Siapa Bilang IKN Mangkrak

August 19, 2025 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

ISU Ibu Kota Nusantara (IKN) mangkrak terus mencuat. Ada yang bilang IKN sudah jadi kota hantu. Sepi dan mulai ditinggalkan ribuan pekerja dan para kontraktor. Karena itu sampai muncul usulan agar dijadikan ibu kota Provinsi Kalimantan Timur saja. Soalnya biaya pemeliharaan bangunan yang ada mencapai Rp300 miliar.

Apa iya? Rasanya tidak. Soalnya dalam bulan Agustus ini sudah dua kali saya ke sana. Ikut dialog dan tebar benih ikan bersama 22 himpunan alumni perguruan tinggi negeri dan swasta se Kaltim serta menghadiri Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan Indonesia, Minggu, 17 Agustus 2025.

Di kedatangan saya terakhir,  saya sengaja bermalam di Hotel Qubika Nusantara, hotel bintang 3 tak jauh dari Istana Garuda. Biar tahu denyut nadi IKN di waktu malam. Asyik juga menyaksikan menyaksikan Istana Garuda dan sejumlah perkantoran bertabur lampu di tengah hutan eucalyptus.

Cucu saya Jena dan Aby tanpa alas kaki bermain berlarian di jalan depan Istana. Kebetulan ibunya, putri saya, Aisyah Febria bekerja di Otorita IKN. “Mulus betul jalannya,” kata Jena kegirangan.

Saya ke IKN lewat jalan tol. Proyek infrastruktur itu memang belum selesai. Masih terus dikerjakan. Jadi tak ada tanda-tanda terhenti. Proyek sepanjang 47 km ini dikerjakan melalui skema Kerja Sama Operasi (KSO) PT Hutama Karya Persero (HK), PT Adhi Karya (Persero) dan PT Brantas Abipraya (Persero).

Kalau rampung maka waktu tempuh dari Balikpapan ke IKN hanya sekitar 40 sampai 45 menit. Jalan tol Balikpapan-IKN akan beroperasi penuh setelah seluruh jaringan Tol IKN Seksi 1A sampai 6C tersambung dengan target penyelesaian pada tahun 2028 yang akan datang.

Ketua APINDO Kaltim Dr Abriantinus (kiri) menghadiri Upacara 17-an di IKN.

Otorita IKN juga lagi memulai proses lelang dua proyek infrastruktur jalan di kawasan legislagtif senilai Rp982 miliar dan kawasan yudikatif senilai Rp1,94 triliun. Bersamaan itu juga dilakukan pelelangan pembangunan gedung legislatif dan yudikatif.

Pembangunan dua kawasan ini menjadi bagian penting dari pengembangan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) yang disyaratkan Presiden Prabowo Subianto sebelum pindah resmi ke IKN. “Presiden minta kepada Kepala Otorita IKN Pak Basuki agar diselesaikan dalam waktu 3 tahun. Jadi tetap lanjut,” kata Mensesneg Prasetyo Hadi.

Dari kejauhan saya lihat pembangunan Istana Wapres terus berjalan. Proyek ini sudah ditinjau langsung oleh Wapres Gibran Rakabuming Raka, akhir Mei lalu. Kepala Otorita IKN Muhammad Basuki Hadimuljono (MBH) mentargetkan Istana Wapres rampung akhir tahun ini. Jadi tahun 2026 sudah bisa ditempati Gibran. Dan Gibran sendiri menyatakan siap berkantor di IKN.

Kunjungan pertama Gibran saat itu langsung mendarat di Bandara Nusantara. Ayahnya, Presiden Jokowi menjadi orang pertama yang mendarati bandara tersebut dengan menggunakan pesawat kepresidenan RJ-85 pada 24 September 2024.

Menurut Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Lukman F Laisa, pembangunan tahap I Bandara Nusantara sudah selesai. Akan dilanjutkan lagi tahap II hingga 2027.

Berbagai fasilitas utama sudah bisa difungsikan. Mulai landasan hubung (taxiway), landasan pacu (runway), apron sampai terminal VIP dan VVIP. “Kami pastikan bandara ini sudah laik operasional,” kata Lukman.

Bandara Nusantara memiliki luas 621 hektare terletak 23 km dari Titik Nol IKN. Bisa melayani pesawat berbadan lebar seperti Boeing 777-300ER dan Airbus A380. Juga mampu melayani 1,6 juta penumpang per tahun.

Gibran juga sempat meninjau sejumlah proyek infrastruktur yang tengah berjalan. Selain Istana Wapres, dia juga meninjau proyek Jalan Tol Segmen 5B, RS Abdi Waluyo, pembangunan kampus Universitas Gunadarma, rumah susun ASN 1 serta pembangunan Masjid Negara dan Basilika. Progresnya rata-rata di atas 50 persen. “Jangan ada yang terlambat,” katanya berpesan kepada MBH.

Basuki dengan tegas membantah proyek IKN mangkrak atau tersendat. “Lihat saja semua berjalan sesuai rencana,” katanya terakhir kepada pengurus Himpuni. Bahkan pemerintah, jelasnya, sudah menyiapkan anggaran Rp48,8 triliun untuk tahap pembangunan berikutnya hingga 2028.

Untuk tahun 2026, pagu indikatif IKN mencapai Rp5,5 triliun dengan usulan tambahan Rp16,13 triliun dari APBN. Mulai 2025 semua proyek IKN langsung ditangani oleh Otorita IKN bukan kementerian teknis lagi.

Saat ini, pembangunan IKN telah menghabiskan dana sekitar Rp151 triliun, terdiri Rp89 triliun dari APBN dan Rp58,41 triliun investasi swasta. Total investasi IKN diperkirakan mencapai Rp460 triliun, yang sebagian besar diharapkan dari swasta.

Basuki juga memastikan kepindahan ASN yang sudah beberapa kali tertunda. “Kementerian PANRB telah merancang pemindahan aparatur sipil negara (ASN) dari 15 kementerian ke IKN dalam waktu dekat ini,” jelasnya. Sementara itu 1.170 karyawan Otorita IKN sekarang sudah tinggal di sana.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kaltim Dr Abriantinus juga memastikan pembangunan IKN terus berjalan. “Apa yang saya saksikan IKN tidak ada yang mangkrak. IKN harga mati bagi rakyat Kaltim,” kata dia, yang juga dikenal sebagai salah satu tokoh Dayak di Kalimantan.

JARANG GROUNDBREAKING

Isu tersendatnya IKN seakan sejalan dengan sikap Presiden Prabowo yang sejak dilantik 20 Oktober 2024 belum pernah meninjau secara langsung IKN di Sepaku. Bahkan dalam pidato kenegaraan juga tak disinggung secara khusus, meski Mensesneg sudah menegaskan bahwa IKN tetap lanjut atas perintah Presiden.

Karena Prabowo belum pernah datang, maka hampir tak ada kegiatan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan proyek baru di IKN. “Ya kalau hal itu memang terasa,” kata sejumlah pekerja di IKN.

Era Presiden Jokowi, hampir tiap bulan ada kegiatan di IKN. Karena itu suasana IKN terasa semarak dan sibuk terus. Seakan-akan IKN sudah resmi menjadi ibu kota negara meski Kepres-nya belum ditandatangani. Jokowi sendiri sempat bermalam di Istana Garuda.

Diakui ada sejumlah kegiatan usaha di Kaltim terutama di Balikpapan yang terpukul. Di antaranya perhotelan, penyewaan kendaraan, catering dan rumah makan serta penyelenggara kegiatan atau Event Organizer (EO). “Biasanya kami kewalahan melayani tamu-tamu dari IKN, sekarang ini agak berkurang,” kata Ketua Persatuan Hotel (PHRI) Balikpapan, Sugianto yang juga Direktur Hotel Platinum.

Meski berkurang, Ketua HIPMI Balikpapan Adam Dustin Bhakti yang juga bergerak di bidang EO dengan bendera Lexa Event  tetap bersyukur karena masih mendapat pekerjaan di IKN. “Alhamudulillah kami masih dipercaya mempersiapkan pelaksanaan perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan di IKN terutama menangani konsernya Addie MS bersama Twilite Orchestra,” ucapnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh TRIAD Event Balikpapan yang dikomandani Rizal, Indra dan Adi. Mereka diajak kerjasama oleh Malika Media Kreatif, pemenang vendor dari Jakarta.  “Kami senang dipercaya Otorita IKN melalui Malika Media ikut mempersiapkan perayaan 17-an di IKN mulai di lapangan upacara sampai Pesta Rakyat. Kami senang banyak belajar dan mendapat pengarahan dari Pak Bas yang hebat,” kata Rizal, yang juga Ketua Bidang Ekonomi Kreatif Hipmi, pengurus KNPI dan Pemuda Pancasila Balikpapan.

Berkaitan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Gubernur Kaltim Haji Rudy Ma’ud (HARUM) menyatakan bahwa Kaltim kini berada di garis depan sejarah bangsa karena siap menyongsong kehadiran IKN sebagai pusat pemerintahan baru Republik Indonesia.

“Kami manargetkan Kaltim menjadi etalase Indonesia pada 2028 jika tak ada aral melintang. Jadi tak ada pilihan lain kecuali menyiapkan generasi emas yang cerdas, sehat dan berdaya saing,” begitu katanya dalam siaran pers yang beredar, Senin (18/8).

Di sela mengikuti acara di IKN, saya sempat makan ikan patin pindang di restoran Kampung Kecil sebelah Hotel Qubika. Sayang tak sempat menikmati kopi liberika, kopi lokal yang baru diperkenalkan Pak Bas pada gelaran Nusantara Liberica Coffee Exhibition di Sentra Massa IKN, Sabtu (9/8) lalu.

“Liberika ini sangat soft medium. Mengangkat pamor liberika dari pasar yang didominasi arabika dan robusta,” katanya sambil menghirup secangkir liberika. Ada pepatah kopi buat mereka yang memandang miring dan buru-buru tentang IKN. “Jangan buru-buru, kopi saja perlu waktu untuk sempurna.”(*)

“Harga Mati” Upacara di IKN

August 18, 2025 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

SAYA ikut upacara 17-an di Ibu Kota Nusantara (IKN), Minggu (17/8). Ini yang kedua kalinya setelah upacara yang sama digelar tahun lalu. Hanya saja suasana upacaranya agak berbeda. Tidak semegah seperti 17 Agustus 2024.

Waktu itu upacara nasional memang dipusatkan di IKN. Pertama kali tidak di Jakarta. Presiden ke-7 Jokowi langsung bertindak sebagai inspektur upacara. Semua pemimpin lembaga negara diboyong. Paskibrakanya juga gabungan dari siswa teladan se-Indonesia. Semua tertuju ke IKN.

Tahun ini Upacara Detik-Detik Proklamasi kembali ke Istana Merdeka Jakarta. Presiden Prabowo Subianto yang memimpin. Wapres Gibran Rakabuming Raka juga di sana. Sedang di IKN, upacara dipimpin Kepala Otorita IKN Muhammad Basuki Hadimuljono (MBH), mantan menteri PUPR pada era Jokowi.

Spanduk besar Presiden Prabowo Subianto di upacara HUT ke-80 Kemerdekaan di IKN

Tapi saya tetap hadir di IKN. Ada sekitar 3.000  warga Kaltim terutama warga sekitar IKN yang diundang. Ada juga beberapa

tokoh masyarakat, ketua adat, dan sultan. Tapi Sultan Kutai Kartanegara ing Martadipura, Sultan Aji Muhammad Arifin tidak terlihat. Tahun lalu sultan Kutai itu mengaku tak menerima undangan, meski Presiden Jokowi waktu itu mengenakan busana adat Kesultanan Kutai.

Bagi orang Kaltim IKN sudah harga mati. Jadi upacara 17-an di IKN tahun ini dianggap sama kelasnya seperti di Jakarta. Sebab UU No 3 Tahun 2022 yang sudah diubah dengan UU No 21 Tahun 2023 menetapkan ibu kota negara adalah IKN, meski Keppresnya belum ditandatangani Prabowo.

Bersama pelawak Parto Patrio mengikuti Upacara HUT Kemerdekaan di IKN

Agar tidak terburu-buru, saya dan rekan Zaenal Abidin bermalam di Hotel Qubika Nusantara. Sekalian mau mencoba menginap di IKN. Hotel bintang 3 dengan kapasitas 200 kamar ini agak unik. Soalnya dibangun dari kontainer bekas yang disusun-susun ke atas. Investasinya Rp100 miliar dan pertama kali ditempati dan diresmikan pada 17 Agustus tahun lalu.

Ternyata enak juga tidur di Qubika. Berada di dalamnya kita tidak merasa itu bekas peti kontainer. Petugasnya juga ramah dan menarik. “Saya pindahan dari Balikpapan,” kata Alfian. Hanya saja tarifnya mendadak melonjak. Hari biasa sekitar Rp700 ribu per malam. Hari besar yang ramai naik dua kali lipat.

Saya sempat bertemu Rektor Uniba Dr Isradi Zainal dan Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Prof Agus Rubiyanto. Ternyata mereka juga menginap di Qubika. Kami sempat sarapan sama-sama. Sama-sama dukung IKN. Saya juga sempat bertemu pelawak Parto Patrio. Dia bersemangat mengikuti upacara di IKN. “Kehormatan bisa diundang ke sini,” katanya bersemangat.

Di samping hotel ada Kampung Kecil. Itu semacam restoran. Masakannya cukup enak. Ada pindang patin dan bebek bakar. Hanya saja porsinya besar-besar. Pesan ayam harus satu ekor. Tidak ada yang potongan. Dan bayar di depan.

Upacara di IKN digelar di Lapangan Plaza Seremoni. Kalau tahun lalu langsung di lapangan utama yang persis di depan Istana Garuda. Basuki yang mengenakan rompi dan kopiah manik suku Dayak tampil sebagai inspektur upacara.

Sedang yang bertugas sebagai pengibar bendera adalah 38 purna Paskibraka dari Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tahun lalu. Bertindak sebagai komandan upacara Kol CPM Joni Kuswaryanto dan perwira upacara Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaaan Masyarakat Alimuddin.

Upacara diawali dengan pengibaran bendera Sang Saka Merah Putih diiringi

lagu kebangsaan Indonesia Raya. Suasana khidmat dan menegangkan ketika personel Paskibraka mengerek bendera di tiangnys. BMH dan undangan memberi aplaus selesai penaikan bendera yang berlangsung lancar.

Selanjutnya pembacaan teks Pancasila oleh Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan Mia Amalia, pembacan Pembukaan UUD 1945 oleh Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Thomas Umbu Pati serta teks Proklamasi oleh anggota DPD RI Dapil Kaltim Yulianus Henock Sumual. Ditutup dengan pembacaan doa dipimpin Ketua MUI PPU KH Abu Hasan Mubarak.

Begitu upacara selesai, masyarakat berebut berfoto di lapangan. Kepala Otorita BMH jadi rebutan untuk selfie karena tak ada pejabat tinggi lain dari Jakarta. Sorenya di tempat yang sama BMH kembali memimpin upacara penurunan bendera.

Malam tadi digelar Pesta Rakyat dengan menampilkan band Padi Reborn. Basuki yang memang hobi bermain musik juga ikut tampil bersama Padi. Dia memang piawai menggebuk drum. Ada juga tampil Twilite Orchestra dipimpin musisi dan komponis terkenal Addie MS.

Selain itu ada juga berbagai atraksi budaya dan hiburan rakyat. Di situ juga digelar kios-kios UMKM yang menjajakan berbagai aneka kuliner serta beragam cenderamata.

IKN TETAP LANJUT

Perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan Indonesia di IKN digelar selama 3 hari.  Diawali dengan aksi penanaman pohon secara massal oleh keluarga besar pegawai Otorita IKN pada 15 Agustus lalu. Ada seribu orang lebih yang terlibat. “Penanaman wajib hukumnya di IKN sebagai bukti ini kota berkelanjutan yang hijau dan sejuk,” kata Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Dr Myrna A Safitri.

Selanjutnya pada Jumat tengah malam, 16 Agustus digelar Renungan Suci di Taman Kusuma Bangsa. Twilite Orchestra dan paduan suara yang dipimpin Addie MS juga tampil di sini.

Taman Kusuma Bangsa berada di Bukit Bendera di depan Istana Garuda dan Plaza Seremoni. Di situ ada patung pendiri bangsa, Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta.

Puncak peringatan tentu saja pada Minggu kemarin, 17 Agustus 2025 ditandai dengan penaikan dan penurunan bendera sampai malamnya ditutup dengan Pesta Rakyat yang meriah. Basuki sempat bikin kuis dengan berbagai hadiah menarik. Dia sempat tanya arti Nusantara dan perancang Istana Garuda.

“Perayaan HUT ke-80 RI di IKN ini menjadi wujud nyata semangat ‘Kota Dunia untuk Semua’ – sebuah kota yang dibangun untuk seluruh rakyat Indonesia, dimiliki bersama dan dirayakan bersama,” kata Basuki sebelumnya.

Sementara itu, dalam pidato kenegaraan dan penyampaian Rancangan APBN 2026 pada Jumat (15/8) lalu, Presiden Prabowo hanya sekali menyinggung soal IKN. Dia menyinggung soal IKN ketika menyebut peran presiden ke-7 Joko Widodo. “Beliau merintis pembangunan Ibukota Negara Nusantara,” katanya begitu.

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam keterangan kepada wartawan menyebutkan,  dalam RAPBN 2026 ada anggaran Rp6,3 triliun untuk pembangunan IKN. Sementara Basuki mengusulkan tambahan sebesar Rp16,13 triliun.

Dalam keterangan terpisah di Gedung DPR, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memerintahkan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono untuk menyelesaikan pembangunan IKN dalam waktu 3 tahun.

“Tak ada masalah. IKN lanjut, IKN lanjut sebagaimana sudah diputuskan Bapak Presiden bahwa pembangunan IKN tetap dilanjutkan dan diminta Kepala Otorita IKN, dalam hal ini Bapak Basuki, diberi target dalam 3 tahun ke depan,” kata Prasetyo menjawab pertanyaan wartawan.

Menurutnya, Otorita IKN harus menyelesaikan seluruh perangkat yang dibutuhkan berkaitan dengan kepentingan eksekutif, legislatif, dan yudikatif. “Penyelesaian seluruh perangkat yang dibutuhkan menjadi syarat kita akan pindah,” tandasnya.

Sebelum pulang ke Balikpapan, saya dan Pak Zen makan dulu di warung seafood Ko Acang. Saya dimasakin palumara kepala kakap, cumi tepung dan udang. “Sekarang agak sepi  tidak seperti di zaman Pak Jokowi dulu yang ramai banget. Mudah-mudahan Pak Prabowo mau datang, biar ramai lagi yang makan,” katanya penuh harap.(*)

“One Piece” Bunuh Anak Istri

August 13, 2025 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

ONE PIECE bikin geger. Tidak saja mengusik  suasana khidmat menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan, tapi juga sudah menelan korban jiwa. Gara-gara dir

Kampung Punan Mahakam saat dilanda banjir

dengan sebilah parang di tangan. Dia membantai sang istri, NO (32) yang sedang hamil 6 bulan. Juga kedua anaknya yang masih kecil, NJ (5) dan NS (4). Ketiganya tewas bersimbah darah.

“Ya ampun, setan apa yang merasuki Julius sampai tega melakukan hal sesadis itu?” tanya warga sekitarnya dalam suasana geram dan tak habis pikir.

Adalah Pilipus, ayah Julius orang pertama yang mengetahui kejadian ini. Dia tinggal bersebelahan rumah. Hanya disekat dengan dinding kayu. Ketika dia mendengar ada suara benturan keras dari rumah anaknya, dia langsung datang. Pilipus kaget dan berteriak meminta tolong tetangga melihat NO, NJ, dan NS tergeletak bersimbah darah.

Tri Bowo, salah seorang tetangga yang duluan datang langsung mengamankan Julius. Ayah muda itu tidak melarikan diri. Hanya terduduk dengan wajah dingin. Tetangga lain berupaya menyelamatkan nyawa korban, sayangnya tak ada yang tertolong.

NJ tewas di lokasi, sedang sang ibu, NO mengembuskan napas terakhir saat dibawa ke RSUD Abdul Rivai, Tanjung Redeb. Si bungsu NS juga meninggal dalam perjalanan ketika dilarikan ke Puskesmas Tepian Buah.

Pemakaman ketiga korban diliputi suasana duka mendalam. Tidak saja sanak keluarga yang meratapi, tapi juga sejumlah ibu-ibu lainnya yang ikut mengantar. NO, NJ, dan NS dikebumikan dalam satu liang lahat.

“Saya sangat terpukul dan sedih. Saya kehilangan segala-galanya. Kehilangan anak, cucu, dan menantu. Saya  tidak mengerti apa yang terjadi pada Julius sampai dia setega itu melakukan perbuatan sadis kepada darah dagingnya sendiri,” kata Pilipus terduduk lunglai.

Camat Segah, Noor Alam sempat datang ke lokasi dan menengok keluarga dan korban. Dia merasakan kesedihan dan kegeraman masyarakat setempat. “Pelaku harus dihukum berat, kalau perlu dihukum mati. Hewan saja tidak sekejam itu,” katanya mewakili aspirasi masyarakat.

Menurut Pilipus, selama ini suasana kehidupan keluarga anaknya baik-baik saja. Tak pernah terjadi cekcok berat. Tak pernah juga Julius melakukan hal-hal yang berkaitan dengan tindakan mengarah ke perbuatan melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau KDRT.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kapolsek Segah, Iptu Lisinius Pinem. Hasil penyelidikan timnya tidak menemukan indikasi adanya KDRT di keluarga Julius. “Dari pengakuan sang mertua, suasana rumah tangga mereka biasa-biasa saja. Tidak ada indikasi KDRT,” jelasnya.

DISURUH “ONE PIECE”

Ketika dibawa dari kampung menuju Polres Tanjung Redeb dengan tangan diborgol, bicara Julius terkesan ngelantur tapi juga mengagetkan. “Tidak jelas omongannya, terkesan ngelantur,” kata Kapolsek.

Dalam rekaman percakapan Julius dengan petugas sepanjang perjalanan ke Polres Tanjung Redeb, ada hal yang rada aneh. Karena Julius terus menyebut-nyebut “One Piece.”

“Saya tidak memiliki syarat dalam kehidupan One Piece. Saya dimarahi One Piece. Iya saya bunuh anak dan istri karena One Piece,” begitu ucapnya kepada petugas seperti diberitakan TribunKaltim.

Ketika ditanya lagi apa itu One Piece, Julius menjawab seenaknya. “Memang tak boleh One Piece. Saya akui memang tak boleh One Piece. Kalau saya tidak memenuhi maunya One Piece, ya seperti saya memberikan minuman di botol, akan habis,” kata Julius  seenaknya.

Apa hubungan One Piece dengan perilaku Julius yang tiba-tiba beringas? Sejauh ini polisi belum bisa mengungkapkan dan menyimpulkannya.

Julius sendiri sekarang ini masih diobservasi oleh tim dokter di RSUD Abdul Rivai. Dibutuhkan waktu seminggu untuk memastikan apakah kejiwaannya baik-baik saja atau sebaliknya. “Tapi hasil pemeriksaan awal, tidak ada indikasi gangguan jiwa,” kata Kasi Humas Polres Berau AKP Ngatijan.

Saya rada  kaget kok “roh” One Piece bisa merasuki warga yang hidup di pedalaman. Padahal soal One Piece hebohnya di perkotaan menyusul dengan adanya bendera One Piece yang dikibarkan sejumlah anggota masyarakat bersama Merah Putih menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Bendera One Piece berbentuk bendera hitam dengan logo tengkorak bernama Jolly Roger dengan mengambil referensi dari bendera kru Bajak Laut Topi Jerami di anime One Piece.

Para pengibar bendera One Piece menggambarkan sebagai simbol solidaritas dan perlawanan tanpa kekerasan demi Indonesia yang lebih maju. Ada yang memaknai biasa saja, ada yang menolak dan bahkan terkesan melarang pengibaran bendera tersebut saat merayakan Hari Kemerdekaan sekarang.

One Piece adalah sebuah seri manga (komik) Jepang yang ditulis dan diilustrasikan oleh Eiichiro Oda, seorang mangka (artis manga) Jepang terkenal dengan gaya gambarnya yang unik. Manga ini telah diadaptasi menjadi serial anime (animasi Jepang), film dan berbagai jenis merchandise.

Cerita One Piece mengisahkan petualangan Monkey D Luffy, seorang anak laki-laki yang memiliki kemampuan tubuh elastis seperti karet setelah memakan Buah Iblis. Ini cerita epik, di mana Monkey dan kru bajak lautnya berkelana penuh petualangan.

One Piece telah menjadi salah satu manga terlaris sepanjang sejarah dengan lebih dari 400 juta kopi terjual di seluruh dunia. Memecahkan rekor penjualan tercepat dan cetakan pertama terbanyak.

Saya agak kaget kalau “wabah” One Piece sampai merasuki warga pedalaman. Kampung atau Desa Punan Mahakam itu jaraknya sekitar 40 sampai 50 km dari Tepian Buah, ibu kota Kecamatan Segah. Ditempuh 1,5 sampai 2 jam dengan kendaraan darat melalui jalur perkebunan.

Tepian Buah sendiri lokasinya sekitar 80 km dari Tanjung Redeb, ibu kota Kabupaten Berau. Ditempuh sekitar 4 jam tergantung kondisi jalan dan kendaraan. Kecamatan Segah berpenduduk sekitar 18 ribu jiwa.

Beberapa waktu lalu sejumlah desa di Segah dilanda banjir termasuk Punan Mahakam. Saat ini warga di sana banjir air mata meratapi tragedi pilu keluarga Pilipus. Sesuatu yang sangat memprihatinkan dan menjadi perenungan kita semua.(*)

Warung Gibran dan Tahajud untuk Prabowo

August 11, 2025 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

HARI Minggu (10/8) kemarin saya kembali mengunjungi Ibu Kota Nusantara (IKN), Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU). Lewat jalan tol. Saya ikut bergabung dalam acara Tebar Ikan dan Dialog HIimpunan Alumni Perguruan Tinggi (Himpuni) negeri dan swasta di Kaltim bersama Otorita IKN.

Kedai Gibran’s di rest area dekat lokasi IKN Sepaku

Acara ini difasilitasi oleh Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN Dr Myrna A Safitri. Kebetulan dia orang Kaltim kelahiran Samarinda. Sedang dari Himpuni dikomandani oleh Rektor Universitas Balikpapan (Uniba) Dr Isradi Zainal. Dia anggota dan pengurus beberapa ikatan alumni (IKA). Maklum gelarnya lumayan banyak. Ya dari Unhas, Unmul, UI, dan lainnya.

Setidaknya ada 22 IKA anggota Himpuni yang terlibat. Mulai IKA Universitas Mulawarman (Unmul), IKA Unhas, IKA Gajah Mada (Kagama), IKA UI (Iluni), IKA Uniba, IKA Brawijaya, IKA IPB, IKA ITK, IKA Unpad, IKA Unair, IKA UPN,  IKA ITB, IKA UII, IKA Undip, IKA ITS, IKA Airlangga, IKA Untag, IKA UNU, IKA Widya Gama, IKA UNISI sampai IKA Universitas Karta Negara (Unikarta).

Saya anggota IKA Unmul. Sejak setahun lalu dipercaya sebagai ketua IKA Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Banyak kepala daerah sekarang alumni FEB Unmul. Termasuk tiga bersaudara Bani Mas’ud yang meraih gelar doktor (S3). Yaitu Gubernur H Rudy Mas’ud, Ketua DPRD Kaltim H Hasanuddin Mas’ud, dan Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud.

Ketua IKA Unmul saat ini adalah Dr Isran Noor, Gubernur Kaltim 2018-2023. Tidak kurang 50 anggotanya yang berangkat ke IKN. Dipimpin Dr Hj Meiliana, mantan Pj Sekdaprov Kaltim. “Pak Isran lagi berada di Jakarta,” jelasnya.

Pada era Isran, IKN dibangun. Dia ikut berjuang dan meyakinkan Presiden Jokowi kalau Kaltim sangat tepat dijadikan lokasi IKN. Karena itu dia salah seorang pembela berat IKN. “Pendek umurnya yang menentang IKN,” itu pernah diucapkannya.

Sebelum masuk ke IKN, saya singgah dulu di rest area. Di situ ada warung UMKM warga setempat. Saya sempat makan soto. Di tempat itu juga ada petugas Otorita IKN yang melayani pendaftaran  warga atau pelancong yang ingin masuk ke lokasi IKN. Dari sini semua tamu pindah ke bus listrik. Semua kendaraan berbahan bakar fosil tak bisa berkeliaran di jalan-jalan utama IKN.

Yang menarik di rest area ada satu kios bernama: “Kedai Gibran’s.” Mengingatkanpada nama wapres kita, Gibran Rakabuming Raka. Saya beli minuman kopi di situ. Saya tanya kenapa diberi nama Kedai Gibran’s. “Itu nama anak pemiliknya,” kata yang jaga.

Masuk ke IKN terasa lebih hijau. Ribuan pohon yang ditanam  sudah mulai berdaun rindang. Pembangunan IKN tahap I sudah selesai. Menghabiskan dana APBN sekitar Rp130 triliun. Sekarang sudah memasuki tahap II.

Selain penyelesaian beberapa proyek infrastruktur seperti jalan tol, Istana Wapres, Masjid Nusantara dan Basilika, juga dimulakannya pembangunan beberapa gedung legislatif dan yudikatif. Saya lihat gedung Bank Indonesia (BI) yang berbentuk burung garuda dengan sentuhan futuristik sudah rampung.

EMBUNGNYA BASUKI

Acara tebar benih ikan dipusatkan di embung MBH. Tak jauh dari Istana Nusantara. Kepala Otorita IKN Muhammad Basuki Hadimuljono sempat membuat kuis berhadiah Rp100 ribu. Dia tanya apa itu MBH? Ternyata itu singkatan dari namanya.

Embung MBH adalah salah satu dari puluhan embung di IKN untuk penampungan air hujan dan pengendalian banjir. Mampu menampung 66 ribu  meter kubik air. Cukup luas dan bersih airnya. Ada tanaman bunga teratai yang indah dan sekelompok keluarga angsa berkeliaran di sana.

Ramai-ramai menebar benih ikan lele di Embung MBH IKN

Beberapa fasilitas juga tersedia. Di antaranya pedestrian,  jogging track, dan amfiteater. Mungkin panggungnya perlu ditambah dan dibuat rada besar.  Biar kalau ada acara bisa lebih nyaman. Tapi saya senang Otorita menyediakan jajanan pasar sebelum menebar ikan. Di antaranya jagung dan singkong. Ada juga ketan dan apam, wadai banjar kesukaan saya.

Benih ikan yang ditebar kemarin adalah ikan lele atau ikan keli (Clariidae) sebanyak 1 ton. Jenis ikan tawar yang mudah dipelihara. Saya suka kalau dimasak jadi pecel lele. Apalagi kalau digoreng sampai kering. Saudara ikan lele, ada yang disebut “penang.” Dagingnya agak kuning dan keras. Di masa kecil saya sering memancing ikan lele di jalur pipa Pertamina di Samboja.

Setelah menebar ikan baru berlangsung dialog yang digelar di auditorium Kemenko 1 KIPP IKN. Basuki yang akrab dipanggil Pak Bas tampil mengenakan kaus Kagama. Maklum dia adalah ketua umum Kagama sekarang menggantikan Ganjar Pranowo.

Pak Bas didampingi sejumlah pejabat pratama atau para deputi di antaranya Alimuddin (Deputi Bidang Sosial Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat). Alimuddin tadinya pejabat di Pemkab PPU. Dia bersama Myrna wakil dari Kaltim.

Selain itu ada Mia Amalia (Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan), Danis Hidayat Sumadilaga (Plt Deputi Sarana Prasarana),  Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi (Deputi Pengendalian Pembangunan) serta Kepala Sekretariat Bimo Adi Nursanthyasto.

Ada ketua alumni yang tanya ke Pak Bas dari sejumlah anak-anak muda yang menemani mereka, kok semuanya dari luar daerah? Pak Bas langsung meluruskan. Sebab, dari 574 CPNS Otorita IKN, 30 persen afirmasi buat Kaltim. Termasuk putri saya, Aisyah Febria.

Saya ikut bertanya kepada Pak Bas. Diawali dengan berpantun. Saya bilang: Jus selasih di minum pagi-pagi, terima kasih saya sampaikan kepada Pak Basuki, mau tinggal dan mengabdi di IKN meski tak jadi menteri lagi, biar kelak berada di taman surgawi, sebab bagi orang Kaltim IKN itu harga mati.”

Saya ingin menegaskan meski ada yang memberi alternatif IKN jadi ibu kota Provinsi Kaltim, tapi bagi orang Kaltim sendiri IKN adalah Ibu Kota Nusantara pengganti Jakarta. Itu sudah harga mati.

Kepada Pak Bas, saya minta disampaikan kepada Presiden Prabowo agar berkenan kiranya berkunjung ke lokasi IKN. Sebab sejak dia dilantik 20 Oktober 2024, Prabowo belum pernah datang. Selain itu memohon kepada Presiden agar jabatan Wakil Kepala Otorita IKN yang lowong diisi oleh putra daerah terbaik dan profesional.

Yang menarik jawaban Pak Bas soal komitmen kepada IKN. Dia yakin dari Presiden Prabowo tak ada yang berubah. Prabowo sesuai janjinya akan berkantor di IKN tahun 2028 atau 2029. Prabowo juga menegaskan keberlanjutan IKN di forum internasional G20. “Saya salat tahajud untuk kedatangan Bapak Presiden,” katanya halus.

Berkaitan dengan wilayah Kecamatan Sepaku, saya menyinggung dampak pembangunan IKN kepada warga sekitarnya. Juga “menagih” janji Pak Bas kala menjadi menteri PUPR agar 500 liter per detik air dari Waduk Sepaku dikirim ke Balikpapan.

Menjawab pertanyaan saya, saya kaget Pak Bas masih memanggil saya “Pak Wali.” Rupanya dia masih ingat saya Wali Kota Balikpapan. Dia menegaskan komitmen air untuk Balikpapan tetap dilaksanakan. Malah jumlahnya bukan 500 liter per detik tapi seribu. “Hanya mekanismenya lewat investor atau pihak ketiga,” jelasnya.

Soal dampak pembangunan IKN untuk warga sekitarnya, dia menyinggung tentang rencana revitalisasi Pasar Sepaku yang sehat dan modern. “Itu bukan top-down, melainkan hasil diskusi dari bawah (bottom-up) dan para pedagang,” jelasnya.

Pulang dari IKN semua ketua alumni diberi bingkisan bibit pohon jambu dari Pak Bas dan para deputi. “Tanam di mana saja, di kampus, di rumah, di jalan di mana saja. Jangan tidak karena bermanfaat untuk lingkungan,” tandasnya.

Saya banyak disapa dan diajak foto bersama oleh sejumlah alumni. Ada Pak Yusuf, mantan Kadis Perindustrian Balikpapan yang alumni Unhas. Ada Ayu Fetriana Rosati, putri almarhum Prof Sarosa Hamongpranoto. Ada M Ichsan Haris, dosen Fakultas Pertanian Unmul. “Saya senang baca tulisan Bapak,” kata mereka. Rupanya mereka baca juga. Terima kasih kata saya penuh sukacita. Meski saya “Bukan Wali Kota Lagi.”(*)

Ketika 300 Mahasiswa Unmul Tumbang

August 8, 2025 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

SAYA kemarin ke kampus Universitas Mulawarman (Unmul) Gunung Kelua Samarinda. Tujuannya memenuhi undangan Panitia Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) 2025.

Sebagai Ketua Ikatan Alumni FEB saya diminta menyemangati dan memotivasi sekitar 800 mahasiswa baru (maba) FEB. Saya datang bersama pengurus lain Dian Novitasari dan Dr Meiliana, mantan Ketua IKA sebelum saya, yang juga pengurus IKA Unmul.

Empat mahasiswa baru mewakili program studi (prodi) Manajemen, Akutansi, Ekonomi Syariah dan Ekonomi Pembangunan sempat bertanya kenapa dulu saya masuk ke Fakultas Ekonomi.

Saya dan Dr Meiliana menerima penghargaan di depan maba FEB Unmul

Saya bilang ilmu ekonomi sangat penting dan terus berkembang. Boleh dibilang pembangunan ekonomi menjadi jantung sukses tidaknya suatu bangsa atau negara untuk mencapai kesejahteraan. Karena itu saya memilih masuk ke Fakultas Ekonomi. Saat ini ada satu juta orang mahasiswa FEB di seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

Kepada maba saya minta mereka menjadi anak-anak ekonomi yang cerdas, hemat dan kritis. Tidak merokok dan narkoba serta tidak juga main judi online. Juga jangan ikut-ikutan main tambang liar. Sumber daya alam Kaltim harus dijaga. Kaltim adalah provinsi pertama di Indonesia yang menerima dana karbon karena keberhasilan menjaga hutan.

Meiliana meminta mahasiswa baru FEB harus rajin belajar dan punya disiplin yang tinggi. “Hanya dengan disiplin kita bisa sukses,” tandasnya. Mei memang punya karier yang sukses di pemerintahan. Pernah menjadi Pj Sekdaprov dan Pj Wali Kota Samarinda. “Malah pernah menjadi Plt Gubernur Kaltim meski hanya dua hari,” tambahnya.

Sebanyak 800 mahasiswa baru FEB duduk mendengarkan pengarahan

Wajah 800 Maba FEB saya lihat cerah dan penuh semangat. Tapi dua hari sebelumnya mereka sempat teler bersama teman-temanya dari fakultas lain ketika mengikuti pembukaan PKKMB di GOR 27 September Kampus Unmul Gunung Kelua.

Total maba Unmul 2025 mencapai 6 ribu orang lebih. Banyak sekali. Mereka sesak-sesakan di gedung pertemuan tersebut. Akibatnya banyak yang bertumbangan alias semaput.

Dari data yang beredar disebutkan ada 311 orang mahasiswa baru yang jatuh pingsan di acara tersebut. Itu tidak sedikit. Sekitar 5 persen dari total mahasiswa baru.

Dapat dibayangkan kehebohan dan kepanikan yang terjadi pada saat itu. Tidak gampang petugas kesehatan melakukan evakuasi dan penanganan korban. Sebanyak 100 orang harus dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan lebih intensif. Sisanya  ditangani di tenda medis darurat.

Syukur tak sampai jatuh korban jiwa sampai meninggal dunia. Kalau tidak masalahnya jadi panjang dan penuh konsekwensi hukum.

Apa sesungguhnya yang terjadi? Sepertinya para mahasiswa baru tersebut kelelahan dan dehidrasi. Kondisi GOR tidak memenuhi syarat. Sesak dan panas. AC-nya tidak berfungsi maksimal. Acaranya cukup panjang, maka dapat dibayangkan apa yang terjadi pada ribuan mahasiswa baru tersebut.

Dokumentasi mahasiswa baru Unmul yang jatuh pingsan.

“Kami kelelahan dan kepanasan pak,” aku seorang maba dengan wajah berkeringat. “Bapak kan tahu sebagian kami berangkat ke kampus tak sempat sarapan, jadi yang ambruk berada di tempat seperti ini,” kata maba yang lain.

Acara yang semula diseting penuh kegembiraan itu – sampai Rektor Unmul Prof Abdunnur sempat bernyanyi – akhirnya dihentikan. “Yang kami utamakan adalah keselamatan. Itu prioritas utama,” kata Wakil Rektor II Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Mohammad Bahzar memberi alasan.

Ia mengakui ruang GOR kurang memadai. Karena itu dilakukan evaluasi. Pihak Rektorat akan mengajukan permohonan bantuan kepada Pemprov Kaltim untuk pemasangan AC baru. Selain itu, ada kemungkinan di tahun depan PKKMB dilakukan secara hybrid. “Sebagian maba dihadirkan di dalam gedung, sebagian lagi dilakukan secara daring,” jelasnya.

WAGUB DIBELAKANGI

Acara di GOR 27 September Kampus Unmul Gunung Kelua tidak saja panas karena penuh sesak, tapi juga panas karena berbagai aksi yang dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bersama para maba atau adik barunya.

Misalnya mereka memprotes kehadiran undangan dari luar di antaranya Wagub Kaltim Seno Aji dan Brigjen TNI Deni Sukwara, Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Pangdam VI Mulawarman. Wagub memberi sambutan dan pengarahan, sedang Deni diminta menyampaikan materi soal kehidupan bernegara dan kesadaran bela bangsa.

Sepertinya pimpinan BEM dan para maba tidak berkenan. “Itu memang kegiatan pengenalan kehidupan kampus. Bukan pengenalan pejabat,” kata Herdiansyah Hamzah, dosen Fakultas Hukum Unmul yang sering dimintai komentar oleh awak media seperti diberitakan bontangpost.id.

Ketika Wagub berada di podium, kontan mahasiswa baru melakukan aksi balik badan terutama dari ratusan maba Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Dalam keterangan terpisah, Seno menjelaskan aksi itu bukan ditujukan kepada dia atau Pemprov Kaltim. Hanya dilakukan persis di saat dia memberi sambutan pada pukul 09.00. Tapi mengutip Sketsa Unmul,  Gubernur BEM FKIP, Muhammad Rezky Nur Ilman menyatakan, aksi balik badan itu merupakan bentuk kritik terhadap pelaksanaan Gratispol yang tidak sesuai dengan janji “gratis” yang benar-benar full atau penuh.

Menurut mereka, program Gratispol belum menyentuh kebutuhan riil mahasiswa dari keluarga  kurang mampu. Gratispol baru menyasar maba dari jalur Seleksi Nasional Berdasarkan  Tes (SNBT). “Seharusnya maba dari jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) juga dapat perhatian yang setara, karena banyak juga yang menghadapi kendala dalam hal finansial,” kata Rezky.

Menurut Sketsa Unmul, aksi juga dilakukan maba dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Mereka menyanyikan lagu-lagu perjuangan dengan suara lantang sebagai  bentuk ekspresi dari sikap kritis di sela Brigjen Deni lagi melakukan pemaparan.

Brigjen Deni sempat meminta perwakilan BEM FISIP naik ke panggung tapi ditolak. Aksi juga dilakukan maba dari prodi Pendidikan Sejarah FKIP yang mencoba melakukan aksi walk out. Alasan mereka, sesi Brigjen Deni melewati waktu salat zuhur tanpa adanya jeda.

Melihat aksi para mahasiswa baru itu, saya jadi teringat ketika di masa kuliah tahun 70-an. Saya bersama 4 mahasiswa Unmul lainnya sempat ditahan 12 hari oleh Laksus Kodam VI/MW gara-gara menggelar aksi demo menentang KNPI masuk GBHN, pembangunan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan dominasi Jepang serta terbitnya SK Mendikbud 028 tentang Normalisasi Kehidupan Kampus (NKK), yang berbuntut pembubaran Dewan Mahasiswa.

Saat itu aparat TNI yang turun ke kampus dipimpin Dandim 0901/Samarinda Letkol CZI Syarifuddin Yoes, yang belakangan jadi Wali Kota Balikpapan (1981-1989). Berkat bimbingan dia juga (selain Pak Tjutjup Suparna dan Pak Imdaad Hamid), akhirnya saya juga jadi Wali Kota Balikpapan 2011-2021.(*)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1601452
    Users Today : 1071
    Users Yesterday : 7365
    This Year : 537961
    Total Users : 1601451
    Total views : 13770995
    Who's Online : 70
    Your IP Address : 216.73.216.54
    Server Time : 2026-04-05