Perlancar Arus Mudik Idulfitri, Tol IKN Dibuka Fungsional HIngga 29 Maret

March 15, 2026 by  
Filed under Nusantara

Vivaborneo.com, NUSANTARA —  Untuk menunjang kelancaran arus mudik Lebaran 2026 antara Kalimantan Timur (Ibu Kota Nusantara) dan Kalimantan Selatan, Otorita Ibu Kota Nusantara berkolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur.

Dalam kolaborasi tersebut, ruas Jalan Tol IKN dibuka secara fungsional dan akses ruas 1C Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN dioptimalkan selama periode arus mudik dan arus balik Idulfitri 2026 pada 13 hingga 29 Maret 2026.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Yudi Hardana, menjelaskan bahwa selama masa operasional fungsional, ruas Tol IKN dapat dilalui setiap hari pada pukul 06.00–18.00 WITA.

“Khusus pada Hari Raya Idulfitri 2026, ruas tol dibuka lebih awal mulai pukul 05.00 hingga 18.00 WITA untuk mendukung mobilitas masyarakat yang akan melaksanakan salat Idulfitri di Masjid Negara IKN,” ujar Yudi.

Ia menjelaskan bahwa selama periode tersebut, BBPJN Kalimantan Timur membuka dua akses gerbang menuju kawasan IKN.

“Akses menuju Tol IKN melalui Gerbang Tol Manggar, seperti yang telah diterapkan pada periode Natal dan Tahun Baru lalu. Selain itu, dibuka satu akses tambahan di Tol IKN Seksi 1B yang dapat dicapai melalui kawasan Ring Road Balikpapan Selatan dan Jalan Mulawarman, tepatnya dari jalur belakang Stadion Batakan di Balikpapan Timur,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yudi menambahkan bahwa operasional tol tetap dilakukan secara terbatas untuk menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas.

“Ruas tol yang dibuka secara fungsional ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan Golongan I atau kendaraan kecil, seperti mobil pribadi. Sepeda motor, bus, serta kendaraan angkutan barang atau truk tidak diperkenankan melintas selama masa operasional fungsional ini,” katanya.

“Pembukaan Tol IKN ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan di jalur utama, sehingga perjalanan masyarakat menjadi lebih aman dan nyaman, baik bagi yang menuju kampung halaman maupun masyarakat yang ingin berkunjung ke kawasan KIPP IKN selama libur Lebaran,” ujar Yudi.

Selain itu, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Aswin Grandiarto Sukahar menambahkan, untuk membantu mengurai potensi kemacetan, Otorita IKN juga membuka akses jalan melalui KIPP 1C sebagai jalur alternatif bagi kendaraan kecil dan sepeda motor menuju Sepaku.

Sementara itu, Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, mengimbau masyarakat yang melintas di ruas tol tersebut agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan jalur ini dengan tertib dan bertanggung jawab. Tetap patuhi rambu lalu lintas, ikuti arahan petugas di lapangan, serta pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan,” ujar Troy.

Masyarakat juga diimbau untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas serta menjaga keselamatan berkendara selama melintas di ruas Tol IKN yang dibuka secara fungsional tersebut.(vb/yul)

 

 

 

Jaga Stabilitas Harga, Otorita IKN Gelar Gerakan Pangan Murah

March 13, 2026 by  
Filed under Nusantara

Vivaborneo.com, Nusantara — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) telah menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar Murah di empat kecamatan wilayah sekitar IKN pada 4–11 Maret 2026. Kegiatan ini juga untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Kecamatan Samboja Barat, Kecamatan Muara Jawa, Kecamatan Samboja dan Kecamatan Sepaku.

Melalui program ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari harga pasar, antara lain beras, gas elpiji, minyak goreng, sayur-mayur, ikan, ayam, dan telur.

Direktur Ketahanan Pangan Otorita IKN, Setia Lenggono, mengajak warga untuk memanfaatkan kesempatan tersebut, khususnya dalam menghadapi momentum Idulfitri.

“Saya berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Ini kesempatan untuk bapak ibu dapat harga murah, sehingga kita bisa merayakan Idulfitri dengan tenang dan nyaman,” ujar Lenggono.

Kehadiran pasar murah ini juga diharapkan mampu menekan potensi lonjakan harga sekaligus memastikan keterjangkauan pangan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Antusiasme masyarakat terlihat di setiap lokasi kegiatan. Salah satu warga Kecamatan Samboja Barat, Sri, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut.

“Gasnya lebih murah, lumayan jauh kalau beli di eceran. Biasanya saya beli gas paling murah Rp30 ribu di luar untuk gas 3kg. Di sini cuma Rp20 ribu, lumayan sekali,” ucap Sri.

Pada kesempatan di lokasi yang berbeda, Meri, salah satu warga di Kecamatan Muara Jawa, mengungkapkan harapannya untuk Gerakan Pangan Murah.

“Kalau bisa setiap saat itu ada pasar murah seperti ini. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat di Muara Jawa karena beda harga, harganya lebih murah,” ujar Meri.

Melalui Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar Murah ini, Otorita IKN menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pembangunan fisik ibu kota baru, tetapi juga dalam memastikan kesejahteraan dan ketahanan pangan warga di sekitar kawasan IKN.

Sinergi bersama pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan akan terus diperkuat guna menjaga stabilitas harga serta menjamin ketersediaan pangan yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan.(vb/yul/hmsoikn)

 

Memperkuat Peran Nusantara, Lokasi IKN Sebagai Titik Pemantauan Hilal

February 18, 2026 by  
Filed under Nusantara

IKN menjadi salah satu titik pengamatan hilal untuk penentuan 1 Ramadhan 1447 H. Pemantauan dilakukan menggunakan teleskop dari Rusun ASN 1 Tower D dan diawali dengan pembukaan di Masjid Negara.

Vivaborneo.com, NUSANTARA – Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi salah satu titik pengamatan hilal (rukyatul hilal) untuk penentuan 1 Ramadan 1447 H yang dilaksanakan di Rusun ASN 1 Tower D, Selasa (17/02/2026). Pemantauan ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya hilal diamati dari kawasan IKN.

Lokasi IKN dipilih karena memiliki titik pengamatan yang tinggi dan terbuka, sehingga dinilai mendukung proses rukyatul hilal. Ke depan, keberadaan masjid raya di kawasan IKN juga diharapkan dapat memperkuat peran Nusantara sebagai lokasi kegiatan keagamaan nasional.

Kegiatan pemantauan dilakukan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) wilayah Kalimantan Timur atas permintaan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa terpilihnya IKN sebagai titik pemantauan hilal merupakan sebuah kehormatan sekaligus penanda awal peran IKN dalam kegiatan keagamaan tingkat nasional.

“Kami dari Otorita IKN sangat mendukung pemantauan hilal dilakukan di IKN. Ini merupakan kehormatan bagi Otorita IKN sekaligus kesempatan bagi IKN sebagai Ibu Kota Negara menjadi salah satu titik pengamatan dari 96 titik yang tersebar di Indonesia,” ujar Basuki.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Abdul Khaliq, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemantauan hari ini, hilal belum dapat terlihat.

“Hari ini kita lakukan pemantauan hilal. Berdasarkan BMKG, posisi hilal masih berada di bawah ufuk, sehingga bulan belum terlihat,” jelasnya.

Meski hilal belum dapat terlihat, pelaksanaan rukyatul hilal di IKN menandai babak baru, menegaskan peran Nusantara tidak hanya sebagai pusat pemerintahan masa depan, tetapi juga sebagai ruang bersama untuk kegiatan keagamaan dan kebangsaan.(yul/hms-oikn)

 

  • vb

  • Pengunjung

    1585898
    Users Today : 6990
    Users Yesterday : 7812
    This Year : 522408
    Total Users : 1585898
    Total views : 13687886
    Who's Online : 86
    Your IP Address : 216.73.216.54
    Server Time : 2026-04-02