Masyarakat Gembira, Pasar Segar Sepaku Sudah Dibuka

April 16, 2026 by  
Filed under Ekonomi & Bisnis

Vivaborneo.com, NUSANTARA – Masyarakat di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur gembira karena Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) telah membuka pasar segar.

Sejumlah pedagang tampak menata barang dagangan di kios dan los yang baru beberapa hari ditempati. Bangunan pasar bersih dan tertata rapi menghadirkan suasana berbeda dibandingkan pasar tradisional yang selama ini dikenal warga.

Juru Bicara Otorita Ibu Kota Nusantara sekaligus Staff Khusus Kepala OIKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw menjelaskan, jika pasar yang berdiri di atas lahan seluas 5.880 meter persegi ini terdiri dari dua bangunan utama. Bangunan pertama memiliki luas 980,72 meter persegi dengan dua lantai.

“Sementara bangunan kedua seluas 970 meter persegi juga terdiri dari dua lantai. Bangunan modern Pasar ini mencerminkan komitmen untuk menghadirkan infrastruktur yang layak, modern, dan berkelanjutan bagi pedagang dan Masyarakat,” jelasnya.

“Pembangunan dan penataan Pasar Segar Sepaku bertujuan melakukan beautifikasi kawasan serta peremajaan pasar, sehingga tercipta lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat sekaligus menjadikan kawasan lebih indah, tertata, dan nyaman untuk aktivitas ekonomi maupun sosial,” tegas Troy.

Pasar ini mulai dioperasikan setelah proses serah terima kunci dan penandatanganan perjanjian pada 15 Maret 2026. Operasional pasar dimulai sejak 30 Maret 2026 dengan jam layanan pukul 06.00 hingga 20.00 WITA. Hingga saat ini, sebanyak 135 pedagang telah terdaftar dan menempati lapak yang tersedia, dengan proses pengisian yang masih berlangsung secara bertahap.

Secara keseluruhan, pasar ini memiliki 43 kios kering, 10 kios basah, 36 los kering, dan 35 los basah, serta dilengkapi dengan 11 unit foodcourt.

Plt. Direktur Pengelolaan Gedung, Kawasan, dan Perkotaan Otorita IKN, Cakra Nagara, menegaskan, pembagian dan penataan los dan kios dilakukan secara fair melalui undian yang disaksikan banyak pihak termasuk pemerintah daerah setempat sehingga semua pedagang mendapatkan kesempatan yang sama.

Sementara itu, Staf Direktorat Pelayanan Sosial Otorita IKN, Steven mengatakan, pasar ini dibuka setiap hari, sehingga kebutuhan bisa dipenuhi kapan saja.

Pasar ini dilengkapi fasilitas yang mendukung kenyamanan dan keamanan, seperti area parkir dengan kapasitas 25 mobil dan 20 sepeda motor, toilet, mushola, layanan kebersihan oleh petugas cleaning service, serta sistem keamanan dengan CCTV yang beroperasi selama 24 jam dan petugas keamanan yang berjaga.

Jenis dagangan yang tersedia juga beragam. Pada kios basah dan los basah, pedagang menjual ikan, daging sapi, daging kambing, ayam potong, dan sayur mayur. Kios kering diisi berbagai usaha seperti konter telepon seluler dan aksesoris, pakaian, elektronik, barang pecah belah, sepatu dan tas, kerajinan, kosmetik, sembako, bahan kue, alat pancing, bawang goreng, toko buku, emas, perabot rumah tangga, perlengkapan bayi, merchandise IKN, air isi ulang, jamu, hingga perlengkapan dan alat pertanian.

Sedangkan los kering menyediakan aksesoris telepon seluler, mainan anak, pakaian, sembako, buah, serta aneka makanan dan minuman termasuk jajanan tradisional. Area foodcourt menghadirkan pilihan seperti kedai kopi, warmindo, serta berbagai makanan dan minuman.

Suasana pasar yang bersih dan rapi dirasakan langsung oleh para pedagang. Ilmi Nafia, yang membuka usaha oleh-oleh khas IKN, mengaku terkesan dengan kondisi pasar yang dinilainya lebih modern.

Harapan agar pasar segera ramai juga disampaikan Burhan, pedagang konter telepon seluler yang baru tiga hari membuka usaha di lokasi tersebut. Ia menilai kondisi pasar sudah tertata dengan baik.

Pasar Segar Sepaku sebagai ruang ekonomi sekaligus ruang sosial. Tidak hanya menjadi tempat transaksi, pasar ini diharapkan menjadi titik temu warga dan pengunjung di kawasan IKN.(vb/iokn)

 

Sebanyak 352 Ribu Lebih Pengunjung ke Nusantara Selama Libur Panjang

April 2, 2026 by  
Filed under Nusantara

Vivaborneo.com, NUSANTARA — Sejak tanggal 18–29 Maret 2026 sebanyak 352.102 pengunjung telah berkunjung ke kawasan Nusantara dengan total kendaraan yang masuk mencapai 80.105 unit, mulai dari kendaraan roda dua hingga roda empat serta bus. Peningkatan ini menandai tingginya minat masyarakat untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Kesiapan pelayanan tersebut didukung oleh Tim Pelayanan Kunjungan Masyarakat pada periode libur panjang yang dipimpin oleh Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, dengan Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, sebagai Wakil Ketua.

Selama periode kunjungan, kawasan Istana Negara dan Masjid Negara IKN menjadi area yang dipadati oleh para pengunjung di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara termasuk Jembatan Kaca di area Glamping dan Bendungan Sepaku Semoi dan Taman Kusuma Bangsa.

Masyarakat pun tidak hanya melihat progres pembangunan, tetapi juga memanfaatkan berbagai fasilitas dan ruang publik yang tersedia di kawasan Nusantara. Kawasan Plaza Seremoni dan Plaza Bhinneka menjadi pusat aktivitas masyarakat, didukung oleh berbagai fasilitas kuliner, ruang interaksi publik, serta aktivitas hiburan dan sosial yang semakin berkembang.

Pengunjung juga dapat mengunjungi Sentra Massa sebagai pusat informasi Nusantara yang menghadirkan berbagai sarana edukatif, seperti mini teater, maket pembangunan, Pusat Kendali Mini IKN, serta fasilitas interaktif yang memberikan gambaran perkembangan kawasan secara komprehensif. Kawasan glamping yang di dalamnya terdapat area jembatan kaca, serta Embung MBH menjadi alternatif lokasi kunjungan yang menawarkan pengalaman baru melalui konsep kawasan dengan ruang terbuka yang dipadukan dengan lanskap alam.

Di tengah meningkatnya jumlah kunjungan masyarakat, petugas di lapangan turut menghadapi berbagai dinamika pelayanan, termasuk membantu pengunjung yang terpisah dari rombongan maupun kehilangan barang bawaan. Salah satu petugas Security Kantor Bersama 1, Sri Wahyuni, menyampaikan bahwa mereka yang bertugas harus selalu siap siaga untuk melayani masyarakat, meskipun terjadi momen-momen yang unik di tengah kunjungan.

“Momen unik tentunya ada. Salah satunya itu, ada orang tua yang mencari keberadaan anaknya atau kita yang diminta untuk membantu mencari barangnya yang hilang,” ujarnya.

Antusiasme kunjungan juga tercermin dari kesan yang disampaikan oleh pengunjung, baik dari dalam maupun luar negeri. Michael De Jong, turis mancanegara asal Belanda, menyampaikan apresiasinya terhadap konsep pembangunan Nusantara yang memadukan modernitas dengan keberlanjutan lingkungan.

“Arsitektur yang indah, bersih, dan nyaman untuk berjalan-jalan. Dan ini luar biasa, bahwa ada kota yang dibangun di tengah-tengah hutan, apalagi dengan konsep yang sangat modern. Dengan adanya kota ini, saya berharap pemerintah Indonesia dapat terus melindungi hutan yang indah ini dan hidup berdampingan dengan alam,” ujarnya.

Hal ini juga disambut antusias oleh Anke De Jong yang menilai bahwa Ibu Kota Nusantara merupakan destinasi yang layak untuk dikunjungi oleh berbagai kalangan masyarakat.

“Saya pikir kota ini harus dilihat. Jika Anda berada di Kalimantan, Anda wajib meluangkan waktu untuk mengunjungi Nusantara, karena Nusantara ini sangat berbeda,” tuturnya.

Menutup rangkaian kunjungan tersebut, Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan seluruh pihak dalam mendukung pelayanan kunjungan masyarakat.

“Kami berterima kasih untuk semua pihak yang turut menyukseskan pelayanan kunjungan masyarakat ke Ibu Kota Nusantara selama periode libur panjang ini. Khususnya juga bagi rekan-rekan jurnalis serta media dan para konten kreator dari berbagai kota dan negara yang sudah menyampaikan konten dan berita yang benar dan termutakhir mengenai IKN. Bersama-sama, mari kita membangun dan menata kota ini. Kami juga memohon masukan dan maaf bilamana ada kekurangan dalam pelayanan kunjungan liburan panjang di bulan Maret 2026 ini,” harapnya.(vb/yul/hms-oikn)

Masjid Negara IKN Gelar Salat Idulfitri Perdana

March 20, 2026 by  
Filed under Nusantara

Vivaborneo.com, NUSANTARA – Masjid Negara di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Ibu Kota Nusantara (IKN), akan menyelenggarakan Salat Idulfitri berjamaah perdana pada 1 Syawal 1447 Hijriah/2026 Masehi yang direncanakan dimulai pukul 06.30 WITA.

Pelaksanaan Salat Idulfitri ini terbuka bagi masyarakat umum yang ingin melaksanakan ibadah bersama di ibu kota baru Indonesia.

Sebagai bagian dari rangkaian penetapan awal Syawal, pada 19 Maret 2026 akan dilaksanakan kegiatan pemantauan hilal di IKN. Pemantauan ini menjadi bagian dari proses penentuan awal bulan Syawal 1447 Hijriah secara nasional.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, mengatakan bahwa pelaksanaan Salat Idulfitri di Masjid Negara terbuka bagi seluruh masyarakat yang ingin beribadah bersama pada hari kemenangan.

“Salat Idulfitri di Masjid Negara terbuka untuk umum. Kami mengajak masyarakat di IKN dan sekitarnya untuk hadir dan melaksanakan Salat Idulfitri bersama di Masjid Negara,” ujar Troy.

Bertindak sebagai khatib pada pelaksanaan Salat Idulfitri adalah Prof. Dr. H. Muhammad Abzar Duraesa, M.Ag, Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Sementara itu, imam Salat Idulfitri adalah Dr. Ahmad Muzakir, dosen Universitas PTIQ Jakarta. Adapun khatib dan imam cadangan adalah Ust. Dr. M. Aroka Fadli, SQ., M.Ag, dosen STAI Al-Muhajirin Purwakarta.

Pelaksanaan salat Idulfitri juga akan didukung oleh para petugas lainnya, yaitu Ust. M. Rasky Raehan dan Ust. Muhammad Rifki Iksani sebagai bilal, serta Ust. Irfan Rosadi, SH.C.DAI sebagai pembawa acara.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan salat Idulfitri, akses Tol IKN menuju kawasan Masjid Negara IKN akan dibuka mulai pukul 04.30 WITA. Masyarakat yang akan mengikuti salat diimbau datang lebih awal serta mengikuti petunjuk petugas di lapangan.

Otorita IKN juga menyediakan kantong parkir bagi kendaraan jamaah. Masyarakat dapat memarkir kendaraan di basement Masjid Negara. Apabila area tersebut penuh, parkir akan dialihkan ke jalan di sekitar kawasan Masjid Negara sesuai arahan petugas di lapangan.

Selain itu, shuttle bus dalam kota juga melayani perjalanan menuju Masjid Negara melalui halte di Rusun ASN 1, Rusun ASN 2, Rusun ASN 3, Rusun ASN 4, HPK 1, HPK 2, dan Rest Area. Seluruh rute tersebut akan transit di Bundaran Sumbu Timur sebelum menuju kawasan Masjid Negara guna memudahkan mobilitas jamaah. Layanan bus untuk salat Idulfitri beroperasi pada pukul 05.00-09.00 WITA.

Disediakan pula fasilitas mobilitas berupa golf cart bagi kelompok yang membutuhkan, seperti lansia, ibu hamil, serta penyandang disabilitas, guna memudahkan akses menuju lokasi pelaksanaan salat.

Pelaksanaan Salat Idulfitri perdana di Masjid Negara ini menandai semakin hidupnya aktivitas keagamaan di IKN serta menjadi bagian dari perjalanan pembangunan ekosistem sosial dan budaya di ibu kota baru Indonesia.

Melalui momentum Idulfitri ini, Masjid Negara IKN diharapkan dapat menjadi ruang pemersatu umat sekaligus pusat kegiatan keagamaan yang memperkuat nilai-nilai persaudaraan, kebersamaan, dan spiritualitas dalam kehidupan masyarakat.(vb/hms-oikn)

 

Otorita IKN Sambut Masyarakat Libur Panjang untuk Kunjungi Nusantara

March 20, 2026 by  
Filed under Nusantara

Vivaborneo.com, NUSANTARA — Memasuki periode libur panjang nasional, suasana di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara siap menyambut kedatangan masyarakat. Jalur-jalur kunjungan, berbagai titik strategis kunjungan dan beragam layanan pendukung dihadirkan sebagai bagian dari kesiapan kawasan menerima kunjungan publik.

Di tengah proses pembangunan yang terus berjalan, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) senantiasa membuka kesempatan bagi masyarakat untuk datang dan melihat langsung perkembangan Nusantara. Momentum libur panjang ini menjadi kesempatan bagi publik untuk lebih dekat dengan kota masa depan Indonesia, tidak hanya melalui informasi, tetapi juga melalui pengalaman langsung mengunjungi Kawasan Nusantara.

Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menyampaikan bahwa keterbukaan akses ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan Nusantara sebagai ruang yang inklusif dan dapat diakses oleh masyarakat luas.

“Dengan dibukanya akses secara fungsional Gerbang Tol menuju Ibu Kota Nusantara (IKN), kami Otorita IKN membuka pintu selebar-lebarnya bagi siapa saja masyarakat yang ingin datang berkunjung ke Nusantara. Seeing is believing, kami ingin masyarakat melihat langsung perkembangan Ibu Kota Nusantara secara dekat. Kami tunggu kehadiran Bapak/Ibu/Saudara sekalian,” ujar Troy, pada Rabu (18/3/2026).

Sejumlah titik di KIPP Nusantara telah disiapkan untuk dapat diakses oleh masyarakat. Kawasan peribadatan, area perkantoran dan hunian, serta berbagai ruang publik dibuka sebagai bagian dari pengalaman kunjungan.

Beberapa lokasi seperti kawasan Plaza Seremoni, PSSI, Embung MBH, Glamping IKN, Bendungan Sepaku Semoi, Plaza Bhinneka Tunggal Ika, Taman Kusuma Bangsa, Masjid Negara serta berbagai spot destinasi wisata sekitar IKN. Kawasan Istana Negara bahkan dapat menjadi alternatif tujuan yang dapat dikunjungi dengan pengaturan kapasitas tertentu. Khusus untuk memasuki kawasan Istana Negara IKN, pengunjung tidak diperkenankan memakai sandal alias harus bersepatu, tidak diperbolehkan memakai celana pendek, kaos oblong serta baju tanpa lengan.

Untuk mendukung mobilitas di dalam kawasan, layanan shuttle bus  bertenaga listrik disediakan dan akan menghubungkan berbagai titik strategis di KIPP Nusantara. Layanan ini disiapkan untuk memudahkan masyarakat menjelajahi kawasan tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi, sekaligus menjaga kelancaran arus pergerakan di dalam kawasan.

Penyediaan fasilitas parkir ini dibuka secara bertahap serta menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Masyarakat diimbau untuk mengikuti arahan petugas guna memastikan kelancaran dan ketertiban selama berada di kawasan.

Dari sisi layanan pendukung, fasilitas kesehatan disiagakan di sejumlah titik strategis, disertai pengaturan area parkir dan dukungan fasilitas kebersihan. Terdapat Rumah Sakit di kawasan inti bila memerlukan layanan kesehatan. Masjid Negara IKN juga disiapkan sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat selama berada di kawasan.

Otorita IKN mengharapkan pengunjung menjaga kebersihan dan ketertiban bersama, serta memperhatikan aturan pada area tertentu, termasuk larangan merokok, penggunaan pakaian yang pantas, serta pelarangan penerbangan drone tanpa izin resmi dari Otorita IKN.

Pengunjung dihimbau mengunduh aplikasi IKNOW untuk melihat lokasi destinasi IKN yang dilengkapi dengan fitur tombol panik atau panic button bila dalam keadaan darurat. Petugas akan menindaklanjuti laporan tersebut. Masyarakat diminta untuk menggunakan tombol panik bila dalam situasi yang mendesak saja. Untuk sementara tombol darurat hanya berlaku untuk di lokasi Rest Area IKN dan KIPP. Selamat berlibur di Nusantara.(vb/hms-oikn)

 

 

 

Otorita IKN dan Bank Indonesia Ajak Masyarakat Belanja Bijak Jelang Idulfitri

March 15, 2026 by  
Filed under Ekonomi & Bisnis

Vivaborneo.com, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara bekerja sama dengan Bank Indonesia menyelenggarakan Sosialisasi Belanja Bijak dan Buka Puasa Bersama di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara pada Kamis (12/03/2026).

Kegiatan ini mengusung tema “Belanja Bijak, Rezeki Berkah, Ekonomi Umat Kuat” sebagai upaya mendorong perilaku konsumsi yang bijak di tengah masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan.

Kegiatan diawali dengan tausiah yang mengingatkan jamaah mengenai makna ibadah puasa sebagai ibadah yang menumbuhkan keikhlasan serta pengendalian diri. Selain menahan lapar dan dahaga, puasa juga mengajarkan umat untuk menjaga perilaku dan mengendalikan diri, termasuk dalam mengelola konsumsi secara lebih bijak.

Kepala Sekretariat Kerja Bersama Bank Indonesia IKN, Rawindra Ardiansah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga selama Ramadan.

“Acara ini merupakan salah satu langkah Bank Indonesia untuk menjaga inflasi di bulan Ramadan. Belanja bijak adalah belanja yang tidak mengikuti hawa nafsu, yakni berbelanja sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa peningkatan konsumsi menjelang Idulfitri sering kali memicu perilaku belanja berlebih yang dapat berdampak pada kenaikan harga barang.

“Sering kali menjelang Lebaran terjadi belanja panik. Misalnya biasanya membeli dua kilogram beras menjadi empat kilogram sehingga ada masyarakat lain yang tidak kebagian,” jelasnya.

Program sosialisasi Belanja Bijak ini dilaksanakan di sejumlah masjid di sekitar kawasan IKN sebagai bagian dari upaya memperluas literasi masyarakat terkait pola konsumsi yang lebih bijak dan berkelanjutan.

Sementara itu, Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat, Alimuddin, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan tersebut.

Sejumlah masyarakat yang hadir juga menyampaikan manfaat dari kegiatan sosialisasi tersebut.

“Saya sebenarnya sudah mencoba menerapkan pola belanja bijak, meskipun belum sepenuhnya. Setelah mengikuti sosialisasi ini, saya jadi lebih memahami apa yang dimaksud dengan belanja bijak dan bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Gina, warga Sepaku.

Hal senada disampaikan Partini, warga Sepaku, yang merasa kegiatan ini memberikan manfaat tidak hanya dari sisi ekonomi tetapi juga spiritual.

“Saya senang bisa mendapatkan ilmu tentang belanja secara cermat sekaligus mendapatkan siraman rohani. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Otorita Ibu Kota Nusantara bersama Bank Indonesia terus mendorong penguatan literasi ekonomi masyarakat serta membangun kebiasaan konsumsi yang lebih bijak sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan ekonomi masyarakat di kawasan IKN.(vb/yul/oikn)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1835986
    Users Today : 1708
    Users Yesterday : 4057
    This Year : 772496
    Total Users : 1835986
    Total views : 15439098
    Who's Online : 42
    Your IP Address : 216.73.216.60
    Server Time : 2026-05-26