Salat Idul Fitri di IKN

March 21, 2026 by  
Filed under Opini

Share this news

Catatan Rizal Effendi

ALHAMDULILLAH,  saya bisa salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjid Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu (21/3) pagi. Niat ini sudah setahun lalu ketika Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono bilang Masjid IKN sudah siap. Tapi sayangnya baru tahun ini bisa dilaksanakan.

Masjid Negara Nusantara di waktu subuh menjelang salat Idul Fitri 1447 Hijriah

Saya berangkat dari Balikpapan sekitar pukul 04.00 dini hari. Ditemani  anak muda, yang namanya juga Rizal. Dia merintis usaha di bidang usaha event organizer (EO) khususnya dalam penyiapan peralatan atau properti acara. Sudah beberapa kali terlibat di kegiatan IKN bersama Ketua HIPMI Balikpapan, Adam Dustin Bhakti. Rizal berharap pasca lebaran, event di IKN marak lagi.

Tol IKN khusus di hari Idul Fitri dibuka sejak 4.30 dini hari. Meski sebagian masih gelap, perjalanan cukup lancar.  Hanya memakan waktu 60 menit atau 1 jam saya sudah sampai di Masjid IKN, yang namanya Masjid Negara Nusantara. Tak jauh dari Istana Garuda. Segar sekali udara di sana.

Seperti juga di tempat lain, salat Id dimulai pukul 07.00. Bertindak sebagai imam, Dr Ahmad Muzakir, dosen Universitas PTIQ Jakarta, yang juga Imam Istiqlal. Sedang tampil sebagai khatib adalah Prof Muhammad Abzar Duraesa, Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, UIN Aji Muhammad Idris Samarinda.

Panitia mempersiapkan cadangan untuk imam sekaligus khatib adalah Dr M Aroka Fadli, SQ, M.Ag, dosen Universitas STAI Al-Muhajirin, Purwakarta. Bukan Purwokerto. Purwakarta adalah kabupaten di Provinsi Jawa Barat.

Untuk petugas bilal atau muazin, panitia mempercayakan kepada juara MTQ, Ustaz  M Rasky Raehan dan Ustaz Muhammad Rifki Iksani.

Masuk ke Masjid IKN kita disambut sejumlah remaja mengenakan stelan jas. Rapi sekali. Saya sempat kaget karena yang putri tidak mengenakan kerudung. Ternyata mereka non muslim, yang sukarela bertugas agar saudaranya yang Islam bisa salat Idul Fitri dengan lancar.

Suasana pelaksanaan salat Id di Masjid Nusantara mirip seperti yang dilaksanakan di Masjid Istiqlal, Jakarta. Maklum Masjid Nusantara pada saatnya nanti akan menggantikan posisi Istiqlal sebagai Masjid Negara.

Jamaah yang datang juga membludak. Ribuan orang. Tidak saja pekerja dan staf IKN, tapi juga warga PPU, Paser, Balikpapan dan Samarinda. “Niat kita mau menjadi orang pertama yang salat Idul Fitri di Masjid IKN,” kata Ibu Rohayah dari Samarinda penuh semangat. Dia berangkat dari Samarinda bersama keluarganya sejak pukul 02.00 dinihari.

Niat yang sama diutarakan Pak Hasan, warga Muara Rapak Balikpapan. Dia kaget saya duduk di sampingnya. Pak Hasan datang dengan dua cucunya yang baru tiba dari Surabaya. Mereka senang sekali bisa salat Id di Masjid IKN.

Bersama Pak Bas seusai salat Idul Fitri di Masjid Negara Nusantara

Kapasitas Masjid Nusantara mampu menampung 29 ribu jamaah. Malah dikembangkan dua kali lipat, sehingga nantinya bisa disalati 60 sampai 65 ribu orang. Khusus di ruang ibadah utama, kira-kira bisa dimuati 6 ribuan jamaah.

Masjid ini dirancang seniman Bali, I Nyoman Nuarta dengan ciri khas berbentuk sorban. Sebagai pelaksana pekerjaan adalah PT Hutama Karya (Persero) melalui Kerjasama Operasi (KSO) dengan PT Adhi Karya  (Persero) Tbk dengan biaya di atas Rp900 miliar atau mendekati 1 triliun rupiah.

Kompeks Masjid Nusantara sengaja dirancang inklusif. Selain area utama ibadah, tersedia juga bangunan panjang untuk ruang serba guna, area komersial UMKM hingga fasilitas literasi digital. Saya sempat beli roti besumap di sana untuk ganjal perut.

Nikmat sekali wudhu di Masjid Nusantara. Mirip seperti di Istiqlal. Toiletnya juga sangat modern dan bersih. Membuat kita nyaman dan takjub menggunakan fasilitas di situ.

IKN KIBLAT PERADABAN

Sebelum salat Id dimulai, Deputi Bidang Sosial, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN, Alimuddin selaku Ketua Panitia Ramadan Masjid IKN sempat memberikan laporan.

Dia mengatakan, pelaksanaan ibadah Ramadan di Masjid Negara IKN berlangsung sejak awal Ramadan. Mulai buka puasa bersama, salat tarawih sampai penerimaan zakat. “Alhamdulillah semua berjalan lancar, jadi akan kita lanjutkan dengan kegiatan ibadah lainnya di hari-hari mendatang,” jelasnya.

Yang menarik penarikan infaq masjid tidak mengedarkan kotak amal seperti masjid lainnya. Tetapi cukup melalui aplikasi QRIS. “Alhamdulillah terhimpun dana lebih 200 juta rupiah,” kata Alimuddin, yang sebelumnya pejabat di Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Isi khotbah Idul Fitri yang disampaikan Prof M Abzar Duraesa cukup menarik. Dia menyinggung pembangunan IKN sebagai kiblat peradaban. Karena konsep pembangunan IKN mencerminkan keharmonisan dengan alam (forest city), pemerataan pembangunan dan kecerdasan dalam penerapan teknologi (smart city).

Berkaitan dengan makna Idul Fitri, dia mengatakan sebagai momen umat Islam merayakan kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa. “Kita bukan berperang dengan orang lain, tapi berperang dengan diri sendiri, dengan hawa nafsu,” kata Prof Abzar.

Seusai salat, saya sempat bertemu Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, yang akrab dipanggil Pak Bas. “Apa kabar Mas,” tanyanya. Pas Bas dikerubuti jamaah yang ingin foto bersama. Dia melayani satu persatu. Malah ada sejumlah anak-anak dapat THR dari Pak Bas.

Pak Bas mengaku senang pelaksanaan salat Idul Fitri di Masjid IKN berlangsung lancar.  “Alhamdulillah akhirnya Masjid Nusantara untuk pertama kalinya kita gunakan untuk salat Idul Fitri,” katanya.

Mantan Menteri PU era Presiden Jokowi ini menyatakan optimis IKN siap berfungsi sebagai Ibu Kota Politik pada tahun 2028 seperti target yang diberikan Presiden Prabowo.

Pulang dari IKN, saya langsung ke rumah ibu saya di kompleks Bangun Reksa, Km 6 Balikpapan Utara. Di sana bergabung semua keluarga. Kami ramai-ramai makan soto Banjar. Dulu Ibu yang bikin. Tapi karena usianya sudah lanjut, maka  dibuat adik-adik. Enak juga sambil bermaaf-maafan. Sambil mengucapkan takbir: Allahu Akbar, Allahu Akbar, Walillah Ilham.(*)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb

  • Pengunjung

    1707653
    Users Today : 3659
    Users Yesterday : 4397
    This Year : 644163
    Total Users : 1707653
    Total views : 14486953
    Who's Online : 53
    Your IP Address : 216.73.217.40
    Server Time : 2026-04-25