ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Air Baku Sungai Mahakam Bangai, Produksi IPA Menurun

March 10, 2021 by  
Filed under PDAM Samarinda

Share this news

SAMARINDA -Produksi air di beberapa Instalasi Pengolahan Air ( IPA) milik Perumdam Tirta Kencana yang sumber air dari Sungai Mahakam mengalami perubahan warna karena saat ini air baku Sungai Mahakam sedang merah alias bangai. Hal ini seperti di katakan Direktur Teknik Ali Rachman AS didampingi Manager Produksi Syarif Rachman Hakim melalui Asisten Kesektariatan dan Humas HM Lukman, Selasa (9/3/2021).

” Air baku Sungai Mahakam sedang merah alias bangai. Hal ini menyebabkan menurunnya kualitas produksi di beberapa IPA kami yang sumber airnya dari Sungai Mahakam,” katanya.

Disaat kondisi bangai perlakuan pengolahan air di IPA sangat menyulitkan petugas, karena harus menambahkan kaolin dan PE untuk menghasilkan produksi yang jernih dan berkualitas. Meski begitu, produksi tidak bisa maksimal. Dampaknya debet produksi menurun dan berimbas pada layanan aliran distribusi akan terganggu terutama wilayah jauh dan tingggi karena berkurangnya hasil produksi.

Dikatakan Lukman, air bangai simalakama agi Perumdan Tirta Kencana. Air bisa diproduksi dengan kualitas jernih namun harus diminimalisir. Debet diturunkan untuk memperoleh hasill yang jernih dan berkualitas. Namun dampaknya aliran distribusi akan terganggu alirannya, karena pasokan kurang terutama wilayah jauh dan tinggi.

“Kalau kami produksi maksimal hasilnya keruh pasti dikomplain. Namun bisa kami produksi jernih dengan syarat debit diturunkan, dampaknya beberapa wilayah jauh dan tinggi terganggu alirannya. Pastinya akan banyak lagi yang komplain,” jelasnya.

Dikatakan Lukman, kejadian air bangai temporer dan, musiman. biasa jika di hulu Sungai Mahakam sering turun hujan membawa humus serta akar akaran rumput yang busuk terbawa arus ke Sungai Mahakam sehingga mengubah air Sungai Mahakam menjadi merah alias bangai.

Harapannya agar di Kota Samarinda juga sering hujan agar kejadian air bangai segera bisa diatasi petugas dan produksi air selalu maksimal dan terjaga kualitasnya.

” Semoga cepat teratasi dan sering turun hujan di wilayah Samarinda agar bisa membantu menetralisir air baku Sungai Mahakam bisa kembali normal, sehingga produksi di IPA kami bisa maksimal kembali dan terjaga kualitasnya,” tuturnya.

Atas nama manajemen, Lukman memohon maaf atas kejadian ini dan petugas kami akan terua upayakan agar produksi tetap maksimal dan terjaga kualitasnya. Agar layanan produksi dan distribusi tetap berjalan normal. (*/lk)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.