Kaltim Peringkat 5 Besar Kasus Penyakit Tidak Menular di Indonesia

November 19, 2024 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengungkapkan, Kaltim menempati peringkat 5 besar untuk tingkat penyakit tidak menular (PTM) di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Setyo Budi Basuki, Plt. Sekretaris Dinkes Kaltim, pada kegiatan Rakor Teknis Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular di Hotel Puri Senyiur, Samarinda, Senin (18/11/2024).

Menurutnya, tingginya prevalensi PTM di Kaltim disebabkan oleh gejala penyakit yang seringkali tidak dirasakan secara langsung, sehingga banyak orang terlambat menyadari bahwa mereka mengidap penyakit tersebut pada tahap yang sudah parah.

“Gejala PTM sering kali tidak dapat dideteksi dengan baik, sehingga banyak yang terlambat mengetahui dan harus segera menjalani rehabilitasi,” ujar Basuki.

Ia menjelaskan, penyakit jantung, hipertensi, dan kanker merupakan PTM dengan jumlah kasus terbanyak di Kaltim.Selain itu, basuki menyebut, tingginya angka obesitas di provinsi ini juga menjadi salah satu faktor risiko utama.

“Obesitas terjadi akibat ketidakseimbangan antara jumlah energi yang dikonsumsi dan yang dibakar, sehingga energi berlebih disimpan sebagai lemak yang dapat memicu PTM,” tutupnya. (jal)

Remaja Kaltim Alami Masalah Kesehatan Jiwa

November 19, 2024 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA  – Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Kalimantan Timur (Dinkes Kaltim), dr. Ika Gladies Syaferani, mengungkapkan, sekitar 50 persen remaja di Kaltim mengalami masalah kesehatan jiwa.

Berdasarkan data Jejak Survei Kesehatan Indonesia (SKI) oleh Kementerian Kesehatan pada Oktober 2023, Kalimantan Timur menduduki peringkat kedua tertinggi di Indonesia dengan tingkat depresi sebesar 2,2 persen, di bawah Jawa Barat yang mencapai 3,3 persen.

Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Kalimantan Timur (Dinkes Kaltim), dr. Ika Gladies Syaferani

Masalah ini dipicu sejumlah faktor, seperti ketidakmerataan distribusi kekayaan sumber daya alam (SDA), rendahnya peluang kerja, serta meningkatnya stres dan kecemasan di kalangan kaum muda.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Dinkes Kaltim menggencarkan program pencegahan melalui pendekatan promotif dan preventif. Salah satu upayanya adalah melaksanakan skrining kesehatan jiwa menggunakan aplikasi berbasis Android bernama Sijiwa.

“Aplikasi ini membantu individu mengevaluasi kondisi psikologis mereka dan mengarahkan mereka ke tenaga kesehatan jika diperlukan,” kata dr. Ika pada Senin, (18/11/2024).

Sijiwa juga terkoneksi langsung dengan sistem pencatatan pelaporan Kementerian Kesehatan dan digunakan untuk deteksi awal masalah kesehatan jiwa. Hasil skrining menunjukkan bahwa sekitar 50 persen remaja yang disurvei mengalami masalah kesehatan jiwa.

“Rata-rata, mereka membutuhkan teman curhat karena permasalahan yang berakar dari lingkungan keluarga atau sekolah,” ungkapnya.

Dinkes juga mengandalkan instrumen seperti SDQ (Strengths and Difficulties Questionnaire) untuk anak di bawah 18 tahun dan SRQ-20 (Self-Reporting Questionnaire) untuk dewasa sebagai alat deteksi awal.

Ke depan, dr. Ika berharap masyarakat Kaltim lebih peduli terhadap kesehatan jiwa, setara dengan perhatian pada kesehatan fisik. (jal)

Seminar Ketahanan Keluarga DWP PUPR dan PERA Kaltim Tekankan Harmoni di Era Digital

November 18, 2024 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SAMARINDA – Dharma Wanita Persatuan (DWP), Dinas PUPR dan PERA Provinsi Kalimantan Timur menggelar seminar bertema “Peran Keluarga Dalam Menguatkan Pendidikan Karakter dan Kesehatan di Era Society 5.0”, Jumat (15/11/2024)

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kepala Dinas PUPR dan PERA Kaltim ini merupakan rangkaian acara HUT ke 25 DWP Dinas PUPR dan PERA. Sebanyak 130 peserta hadir terdiri dari 100 peserta eksternal, yaitu DWP Instansi Pemerintah dan Vertikal Prov. Kaltim, pengurus dan anggota BKOW Prov. Kaltim, serta organisasi wanita lainnya di lingkungan Prov. Kaltim, dan 30 peserta internal dari pengurus dan anggota.

Tampil sebagai narasumber, Endro S. Efendi, seorang Trainer dari Semesta Academy, serta Windie Karina Farmawati, dosen Universitas Widyagama Mahakam Samarinda yang juga anggota Forum PUSPA (Partisipasi Publik untuk Perlindungan Perempuan dan Anak).

Ketua DWP Dinas PUPR dan PERA Kaltim, Marliana Wahyuningrum Firnanda, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam seminar ini. Ia menegaskan bahwa rangkaian peringatan HUT DWP diisi dengan berbagai kegiatan setiap minggunya yang bertujuan memberikan manfaat kepada semua peserta.

“Momen ini merupakan bagian dari upaya kita untuk terus memperkuat ketahanan keluarga, khususnya di era digital ini. Saya berharap materi yang disampaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga keluarga kita bisa tetap harmonis, bahagia, dan berkontribusi dalam membangun Indonesia yang maju,” ujar Marliana.

Ketua pelaksana kegiatan, Ny. Irene Kusumawardhani Runandar menjelaskan, seminar ini merupakan salah satu program kerja dari bidang pendidikan DWP Dinas PUPR dan PERA Kaltim. Ia menyampaikan pentingnya membangun keluarga yang harmonis dan solid di tengah arus digitalisasi yang membawa berbagai tantangan baru.

Dalam pemaparannya, Endro S. Efendi membagikan berbagai tip dan trik untuk menjaga ketahanan keluarga, mulai dari pentingnya komunikasi yang efektif, pengendalian emosi, hingga menciptakan lingkungan keluarga yang penuh cinta dan dukungan.

“Ketahanan keluarga bukan hanya soal bertahan dari tekanan luar, tapi juga soal menciptakan harmoni dan kebahagiaan dari dalam. Di era digital, pengendalian emosi dan komunikasi menjadi kunci utama,” jelas Endro.

Sementara itu, Windie Karina Farmawati menyoroti pentingnya pendidikan karakter dan kesehatan keluarga sebagai dasar dalam menghadapi tantangan di era Society 5.0. Ia juga mengingatkan tentang perlunya memperkuat peran perempuan dan melindungi anak-anak dalam keluarga.

Acara ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana para peserta antusias berdiskusi langsung dengan para narasumber. Harapannya, seminar ini dapat menjadi inspirasi untuk menciptakan keluarga-keluarga yang kuat, harmonis, dan berdaya saing di Kalimantan Timur. (en)

Pemkab Kukar Terus Beri Perhatian Pada Bidang Keagamaan

November 17, 2024 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

TENGGARONG – Peran Tokoh Agama sangat signifikan membawa umat mengimplementasikan nilai-nilai ajaran agamanya. Semua agama mengajarkan hidup damai dengan sesama. Pemerintah Kukar menyadari akan pentingnya masyarakat untuk hidup dalam kedamaian dan kerukunan dan menaruh fokus pada Bidang keagamaan.

“Melalui Program Bidang keagamaan inilah umat dibina dalam aspek mental dan spiritual, sehingga keberadaan di Tengah-tengah Masyarakat mampu mengimplementasikan ajaran agamanya dan mampu menghadirkan kedamaian, kerukunan, ketentraman dan ketertiban,” kata Penjabat sementara  (Pjs)  Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Bambang Arwanto saat menghadiri Upacara Karya Ngenteg linggih Mepedudusan Agung Medasar Antuk Taur Wrespati Kalpa Agung, Purnamaning Sasih Kalima dan penandatangan prasasti, di Pura Payogan Agung Kutai,  Kelurahan Loa Ipuh Tenggarong, Sabtu (16/11/24) pagi.

Dikatakan Bambang, Pemerintah Kukar  akan terus memberikan perhatiannya pada bidang Keagamaan untuk semua agama. Untuk itulah dalam kesempatan ini kehadiran saya sebagai wujud komitmen Pemerintah memberikan dukungan pada kegiatan-kegiatan keagamaan.

Program Revitalisasi dan Pembangunan Rumah Ibadah yang telah berjalan selama ini sebagai salah satu bentuk kepedulian dan komitmen Pemkab Kukar pada bidang Keagamaan, salah satunya kepada umat  Hindu, baik Bantuan Hibah Dana untuk Kegiatan maupun Bantuan Hibah Revitalisasi Pura yang ada di Tenggarong Seberang.

Menurutnya, terselenggaranya acara ini tentunya karena sinergitas umat Hindu dalam mempersiapkannya.  Persiapan ini sudah dari bulan yang lalu, artinya dipersiapkan dengan baik dengan betulungan (bergotongroyong). Artinya kegiatan-kegiatan keagamaan bukan hanya bicara ritual keagamaan saja, melainkan memiliki dimensi sosial, Dimana dibangun relasi antar umat yang begitu baik, sehingga umat dapat hidup dalam relasi yang indah dan penuh dengan kedamaian dan kerukunan.

Masyarakat Kukar itu sangat plural, baik dari agama, suku, Bahasa dan aspek lainnya. Kadaan masyarakat yang plural ini tentunya tidak bisa dihindari adanya perbedaan-perbedaan dalam segala aspek. Perbedaan ini yang harus mampu dikelola dengan baik untuk menjadi kekuatan yang kuat dalam membangun.

Pemerintah memberikan apresiasi kepada pada Pengurus Pura dan Tokoh Agama Hindu dan Stakeholder lainnya yang telah melakukan perannya begitu signifikan dalam pembinaan mental dan spiritual. Kondusifitas, keamanan, ketertiban dan kedamaian yang telah terpelihara selama ini tentunya karena peran para Tokoh Agama dan Masyarakat. Untuk itulah kondisi ini yang harus terjaga dan terpelihara dengan baik. Secara khusus, Kukar menghadapi Pilkada yang dilaksanakan pada tanggal 27 November 2024, agar Umat Hindu untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik dan sama-sama menjaga kondusifitas, ketertiban dan keamanan.

Upacara Karya Ngenteg Linggih Pedudusan Agung Madasar Antuk Taur Wrespati Kalpa Agung,  diantaranya bertujuan untuk kmenjaga keseimbangan dan keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan sesuai dengan ajaran Tri Hita Karana dalam agama Hindu. Selain itu upacara ini juga bertujuan untuk mengukuhkan kembali kedudukan atau linggih Niyasa tempat suci sebagai pemujaan Tuhan yang dipercayai oleh Umat Hindu. (kk04)

Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kaltim Gelar Sosialisasi Teknis Keprotolan

November 15, 2024 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SAMARINDA – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Timur menggelar sosialisasi teknis keprotokolan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan anggota dalam mengelola acara keprotokolan. Kegiatan ini dihadiri Ketua DWP instansi pemerintah dan vertikal se-Kaltim beserta anggota berlangsung di Ballroom Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, Jumat (15/11/2024).

Ketua DWP Provinsi Kalimantan Timur, Nurul Atika Ujang saat membuka acara menekankan pentingnya pengetahuan keprotokolan dalam menunjang kelancaran berbagai acara.

“Acara pelatihan teknis-teknis keprotokolan ini insyaallah akan menambah ilmu dan pengetahuan bagi ibu-ibu dilingkungan kantor ataupun kedinasan. Akan tetapi, ilmu keprotokolan ini juga dapat dilaksanakan dan diterapkan di organisasi hingga ke lapisan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap peserta dapat memanfaatkan sosialisasi ini dengan baik agar ilmu yang diperoleh dapat diaplikasikan dalam kegiatan DWP masing-masing.

Narasumber dalam kegiatan ini, Marga Rahayu, memberikan paparan terkait berbagai aspek teknis keprotokolan, seperti penyusunan rundown acara, penyambutan tamu, kunjungan pejabat, tata cara naik dan turun kendaraan, hingga jajar kehormatan atau tata posisi duduk tamu. Peserta juga mendapat pelatihan praktis mengenai tata cara penghormatan berdasarkan jabatan atau kedudukan seseorang.

Harapannya, ilmu yang didapat dari sosialisasi ini dapat diterapkan dalam kegiatan DWP sehingga acara-acara ke depan dapat berjalan lebih tertib dan lancar. (adv diskominfo kaltim)

« Previous PageNext Page »

  • vb