ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

20 Rumah di Miau Baru Terendam

May 18, 2021 by  
Filed under Kutai Timur

Share this news

KONGBENG – Akibat hujan deras dalam beberapa hari terakhir ini, Desa Miau Baru, Kecamatan Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terendam banjir lagi. Alhasil, sebabyak 20 rumah terendam banjir, dengan kedalaman air didalam rumah mencapai 15 – 40 cm.

Untuk kondisi secara umum, dari RT 1 – RT 7 kedalaman air mencapai 200 cm (dari tanah sampai lantai rumah warga). Demikian disampaikan, Camat Kongbeng melalui Sekretaris Camat Petrus Ivung kepada Pro Kutim.

Menurut Petrus, banjir tersebut merupakan luapan dari Sungai Melnyiu, melgun dan Seleq yang disebabkan hujan deras dalam dua hari ini.

“Untuk saat ini, Pemerintah Kecamatan telah melakukan koordinasi dengan perusahaan sekitar, agar bisa membantu warga yang terdampak banjir. Disamping itu, kita juga melakukan koordinasi dengan BPBD (Badan Penanggulanhan Bencana Daerah) Kutim,” ucap Petrus disela-sela memantau banjir, didampingi FKPM (Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat) dan Pemuda Peduli Bencana serta Ketentraman dan Kasi Ketertiban (Tantrib) Kecamatan Kongbeng.

Lebih lanjut Petrus menambahkan, sebagai tempat pengungsian bagi warga yang rumahnya terendam banjir, sementara ini menggunakan Balai Desa (Lamin Adat) Desa Miau Baru.

Ia pun berharap, banjir segera surut, sehingga tidak banyak menimbulkan kerugian bagi warga, baik material maupun pertanian warga. Terakhir, Petrus juga berharap agar ada bantuan perahu karet, untuk memudahkan saat mengevakuasi warga saat banjir seperti ini.

Sebagaimana diketahui dalam tahun ini, Januari – Mei 2021, desa yang dinobatkan menjadi salah desa budaya di Kutim telah lima kali mengalami bencana alam (banjir), akibat hujan deras. (*/hm15)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.