PT. BEK Kick Off Program Kesehatan Gratis Untuk Masyarakat

April 29, 2026 by  
Filed under Kesehatan

SENDAWAR – Salah satu program pemberdayaan masyarakat PT Bharinto Ekatama (BEK), bidang kesehatan, memberikan akses kesehatan gratis untuk masyarakat di tiga kampung binaan atau di ring satu yaitu Kampung Besiq, Bermai dan Muara Bunyut, bersama BPJS kesehatan Kutai Barat (Kubar), di lantai dua aula Bapendalitbang, Selasa (28/4/2026).

Komitmen yang dilakukan PT BEK terhadap kampung binaan di wilayah kerjanya ditunjukkan dengan kerja nyata.

Wakil Kepala Tekhnik Tambang (KTT) PT. BEK, Cipto Hadi Purnomo menyampaikan, ini adalah yang pertama PT BEK melaksanakan program kesehatan gratis bagi masyarakat yang berada di ring satu PT BEK. Karena PT BEK ini berada di dua provinsi Kaltim dan Kalteng. Untuk di Kalimantan Timur, sasaran pertama adalah di ring satu ada tiga Kampung Besiq, Bermai dan Muara Bunyut yang prioritas.

“Untuk tahap pertama ini totalnya hanya seratus orang untuk tiga kampung, Besiq 34 orang, Bermai 22 orang dan Muara Bunyut 44 orang, jumlahnya bervariasi setiap kampung sesuai proporsi masing masing kampung,” ujarnya.

Dijelaskan, program kesehatan adalah satu dari delapan program yang ada di PT BEK, dan masih banyak lagi yang sudah terlaksana program program yang lain, pendidikan, UMKM, pertanian, insfrastruktur dan lainnya, karena perubahan ini go publik merupakan hal penting bagi perusahaan.

Ia berterimakasih kepada Pemda, karena perusahaan diberi kesempatan berkontribusi wilayah Kutai Barat, yang kedua perusahaan akan melaksanakan delapan pilar Community Development secara berkesinambungan, biar belum sempurna perusahaan akan terus memperbaiki diri untuk selalu berkontribusi.

Kepala BPJS kesehatan Kubar, Wahyu Supriono mengatakan, perusahaan PT BEK adalah perusahaan pertama kali CSR nya yang melaksanakan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kolektif, khususnya untuk warga binaan mereka terutama untuk ring satunya yang prioritas. Tidak menutup kemungkinan aka ada lagi perusahaan perusahaan yang kondisi finansial dan manajemen yang baik akan di advokasi. Karena dinamika dari dunia pertambangan dan perkebunan ini berpengaruh kepada kondisi global iklim maupun perubahan di harga pasar global.

“Sehingga kita memang harus menyampaikan advokasi sesuai dengan kemampuan perusahaan. Tetapi akan didukung oleh Pemda atau mandatori dari perusahaan,” jelasnya.

Ia berharap, semua perusahaan bisa melaksanakan, bahkan kalau ada perusahaan perorangan dan memang mampu menjamin warga binaan di ring satunya atau wilayah kerjanya bisa saja menjadikan (PBPU) kolektif.

Sementara itu Wakil Bupati Kubar, H. Nanang Adriani menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada perusahaan PT BEK yang sudah membantu meringankan beban pemerintah, ini sebagai contoh bagi perusahaan lain yang beroperasi di Kutai Barat, baik itu pertambangan maupun perkebunan.

“Kedepannya kita akan melakukan koordinasi dan diskusi dengan perusahaan lain untuk kita dorong agar supaya bisa melaksanakan seperti kegiatan PT BEK ini, dan Ini adalah tugas mulia,” ujarnya.

Dijelaskan, kegiatan seperti ini nyata dirasakan oleh masyarakat sekitar, dan sangat membantu bagi warga yang kurang mampu, sekali lagi terimakasih kepada PT BEK dan juga BPJS yang sudah melakukan kerjasama dengan baik. Pada intinya warga Kutai Barat semua sehat. (arf).

  • vb

  • Pengunjung

    1743569
    Users Today : 2702
    Users Yesterday : 3914
    This Year : 680079
    Total Users : 1743569
    Total views : 14719411
    Who's Online : 45
    Your IP Address : 216.73.216.36
    Server Time : 2026-05-03