Kantor Lurah Bukit Biru Siap Layani Warga di Gedung Baru

May 8, 2025 by  
Filed under Artikel

TENGGARONG –Kantor Kelurahan Bukit Biru yang baru saat ini siap menjadi pusat pelayanan masyarakat yang lebih representatif. Setelah menjalani rehabilitasi berat, bangunan yang dulunya miring dan memprihatinkan itu diresmikan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah, Rabu (7/5/2025).

Edi berharap gedung yang kini lebih layak dan nyaman digunakan, mampu menjadi pemicu perubahan budaya kerja di lingkungan kelurahan. Ia juga menginginkan ada transformasi pelayanan.

Bupati Kutai Kartanegara saat peresmian Kantor Kelurahan Bukit Biru

“Kantornya sudah bagus, jangan sampai semangat kerjanya tetap seperti dulu. Kalau dulu datang siang karena bangunannya miring, sekarang sudah tak ada alasan,” ucap Edi Damansyah.

Kantor Lurah adalah garda terdepan dalam interaksi pemerintah dengan masyarakat. Oleh sebab itu, Edi menekankan pentingnya profesionalisme dan pelayanan yang mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Kelurahan harus bisa menjadi contoh pelayanan publik yang transparan dan efisien. Alurnya harus jelas, siapa mengurus apa dan harus selesai dalam berapa hari, semua harus terukur,” tegasnya. (Adv diskominfo kukar)

Dinas Koperasi UKM Kukar Dorong Koperasi Lebih Tertib

May 6, 2025 by  
Filed under Artikel

TENGGARONG – Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kutai Kartanegara mendorong koperasi lebih tertib dan memiliki daya saing. Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kukar, Thaufiq Zulfian Noor saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Karya Sejahtera Kuala Samboja, Senin (5/5/2025).

Thaufiq Zulfian Noor mewakili Bupati Kukar, Edi Damansyah menekankan RAT bukan sekadar agenda administratif tahunan, melainkan forum strategis untuk memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi lokal yang profesional dan adaptif.

“Anggota adalah pemilik koperasi. Maka penting untuk semua terlibat dalam penilaian dan perumusan arah koperasi ke depan. Jangan hanya jadi pendengar, tapi ikut membentuk keputusan,” ujar Thaufiq,

Menurutnya, koperasi TKBM memiliki posisi istimewa karena berada di titik vital rantai logistik, yakni bongkar muat di pelabuhan. Namun, keistimewaan ini juga menuntut kepatuhan tinggi terhadap aturan lintas sektor. Thaufiq kembali mengingatkan tentang Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga kementerian, yaitu Kemenkop UKM, Kemenaker, dan Kemenhub yang mewajibkan hanya satu koperasi TKBM di setiap pelabuhan.

“Ini bukan sekadar aturan teknis. Ini menyangkut stabilitas pelabuhan dan efisiensi tenaga kerja. Maka jangan sampai muncul koperasi-koperasi bayangan yang justru merusak ekosistem,” tegasnya.

Diskop UKM Kukar, lanjutnya, berkomitmen melanjutkan pembinaan menyeluruh terhadap koperasi TKBM, baik dari sisi hukum, penguatan kelembagaan, hingga manajemen keuangan. Di tengah era digital dan tuntutan profesionalisme, koperasi tidak bisa lagi bertumpu pada cara kerja lama.

Thaufiq juga mengapresiasi prestasi Koperasi TKBM Karya Sejahtera yang berhasil meraih penghargaan koperasi berkualitas tahun 2024. Ia menyebut capaian tersebut sebagai bukti bahwa koperasi dengan tata kelola yang baik bisa menjadi lembaga modern yang dipercaya.

“Prestasi itu harus jadi motivasi untuk naik kelas. Tidak cukup hanya eksis, tapi harus terus memperluas manfaat bagi anggotanya,” pungkasnya. (Adv diskominfo kukar)

Disperindag Kukar Perkuat Daya Saing UMKM

May 3, 2025 by  
Filed under Artikel

TENGGARONG – Peluang terbukanya ekspor bebas kuota yang tengah digagas Pemerintah Pusat menjadi pemicu penting bagi Kutai Kartanegara (Kukar) untuk memperkuat daya saing Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal. Tak ingin hanya menjadi penonton, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar langsung merancang strategi untuk memastikan UMKM mampu menjawab tantangan pasar global.

Plt Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah menyatakan pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah konkret guna mendorong UMKM naik kelas, baik dari sisi produksi, kualitas, hingga legalitas produk. Saat ini Kukar memiliki lebih dari 85 ribu UMKM, dengan sekitar 20 ribu di antaranya bergerak di sektor kuliner yang potensial untuk ekspor.

Plt Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah

“Pasar terbuka itu penting, tapi kesiapan pelaku usaha jauh lebih penting. Kalau kita tidak benahi kapasitasnya dari sekarang, peluang ini bisa lewat begitu saja,” ujar Sayid, Jumat (2/5/2025).

Sayid mengakui ekspor dari Kukar selama ini masih banyak yang belum tercatat resmi, dengan sebagian besar dilakukan secara informal. Lidi sawit dari Muara Kembang misalnya, sudah menembus pasar India dan Pakistan, namun sistem distribusinya masih belum melalui skema ekspor formal.

Untuk menjawab tantangan itu, Disperindag Kukar akan memperkuat sinergi antar pelaku usaha. Salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah pembentukan kelompok usaha sejenis, seperti produsen amplang, kerupuk, dan kue tradisional, yang akan dikonsolidasikan dalam satu jaringan produksi dan distribusi.

“Kami ingin bentuk ekosistem usaha bersama. Kalau pelaku usaha bisa bekerja kolektif, maka mereka punya daya tawar lebih tinggi dan kapasitas produksi yang bisa diandalkan,” jelasnya.

Selain fokus pada ekspor, Disperindag juga menggarap pasar lokal sebagai fondasi awal. Melalui Peraturan Bupati Nomor 74 Tahun 2021, pemerintah mendorong seluruh sektor di Kukar. Mulai dari OPD, perbankan, hingga swasta agar memprioritaskan pembelian produk lokal.

Langkah ini dinilai strategis agar UMKM terbiasa berproduksi dalam skala besar dan memenuhi standar kualitas yang konsisten. “Kita bangun dari dalam dulu. Pasar lokal kuat, baru kita dorong keluar. Karena ekspor bukan hanya soal peluang, tapi soal kesiapan jangka panjang,” pungkas Sayid. (Adv diskominfo kukar)

Prof Sarosa Meninggal di Hari Pendidikan

May 3, 2025 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

MAHABESAR  Allah subhaanahu wata’ala.  Tokoh pendidikan berpulang di Hari Pendidikan. Itulah yang dialami Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Mulawarman (FH Unmul) Profesor H. Sarosa Hamongpranoto, SH, M.Hum bin Raden Mas Hamongpranoto.

Profesor H. Sarosa Hamongpranoto, SH, M.Hum

Prof Sarosa mendapat penghargaan pada Dies Natalis ke-21 Fakultas Hukum Unmul

Dia dikabarkan oleh keluarga telah berpulang ke Rahmatullah Jumat dinihari, 2 Mei 2025 pada pukul 03.27 Wita.  “Semoga Allah mewafatkan beliau dengan husnul khotimah dan kami atas nama keluarga mohon maaf lahir batin apabila terdapat salah dan khilaf,” kata istri almarhum, Ibu Dr Hj Martuti, MM bersama sang anak Ayu Fetriana Rosati, SH, MKn serta menantu dan cucu yaitu Tri Nugroho S.Pd, M.Pd, Anindayu Gendhis Nareswari, dan Anandanu Hario Danajaya.

Menurut keterangan pihak keluarga, Prof Sarosa belakangan ini kondisinya agak memburuk. Mungkin karena usia yang sudah mencapai 78 tahun. Dia meninggal dunia di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda setelah mendapat perawatan intensif di sana. Kabarnya ada gejala gangguan jantung.

Jenazahnya dimakamkan di pemakaman umum Jl Abdoel Wahab Sjahranie di bawah  gerimis. Sebelumnya sempat disalatkan di Masjid Alfatihah, kampus Unmul, Gunung Kelua.

Seorang ustaz mengatakan, orang yang meninggal pada hari Jumat adalah salah satu tanda kebaikan dan husnul khotimah.

“Tidaklah seorang muslim meninggal pada hari Jumat atau malam Jumat kecuali Allah akan melindunginya dari azab kubur,” bunyi hadis riwayat at-Tirmidzi.

Dari rumah duka di Jl Pramuka 19 No 52, jenazah dilepas oleh Rektor Unmul Prof Abdunnur dan ratusan sivitas akademika. Hadir juga Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas’ud dan mantan Rektor Unmul Prof Masjaya serta sejumlah tokoh lainnya.

“Kita kehilangan tokoh yang kita cintai. Dia adalah guru kita. Banyak yang telah diberikan dan didedikasikan Prof Sarosa kepada Unmul dan pembangunan Kaltim. Kita bersaksi beliau adalah orang baik,”  kata Rektor Abdunnur dengan wajah sendu.

Gubernur Rudy Mas’ud dan Ketua DPRD Kaltim Dr Hasanuddin Mas’ud sangat memuji kiprah Prof Sarosa. “Pak Prof Sarosa banyak membantu pemikiran untuk kemajuan Kaltim,” kata kedua bersaudara yang sama-sama alumni Unmul ini.

Menurut Gubernur, Prof Sarosa adalah tokoh yang konsisten menjaga integritas dan ilmu pengetahuan. “Kaltim kehilangan putra terbaiknya. Semoga beliau husnul khotimah,” ujarnya.

Prof Sarosa juga banyak mendampingi DPRD Kaltim dalam menyusun dan membahas Raperda. “Almarhum banyak bermitra dengan Karang Paci dalam hal penyusunan Naskah Akademik (Nasmik) untuk beberapa Raperda,” kata Ir Adam Sinte, mantan anggota DPRD Kaltim dari Fraksi Partai Hanura.

DIRIKAN FAKULTAS HUKUM

Sarosa lahir di Desa Bekonang, Sukoharjo, Jawa Tengah, 1 Juni 1947. Setelah lulus di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip) Semarang tahun 1972, dia bercita-cita ingin menjadi hakim untuk menegakkan keadilan. Tapi gagal lantaran terlambat mengetahui surat panggilan penerimaan hakim dari Kementerian Kehakiman.

Lalu dia hijrah ke Balikpapan. Sempat bekerja di perusahaan swasta kemudian menjadi dosen honorer di Jurusan Ilmu Sosiatri Unmul cabang Balikpapan. Tiga tahun di sana dia diangkat menjadi dosen tetap dan terpilih sebagai ketua jurusan.

Ketika Jurusan Sosiatri ditutup, Sarosa bergabung ke kampus pusat Unmul di Samarinda. Dia sempat diangkat menjadi Pembantu Rektor (Purek) III, Pembantu Dekan I Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) serta ketua Program Penyuluhan Bantuan Hukum LPPM Unmul.

Ketika dia terpilih menjadi Dekan Fisipol pada tahun 1997 muncul pemikirannya mendirikan Fakultas Hukum (FH). Alasannya Kaltim sebagai daerah bisnis dan pertambangan membutuhkan ahli-ahli hukum.  Berkat perjuangannya, di tahun 2000 berdiri Fakultas Hukum di Unmul. Bahkan sekarang sudah memiliki program magister.

Belakangan dia juga didaulat menjadi ketua Badan Kajian Hukum dan Sosial Kemasyarakatan. Dengan jabatannya itu dia banyak berkiprah di luar kampus. Di antaranya mendampingi DPRD dalam membahas naskah akademik Raperda. Dia juga sering dimintai pendapat oleh wartawan berkaitan masalah hukum dan politik.

Saya tidak sempat melayat. Wartawan senior Sjarifuddin Hs yang mengabari saya. Saya sudah lama mengenal Prof Sarosa. Dia tokoh lembut yang selalu bersikap baik dengan siapa saja. Dia gigih membela dan memajukan Unmul. Dia juga bersemangat ikut membangun Kaltim. Kita akan mengenang beliau setiap memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).(*)

Pemkab Kukar Komitmen Dukung Program Tiga Juta Rumah, Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

May 2, 2025 by  
Filed under Artikel

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) berkomitmen mendukung program nasional Tiga Juta Rumah yang diusung Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakakuning Raka. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, menyatakan, daerah ini telah memiliki fondasi kuat dalam program serupa melalui pelaksanaan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang telah berjalan selama beberapa tahun terakhir.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono

“Kami tidak memulai dari nol. Justru, Kukar sudah lebih dulu menerapkan pendekatan pembangunan rumah yang terintegrasi lewat peran aktif desa dan BKKD,” ungkapnya pada Kamis (1/5/2025).

Pendekatan ini menjadikan pembangunan rumah tidak hanya sebagai proyek infrastruktur, tetapi juga sebagai bagian dari perencanaan pembangunan desa yang berbasis kebutuhan warga. Hal ini penting untuk memastikan setiap rumah yang dibangun sesuai dengan kondisi dan harapan masyarakat setempat.

Dengan pendekatan ini, Pemkab Kukar berupaya menjadi lokomotif daerah dalam mewujudkan target besar Program Tiga Juta Rumah. Bupati Kukar juga menekankan pentingnya akses rumah layak sebagai hak dasar setiap warga.

“Kami ingin desa-desa di Kukar memiliki kontrol dan kapasitas yang lebih besar untuk menyediakan rumah yang sehat dan aman. Ini bukan sekadar proyek, tapi soal keadilan sosial,” tambah Sunggono.

Program Tiga Juta Rumah merupakan bagian dari ASTA CITA yang masuk dalam delapan agenda strategis nasional yang menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas utama. Pemkab Kukar kini berada di garis depan untuk menjalin sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan hunian yang bermartabat, khususnya bagi masyarakat di pedesaan. (adv diskominfo kukar)

« Previous PageNext Page »

  • vb