasi Peserta TC Tahap III

April 21, 2025 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

BALIKPAPAN – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kaltim hari ini (19/4) melakukan evaluasi para peserta Training Center (TC) Tahap III calon peserta Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) Tingkat Nasional, di Asrama Haji, Balikpapan.

Kegiatan TC berlangsung mulai  tanggal 16, dan berakhir tanggal 20 April 2025. Menghadirkan 8 (delapan) orang pelatih tingkat nasional dan beberapa pelatih lokal, Kalimantan Timur.

Pelatihan diikuti 54 peserta dalam berbagai cabang yang akan dilombakan pada gelaran  STQH ke 28 Tingkat Nasional di Kendari pada  Bulan Oktober 2025 yang  akan datang.

Ketua II LPTQ Kaltim, yang  sehari-hari bertugas sebagai Kepala Biro Kesra Setda Prov Kaltim, Dasmiah saat memimpin rapat evaluasi berharap selama pelatihan, peserta benar-benar menunjukkan semangat dan performa yang optimal. Ia menginginkan gelar juara umum pada MTQ Nasional ke-30 Tahun 2024 bisa dipertahankan pada ajang STQH Tingkat Nasional yang akan datang.

Senada dengan Dasmiah, Ustadz Hajarul Akbar selaku koordinator pelatih juga berharap agar para peserta TC berlatih dan berlatih dengan sungguh-sungguh, berdisiplin serta berdoa memohon kepada Allah SWT, agar dapat terpilih untuk menjadi kafilah Kaltim dalam ajang STQ Tingkat Nasional ke 28 yang akan datang.

Selain evaluasi, kemarin (18/4) juga dilakukan rapat persiapan MTQ Tingkat Provinsi Kaltim, dipimpin Ketua Harian LPTQ Kaltim Muhammad Syirajuddin yang sehari-hari menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Prov Kaltim.

Hadir pada Rapat Persiapan MTQ Tingkat Provinsi Kaltim yang akan berlangsung pada Bulan Juni 2025 di Sangatta, Kutai Timur, Ketua III, Jauhar Efendi, Sekretaris  LPTQ, Maslekhan, Bambang Iswanto, Ardiansyah dan Etty Susanti serta para pengurus LPTQ lainnya. (MJ)

Hadirkan MRI 1,5 Tesla, Dorong Diagnostik Bebas Radiasi di Kutai Timur

April 14, 2025 by  
Filed under Kesehatan

SANGATTA — Di tengah derasnya arus digitalisasi dan kemajuan teknologi medis, RSUD Kudungga Kutai Timur (Kutim) menjawab tantangan zaman dengan menghadirkan perangkat Magnetic Resonance Imaging (MRI) 1,5 Tesla. Perangkat pemindai canggih ini resmi diluncurkan pada Senin (14/4/2025), menjadi simbol keseriusan rumah sakit daerah dalam memperluas akses layanan diagnostik presisi tinggi tanpa radiasi.

Peresmian yang berlangsung di Aula Lantai 3 RSUD Kudungga itu dipimpin Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman. Keberadaan MRI 1,5 Tesla ini diharapkan menjadi titik balik transformasi layanan kesehatan di Kutim. Membawa masyarakat lebih dekat pada teknologi medis berstandar nasional, tanpa harus meninggalkan kampung halaman.

“Alat ini bukan hanya investasi alat, tetapi investasi untuk masa depan layanan kesehatan di Kutai Timur,” kata Direktur RSUD Kudungga dr Muhammad Yusuf, Senin (14/4/2025).

Didampingi Wakil Direktur Pelayanan dr Yuwana Sri Kurniawati, ia menegaskan komitmen RSUD Kudungga untuk terus meningkatkan mutu layanan berbasis teknologi.

MRI 1,5 Tesla merupakan alat pencitraan medis non-invasif yang bekerja tanpa menggunakan radiasi, melainkan memanfaatkan medan magnet kuat dan gelombang radio. Hasilnya, pencitraan organ dalam tubuh dapat dilakukan secara detail dan aman, baik untuk otak, jantung, tulang belakang, hingga jaringan lunak.

Dalam banyak kasus, MRI kerap menjadi penentu utama dalam proses diagnosis. Mulai dari mendeteksi tumor otak, stroke, kelainan jantung, hingga cedera sendi. Kini, warga Kutim tak perlu lagi menempuh rujukan ke Samarinda atau Balikpapan. Pemeriksaan bisa dilakukan langsung di Sangatta, dalam lingkungan rumah sakit daerah yang terus berbenah.

Prosedur pemeriksaan terbilang nyaman dan minim rasa sakit. Pasien hanya perlu berbaring diam dalam mesin berbentuk tabung besar selama 20 hingga 60 menit, tergantung area tubuh yang diperiksa. Untuk mendukung akurasi hasil, pasien diminta melepaskan benda-benda logam sebelum masuk ruang pemeriksaan. Meski mesin MRI mengeluarkan suara bising selama proses berlangsung, tidak ada efek samping atau ketidaknyamanan serius yang ditimbulkan.

Pemeriksaan MRI di RSUD Kudungga melayani berbagai jenis diagnosis, antara lain, otak dan tulang belakang untuk deteksi stroke, tumor, dan penyakit neurodegeneratif. Jantung dan pembuluh darah guna mendeteksi kelainan struktural, aneurisma, atau penyumbatan. Organ dalam seperti hati dan ginjal untuk menelusuri peradangan atau kanker. Sendi dan jaringan lunak guna menilai cedera ligamen dan otot.

Tarif transparan dan kompetitif juga menjadi nilai tambah dari layanan ini. Pemeriksaan MRI non-kontras dibanderol mulai Rp 2.890.000 hingga Rp 3.249.000, tergantung lokasi tubuh yang diperiksa.

  1. MRI Non Kontras Kepala Rp 2.980.000
  2. MRI Non Kontras Kepala MRA Rp 2.980.000
  3. MRI Non Kontras Cervical Rp 3.249.000
  4. MRI Non Kontras Thoracolumbal Rp 3.249.000
  5. MRI Non Kontras Lumbosacral Rp 3.249.000
  6. MRI Non Kontras Pelvis Rp 3.249.000
  7. MRI Non Kontras Knee Joint (Lutut) Rp 2.890.000
  8. MRI Non Kontras Ankle (Pergelangan Kaki) Rp 2.890.000
  9. MRI Non Kontras Shoulder Joint (Bahu) Rp 2.890.000

“Layanan ini bisa dinikmati juga oleh peserta BPJS Kesehatan,” tambah dr Muhammad Yusuf.

Dengan kata lain memastikan keterjangkauan layanan tidak hanya berlaku bagi kalangan tertentu. Sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah Kutim, RSUD Kudungga menjadikan keterbukaan informasi sebagai prinsip utama dalam pelayanan publik.

Lebih dari sekadar peningkatan fasilitas, hadirnya MRI 1,5 Tesla menjadi penanda bahwa daerah tidak lagi tertinggal dalam hal akses kesehatan modern. Di tangan tenaga medis terlatih dan teknologi yang andal, masyarakat kini dapat menjalani proses diagnosis yang lebih cepat, akurat, dan minim risiko.

“Ini bukan akhir dari perjalanan kami. Justru menjadi awal untuk pelayanan kesehatan yang lebih setara dan modern,” ujar dr Muhammad Yusuf.

Lebih dari sekadar alat, MRI 1,5 Tesla menjadi simbol kemajuan RSUD Kudungga dalam memberikan layanan kesehatan yang lebih baik dan menyeluruh kepada masyarakat Kutim. Dengan teknologi ini, proses diagnosis menjadi lebih cepat, akurat, dan minim risiko.

Kini, akses terhadap teknologi medis tingkat lanjut tak lagi menjadi hal yang jauh dari jangkauan masyarakat daerah. Bukti bahwa pelayanan kesehatan berkualitas bisa hadir di daerah, tanpa harus pergi ke luar Sangatta

 

Teknologi medis yang dahulu hanya bisa ditemukan di rumah sakit besar kini hadir di jantung Kutim. RSUD Kudungga membuktikan bahwa pelayanan kesehatan bermutu bukanlah hak istimewa kota besar semata, tapi hak seluruh rakyat, termasuk mereka yang tinggal di ujung Kutim. (kt14)

Kutim Laporkan Kesiapan Tuan Rumah MTQ Kaltim

April 12, 2025 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SAMARINDA – Kutai Timur (Kutim) menyatakan kesiapannya sebagai tuan rumah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-45 Tingkat Provinsi Kaltim pada bulan Juli mendatang.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Kutim  Poniso Suryo Renggono menyatakan Kabupaten Kutai Timur sudah siap melakukan beberapa langkah dengan progres yang cukup baik.

“ Kami juga meminta berbagai masukan bila ada kekurangan dan kendala,” katanya di hadapan Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kaltim di Sekretariat Jalan Awang Long Samarinda, Jumat (11/4/2025).

Pimpinan Rapat Ekpose Hj Dasmiah, Wakil Ketua II LPTQ Kaltim yang juga Karo Kesra Pemprov Kaltim Poniso serta Kepala Kantor Kemenag Kutim Ahmad Barkati bersama jajaran Kesra dan LPTQ Kutim. Sementara itu dari LPTQ Kaltim dihadiri Wakil Ketua H Abdul Khaliq yang juga Kakanwil Kemenag Kaltim, Wakil  Ketua III H Moh Jauhar Efendi, Bendahara Umum Rudian Setiawan, Bambang Iswanto dan lainnya.

Poniso memaparkan tentang venue musabaqah dan arena utama, membuat logo dan maskot, tenaga LO dan lain-lain.

Tentang maskot yang mengambil  gambar sosok singa cukup hangat dibicarakan karena ada kritikan  sehingga disarankan diganti dengan maskot yang tidak mengandung unsur binatang atau hewan bernyawa, atau dimodifikasi dengan unsur dan dengan desain lain yang menarik.

Selanjutnya, jika sudah ada maskot yang baru segera disosialisasikan, termasuk time line dan informasi lain tentang MTQ untuk diketahui masyarakat luas.

Direncanakan, Pemkab Kutim juga akan kembali melakukan ekpose yang dihadiri LPTQ, Kesra, Kemenag dan undangan lain dari kabupaten dan kota se-Kaltim.

Diharapkan  Kutim senantiasa menjalin komunikasi dan koordinasi dengan LPTQ Kaltim demi suksesnya penyelenggaraan musabaqah tersebut.*

« Previous PageNext Page »

  • vb