Teras Samarinda untuk MTQ

September 8, 2024 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

TEPIAN MAHAKAM di Samarinda punya wajah baru. Namanya Teras Samarinda. Itu adalah proyek penataan ruang terbuka hijau (RTH) sepanjang Jl Gajah Mada terutama dari Pelabuhan Pasar Pagi sampai depan Kantor Gubernur.

Di seberang Kantor Gubernur ada bangunan dengan desain yang unik dan futuristik. Terutama bentuk atapnya. Di situ ada panggung dengan amphitheater dan tata lampu yang lengkap.  Pengoperasiannya diatur secara profesional melalui aplikasi.

“Fasilitas itu adalah untuk kreativitas anak muda terutama di bidang musik. Silakan anak-anak muda memanfaatkannya setiap saat,” kata Kadis Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda Muslimin.

Tak jauh dari situ ada 4 bangunan berbentuk kotak berwarna kuning. Sangat menarik. Ternyata itu fasilitas untuk UMKM. Yang ingin menempatinya harus mendaftar melalui platform TerasSamarinda.com. Para pengunjung yang ingin berbelanja hanya dilayani dengan transaksi pembayaran nontunai alias berbasis digital.

Saya melintasi Teras Samarinda, kemarin petang. Ribuan orang terutama anak-anak dan anak muda tumplek di sana. Mereka semua jalan kaki. Karena tempat parkir kendaraan dipusatkan 400 meter ke arah Teluk Lerong. “Kita budayakan berjalan kaki, untuk menghindari kemacetan dan baik untuk kesehatan,” kata Wali Kota Andi Harun.

Peresmian Teras Samarinda dilakukan Wali Kota, Jumat (6/9). “Ini ikon baru Kota Tepian yang kita buka persis  untuk menyambut tamu-tamu dari berbagai penjuru Indonesia yang mengikuti MTQ Nasional XXX Tahun 2024 di kota ini,” ujarnya dengan senyum bangga.

MTQ Nasional XXX berlangsung sejak  8 sampai 16 September. Dihadiri sekitar 5.000 tamu dari  kafilah seluruh daerah di Indonesia. Presiden Jokowi yang langsung membuka malam ini. Pasti meriah dan penuh syiar agama. Lokasinya di Kompleks Gelobal Kadrie Oening, Sempaja.

Setelah itu Presiden meluncur ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Rencananya dia akan menghabiskan masa jabatannya selama 40 hari di sana. Sehari menjelang pelantikan Prabowo Subianto sebagai presiden baru penggantinya, 20 Oktober nanti, Jokowi baru kembali ke Jakarta.

Sebelum ke IKN sepertinya Jokowi terbang dulu ke Aceh untuk membuka PON XXI Aceh-Sumut 2024 yang dipusatkan di Stadion Harapan Bangsa, Senin (9/9) besok bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas).

Kontingen Kaltim dipimpin langsung oleh mantan gubernur Isran Noor dengan kekuatan 660 atlet. Kaltim yang menargetkan bertahan di 5 besar sampai saat ini masih di urutan ke-20 dengan 1 medali perak dan 1 perunggu.

Isran dan Ketua KONI Rusdiansyah Aras optimis target itu akan tercapai. “Kita prediksi atlet kita  akan membawa pulang 35 sampai 40 medali emas,” katanya.

MASIH TAHAP PERTAMA

Andi Harun senang meski proyek Teras Samarinda belum seluruhnya rampung, tapi sebagian sudah bisa dimanfaatkan bagi warga kota dan khususnya para tamu MTQ yang ingin menikmati keindahan Sungai Mahakam. Sungai sepanjang 920 kilometer itu sekarang ini tiap hari dilewati ratusan ponton kapal yang mengangkut ribuan ton batu bara.

Di pedalaman Mahakam terutama di Danau Jempang, Semayang dan Melintang hidup spesies mamalia

air tawar yang terancam punah dan langka di dunia yakni Pesut Mahakam atau dalam bahasa Latin disebut Orcaella brevirostris.

Bagi yang ingin menikmati atau mengarungi Sungai Mahakam bisa naik perahu ketinting atau naik kapal wisata dari Pasar Pagi sampai jembatan kembar Mahakam. Kita bisa melihat keindahannya termasuk melintasi Islamic Center Samarinda, yang mirip Masjid Nabawi di Madinah.

Dari Sungai Mahakam kita bisa menikmati masakan ikan air tawar seperti ikan lais, baung, biawan, pepuyu, haruan sampai udang air tawar. Ada juga ikan pipih (ikan belida) yang dagingnya  dibuat amplang untuk oleh-oleh pulang. Bisa beli di Teluk Lerong.

Kalau kita menyeberang naik perahu ketinting ke Samarinda Seberang atau lewat Jembatan Mahakam, kita bisa mengunjungi pusat kerajinan sarung samarinda yang sangat terkenal.

Bisa juga datang ke rumah Haji Muhyar, yang tersohor dengan kemampuannya mengantar seseorang meraih hajat dan cita-citanya. Banyak tokoh nasional termasuk calon presiden, jenderal dan kepala daerah berkunjung dan meminta berkah ke rumahnya.

Ada kepercayaan di kalangan warga Samarinda. Bagi orang luar yang datang dan meminum air Mahakam, selain mendapat berkah juga suatu saat pasti akan datang lagi.

Teras Samarinda dibangun dengan dana APBD Kota sebesar Rp36,9 miliar. Itu baru tahap pertama. Karena rencana keseluruhan akan menghabiskan dana sampai Rp600 miliar. Dana sebesar ini  juga mencakup pembenahan kawasan pelabuhan. “Saya optimis proyek ini bisa kita selesai,” ungkap Andi Harun, yang saat ini juga disibukkan urusan Pilwali.

Selain Teras Samarinda, Andi Harun punya sejumlah proyek mega yang mampu mengubah wajah Kota Tepian lebih maju dan modern. Di antaranya pembangunan kembali kompleks Pasar Pagi, penataan Sungai Karang Mumus dan pembangunan terowongan Samarinda, yang menembus bukit di Jalan Sultan Alimuddin menuju Jalan Kakap di Kelurahan Selili.

Proyek bernilai Rp395 miliar itu ditargetkan selesai akhir 2024. Tapi belakangan Wali Kota mengisyaratkan tertunda sekitar 2 bulan. Di antaranya soal pembebasan lahan. Ketika saya melintas di sana kemarin, sepertinya pengerjaan terowongan yang dilaksanakan PT PP Persero Tbk  sudah dilanjutkan kembali.

Wajah kompleks pertokoan kerajinan di Citra Niaga juga sudah berubah. Penataan lagi dilakukan oleh Andi Harun. Hanya saja ketika saya membeli lempeng Kong Jie kemarin, mobil saya terjebak lantaran ada dua musibah kebakaran terjadi di sana.

Berkat berbagai program terobosan itu,  kepopuleran dan elektabilitas Andi Harun di mata masyarakat sangat tinggi. Dalam Pilwali sekarang, Andi Harun yang berpasangan dengan Saefuddin Zuhri tidak punya lawan. Calon-calon lainnya mundur teratur. Karena itu Pilwali Samarinda bakal melawan kotak kosong. Satu-satunya yang terjadi di Pilkada Serentak di Kaltim.(*)

Hadi Temu Seno: Jangan Baper

September 6, 2024 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

DUA Calon wakil gubernur (Cawagub) Kaltim bertemu. Hadi Mulyadi dan Seno Aji. Pertemuan itu berlangsung dalam acara yang menarik. Dialog Kebudayaan, Lingkungan, dan Sumber Daya Alam (SDA) Calon Gubernur dan Wakil Gubernur 2024 yang digelar di Kampus Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Kamis (5/9).

Yang punya hajat adalah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kaltim. “Acara ini dilaksanakan bekerjasama dengan mitra lainnya  dan Unmul,” kata sang ketua, HM Fauzi A Bahtar.

Tujuannya memperkenalkan kedua calon kepada mahasiswa. Selain juga untuk mendengarkan pandangan dan gagasan kedua calon mengenai  kebudayaan, tata kelola lingkungan dan pengelolaan SDA di Kaltim.

Pasca Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), pada masa kampanye nanti, 25 September-23 November 2024, semua paslon bisa berkampanye di kampus-kampus perguruan tinggi. Syaratnya sepanjang ada izin atau undangan dari rektor dan tidak membawa atribut atau alat peraga kampanye.

Hadi Mulyadi dan Seno Aji sama-sama tersenyum ketika salam komando.(Charles Siahaan)

Para mahasiswa mengapresiasi prakarsa yang dilakukan PWNU Kaltim. Menurut mereka, pandangan dua paslon gubernur dan wakil gubernur Kaltim sangat penting bagi daerah ini di masa depan, mengingat Kaltim penuh keanekaragaman budaya dan terlalu menggantungkan diri dari eksploitasi SDA selama ini.

Rektor Unmul Prof Abdunnur juga hadir. Dia membuka ruang kepada paslon kampanye di kampus. “Dialog paslon semacam ini sangat penting di kampus, juga baik untuk pendidikan dan pemahaman politik kepada mahasiswa,” jelasnya.

Kedua cawagub duduk berdampingan dan sempat melakukan salam komando. Saling melempar senyum dan terlibat dalam pembicaraan yang akrab. Hadi akan maju bersama Isran Noor sebagai petahana, sedang Seno mendampingi Rudy Mas’ud sebagai penantang. Pilgub  Kaltim hanya diikuti dua paslon saja.

“Pak Hadi ini adalah teman saya. Sudah 6 tahun kami bersama-sama. Saya di pimpinan Dewan dan beliau sebagai wakil gubernur. Saya rasa nggak ada masalah. Soal kontestasi masalah lain, kita sama-sama menawarkan program, visi dan misi. Masyarakat yang memilih,” kata Seno.

Hal yang sama juga disampaikan Hadi Mulyadi. “Pertemuan dengan Pak Seno biasa saja.  Kita sama-sama membangun Kaltim. Kemarin beliau di legislatif dan saya di eksekutif. Siapapun yang terpilih itu pilihan masyarakat dan kehendak Allah, jadi jangan baper,” ujarnya sambil tersenyum.

Sebelum menjadi Wagub, Hadi juga cukup berpengalaman berada di kursi legislatif. Dia pernah menjadi anggota DPRD Kaltim dan DPR RI ketika bergabung dengan PKS. Sekarang Hadi menjadi ketua DPD Partai Gelora Kaltim.

Menurut Seno, Kaltim menjadi salah satu provinsi dengan jumlah masyarakat adat terbanyak. Jika dikaitkan dengan hutan yang ada di Kaltim, maka sekitar 7.000 hektare yang sudah menjadi milik masyarakat adat. “Kearifan lokal ini perlu kita jaga dan lestarikan serta diintegrasikan bagi pembangunan Kaltim ke depan,” tambahnya.

Hadi menekankan betapa pentingnya kita menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya daerah. Dia mengakui dalam masa kepemimpinannya bersama Pak Isran masih ada permasalahan masyarakat adat yang belum dituntaskan.  “Jika kami terpilih kembali, semua permasalahan adat yang ada segera kami selesaikan,” tandasnya.

BERTEMU RELAWAN

Sambil menunggu pengumuman KPU tentang penetapan pasangan calon dan pengambilan nomor undian peserta 22 September mendatang, kedua paslon gubernur dan wagub Kaltim terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Rudy dan Seno terus bergerak. Hal yang sama juga dilakukan oleh Isran dan Hadi. Kedua paslon sama-sama mengklaim kemenangan dan siap memimpin Kaltim pada periode 2024-2029. Para pendukungnya juga makin bersemangat. Sosialisasi tidak saja dilakukan dengan bertemu langsung dengan warga, tetapi juga  “perang” masif melalui media sosial.

Bertempat di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Rabu (4/9), Hadi bertemu dengan ribuan Relawan Isran-Hadi se-Kaltim. Di samping itu, Hadi juga bertemu dengan tokoh agama dan masyarakat di Muara Jawa, Handil dan Samboja yang diinisiasi oleh Ketua Keluarga  Bubuhan Banjar Kaltim (KBBKT) Balikpapan H Redy Asmara. Kebetulan Redy orang sana. “Kita siap memenangkan Isran-Hadi,” ujarnya.

Setidaknya saat ini ada 200-an kelompok Relawan Isran-Hadi tersebar di seluruh kabupaten/kota se-Kaltim. Mereka siap memenangkan jagonya. “Kalau mau menang, kita semua harus bekerja keras, kompak dan jangan lupa berdoa,” kata Hadi.

Menurut Hadi, semua relawan harus bergerak sejak sekarang. Setiap kelompok relawan harus membentuk simpul-simpul sebanyak mungkin di tengah masyarakat. “Kita harus menang minimal di 8 kabupaten/kota,” tandasnya.

Sekretaris Tim Kemenangan Isran-Hadi, Marten Apuy meminta semua pendukung Isran-Hadi terutama para relawan bisa menjelaskan kepada masyarakat berbagai kelebihan dan prestasi yang dimiliki Isran dan Hadi. “Mereka berdua adalah pemimpin yang jujur, amanah dan mampu bekerja keras untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Kaltim,” jelasnya.

Dengan visi Kaltim Berdaulat Jilid 2, Isran dan Hadi akan membuat Kaltim lebih maju lagi dan mampu menjadikan daerah ini mampu membangun dan meraih kemajuan dengan kemampuan diri sendiri. Sumber pendapatan makin meningkat, kualitas warganya makin hebat dan tingkat kesejahteraan makin besar.

Kelompok Relawan Isran-Hadi yang hadir di antaranya Bravo Raja Naga, GEBRAK Kaltim, Relawan BUJA, Driver Borneo Family, Relawan Nusantara, Relawan Ibu Noor Laila, Gepak Bontang, GALAK, Forum Aswaja Nusantara, DPA Dayak Kutai Banjar, Relawan Anak Sekolah, Sahabat Sejati, Baja, Kawan Randi, IKK Bajau, Sempekat Nusantara (Serat), Sahabat Sejati, Srikandi Manado Nusantara, Forum Masyarakat Peduli Masjid, PWRI Kutim, Perpedayak Nusantara dan banyak lagi kelompok relawan lainnya.(*)

Maunya Perry Warjiyo Lagi

September 4, 2024 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

SEAKAN sudah tak sabar lagi mau terbang ke Solo. Tujuannya cuma satu. Mengikuti Kongres Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) XXII, yang berlangsung dua hari, 19 dan 20 September. Jadi masih dua pekan lagi.

Acaranya digelar di Hotel Alila, Jl Slamet Riyadi. Hotel bintang 5 yang mempunyai kapasitas 255 kamar. Ballroom utamanya bisa menampung 3.000 orang. Alila bukan nama seorang wanita. Tapi bahasa Sansekerta yang berarti “kejutan.” Mungkin kejutan bagi warga Solo. Soalnya gedung ini sangat tinggi. Mencapai 124 meter. Menjadi bangunan tertinggi di Solo dan Jawa Tengah.

Saya belum pernah tidur di hotel setinggi itu. Katanya hotel ini sudah menjadi anak usaha Hyatt. Mudah-mudahan nanti saya ditempatkan di lantai paling atas. Biar bisa lihat wajah kota Solo dari atas diiringi lagu Bengawan Solo, karya Gesang.

Orang sering bingung menyebut nama kota berpenduduk setengah juta orang ini.  Solo atau Surakarta? Ternyata Surakarta itu nama resmi secara administratif.  Sedang nama populer atau branding-nya disebut Solo.

Ada juga yang menyebut Kota Solo sebagai Kota Batik atau Kota Liwet. Orang tahu salah satu kerajinan batik terbesar dan terbaik ada di kota ini. Disebut Kota Liwet karena di sini ada makanan Nasi Liwet, yang gurihnya luar biasa. Saya suka sekali.

Wali kota Solo bukan Gibran Rakabuming Raka lagi, putra Pak Jokowi. Sudah digantikan wakilnya, Teguh Prakosa dari PDIP. Soalnya Gibran, 20 Oktober nanti diambil sumpahnya menjadi wakil presiden mendampingi presiden terpilih, Prabowo Subianto.

Bagi peserta Kongres yang muslim, tentu jangan lupa salat di Masjid Raya Sheikh Zayed di Jl A Yani, Banjarsari. Saya sudah pernah sekali salat di sana. Masjid yang dibangun pada tahun 2021 ini, merupakan replika  Masjid Sheikh Zayed di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA).

Masjid berkapasitas 10.000 jamaah ini memang hadiah dari Pangeran UEA Mohamed bin Zayed (MBZ). Biaya pembangunannya Rp300 miliar. Karena itu peresmiannya pada 14 November 2022 dilakukan oleh Presiden Jokowi dan MBZ.

Salah satu agenda penting dalam Kongres ISEI XXII adalah seminar nasional tentang ekonomi Indonesia. Maklum yang berkumpul para pimpinan sarjana ekonomi se-Indonesia. Bakal tampil sebagai pembicara adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Guru Besar FISIP UI Prof Eko Prasojo dan Ketua Umum APINDO Shinta W Kamdani.

Ketua panitia pelaksana kongres adalah Anggito Abimanyu. Dia adalah ketua Bidang I ISEI Pusat. Nama Anggito sangat dikenal khalayak. Kalau tak salah saat ini menjabat sebagai ketua Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi (DEB SV) UGM.

Sebagian ketua Cabang ISEI yang mengikuti FGD di Yogyakarta, Agustus lalu

Sebelumnya pernah menjadi kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Dirjen Haji dan Umrah Kemenag dan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu. Pernah juga dinyatakan sebagai wakil menteri keuangan, tapi kemudian urung dilantik.

Dia juga seorang pemusik. Jago main suling atau flute. Pernah mengorganisir Konser Peradaban 19 November 2023 bersama sahabatnya pemusik Dwiki Dharmawan.

Menurut Anggito, dalam Kongres juga akan disampaikan Indikator Survei Ekonomi Indonesia (ISEI) Indeks, hasil penelitian kerja sama ISEI dengan Litbang Kompas.

ISEI Indeks diadakan untuk mengukur pandangan, optimisme, serta ekspektasi para ekonom, akademisi, dan dan praktisi yang tergabung sebagai anggota ISEI di pusat dan daerah terhadap ekonomi Indonesia.

Kongres ISEI XXII dijadwalkan akan dibuka  Presiden Jokowi. Boleh dibilang ini kongres terakhir ISEI yang dihadiri Jokowi. Sebab, 20 Oktober nanti kita bertemu presiden baru, Prabowo Subianto. Sangat baik kalau Prabowo yang didaulat menutup Kongres.

Dalam acara Focus Group Discussion (FGD) PP ISEI-Bappenas di Yogyakarta, Agustus lalu, mantan gubernur BI, Burhanuddin Abdullah sempat tampil sebagai pembicara. Dia sekarang menjadi tim ahli ekonomi Prabowo.

Menurut Abdullah, Prabowo punya pandangan yang kuat di bidang ekonomi. Dia banyak membaca buku. Apalagi ayahnya, Prof Sumitro Djojohadikusumo dikenal sebagai begawan ekonomi Indonesia. “Saya lebih banyak mendengar jika bertemu beliau,” ujarnya.

Tapi Abdullah juga mengingatkan Prabowo soal terbatasnya kemampuan fiskal dibanding dengan mimpi-mimpi yang ingin diwujudkan. Kepada Abdullah, saya juga sempat bertanya soal pandangan Prabowo tentang IKN. Sayang jawaban Abdullah terbatas untuk yang mendengar saja.

PILIH KETUA BARU

Namanya kongres pasti ada agenda yang sangat penting. Yaitu memilih ketua baru. Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) ISEI  saat ini adalah Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia (BI). Putra kelahiran Sukoharjo, Jateng, 65 tahun silam. Sukoharjo tak jauh dari Solo, sekitar 15 kilometer saja.

Perry sudah dua kali memangku jabatan ini. Lalu siapa calon penggantinya? Ketika sejumlah ketua cabang ISEI bertemu di Yogya, tak terdengar beredar nama calon ketua baru. Justru sebagian besar menginginkan Perry Warjiyo lagi.

“Saya sebagai cabang ISEI ‘IKN’ mengusulkan tetap Pak Perry Warjiyo. Kalau bisa Pak Anggito kembali sebagai sekjen,” kata saya bersama Ketua ISEI Samarinda/Kaltim Aji Sofyan Effendi (ASE).

Dari bisik teman-teman sesama ketua Cabang ISEI lainnya, sepertinya sepakat secara aklamasi memilih kembali Perry Warjiyo sebagai ketua umum ISEI Pusat untuk ketiga kalinya. Situasi ini sama dengan Kongres XXI ISEI di Makassar, awal September 2021 di mana Perry juga dipilih secara aklamasi.

Menjadi  ketum PP ISEI tiga kali tidak melanggar AD/ART. Lagi pula ISEI daerah sudah cukup nyaman dengan Perry. Memudahkan ISEI daerah bekerjasama dengan BI setempat. Banyak kegiatan yang bisa dikerjakan bersama. Perry juga sangat bersemangat meningkatkan peran ISEI.

Dikaitkan dengan jabatan Perry sebagai Gubernur BI, kebetulan pas saja. Perry sekarang mengemban tugas Gubernur BI periode kedua, masa bakti 2023-2028. Jika terpilih nanti, maka Perry akan menjadi ketua umum PP ISEI periode 2024-2027, setahun sebelum masa tugas Perry sebagai Gubernur BI berakhir.

Saya sengaja menyebut ISEI Balikpapan sebagai cabang baru bernama ISEI IKN. Maklum Balikpapan adalah kota penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berada di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU).

Dari Balikpapan menuju IKN tidak sampai dua jam lagi. Kalau lewat tol IKN jarak tempuhnya hanya sekitar satu jam. Apalagi kalau jalan tolnya nanti benar-benar tuntas, bisa jadi hanya 45 menit.

Saya mengusulkan Rakerna ISEI tahun 2025 berlangsung di IKN. Sekalian lihat perkembangan pembangunan IKN termasuk pembangunan gedung pusat Bank Indonesia. Kebetulan di IKN sudah ada Hotel Nusantara berlantai 9, yang mempunyai kapasitas 200 kamar. Hotel ini dibangun oleh Bos Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma alias Aguan. Sudah beroperasi sejak 17 Agustus 2024.

Gedung BI yang disebut Kawasan Perkantoran Bank Indonesia (KOPERBI) dibangun tepat di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, tak jauh dari Istana Garuda. Lahannya seluas 7,3 hektare. Desainnya cukup unik menyerupai burung Garuda. Sedang kontraktornya, Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP).

Kantor Pusat Bank Indonesia yang lagi dibangun di IKN

Menurut Perry, implementasi desain KOPERBI memiliki makna tersendiri. Pertama, untuk bangunan berbentuk kepala Garuda,  yang terdiri lima lantai, merepresentasikan Pancasila. Sedang area sayapnya yang menjadi kawasan kantor, akan dibangun tujuh lantai, merepresentasikan nilai pokok kepemimpinan BI.

Bangunan terakhir berbentuk sayap akan menjadi kawasan terbuka, penggambaran dari sinergi antara BI, pemerintah, perbankan dan kalangan pebisnis.

Pembangunan KOPERBI dilakukan tiga tahap sampai 2032 mendatang dengan biaya Rp942 miliar. Tahap pertama 2024 ini, sebagian sudah bisa ditempati sebagai kantor bersamaan dengan kantor pemerintahan lainnya.  Tahun 2024-2027 untuk sayap bangunan. Dan seterusnya tahap ketiga untuk keseluruhan.

Selamat bertemu para Ketua Cabang ISEI di Kongres XXII di Surakarta. Kita akan mendengar kembali Pak Perry bernyanyi lagunya Rhoma Irama, “Terajana.” Musiknya di Taman ISEI, iramanya melayu, sulingnya suling bambu, ditiup oleh Pak Anggito,  ekonominya maju sekali. Oh Perry arsiteknya.(*)

*) Rizal Effendi

– Wartawan Senior Kalimantan Timur

– Wali Kota Balikpapan (2011-2021)

– Ketua ISEI Balikpapan.

Pak Prabowo, Jangan Lupa Menteri dari Kaltim

September 3, 2024 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

DI TENGAH hiruk pikuk urusan Pilkada Serentak, perhatian publik juga mengarah ke sosok Prabowo, yang pada tanggal 20 Oktober 2024 nanti  dilantik menjadi presiden ke-8 Republik Indonesia menggantikan Joko Widodo. Dia akan dilantik bersama wakilnya, Gibran Rakabuming Raka, putra  Jokowi.

Langkah selanjutnya yang juga ditunggu-tunggu adalah pengumuman siapa saja yang terpilih mengisi pos-pos di Kabinet Prabowo-Gibran. Dan apa nama kabinetnya nanti? Kalau era Jokowi disebut Kabinet Indonesia Maju (KIM).

Prabowo didampingi Sufmi Dasco Ahmad dan Ahmad Muzani

Prabowo sendiri memberi isyarat sebagian menteri yang berada di era Pemerintahan Jokowi akan masuk kembali di kabinetnya. “Pak, maaf Pak, karena Bapak pilih orang-orang hebat, maka sebagian dari mereka akan masuk di kabinet saya nanti,” kata Prabowo di depan Presiden Jokowi dalam acara Apel Akbar Kader Partai Gerindra 2024 di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (31/8).

Siapa saja muka lama yang bakal ditarik kembali? Sepertinya ada beberapa nama yang sudah santer disebut-sebut. Nama-nama itu juga masuk dalam draft Kabinet Prabowo yang beredar di berbagai media sosial.

Di antaranya Bahlil Lahadalia. Meski dikuliti habis-habisan oleh Rocky Gerung dan warganet, hampir pasti putra kelahiran Banda, Maluku Tengah, 48 tahun silam ini, masuk di Kabinet Prabowo. Ada yang menyebut dia tetap sebagai menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bisa juga di pos lain. Malah ada draft yang menempatkannya sebagai Menko Ekuin.

Bahlil selain orang kepercayaan Presiden Jokowi, dia juga sekarang menjadi ketua Umum DPP Golkar menyusul  mundurnya Airlangga Hartarto yang penuh kehebohan. Bahlil pernah menjadi ketua umum BPP HIPMI dan Menteri Investasi/Kepala BKPM.

Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas sepertinya juga akan bertahan sebagai Menteri Perdagangan. Dia juga orang kepercayaan Jokowi dan sangat menonjol penampilannya di KIM.

Demikian juga Ketua Umum DPP Demokrat Agus Harimurti  Yudhoyono (AHY) sepertinya tetap di posnya sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Wajah baru yang kemungkinan masuk di antaranya orang dekat Prabowo,  Syafrie Syamsudin. Dia boleh jadi menggantikan posisi Prabowo sebagai Menteri Pertahanan sekaligus Koordinator Pangan, Gizi dan Kesehatan Masyarakat.

Syafrie adalah purnawirawan jenderal bintang 3 kelahiran Makassar. Usianya sudah  71 tahun. Perjalanan kariernya di TNI kerap bersama Prabowo. Dia pernah menjadi Satgas Kopassus Timtim, Pangdam Jaya, Sekjen dan Wakil Menhan. Jadi wajar kalau dia dipromosikan menjadi menteri pertahanan.

Rahayu Saraswati dan Grace Natalie adalah dua wanita yang kemungkinan juga masuk dalam Kabinet Prabowo. Dalam draf yang beredar, Rahayu menjadi Menteri Sosial dan Grace menjadi wakilnya.

Sebelumnya Rahayu adalah  Wakil Komandan Tim Kampanye Prabowo-Gibran dan Grace adalah Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, yang sekarang menjadi Staf Khusus dan juru bicara Presiden Jokowi.

Rahayu masih muda. Kelahiran Jakarta berusia 38 tahun. Tapi ayahnya adalah Hasim Sujono Djojohadikusumo, adik kandung Prabowo, yang bakal menjadi arsitek utama di balik pemerintahan Prabowo.

Dalam draf yang lain Grace diplot menjadi Menteri Kesejahteraan Perempuan dan Anak.

Jika benar infonya, ini bakal heboh. Dalam draf yang beredar menyebutkan Dr Hotman Paris Hutapea akan menjadi Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia. Pengacara ini terkenal dengan gaya hidupnya yang mewah terutama sejumlah cincin berlian yang dipakainya bernilai miliaran rupiah.

Menteri atau wakil menteri yang dilantik Jokowi beberapa bulan sebelum berakhir masa jabatan presiden, sepertinya juga akan masuk kembali. Mereka memang orang-orang Prabowo yang ditempatkan pada masa transisi.

Keponakan Prabowo, Thomas Djiwandono (putra mantan gubernur BI Soedrajad Djiwandono) yang saat ini diangkat sebagai Wakil Menteri Keuangan dan tidak tertutup kemungkinan ditingkatkan menjadi Menteri Keuangan. Kalaupun tidak, minimal ia tetap di jabatan sekarang.

Nama Rosan Perkasa Roeslani sepertinya bakal tetap sebagai Menteri Investasi/Kepala BKPM dan Supratman Andi Agtas sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham). Demikian juga Angga Raka Prabowo sebagai Wakil Menteri Kominfo.

Rosan adalah pria kelahiran Jakarta. Usianya 55 tahun. Dia pernah menjadi Ketua Umum KADIN, Wakil Ketua Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin, Duta Besar Indonesia untuk AS, Wakil Menteri BUMN dan Ketua Tim Kampanye Prabowo-Gibran.

Supratman Andi Agtas lahir di Soppeng, Sulsel, 54 tahun. Dia akademisi, advokat dan politisi kader Partai Gerindra yang duduk di Komisi VI dan Ketua Baleg DPR RI.

Sedang Angga yang punya embel-embel Prabowo dan Raka, adalah loyalis berat Prabowo. Dia pernah menjadi sekretaris pribadi Prabowo pada 2014 hingga 2017. Karena itu ada isu yang beredar dia bakal menempati posisi sebagai Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden.

Ketua Harian Partai Gerindra Profesor Sufmi Dasco Ahmad disebut-sebut sebagai Mendagri atau Menteri Sekretaris Kabinet (Menseskab). Sedang Sekjen Gerindra Ahmad Muzani diplot menjadi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg).

Menanggapi daftar atau draf nama menteri Prabowo yang sudah beredar, menurut Sufmi Dasco bukan daftar resmi yang benar-benar dibuat Prabowo-Gibran. “Yang beredar itu kita anggap saja sebagai aspirasi atau dinamika,” jelasnya.

MANA ORANG KALTIM?

Nah, yang menjadi pertanyaan bagi kita orang Kaltim adalah apakah Prabowo sudah melirik putra terbaik Kaltim untuk masuk dalam kabinetnya. Keinginan ini sudah lama kita dambakan karena hampir tidak pernah ada orang Kaltim menjadi menteri.

Karena lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN) berada di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU) masuk wilayah Kaltim, maka rasanya wajar kalau Prabowo memberikan kehormatan ada putra terbaik Kaltim masuk dalam kabinetnya, apakah menjadi menteri, wakil menteri atau lembaga setingkat menteri.

Prabowo sendiri punya kedekatan khusus dengan Kaltim, sebab sebagian usahanya ada di daerah ini. Mulai pabrik kertas sampai lahan seluas 265 ribu hektare dekat IKN, yang dimanfaatkan untuk proyek reboisasi, air bersih, biofuel dan konservasi orangutan dan satwa liar lainnya.

Gubernur Isran Noor pernah bertemu Prabowo menjelang Pilkada. Menurut Isran, dia sempat ditawari menjadi menteri. Tapi dia secara halus menolak tawaran itu karena ingin menuntaskan tugasnya untuk menjadi gubernur Kaltim periode kedua, 2024-2029.

Sebelumnya saya pernah menulis beberapa nama yang sangat memungkinkan dipromosikan masuk dalam kabinet Prabowo. Di antaranya Rektor Universitas Mulawarman Prof Abdunnur, yang memungkinkan menjadi Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Karena kawasan hutan tropis terbesar ada di Kaltim.

Juga Rektor Universitas Mulia (UM) Balikpapan Prof Muhammad Ahsin Rifa’i. Dia juga orang Banjar yang pakar perikanan. Ada juga Prof Kamaruddin Amin, Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama. Dia kelahiran Bontang. S2 dan S3 nya dari Belanda dan Jerman serta pernah belajar di Mesir.

Satu lagi orang Kaltim kelahiran Balikpapan yaitu Prof KH Yudian Wahyudi, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Sayangnya namanya tercoreng ketika mempersiapkan Paskibraka Nasional di IKN, 17 Agustus 2024 lalu. Gara-gara kebijakan dia melepas jilbab Paskibra putri.

Ada juga politikus Kaltim yang cukup andal. Dia adalah Dr Mahyudin, yang sekarang adalah Wakil Ketua DPD RI. Pernah menjadi Bupati Kutai Timur (Kutim), Ketua DPD Golkar Kaltim, Wakil Ketua Umum DPP Golkar, anggota DPR RI dan Wakil Ketua MPR RI. Dia penerima Bintang Mahaputera Nararya.

Bisa juga menjadi pertimbangan adalah Dr Ir Muhammad Nurdin, yang sekarang widyaiswara di Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes). Nurdin, putra kelahiran Samarinda yang pernah menjadi Dirjen dan Staf Ahli di sana.

Menurut saya, tugas pertama anggota DPRD Kaltim yang baru dilantik Senin (2/9) kemarin, segera mengusulkan putra Kaltim kepada Prabowo untuk dipilih menjadi menteri. Juga perlu diperkuat dan dukungan dari berbagai lembaga adat dan masyarakat di Bumi Etam. Kita tahu penunjukan menteri adalah hak prerogatif seorang presiden. Tapi tak ada salahnya bila kita mengusulkan.(*)

Isran, BKT, Rapak dan Air

September 1, 2024 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

ISRAN NOOR muncul lagi di Kampus Universitas Mulia (UM) Balikpapan. Dia didaulat berbicara di depan lebih 500 mahasiswa baru. Acaranya berlangsung di ballroom Chengho, Jumat (30/8). Mulanya dijadwalkan pagi, tapi akhirnya baru bisa dilaksanakan pukul 14:00.

“Mohon maaf saya baru selesai pemeriksaan kesehatan sekitar pukul 11:45,” katanya. Isran dan Hadi Mulyadi sejak Kamis (29/8) menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD A Wahab Sjahranie (AWS) mengikuti tahapan pelaksanaan Pilgub Kaltim 2024.

Dia sudah melakukan pendaftaran di sekretariat KPU Kaltim, Rabu (28/8) lalu. Sejumlah berkas sudah disampaikan terutama surat dukungan dari partai. Lalu dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan, mulai tes kejiwaan sampai pemeriksaan fisik.

Isran Noor berfoto di tengah-tengah mahasiswa baru Universitas Mulia

Datang ke kampus UM, wajah Isran tetap cerah dan bersemangat. “Hebat kondisi kesehatan beliau, tidak ada tanda-tanda kelelahan,” kata Dr Agung Sakti Pribadi, direktur Eksekutif Yayasan UM, yang menyambutnya bersama Rektor UM Prof Muhammad Ahsin Rifa’I dan wakil rektor lainnya.

Dr Agung menjelaskan, dia perlu mendatangkan Isran untuk para mahasiswa baru UM, biar mereka punya wawasan dan semangat  seperti yang dilakukan Isran Noor. “Kita ingin mahasiswa baru UM punya kapasitas melebihi mahasiswa kampus lain,” jelasnya.

Hanya sebentar istirahat di ruang rektor, Isran langsung menemui para mahasiswa baru yang sudah menunggunya. Isran mendapat aplaus meriah. “Saya suka dan berterima kasih dengan beliau, Pak Isran ketika menjadi gubernur gencar melaksanakan program Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT). Saya salah satu penerimanya,” kata seorang mahasiswi penuh kebanggaan.

BKT adalah beasiswa yang diberikan oleh Pemda Kaltim untuk membantu putra-putri Kaltim untuk meningkatkan keterampilan dan melanjutkan pendidikan terutama bagi mahasiswa yang kurang mampu atau yang berprestasi. Selain juga untuk anak berkebutuhan khusus, anak/cucu veteran, hafiz/hafizah serta anak korban KDRT.

Selama 5 tahun masa tugas Isran-Hadi (2018-2023), dana APBD yang digelontorkan untuk program BKT mencapai Rp1,3 triliun. “Kalau kita terpilih kembali, anggaran BKT kita tingkatkan lagi sampai Rp2,5 triliun. Itu belum pernah terjadi di provinsi lain,” kata Isran disambut aplaus meriah.

Dia juga sangat berkeberatan jika ada pihak yang bermaksud mengurangi anggaran beasiswa. “Saya tidak bisa terima karena ini menyangkut nasib kualitas putra-putri Kaltim menyongsong Indonesia Emas 2045,” tandasnya.

Sejumlah pertanyaan dan usulan soal BKT disampaikan para mahasiswa baru UM kepada Isran. Di antaranya jangan sampai ada penerimanya dari anak-anak yang orangtuanya terbilang mampu. Juga ada usul penambahan  jumlah penerimanya.

Program BKT tidak saja untuk kelompok pelajar dan mahasiswa, tetapi juga menyasar untuk tenaga pendidik seperti guru dan dosen yang menempuh studi magister (S2) dan doktor (S3). “Iya guru dan dosen masuk prioritas kita agar kualitas mengajarnya lebih baik lagi,” kata Isran.

SOAL FLYOVER RAPAK

Para mahasiswa baru UM berebut mengajukan pertanyaan kepada Isran mulai soal programnya jika terpilih lagi sampai persoalan kota Balikpapan seperti rencana pembangunan flyover atau jalan layang di simpang lima Rapak, masalah banjir dan kelangkaan air bersih serta adanya bus bantuan Kementerian Perhubungan yang disebut Balikpapan City Trans (BCT).

Mantan bupati Kutai Timur (Kutim) ini mengatakan, dia bersama pasangannya Hadi Mulyadi akan melanjutkan visi misinya, yang tertuang dalam Kaltim Berdaulat 2. “Masih banyak program yang harus kami tuntaskan pada2 periode kedua nanti,” tambahnya.

Isran membantah kalau dia tak memerhatikan persoalan persimpangan Rapak Balikpapan yang sering mengundang kecelakaan dan menelan korban jiwa. Justru dia yang mengajukan rencana pembangunan flyover tahun 2021, tetapi digagalkan oleh DPRD Kaltim terutama di antaranya dari Dapil Balikpapan sampai akhirnya 0 Tragedi Rapak pada 21 Januari 2022, yang memakan korban jiwa cukup banyak.

Setelah peristiwa itu, penanganan Rapak diambil alih oleh Kementerian PUPR karena Jalan Soekarno-Hatta termasuk Kawasan Rapak adalah jalan nasional. Bahkan Presiden Jokowi sempat memberikan perhatian khusus.

Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, pembangunan flyover bukan satu-satunya solusi. Ia lebih cenderung melakukan pembangunan underpass (jalur lalulintas yang berbentuk terowongan di bawah tanah) untuk mencegah terulangnya kecelakaan. Untuk jangka pendek sudah dilakukan pelebaran bahu jalan dengan mengambil sebagian lahan Pertamina.

Sayangnya sampai saat ini pembangunan flyover atau underpass belum bisa dilaksanakan. Apalagi ada sebagian warga terutama pedagang di Pasar Rapak sempat melaksanakan aksi unjuk rasa menentang rencana tersebut. Mereka khawatir barang dagangannya tidak laku karena berkurangnya pembeli.

Berkaitan dengan masalah banjir dan kelangkaan air bersih, Isran menjelaskan sebenarnya itu menjadi tugas dan wewenang pemerintah kota. Ia juga sempat menyinggung dan mendengar ada pemandangan yang tidak nyaman, di saat warga kota kesulitan air bersih ada orang penting di Balikpapan justru jualan air.

“Insyaallah jika saya terpilih kembali memimpin Kaltim, persoalan Rapak, banjir dan kelangkaan air bersih di Balikpapan menjadi perhatian saya dan akan saya tuntaskan,” kata Isran yang langsung disambut tepuk tangan riuh  ratusan mahasiswa.

Berkaitan dengan proses Pilkada, Isran sempat menyinggung soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 60 dan 70 tahun 2024, yang menghidupkan kembali dan memberi angin segar bagi pembangunan demokrasi Indonesia yang sehat.

Putusan No 60 adalah berkaitan dengan ketentuan ambang batas pencalonan, yang memungkinkan partai nonparlemen bisa mengajukan calon. Sedang putusan No 70 terkait dengan syarat usia minimal calon kepala daerah 30 tahun saat pendaftaran.

Berkat putusan MK No 60, Pilwali Balikpapan yang tadinya terancam kotak kosong jilid 2, akhirnya memungkinkan munculnya dua pasangan calon melawan petahana. Sampai waktu pendaftaran di KPU, peserta Pilwali Balikpapan menjadi 3 pasangan calon.

Dalam proses pencalonan di Pilgub Kaltim, Isran sendiri hampir tidak kebagian kursi karena diborong lawannya. Tapi akhirnya dia mendapatkan rekomendasi dukungan dari Partai Demokrat dan PDI Perjuangan, sehingga bisa mengikuti kontestasi Pilkada Serentak 2024.

Sementara itu, dalam putusan MK No 65 tahun 2023, para kontestan Pilkada 2024 diperbolehkan kampanye di dua tempat yaitu kampus dan fasilitas pemerintah termasuk rumah ibadah sepanjang mendapat izin dari penanggung jawab tempat tersebut dan tidak membawa atribut.

Isran mengaku siap berkampanye di kampus-kampus. “Kalau perlu debatnya di kampus biar lebih ilmiah,” katanya bersemangat.(*)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1621559
    Users Today : 2775
    Users Yesterday : 5851
    This Year : 558069
    Total Users : 1621559
    Total views : 13885320
    Who's Online : 50
    Your IP Address : 216.73.216.54
    Server Time : 2026-04-08