Bangun Budaya Sehat, Pekerja PT KED Dukung Ketersediaan Darah

April 30, 2026 by  
Filed under Kesehatan

Kutai Timur – Pekerja PT Karyanusa Ekadaya (KED) bersama Palang Merah Indonesia menggelar kegiatan donor darah guna mendukung ketersediaan darah bagi fasilitas kesehatan di sekitar area operasional.

PMI Kutai Timur (Kutim) memproduksi sekitar 500-600 kantong darah per bulan untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit di wilayah tersebut. Oleh sebab itu, PT KED berupaya ikut berkontribusi untuk menjaga ketersediaan darah. Upaya tersebut penting agar rumah sakit di tingkat kabupaten maupun kecamatan tetap dapat mengakses darah sesuai kebutuhan pasien.

Kegiatan donor darah dilaksanakan dengan melibatkan tenaga medis profesional dari PMI. Setiap peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan awal guna memastikan kelayakan donor sebelum proses donor darah dilakukan sesuai standar medis.

Pada pelaksanaan kegiatan, Manajemen PT KED, M. Satria Abdi Catur P, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, donor darah bukan sekadar agenda rutin, melainkan wujud nyata kepedulian sosial yang tumbuh dari semangat kebersamaan para pekerja.

“Kegiatan donor darah yang diinisiasi Polibun PT KED merupakan kontribusi nyata dari nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial yang dijunjung tinggi perusahaan. Kami percaya bahwa setetes darah yang diberikan bukan sekadar bantuan kesehatan, melainkan bukti solidaritas karyawan terhadap sesama yang membutuhkan,” ujarnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Koordinator Tim PMI Kutai Timur, Andi Nur Suci, menilai partisipasi dunia usaha memiliki arti penting dalam menjaga ketersediaan darah bagi masyarakat. Ia menegaskan kebutuhan darah di fasilitas kesehatan terus ada, sehingga dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan.

“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bukti nyata kepedulian karyawan dan perusahaan terhadap keselamatan nyawa sesama, mengingat kebutuhan darah di rumah sakit terus meningkat,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, seluruh kantong darah yang terkumpul dalam kegiatan tersebut diserahkan kepada PMI untuk didistribusikan ke rumah sakit dan pasien yang membutuhkan. Dengan demikian, manfaat kegiatan tidak hanya dirasakan di lingkungan perusahaan, tetapi juga menjangkau masyarakat luas.

Selain membantu pemenuhan kebutuhan darah, kegiatan ini juga memberikan manfaat bagi pendonor melalui proses skrining kesehatan awal sebelum donor dilakukan.

Di sisi lain, PT KED juga secara konsisten menjalankan berbagai inisiatif kesehatan melalui kolaborasi dengan tenaga medis dan fasilitas kesehatan setempat. Upaya tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan, tidak hanya bagi pekerja tetapi juga masyarakat sekitar, sejalan dengan semangat sinergi bumi dan manusia untuk satu Indonesia. (*)

Antisipasi Karhutla, PT KED dan PT SAP Matangkan Kesiapsiagaan Lewat Simulasi Terpadu

April 24, 2026 by  
Filed under Nusantara

Kutai Timur – Menghadapi risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Muara Wahau dan sekitarnya, PT Karyanusa Ekadaya (KED) dan PT Subur Abadi Plantations (SAP) berkolaborasi dengan aparat dan masyarakat menggelar Apel Siaga dan Simulasi Penanggulangan Karhutla di Desa Karya Bhakti, Selasa (21/4).

Kegiatan ini menjadi langkah antisipatif untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau. Kegiatan melibatkan TNI-Polri, pemerintah daerah, perusahaan perkebunan, serta kelompok masyarakat peduli api (MPA) sebagai bagian dari penguatan koordinasi lintas sektor di wilayah rawan karhutla.

Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, menegaskan antisipasi timbulnya titik api merupakan kunci utama. “Pencegahan adalah kunci. Jangan sampai terjadi kebakaran baru kita bergerak. Semua pihak harus siap, cepat, dan terkoordinasi,” tegasnya.

Ia berharap melalui Apel Siaga dan simulasi ini, seluruh pihak semakin meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla, khususnya pada musim kemarau, dengan memperkuat sinergi lintas sektor dan konsisten menerapkan prinsip zero burning. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada perusahaan perkebunan kelapa sawit, termasuk PT KED dan PT SAP, atas partisipasi aktif dalam upaya pencegahan dan pengendalian karhutla.

Komitmen tersebut kemudian diwujudkan dalam rangkaian kegiatan di lapangan, antara lain penandatanganan komitmen larangan pembakaran hutan dan lahan oleh pemerintah, aparat, dan perusahaan.

Simulasi terpadu turut digelar dengan melibatkan personel gabungan dari perusahaan, TNI-Polri, Satpol PP, pemadam kebakaran, Masyarakat Peduli Api (MPA), Kelompok Tani Peduli Api (KTPA), hingga tim medis. Simulasi mencakup deteksi dini, pelaporan, mobilisasi tim, pemadaman, hingga penanganan darurat.

Manajemen PT KED, M. Satria A.C.P., menegaskan komitmen dan kesiapan perusahaan dalam mendukung pencegahan karhutla secara terpadu.

“Melalui kegiatan Apel Siaga dan simulasi ini, perusahaan berkomitmen penuh dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya. Ia menambahkan, perusahaan memastikan seluruh Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Kebakaran dan sumber daya dalam kondisi siap siaga serta mendorong kolaborasi lintas pihak untuk menjaga lingkungan tetap aman dari ancaman karhutla, sekaligus mendukung keberlanjutan operasional.

Senada, Manajemen PT SAP, Sulton Saladin, menegaskan komitmen perusahaan dalam memperkuat langkah preventif dan kolaborasi lintas pihak.

“Kami menegaskan komitmen untuk berperan aktif dan memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian hutan melalui langkah preventif dan responsif,” ujarnya. Ia menambahkan, PT SAP siap berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam pencegahan dan penanggulangan karhutla guna menciptakan lingkungan yang aman, lestari, dan berkelanjutan.

Upaya tersebut merupakan bagian dari implementasi prinsip-prinsip terbaik yang dijalankan oleh pemegang saham utama sebagai fondasi dalam membangun sistem pencegahan kebakaran yang kuat, terintegrasi, dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat sinergi bumi dan manusia untuk satu Indonesia.

Inisiatif ini juga mencerminkan komitmen perusahaan dalam mewujudkan target zero fire sebagai bagian dari strategi keberlanjutan. Melalui implementasi Zero Burn Policy dan Sistem Pencegahan Kebakaran Lahan (Fire Prevention System), perusahaan memastikan upaya pencegahan dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan.

Implementasi tersebut diperkuat melalui penyediaan sarana dan prasarana, pembentukan dan pelatihan Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (TKTD), serta mekanisme respons cepat dalam menangani potensi titik api.

Perusahaan juga memperkuat kolaborasi dengan masyarakat melalui pembinaan Masyarakat Peduli Api (MPA), patroli terpadu, serta edukasi pengelolaan lahan tanpa bakar. Pelatihan dan simulasi rutin dilakukan untuk meningkatkan kapasitas personel dalam menghadapi situasi darurat secara cepat dan terkoordinasi.

Melalui sinergi dengan pemerintah daerah, kepolisian, Manggala Agni, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), perusahaan memastikan kesiapan sarana, prasarana, dan kapasitas personel berada dalam kondisi optimal.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, PT Karyanusa Ekadaya dan PT Subur Abadi Plantations menegaskan bahwa pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang menuntut konsistensi dan kesiapsiagaan seluruh pihak, guna memastikan wilayah tetap terlindungi dari risiko kebakaran. (*)

  • vb

  • Pengunjung

    1785586
    Users Today : 2856
    Users Yesterday : 3830
    This Year : 722096
    Total Users : 1785586
    Total views : 15071527
    Who's Online : 52
    Your IP Address : 2600:1f28:365:80b0:8edd:6509:704:8f44
    Server Time : 2026-05-14