Golden Rule dalam Permainan Bridge

February 21, 2025 by  
Filed under Olahraga

Oleh: Bert Toar Polii

Golden Rule  berikut ini berlaku setidaknya dalam 95% situasi, jadi jika kita  mengikutinya, kita akan melakukan hal yang benar sebanyak 9,5 kali dari 10 kemungkinan. Sehingga ada baiknya kita ketahui dan terapkan dalam permainan.

  1. Bidding atau Penawaran

1.1 Untuk permainan di No Trump,  biasanya memerlukan 25+ Point atau HCP,  untuk small slam di NT. Biasanya memerlukan 32-35 HCP dan 36+ untuk grand slam di NT. Angka 10 biasanya lebih penting di NT daripada di kontrak warna.

1.2 Untuk permainan dalam kontrak warna, kita mungkin memerlukan poin yang sama seperti di atas tetapi tidak sepenting distribusi. Ace lebih berharga dalam kontrak warna  dibandingkan 4 HCP yang diperlukan pada kontrak  NT. Coba hitung Ace sebagai 5 HCP SETELAH ada fit!

1.3 Menawar secara bertahap  ketika kita memiliki kekuatan untuk menentukan kontrak yang  yang benar (suit vs NT); menawar dengan cepat ketika kita memiliki pegangan  lemah. Ingat prinsip Slow arrival dan Fast arrival.

1.4 MISFIT hampir selalu = NT dan Kita akan membutuhkan lebih banyak HCP (daripada yang disebutkan di atas) untuk mencapai tujuan kita.

1.5 Tingkat 5 biarkan  menjadi milik lawan dalam penawaran kompetitif. Artinya, jika Kita menawar pada 4S dengan harapan berhasil dan lawan menawar 5H. Disini kita harus double  5H daripada menawar 5S. “The Five-Level Belongs to the Opponents”  adalah  BOLS Bridge Tip  seorang pakar dari Amerika American Ed Manfield.

1.6 Ikuti laws of total trick dimana jumlah total potensi truf yang dimiliki oleh Kita dan pasangan Kita ATAU jumlah total potensi truf yang dimiliki lawan Kita  untuk menentukan level di mana Kita harus bermain dalam rangkaian kompetitif. Sederhananya jika Kita memiliki  fit 9 kartu diwarna spade paling aman untuk menawar ke level 3 (diperlukan 9 trik). Ada beberapa buku bagus tentang topik ini yang merupakan bacaan  yang penting. Seperti To bid or not to bid – Laws of Total Trick dari Larry Cohen kemudian Following the Law: The Total Tricks Sequel

1.7 Jangan psychic  kecuali Kita ingin berganti pasangan!

  1. Bermain atau Play

2.1 Rencanakan keseluruhan permainan sebelum kita memainkan kartu apa pun.

2.2 Hitung trik Kita – Declarer  dan  Defender . Totalnya mungkin tidak berjumlah 13!

2.2.1 Dari mana datangnya trik tambahan?

2.2.1.1 Tema Potong. Ini paling mudah untuk dipahami dan dilakukan, tetapi Kita harus menghindarinya jika tersedia persentase yang lebih baik. Secara sepintas lalu, peluang tema ini 50%. Ini mungkin lebih baik jika lawan telah menawar warna sehingga kita tahu cara memainkannya,.

2.2.1.2 Membebaskan warna panjang.  Vital pada kontrak  No trump  dan seringkali vital juga pada kontrak warna. Jika Kita memiliki cukup entri, tangan dengan Axxxx berlawanan dengan singleton menawarkan peluang lebih baik untuk dapat  2 trik daripada  memilih tema lain. Kita hanya membutuhkan warna tersebut terbagi  4-3 (62%).

2.2.1.3 Ruff dengan tangan yang memiliki truf pendek. Jika Kita memiliki 5 kartu truf di satu tangan dan 3 kartu truf di tangan lainnya, coba gunakan 3 kartu truf tersebut untuk ruffing.

2.2.1.4 Cross ruff (manfaatkan truf di kedua tangan).

2.2.1.5. Mencari kemungkinan honor jatuh. Terkadang Kita bisa mendapatkan keuntungan ketika lawan pegang QJ doubleton  atau singleton K. Terkadang penawaran  akan memberi Kita petunjuk.

2.2.1.6 Dummy Reversal . Ini mungkin sulit dikenali tetapi terkadang Kita dapat membuat lebih banyak trik dengan melakukan truf di tangan yang memiliki truf yang panjang. Berbeda dengan rule 2.2.1.3. Katakanlah Kita memiliki 5 kartu truf di satu tangan dan 3 kartu truf di tangan lainnya, Kita dapat mengacak-acak 3 kali dengan kartu truf yang panjang dan mencabut  kartu truf dengan tangan yang punya trump pendek.

2.2.1.7 End Play. Di sinilah Kita memaksa, secara sengaja atau tidak sengaja, lawan untuk memainkan kartunya yang menguntungkan Kita.

2.2.1.8 Squezze. Ini akan terjadi secara tidak sengaja pada awalnya. Ada banyak ragamnya tetapi ketika Kita mulai melihatnya terjadi, kemudian mulai merencanakannya, Kita akan menghargai seni dan keindahan permainan tersebut. Jika Kita menemukan diri Kita dengan kontrak tanpa harapan yang hamper pasti gagal – pikirkan “SQUEEZE”. Kita biasanya memerlukan entri di kedua tangan dan kartu yang akan menekan atau memaksa lawan membuang kartu yang ingin dia tahan dengan terpaksa.

2.2.1.9 Kudeta & promosi truf. Ini datang dalam berbagai bentuk tetapi Kita biasanya bertujuan untuk memenangkan trik dengan memimpin pemenang dalam setelan sampingan yang mana lawan Kita akan mengacak-acaknya, menetapkan truf Kita atau dia akan mengacak-acak rendah dan Kita akan mengacak-acak.*

Membedah Sistim Kualifikasi PRA-PON XXI Bridge Aceh 2024

January 10, 2023 by  
Filed under Olahraga

Oleh : Bert Toar Polii

KONI dan PB Gabsi masa bakti 2018-2024 telah sepakat dengan sistim kualifikasi PRA-PON XXI Bridge yang akan digelar di Aceh pada tahun 2024.

Kesepakatan itu tertuang pada surat yang di tandatangani oleh Sekjen KONI Pusat dan Sekjen PB Gabsi.

Dalam edaran tersebut telah diberikan tanggal tentative penyelenggaraan yaitu 30 Juni – 7 Juli 2023 di Jakarta. Diberikan sebagai tentative karena saat ini PB Gabsi telah berganti dan mungkin saja ini dirubah. Tapi yang pasti telah diberikan dead line penyelenggaraan selambat-lambatnya diselenggarakan pada bulan September 2023.

Selanjutnya dalam kesepakatan itu telah tertulis, olahraga bridge akan memberebutkan 5 nomor, yaitu beregu putra, putri dan campuran serta dua nomor pasngan putra dan putri.

Sepertinya perjuangan untuk menambah minimal 1 nomor yaitu pasangan campuran gagal.

Selain nomor pertandingan juga telah ditetapkan kuota atlet, sebagai berikut :

Kuota kualifikasi 63 atlet putra dan 51 atlet putri. Sedangkan dua tuan rumah Sumut dan Aceh lolos otomatis tanpa perlu mengikuti babak kualifikasi. Jumlah atlet untuk tuan rumah sudah benar 18 atlet  untuk 3 tim beregu putra, putrid an campuran.

Nah disini yang menimbulkan pertanyaan kenapa jumlah atlet putra dan putri ganjil? Seharusnya adalah kelipatan dari 6 sebab anggota tim bridge adalah enam satu tim.

Jawabannya akan muncul setelah kita membedah sistim pertandingan dan jatah kualifikasi yang lolos.

Babak kualifikasi PRA-PON XXI di design untuk mempertandingkan 3 nomor beregu putra, putri dan campuran sekaligus secara bersamaan. Ini tujuannya selain menghemat waktu, tidak ada pemain yang bermain rangkap.

Dari PRA-PON XXI 2024 telah ditepakan untuk meloloskan 7 propinsi ditambah 2 propinsi tuan rumah yang tidak perlu ikut babak kualifikasi untuk beregu putra.

Hal yang sama juga berlaku untuk nomor beregu campuran yang nantinya bakal diikuti 9 Propinsi.

Sedangkan untuk nomor beregu putri diambil hanya 5 propinsi plus dua tuan rumah.

Jadi dengan demikian dari babak kualifikasi akan meloloskan 7 Propinsi dengan jumlah pemain 42 atlet. Kenapa jadi 63 atlet putra karena dari beregu campuran akan meloloskan 7 Propinsi dengan masing-masing 3 pemain putra jadi 21 atlet.  63 atlet hasil penjumlahan 42+21 atlet putra yang lolos dari kualifikasi.

Putri berbeda karena hanya 5 propinsi yang lolos atau 30 atlet plus 21 atlet putri dari beregu campuran atau 51 atlet putri.

Sampai disini kita telah mendapat jawaban mengenai kuota yang ganjil.

Selanjutnya mengenai sistim pertandingan, untuk beregu putra ditetapkan dua pilihan main setengah kompetisi dengan 1 pool atau 2 pool.

Pilihan untuk bertanding 1 atau 2 pool biasanya tergantung dari jumlah peserta dan waktu yang tersedia. Masalahnya jika dibagi dua pool, tinggal seedingnya yang perlu dicermati.

Jika pilihannya satu pool maka untuk putra dan campuran peringkat 1-5 otomatis lolos. Peringkat 6-9 akan main di babak play off dengan peringkat 6 dan 7 akan saling berhadapan dan pemenangnya lolos. Jatah terakhir ditentukan antara yang kalah dari peringkat 6 vs7 melawan pemenag dari 8 vs 9.

Untuk putri 1-3 lolos dan peringkat 4-7 akan menempuh pola yang sama seperti di beregu putra dan campuran.

Berbeda jika pilihannya dua pool.dimana juara 1-3 masing-masing otomatis lolos.

Untuk mencari regu ketujuh maka aka nada babak play off antara peringkat 4 Pool A misalnya melawan Peringkat 5 Pool B dan juga Peringkat 4 Pool B melawan peringkat 5 Pool A. Pemenangnya akan saling berhadapan dan nanti pemenang babak ini yang akan menjadi regu ketujuh yang lolos.

Untuk beregu putri polanya sama tapi hanya peringkat 1 dan 2 yang otomatis lolos. Peringkat 3 dan 4 masing-masing pool akan bertanding seperti diatas.(*)

  • vb

  • Pengunjung

    1110488
    Users Today : 2548
    Users Yesterday : 4305
    This Year : 46998
    Total Users : 1110488
    Total views : 10852168
    Who's Online : 75
    Your IP Address : 216.73.216.63
    Server Time : 2026-01-11