Tahun 2024, Seribu Perpustakaan Ditargetkan Penuhi Standar

August 9, 2023 by  
Filed under Artikel

SAMARINDA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim menargetkan pada tahun 2024 sebenyak 1.000 perpustakaan bisa memenuhi Standar Nasional Perpustakaan (SNP).

Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca DPK Provinsi Kalimantan Timur, Taufik menyampaikan upaya meningkatkan kualitas perpustakaan di daerah ini terus dilakukan. Salah satunya melalui sosialisasi Akreditasi Perpustakaan yang diikuti para pustakawan dan pengelola perpustakaan dari 10 kabupaten/kota se Kaltim.

“Harapannya bisa mencapai 1.000 perpustakaan berstandar nasional di tahun 2024, apalagi IKN sudah di depan mata” ucap Taufik di ruang kerjanya, Selasa (8/8/2023).

Ia menyebutkan penambahan perpustakaan yang terakreditasi beberapa tahun ini cukup signifikan. Diharapkan dengan banyaknya perpustakaan terakreditasi, mampu menunjang minat baca di Kaltim.

Hingga saat ini, Provinsi Kaltim telah memiliki 2.775 perpustakaan dan tersebar di seluruh wilayah kabupaten/kota. Namun, dari ribuan perpustakaan tersebut, diketahui baru  220 atau 7,92 persen saja yang telah terakreditasi karena cara pengelolaannya telah memenuhi standar perpustakaan nasional.  Sedangkan 2.555 perpustakaan lainnya sampai saat ini belum terakreditasi.

Untuk diketahui, berdasarkan Pasal 11 Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, setiap jenis perpustakaan harus memenuhi SNP. Di antaranya ialah standar koleksi, sarana dan prasarana, pelayanan, tenaga perpustakaan, penyelenggaraan, dan standar pengelolaan.

Sebagai tambahan, akreditasi perpustakaan ini dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional, di mana nantinya para pengelola perpustakaan akan mengikuti sejumlah proses dan menyiapkan data yang telah disebutkan sebelumnya.(adv-dpk kaltim)

Kaltim Miliki 180 Pustakawan

August 9, 2023 by  
Filed under Artikel

SAMARINDA – Besarnya peranan Pustakawan diantaranya dalam pembinaan literasi termasuk membangun kesadaran minat baca, menuntut untuk menghadirkan tenaga Pustakawan di Kalimantan Timur. Saat ini keberadaan Pustakawan dirasakan masih minim, baru memiliki 180 Pustakawan dari jumlah perpustakaan di Kaltim sebanyak 2.775 perpustakaan.

“Jadi kekosongan jumlah Pustakawan itu kita mengangkat tenaga teknis pengelola perpustakaan. Ini bisa PNS dan bisa non PNS. Jadi mereka inilah yang akan mengelola perpustakaan sekolah, perpustakaan desa dan lainnya,” ungkap Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca DPK Provinsi Kaltim, Taufik kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (8/8/2023).

Menurut Taufik, peran pustakawan dalam pembinaan literasi sebagai sarana untuk membangkitkan kesadaran akan membaca. Sebagai negara berkembang, Indonesia salah satu negara yang memiliki kesadaran membaca yang masih rendah. Hal ini dapat dilihat dari fenomena pemandangan dalam kehidupan sehari-hari.

“Disinilah pentingnya peran Pustakawan untuk meningkatkan minat membaca termasuk pula tenaga teknis pengelola perpustakaan yang terus kita tingkatkan pengetahuan dan skillnya dalam pengelolaan perpustakaan sebagai tenaga pengganti Pustakawan karena untuk mengisi kekosongan Pustakawan,” katanya.

Adapun usaha yang dilakukan Pustakawan dalam meningkatkan minat baca adalah menambah koleksi, mengenalkan buku, menata ruang perpustakaan dan hal-hal kreatif lainnya.

Pustakawan juga harus mampu memberikan pelayanan dengan ramah kepada pemustaka saat proses peminjaman dan pengembalian buku di perpustakaan. Selain itu, Pustakawan ini sangat dianggap penting oleh pemustaka selain mengolah buku, juga berperan penting terhadap suasana dan memberikan kenyamanan kepada pemustaka.

“Seorang pustakawan tidak usah merasa rendah diri, kita justru harus yakin dan semakin percaya diri, dengan membaca kita melahirkan anak-anak kreatif dan percaya diri. Begitu pula dengan tenaga pengelola perpustakaan,” pungkasnya.(adv-dpk kaltim)

Jadi Ketua ISEI Lagi

August 9, 2023 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

Peserta Rapat Pemilihan Ketua ISEI Balikpapan bersama Kepala Perwakilan BI Bambang Setyo Pambudi (duduk kedua dari kiri).

SAYA pikir rampung sudah tugas saya sebagai ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Balikpapan 2019-2022. Lhadalah, enggak taunya malah didaulat kembali menjadi ketua masa bakti 2022/2023-2025 dalam Rapat Anggota ISEI Balikpapan, yang  digelar di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Balikpapan (STEIPAN), Jl Zainal Arifin 166  (Baller), Jumat (4/8) lalu.

Rapat Anggota dibuka secara khusus oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bambang Setyo Pambudi. Ada 35 anggota aktif yang hadir. Umumnya dari Universitas Balikpapan (Uniba), Universitas Mulya, STEIPAN, dan Poltekba. Ada juga terlibat beberapa praktisi.

“BI berkepentingan dengan ISEI karena ISEI wadah berhimpun para sarjana ekonomi Indonesia. Pemikiran ISEI sangat kita perlukan terutama dalam tugas-tugas BI menjaga inflasi dan melaksanakan kebijakan moneter,” kata Bambang.

Yang istimewa hadir juga dosen Institut Teknologi Kalimantan  (ITK) dari Program Studi Bisnis Digital (BD). Program ini memang tarik menarik antara jurusan di institut teknologi atau fakultas ekonomi. “Sepertinya lebih ke rumpun fakultas ekonomi. Sebenarnya kita mau buka, tapi perlu persiapan untuk dosen IT-nya,” kata Dekan Fakultas Ekonomi Unmul Prof Syarifah Hudayah.

Program studi BD di ITK menciptakan kolaborasi keilmuan dari bisnis dan teknologi dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) di era industri 4.0. Menghasilkan lulusan di bidang entrepreneur, pemasar digital, konsultan bisnis, pengembang bisnis, dan data analist.

Rapat pemilihan berlangsung singkat. Soalnya dilakukan secara aklamasi. Semua yang hadir sepakat mengangkat saya kembali. “Setujuuuu!!” semua serempak menjawab ketika ditanyakan oleh pemimpin rapat, Rudy Pudjut Harianto, dosen senior STEIPAN.

Tim formatur di antaranya Rudy Pudjut, Bambang Saputra (Tenaga Ahli BI/Madani), dan Didik Hadyatno (Uniba) dengan cepat menyusun susunan personel pengurus baru. Hampir semua anggota aktif berkenan jadi pengurus.  Yang menarik masuknya Ketua Iwapi Kaltim Erna Gaffar SE dalam kepengurusan. Sebagai sekretaris didapuk Rudy Pudjut Harianto dan bendahara Hety Devita. Ketua akan didampingi 4 wakil ketua, yaitu Didik Hadiyatno, Ratna Wardaningsih, Ramli, dan Bambang Saputra.

Sebagai Koordinator Bidang Kebijakan Fiskal dan Pembangunan Daerah Dwi Susilowati, Koordinator Moneter dan Lembaga Keuangan Dessy Handa Sari, Ketua Bidang UMKM, Koperasi, Ekonomi Digital, Ekonomi Syariah, Ekonomi Kreatif dan Kewirausahaan Rihfenti Ernayani serta Koordinator Bidang Bisnis, Investasi, dan Sumber Daya Manusia Alan Smith Purba.

Masih ada sejumlah nama ditunjuk sebagai wakil sekretaris, wakil bendahara dan anggota bidang. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Kepala BI dan OJK Kaltim serta  Prof Suhartono, SE, MM diminta duduk dalam jajaran Dewan Penasihat.

Ketika terpilih menjadi ketua ISEI masa bakti 2019-2022, saya masih berstatus sebagai wali Kota Balikpapan. Pelantikannya sama-sama dengan pengurus ISEI Kutai Kartanegara (Kukar) awal Januari 2019. Yang melantik adalah Gubernur BI Perry Warjiyo selaku ketua umum ISEI Pusat.

Ada kemungkinan Perry akan datang kembali ke Balikpapan dalam waktu dekat ini untuk kembali melakukan pelantikan. “Beberapa minggu lalu Gubernur BI ke Kalteng melantik  pengurus ISEI Cabang Palangka Raya di sana,” kata Bambang Setya Pambudi.

Perry Warjiyo sangat berkepentingan datang ke Kaltim. Selain mengukuhkan pengurus ISEI, juga dalam rangka persiapan Pembangunan Gedung Bank Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN). Gedung BI Pusat di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, pada waktunya bergeser ke lokasi IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU).

Berdasarkan Keputusan Presiden RI No 38/P tanggal 5 Mei 2023, Perry diangkat kembali sebagai gubernur BI masa bakti 2023-2028. Pengukuhannya dilaksanakan 24 Mei 2023 di hadapan Ketua Mahkamah Agung (MA) Prof Dr HM Syarifuddin, SH, MH.

Sebagai ketua ISEI, Perry akan menggelar Sidang Pleno ISEI XXIII & Seminar Nasional 2023 di Hotel Mercure Bengkulu, 15-16 September mendatang. Ketua ISEI seluruh Indonesia diundang. Temanya: “Peran ISEI Memperkuat Sinergi  untuk Ketahanan dan Kebangkitan Ekonomi Menuju Indonesia Baru.”

DISKUSI PEGADAIAN

Di sela rapat pemilihan ketua ISEI Balikpapan, dilakukan juga diskusi peran lembaga BUMN PT Pegadaian. Yang datang  memberikan penjelasan adalah Deputi Bisnis Kantor Pegadaian Area Balikpapan Susatya  Pramana.

“Saya siap jadi pengurus ISEI Balikpapan, tapi disiplin saya ilmu hukum. Bila ada bidang hukum dalam komposisi pengurus, saya bisa ditempatkan di sana,” kata Pramana serius menawarkan diri.

PT Pegadaian adalah salah satu BUMN yang bergerak pada tiga lini bisnis, yakni pembiayaan, emas, dan aneka jasa. Produk konvensionalnya ada Kredit Cepat Aman (KCA), Kreasi, Krasida, Krista, dan Kucica. Sedang Investa Syariah terdiri dari Rahn, Arrum, Mulia, Tabungan Emas, dan Amanah (Kredit Kendaraan). Selain itu yang terbaru adalah pegadaian digital atau pegadaian online.

Menurut Pramana, manfaat utama adanya Pegadaian adalah ketersediaan dana dengan prosedur yang relatif lebih sederhana dan dalam waktu yang lebih cepat, terutama apabila dibandingkan dengan kredit perbankan. Apalagi sekarang produknya sangat beragam dan kreatif. “Seperti tagline kami, Pegadaian memecahkan masalah tanpa masalah,” ujarnya.

Menjawab pertanyaan seorang dosen soal proses permohonan bunga khusus Pegadaian yang ribet, Pramana berujar tidak seperti itu. “Hubungi saya, meski proses keputusannya berjenjang, saya jamin waktunya sangat cepat,” tandasnya.

Kepada ISEI Balikpapan, Pramana mengatakan, Kantor Pegadaian membuka diri untuk melakukan kerjasama  baik berkaitan dengan penawaran semua produk Pegadaian maupun kerjasama dalam bentuk lain seperti penyelenggaraan diskusi atau seminar ekonomi.

ISEI dibentuk dan didirikan  di Jakarta 14 Januari 1955. Ini adalah organisasi profesi yang berdasarkan pada kesarjanaan dan tidak mengikatkan diri atau berafiliasi pada partai politik dan organisasi politik mana pun. Gubernur BI Perry Warjiyo terpilih sebagai ketua Umum ISEI Pusat yang kedua kalinya periode 2021-2024 pada Kongres ISEI 2021 di Makassar.(*)

Profesor dan 5.539 Mahasiswa Baru Unmul

August 8, 2023 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

Ini dia 5.539 mahasiswa baru Unmul mengikuti PKKMB

UNIVERSITAS Mulawaman (Unmul) lagi ceria. Pertama, rektornya, Abdunnur baru saja meraih gelar sebagai guru besar alias profesor dalam bidang Ilmu Ekologi Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unmul. Kedua, universitas tertua di Kaltim ini lagi menyambut keluarga baru, yaitu 5.539 mahasiswa baru tahun kuliah 2023/2024

Dengan gelar baru itu, maka penulisan lengkap nama sang rektor adalah Prof Dr Ir H Abdunnur, M.Si, IPU. Selain Abdunnur, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Hj Rahmawati juga meraih gelar yang sama di bidang Manajemen Pemasaran. Nama lengkapnya sekarang, Prof Dr Hj Rahmawati, SE, MM.

Prof Abdunnur, kelahiran Tanjung Selor Bulungan, 8 Maret 1967 adalah orang daerah pertama berhasil menjadi rektor Unmul. Dia sempat dijuluki “Si Penunggu Kampus,” karena dulu rajin berada di kampus. Selain kuliah, dia  juga sering begadang sampai malam memancing di kolam kampus.

Banyak yang berharap dengan ilmunya, Prof Abdunnur banyak melahirkan gagasan dan pemikiran yang kreatif dalam rangka penyelamatan perairan di Kaltim khususnya Sungai Mahakam, yang mengalami pencemaran berat.

Sedang Prof Rahmawati sempat menarik perhatian ketika dia mengikuti  seleksi calon pejabat pimpinan tingkat madya dan pratama  di lingkungan KPK tahun 2022. Dia mengincar jabatan direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK.

Saya belum mendapat data terbaru jumlah guru besar Unmul. Tempo hari angkanya di atas 50 orang atau sekitar 5 persen dari jumlah 1.200 dosen yang ada. Rektor lama, Prof Masjaya di tahun 2020 sempat mengukuhkan 10 guru besar baru Unmul. “Target kita 15 sampai 20 guru besar tahun ini,” ujarnya waktu itu.

Ketika menyambut mahasiswa baru di ajang Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) yang berlangsung di GOR 27 September Unmul, Kamis (3/8) lalu, Abdunnur sudah bergelar profesor. “Mahasiswa baru harus segera beradaptasi. Kalian harus mampu mengikuti proses pendidikan dan pembelajaran di Unmul,” tandasnya bersemangat.

Mahasiswa baru Unmul, kata Rektor, harus menguasai 4 bahasa dengan baik. Yaitu bahasa internasional (terutama bahasa Inggris), bahasa Indonesia, bahasa lokal dan bahasa pemrograman. Yang menarik adanya kewajiban menguasai bahasa lokal. Ada beberapa bahasa lokal sudah jarang dipercakapkan di antaranya Bahasa Kutai. Di Samarinda, yang paling banyak dipergunakan Bahasa Banjar dan Bugis, Bahasa Dayak juga tak mudah dipelajari.

Unmul juga mendorong para mahasiswa untuk memperkuat 4 pilar Pendidikan UNESCO, yaitu learning to know, learning to do, learning to be, dan learning to live together. “Semua itu bertujuan untuk menciptakan mahasiswa yang mandiri, memiliki kemampuan sosial, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional,” tandas Prof Abdunnur.

Mahasiswa baru sebanyak 5.539 orang itu diterima di 13 fakultas di lingkungan Unmul. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) paling banyak yaitu 1.134 orang, menyusul Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)  811 orang serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) 658 orang dan Fakultas Teknik (FT) 636 orang.

Sementara itu,   Fakultas Hukum (FH) 337, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) 330, Fakultas Farmasi 319, Fakultas Pertanian (Faperta) 314, Fakultas Kehutanan (Fahutan) 304, Fakultas Kedokteran (FK) 230, Fakultas Ilmu Budaya 208, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) 167, sedang mahasiswa baru yang paling sedikit di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) hanya 95 orang.

Unmul adalah perguruan tinggi negeri terbesar di Kalimantan dengan populasi mahasiswa di atas 30 ribu orang. Lulusannya hampir sama dengan jumlah mahasiswa baru, yaitu lima sampai enam ribu orang per tahun. Unmul juga dikenal sebagai kampus yang punya pola ilmiah pokok (PIP) sebagai Pusat Unggul Studi Tropis. Karena berada di Provinsi Kaltim, yang dikenal memiliki luas hutan tropis terbesar di Indonesia.

INGIN MASUK KE IKN

Selaku ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) FEB, saya sempat diundang memberikan motivasi kepada mahasiswa baru FEB, Sabtu (5/8) lalu di Kampus Gunung Kelua. Saya datang bersama  ketua harian IKA FEB, Apri Gunawan serta pengurus lainnya, Deni Fachrianur, Fauzan Ridha, Jumiati, Rini Nur Hidayati, Heldi, Fauzian, dan Frizer.

“IKA FEB selain ikut berpartisipasi untuk kemajuan fakultas, juga berusaha membantu adik-adik untuk sukses selama pendidikan dan pada saat setelah lulus untuk  berkarya di tengah-tengah masyarakat,” kata saya.

Juga saya bilang kepada mereka, mahasiswa FEB harus menjadi salah satu andalan di kampus Unmul. Karena ilmunya sangat dibutuhkan dan terus berkembang dinamis. Dulu hanya mengenal ekonomi tradisional, liberal dan campuran, tapi sekarang banyak tumbuh model ekonomi baru seperti green economy, blue economy, ekonomi digital, ekonomi syariah sampai ekonomi kreatif.

Menanggapi pertanyaan beberapa mahasiswa baru tentang peluang masuk ke Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), saya bilang sangat terbuka lebar. Tapi tidak mungkin kita menjadi tuan rumah di IKN atau daerah sendiri dengan cara katabelece. “Anak daerah harus lebih hebat dari pendatang atau orang luar, sehingga kita bisa menjadi tuan rumah di tempat sendiri,” kata saya.

Kepada mahasiswa baru itu saya ingatkan harus menjadi mahasiswa yang berdisiplin dan kreatif. Juga kritis. Harus kompak dan terus menjaga semangat persatuan. Tapi jangan merokok, jangan ngobat dan jangan berbuat yang merugikan diri sendiri dan kita semua.

Dekan FEB Prof Dr Hj Syarifah Hudayah, M.Si bangga melihat mahasiswa barunya. “Selamat menjadi warga baru FEB, rajin belajar dan kehadiran kakak-kakak alumni bisa menjadi inspirasi untuk studi yang sukses,” tambahnya.

Ada 4 mahasiswa baru sempat bertanya langsung kepada saya. Mereka adalah Mela Budiono (mahasiswa jurusan Akuntansi), Arsti Minatul Jannah (Ekonomi Pembangunan), Berliana Muhi Wulandari (Ekonomi Pembangunan) dan Feryanto (Manajemen). Kepada keempat orang itu, segera saya kirimi hadiah sepatu. Biar lancar kuliahnya.(*)

Prof Rhenald di Café Luca

August 7, 2023 by  
Filed under Opini

Catatan Rizal Effendi

Prof Rhenald Ngobrol Santai di Café Luca

PROFESOR Rhenald Kasali Ph.D bikin acara mendadak. Ngobrol santai di Café Luca Brunch & Dine, Jl Jenderal Sudirman 325 Balikpapan, Kamis (3/8) lalu.  Itu café milik Kiki (Anintrias Rizki Nugraha),  putra  Dr Sabri Ramdhani, pengusaha senior yang bergerak di usaha transportasi kapal penyeberangan. Sabri akrab dengan Prof Rhenald karena keduanya alumnus dari satu almamater, Universitas Indonesia (UI).

Sabri menghubungi saya, agar saya mengundang sejumlah orang bisa hadir di acara tersebut. Saya sempat mengundang pengusaha cor beton Roy Nirwan dan putranya Glenn Nirwan. Juga Direktur Hotel Platinum Soegianto, yang juga ketua PHRI  bersama Ketua Apindo Kaltim Slamet Brotosiswoyo. Sayang mereka semua berhalangan.

Yang datang di antaranya Rektor Uniba Dr Isradi Zainal, Ketua IWAPI Hj Ernawaty Gafar SE dan Yuli Sinta Novianti. Istri saya, Bunda Arita yang belakangan menjadi penggiat UMKM, Bambang Saputra (konsultan BI) dan dosen Stiepan Rudy Pudjut Harianto, yang juga pengurus ISEI, serta sejumlah pengusaha muda di antaranya pengusaha billboard Yono Suherman, Arul pemilik Mantau Street dan Jeffri Yova Cahyali pemilik Yova Supermarket.

Hadir juga sejumlah staf Kantor Pos Balikpapan. Maklum Prof Rhenald Kasali adalah komisaris utama BUMN tersebut.  Sebelumnya dia sempat menjadi Komut PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Komut PT Angkasa Pura II dan Komisaris Independen PT Indofarma (Persero) Tbk.

“Menjadi komisaris PT Pos Indonesia (Persero) tidak gampang, soalnya model bisnis pos sekarang sudah tak lagi tentang surat menyurat. Perusahaan harus mengikuti perkembangan zaman. Menjadi perusahaan logistik yang dapat dipercaya dan memberi kontribusi bagi bangsa,” katanya. Prof Rhenald juga menjelaskan beberapa produk terbaru PT Pos Indonesia.

Awalnya kita tidak tahu kok tiba-tiba guru besar ilmu manajemen, praktisi bisnis dan motivator terkenal  ini terbang ke Balikpapan. Oh, ternyata dia diundang dalam acara  Konsultasi Publik III Rancangan UU No 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara (RUU Perubahan UU IKN) yang dilaksanakan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas di Balikpapan. Kebetulan ada waktu santai dia manfaatkan berbagi ilmu dan informasi dengan sejumlah pelaku usaha dan akademisi Balikpapan.

Sayang acaranya sudah sore menyesuaikan kedatangan Prof Rhenald di Balikpapan. Padahal Sabri memberikan servis gratis termasuk makan dan minum.  Café Luca diseting sebagai café makan siang seperti namanya. Menunya diakui menarik. “Anak-anak saya doyan makanannya,” kata Dhyani P dalam postingannya.

Prof Renald mendorong anak muda masuk ke wilayah entrepreneur. “Jangan takut gagal dan terus berusaha mencari berbagai peluang,” katanya. Dia mendorong pengusaha muda Natalia Chandra yang bergerak di bisnis endorsement terus berkembang dan jangan meninggalkan Balikpapan. “Tidak masalah customer-nya banyak di Jakarta, tapi tetap di Balikpapan tak usah pindah ke Jakarta,” katanya.

Menanggapi pertanyaan Bunda Arita, Prof Renald mengingatkan agar UMKM terus meningkatkan kualitasnya terutama berkaitan dengan produk, mulai soal bahan, kemasan dan sistem pemasaran. “Pasti terbuka pasarnya jika kualitas produk dijaga dan ditingkatkan,” ujarnya.

Hal yang sama juga dia sarankan kepada Arul dan Jeffri. Tidak usah takut bersaing dengan pemain luar, yang memang terus menyerbu.  Orang daerah pasti lebih tahu dengan kondisi daerahnya.

Prof Rhenald mempersilakan siapa saja yang mau belajar di Rumah Perubahan yang didirikan sejak tahun 2007 di Bekasi. Rumah Perubahan adalah wadah yang dibangun dengan tujuan menjadi contoh social entrepreneurship di Indonesia. “Indonesia tidak miskin jumlah entrepereneur, tapi miskin entrepreneurship,” tandasnya.

KOMITE ESG DI IKN

Prof Rhenald yang mendapat gelar Ph.D dari University of Illionis Amerika  memberi isyarat bahwa dia akan ikut berkontribusi dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).  Sepertinya dia terlibat dalam lembaga baru IKN yang bernama Komite ESG, yaitu Environmental, Social and Governance).

Kehadiran Komite ESG tersebut, menjadikan  IKN sebagai kota pertama di dunia sebagai kota yang berprinsip sebagai Kota Hutan Pintar. Kota yang berbasis lingkungan, sosial, dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Secara prinsip Komite ESG sudah terbentuk. Tapi secara resmi akan diumumkan langsung oleh Ketua Otorita IKN Bambang Susantono, yang kemungkinan dijadwalkan bertepatan dengan peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI.

Menurut Prof Rhenald, anggota Komite ESG terdiri orang-orang yang kepakarannya mempunyai standar internasional. Baik masalah lingkungan, sosial, dan tata kelola pemerintahan. Maklum tugasnya mengawal pembangunan IKN, yang menjadi perhatian dunia.

Dia menunjuk salah satunya adalah Prof Willie Smits, yang lama tinggal di kawasan hutan sekitar IKN dalam menangani  peliaran kembali orangutan. Pakar berdarah Belanda yang sudah jadi WNI ini, dikenal sebagai pendiri Borneo Orangutan Survival Foundation (BOS), ketua Yayasan Masarang dan Yayasan Gibbon Indonesia.

Komite ESG akan memberikan rekomendasi kepada Kepala Otorita IKN apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh terjadi di Kota Hutan Pintar IKN. Misalnya soal membuang sampah sembarangan dan tidak sesuai prinsip lingkungan. Tidak ada penggunaan kemasan yang merusak lingkungan. Tidak boleh menebang kayu dan membunuh satwa hutan. “Pokoknya semua aktivitas di IKN benar-benar sesuai tata kelola lingkungan,” kata Prof Rhenald.

Dia yakin dengan kehadiran Komite ESG, minat investor untuk ikut membangun IKN lebih besar lagi. Ngobrol Santai di Café Luca ditutup dengan penyerahan buku tentang IKN yang ditulis oleh Rektor Uniba Dr Isradi Zainal. Ahli Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) ini banyak mengkritik pembangunan IKN dalam hal penerapan HSE (Health, Security, and Environment).(*)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1636866
    Users Today : 3366
    Users Yesterday : 4571
    This Year : 573376
    Total Users : 1636866
    Total views : 14005525
    Who's Online : 46
    Your IP Address : 216.73.216.42
    Server Time : 2026-04-11