Dinas Pariwisata Kaltim Dorong Sinergi Layanan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

October 1, 2025 by  
Filed under Wisata

SAMARINDA –  Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2025 sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Kegiatan ini berlangsung di Temindung Creative Hub, Jalan Pipit, Sungai Pinang, Samarinda, Selasa (30/9/2025).

Acara dihadiri 27 komunitas, mulai dari musik, teater, hingga yayasan. Mereka menjadi bagian dari forum dialog antara pemerintah daerah dan masyarakat pengguna layanan publik.

Kepala Dispar Kaltim, Ririn Sari Dewi menegaskan, pariwisata dan ekonomi kreatif kini menjadi salah satu pilar penting pembangunan daerah.

“Potensinya tidak hanya memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja, mendorong inovasi, serta memperkuat identitas budaya daerah kita,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, dukungan regulasi, kemudahan perizinan, serta pemanfaatan sarana-prasarana publik sangat penting agar menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berdaya saing. Ia menyoroti peran Online Single Submission (OSS) sebagai instrumen percepatan perizinan, serta pentingnya tertib perpajakan agar memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha.

Ia menyebut kehadiran Temindung Creative Hub bukan hanya fasilitas fisik, tetapi juga pusat inovasi, kolaborasi, dan pemberdayaan.

“Tempat ini harus mampu menjembatani Dinas Pariwisata sebagai penyedia layanan dengan masyarakat sebagai pengguna layanan, dalam suasana yang terbuka dan produktif,” jelasnya.

Forum ini juga menjadi wadah strategis menyerap aspirasi pelaku usaha dan komunitas seni, sekaligus merumuskan arah pemanfaatan Temindung Creative Hub agar sesuai kebutuhan lapangan.

“Pelayanan publik yang ideal tidak bisa dibangun sepihak, melainkan melalui proses dialog seperti yang kita lakukan hari ini,” tambahnya.

Melalui forum ini, Dispar Kaltim berharap masukan dari berbagai pihak dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan, program, serta pengelolaan Temindung Creative Hub di masa depan, sehingga benar-benar mampu memberikan dampak nyata bagi ekosistem kreatif sekaligus pertumbuhan ekonomi lokal. (yud)

Bandara Ngurah Rai Jadi Penentu Citra Pariwisata Bali

September 21, 2025 by  
Filed under Wisata

DENPASAR – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dinilai bukan sekadar pusat transportasi udara, melainkan gerbang utama yang mencerminkan wajah Bali di mata dunia. Hal itu disampaikan mantan Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) periode 2007-2015  Marsda TNI (Pur) Tatang Kurniadi saat dimintai tanggapannya mengenai peran bandara terhadap citra pariwisata Pulau Dewata, Minggu (21/9/2025).

“Bandara adalah kesan pertama yang dirasakan wisatawan. Apa yang mereka lihat, rasakan, dan alami di sana akan melekat di ingatan. Karena itu keamanan, kenyamanan, dan ketertiban kawasan bandara harus benar-benar dijaga,” ujar Tatang kepada wartawan.

Sejalan dengan pandangan tersebut, Polda Bali bersama para driver Angkutan Sewa Khusus (ASK) menggelar pertemuan tatap muka pada awal September lalu. Kegiatan itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus komitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan Bandara Ngurah Rai.

Langkah ini dinilai penting mengingat bandara merupakan objek vital yang tidak hanya berkaitan dengan aktivitas penerbangan, tetapi juga menyangkut citra pariwisata Bali secara menyeluruh. Tatang menekankan, pelayanan yang humanis dan suasana yang kondusif akan membuat wisatawan pulang dengan pengalaman positif, sementara pengalaman buruk sekecil apa pun bisa berdampak pada nama baik pariwisata.

“Menjaga bandara bukan hanya tugas aparat keamanan. Sopir, pekerja bandara, maupun masyarakat pengguna jasa punya peran penting. Semua pihak harus bersinergi, taat aturan, dan mengedepankan sikap ramah,” imbuhnya.

Menurutnya, pariwisata adalah nadi ekonomi Bali. Karena itu, memastikan bandara tetap aman, nyaman, dan tertib sama artinya dengan menjaga keberlangsungan hidup masyarakat Bali. “Bandara Ngurah Rai harus menjadi pintu masuk yang memberi kesan positif bagi setiap wisatawan,” pungkas Tatang. (**)

Dinas Pariwisata Kaltim Tekankan Pentingnya Digitalisasi dalam Promosi Pariwisata Daerah

August 23, 2025 by  
Filed under Wisata

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, Ririn Sari Dewi

Ibu Kota Nusantara – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, Ririn Sari Dewi, memberikan pembekalan kepada peserta Putri Pariwisata Indonesia, Putri Pariwisata Nusantara, dan Putri Kampus Indonesia 2025. Acara ini berlangsung di Gedung Kemenko Ibu Kota Nusantara, Sabtu (23/8/2025).

Melalui paparan berjudul Strategi Promosi Pariwisata yang Berkelanjutan di Kalimantan Timur, Ririn menekankan pentingnya pendekatan inovatif, kreatif, dan berbasis teknologi dalam pengembangan sektor pariwisata daerah. Ia menyebut ada tiga aspek utama yang menjadi fokus, yakni promosi budaya daerah, pelestarian alam, serta pemasaran digital.

“Pemanfaatan teknologi digital melalui media sosial, website resmi, dan berbagai platform lainnya sangat penting untuk meningkatkan daya saing dan visibilitas pariwisata Kalimantan Timur, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional,” jelas Ririn.

Selain mengisi sesi pembekalan, ia juga hadir sebagai narasumber kegiatan karantina serta sesi wawancara peserta Putra Putri Pariwisata Nusantara 2025, yang merupakan bagian dari rangkaian EL JOHN Pageants di Ibu Kota Nusantara.

Ia menegaskan, penerapan strategi promosi yang terintegrasi dapat memperkuat posisi pariwisata Kaltim di kancah global.

“Dengan menggabungkan promosi budaya, pelestarian alam, dan pemanfaatan teknologi digital, potensi wisata Kalimantan Timur bisa diangkat secara berkelanjutan sekaligus memberi dampak positif bagi ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Sebagai penutup rangkaian agenda, Ririn juga didaulat menjadi dewan juri pada malam Grand Final Pemilihan Putra Putri Pariwisata Nusantara 2025 yang digelar di Gedung 1 Kemenko OIKN, Kabupaten Penajam Paser Utara, Minggu malam (24/8/2025). (yud)

PT TCM Dukung Kegiatan Festival Sarut di Kecamatan Damai

August 8, 2025 by  
Filed under Wisata

SENDAWAR – Kegiatan festival sarut yang di laksanakan setiap tahun sekali secara rutin di bulan Agustus menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia dibina PT. Trubaindo Coal Mining (TCM). Festival diikuti 17 kampung dan 22 Kelompok kerajinan tangan kain sarut  se- Kecamatan Damai digelar di lapangan sepak bola, Kampung Damai Kota, Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kamis (7/8/2025).

Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai lomba selama tiga hari sejak Kamis hingga Sabtu  9 Agustus 2025. Selain dari Dinas Pariwisata. kegiatan melibatkan pihak ketiga sebagai sponsor, diantaranya PT. TCM & BEK dan juga beberapa perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Damai

Camat Damai Iman Setiadi menyampaikan Festival Sarut kali ini k menampilkan beberapa katagori perlombaan yaitu lomba fashion show busana sarut, yang terdiri dari tiga katagori, yang pertama katagori anak anak sebanyak 33 peserta, remaja 15 peserta, dewasa 23 peserta, total ada 71 peserta. Selanjutnya lomba menyarut ada tiga katagori, anak SD 12 peserta, anak tingkat SMP dan SMA 13  peserta, dewasa 26 peserta, total ada 50 peserta.

Ketiga lomba membuat kue tradisional dari Tumpi, makanan tersebut merupakan makanan favorit dari suku Dayak Benuaq, yang diikuti 11 orang peserta.

“Ke empat lomba karnaval yang terdiri dari dua katagori, anak anak 6 peserta, dan dewasa 6 peserta, total 12 peserta,” bebernya.

Plt Kadis Pariwisata Kubar FX. Sumardi menyampaikan, kegiatan festival Sarut tahun 2025 yang dilaksanakan Dinas Pariwisata bekerjasama dengan Kecamatan Damai.

Dasar pelaksanaan kegiatan, Dasar Hukum Undang[1] Undang Dasar No.10 tahun 2009 tentang kepariwisataan, dan peraturan Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif.

“Adapun dana festival sarut ini bersumber dari APBD DPA tahun anggaran 2025 yakni program pengembangan sumber daya pariwisata dan ekonomi kreatif dengan kegiatan pelaksanaan peningkatan kapasitas sumber daya manusia pariwisata dan ekonomi kreatif tingkat dasar,”ujarnya.

Ia menyebut, festival ini bukan hanya sebuah perayaan, namun juga bentuk nyata dari upaya bersama dalam melestarikan seni, budaya, dan potensi daerah, melalui kegiatan ini, di ketahui bahwa Kampung Damai adalah wilayah yang kaya akan kreativitas, keanekaragaman, dan semangat kolaborasi.

“Saya mengapresiasi setinggi- tingginya kepada seluruh panitia, sponsor, pelaku seni, UMKM, serta masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya acara ini, tanpa kerja keras dan kebersamaan, tentu festival ini tidak akan dapat berjalan dengan baik,”ungkapnya.

Ia berharap, festival Sarut ini menjadi momentum positif bagi pertumbuhan ekonomi kreatif, memperkuat rasa kebersamaan, serta membangun citra daerah di mata nasional maupun internasional.

“Terima Kasih atas Partisipasi semua kalangan yang telah bersedia hadir dalam meramaikan dan semoga kegiatan ini memberi dampak positif bagi dinas maupun masyarakat sekitar,”bebernya.

Bupati Kubar Feredrik Edwin menyampaikan, Festival Sarut ini bukan sekadar ajang untuk menampilkan kekayaan seni dan budaya motif khas etnis namun lebih daripada itu event rutin tahunan ini menjadi bagian dari penampilan hasil karya seni budaya, tradisi, dan kebersamaan yang di miliki, sebagai bagian dari hasil budaya kain sarut ini mengandung makna mendalam dalam filosofi kehidupan.

“Festival sarut kali ini panitia mengambil tema “Timuq Nayuq Pemuke Boa Ate, Pejuekng Lentekng Asekng”. Tema ini sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana kita diajak untuk membuka hati mau dan mampu menyimpan kesan terbaik mengenai kekayaan budaya ini,”ungkapnya.

Ia menyampaikan kepada dinas terkait, dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Dinas Pendidikan Kebudayaan juga Dinas Perdagangan Koperasi.

“Saya harap jeli melihat potensi bahkan menfasilitasi, memperkenalkan Seni dan Budaya kepada khalayak luas mengenai apa dan bagaimana upaya yang dapat kita kembangkan dalam menguatkan nilai adat dan budaya ini,”pintanya.

Ia juga berpesan kepada semua pihak tanpa terkecuali agar mau dan mampu memaknai mendalam pesan dari festival sarut ini, ragam rangkaian acara mulai dari pertunjukan seni, perlombaan tradisional hingga pameran dan kerajinan tangan serta kuliner khas daerah.

“Kiranya demi memasyarakatkan kekayaan seni budaya ini kita bisa terlibat aktif dalam upaya mengenalkan dan melestarikan budaya lokal kepada generasi muda melalui penggunaan media sosial dengan bijak, media ini juga menjadi sarana promosi dan pengenalan potensi pariwisata serta ekonomi kreatif dari Kecamatan Damai,”tandasnya, seraya membuka festival Sarut tersebut.

Manajemen PT TCM, Jones Silas (CD Head) menyampaikan, kerajinan tangan kain sarut ini sejak tahun 2021 sudah ada Memorandum Of Understanding (MoU) dengan PT. TCM, tentang pembinaan mulai dari tingkat kecamatan maupun tingkat kampung, sebanyak 17 kampung dan 22 kelompok sarut.

“Kami bersama Pengurus Kiai Panei Penguntei Lawei (KP2L) Kecamatan Damai melakukan pembinaan di 17 kampung dan 22 Kelompok sarut ini,”ujarnya.

Ia berharap, festival Sarut ini merupakan kearifan lokal yang perlu di lestarikan, karena ini memang hampir punah, maka dari itu para pengrajin kain sarut yang lokusnya ada di Muara Bomboy ini mengangkat kembali kerajinan tangan  kain sarut ini, bersama KP2L ini PT TCM mengangkat kembali kerajinan tangan kain sarut ini hingga berjalan sudah empat tahun hari ini.

“Saat ini sudah bisa kita lihat bersama di kelompok sarut sudah banyak kreasi yang mereka buat, dan ini yang terus kita dorong agar para pengrajin terus berkreasi dan mengembangkan polanya,”tuturnya.

Ia menyebut, perusahaan berharap agar kegiatan ini jangan hanya sampai di festival saja, akan tetapi mereka bisa membikin produk  yang bisa di pamerkan, dan bisa di jual serta bisa bersaing dengan produk lain, tentu harga juga mempengaruhi dari nilai jual kain sarut tersebut.

“Jadi harga juga kita bisa bersaing dengan pengrajin lain serta kualitas produk yang harus diutamakan bagaimana sarut ini lebih di kenal di masyarakat,”ungkapnya.

Dijelaskan,  kerajinan tangan kain sarut ini sudah beberapa kali mengikuti even even, baik di dalam daerah maupun di luar daerah, seperti even Dahau, Peda yang di Kabupaten Kutai Barat, untuk di luar daerah seperti di Jakarta Tamasya Award, di Balikpapan kerjasama dengan Dekranasda provinsi ikut pamerannya, juga bekerjasama dengan kementerian ESDM.

“Untuk di Mancanegara sarut ini pernah ikut pameran di Finlandia,” tandasnya. (arf).

Pulau Kumala Akan Dijadikan Kawasan Wisata Modern

July 29, 2025 by  
Filed under Wisata

TENGGARONG – Pulau Kumala di Tenggarong akan menjadi kawasan wisata modern dengan fasilitas lengkap, termasuk rencana pembangunan lapangan golf. Langkah ini merupakan bagian dari konsep revitalisasi menyeluruh kawasan wisata andalan Kukar tersebut.

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, menyebut pembangunan lapangan golf akan melibatkan kerja sama dengan investor, tanpa membebani anggaran daerah.

“Kami tidak akan gunakan dana APBD. Skemanya KPBU, jadi kami ajak mitra swasta untuk mendukung proyek ini,” jelasnya, Senin (28/7/2025).

Ia menambahkan, Pulau Kumala sangat potensial karena letaknya di tengah kota Tenggarong dan memiliki luas 84 hektare, sehingga cocok untuk dijadikan kawasan wisata dengan berbagai fasilitas modern.

Menurut Aulia, semangat pembangunan lapangan golf ini muncul setelah melihat tingginya minat masyarakat terhadap olahraga golf.

“Saat turnamen kami adakan di Samarinda, pesertanya membludak. Ini jadi pemicu untuk membangkitkan lagi olahraga golf di Kukar,” ucapnya.

Pengembangan Pulau Kumala juga akan menyasar berbagai sektor. Pemerintah berencana menambahkan zona konservasi flora dan fauna, serta ruang usaha khusus bagi pelaku UMKM.

“Kami ingin menciptakan kawasan hiburan yang menyatu dengan edukasi dan ekonomi rakyat. Semoga rencana ini mendapat dukungan semua pihak dan bisa segera terealisasi,” tutup Aulia.(adv diskominfo kukar)

 

« Previous PageNext Page »

  • vb