Teraloka Elaborasi Indonesia Gelar Lokakarya dan Pengembangan Kapasitas Usaha Produk Unggulan Kampung

May 7, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

BERAU – PT Teraloka Elaborasi Indonesia, berkolaborasi dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara menggelar Lokakarya dan Pengembangan Kapasitas Usaha di Hotel Grand Parama, Kabupaten Berau, 5–7 Mei 2026. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan produk unggulan berbasis potensi lokal kampung.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari empat kampung dampingan, yaitu Kampung Suaran, Kampung Long Lanuk, Kampung Merasa, dan Kampung Long Beliu. Peserta terdiri atas pelaku usaha, kelompok pengolah, serta masyarakat yang terlibat dalam pengembangan komoditas unggulan kampung, khususnya produk berbasis kakao dan jahe.

Perwakilan Yayasan Konservasi Alam Nusantara Wilayah Berau, Gunawan Wibisono menyampaikan, Yayasan Konservasi Alam Nusantara terus berupaya mendukung masyarakat sesuai dengan kapasitas dan peran lembaga dalam mendorong penguatan ekonomi berbasis sumber daya lokal yang berkelanjutan. Ia juga menekankan pentingnya perizinan produk sebagai salah satu langkah strategis agar produk lokal memiliki daya saing yang lebih baik di pasar.

“Legalitas produk menjadi bagian penting dalam pengembangan usaha masyarakat. Kami berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan pelatihan ini untuk belajar dan menimba ilmu sebaik mungkin,” ujar Gunawan.

Sementara Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Berau, Eva Yunita menegaskan pentingnya peningkatan kualitas produk masyarakat, baik dari aspek legalitas, kualitas, maupun kapasitas produksi.

Ia juga menyampaikan harapan agar kegiatan ini mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan indeks ketahanan ekonomi kampung, terutama melalui pengembangan komoditas kakao Kampung Merasa yang saat ini telah menjadi salah satu komoditas unggulan Kabupaten Berau.

“Pemerintah tentu akan membantu sesuai kapasitas yang dimiliki. Kami berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha dan produk unggulan kampung,” ungkap Eva Yunita.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan mendapatkan berbagai materi terkait pengembangan usaha, penguatan kapasitas produk, legalitas usaha dan pangan, strategi pemasaran, pengembangan kemasan, hingga penguatan model bisnis produk unggulan kampung.

Melalui kegiatan ini, pelaku usaha kampung diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha secara berkelanjutan, memperkuat daya saing produk lokal, serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk unggulan Kabupaten Berau. (*)

  • vb

  • Pengunjung

    1789951
    Users Today : 3090
    Users Yesterday : 4131
    This Year : 726461
    Total Users : 1789951
    Total views : 15103142
    Who's Online : 39
    Your IP Address : 216.73.217.39
    Server Time : 2026-05-15