Berau Andalkan UMKM dan IKM Sebagai Penopang IKN

June 19, 2026 by  
Filed under Berau

Share this news

‎‎Tanjung Redeb  – Pemerintah Kabupaten Berau menempatkan pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) sebagai salah satu strategi utama dalam memperkuat perekonomian daerah.

‎‎Langkah ini dinilai penting agar masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari pertumbuhan sektor pariwisata dan posisi Berau sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

‎‎Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memperluas ruang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang melalui berbagai program pembinaan, penguatan kapasitas, hingga penyediaan fasilitas pendukung usaha.

‎‎Menurutnya, pengembangan UMKM dan IKM tidak hanya berbicara soal peningkatan produksi, tetapi juga bagaimana menciptakan ekonomi masyarakat yang lebih kuat dan berkelanjutan.

‎‎“Pemerintah terus mendorong berbagai langkah untuk memaksimalkan potensi ekonomi kreatif dan membuka peluang usaha yang lebih luas bagi masyarakat Berau,” terangnya. Jumat (19/5/2026).

‎‎Muhammad Said menjelaskan, salah satu upaya yang dilakukan adalah pembangunan kawasan UMKM terpadu, pusat seni dan budaya, serta ruang kreativitas yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk memasarkan produk mereka. Selain itu, akses terhadap pelatihan dan pembiayaan usaha juga terus diperkuat.

‎‎Ia menilai keberadaan UMKM dan IKM memiliki peran strategis dalam mendukung sektor pariwisata sekaligus memperkuat daya saing ekonomi daerah. Karena itu, sinergi antara pemerintah, Dekranasda, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam mendorong produk lokal agar mampu menembus pasar yang lebih luas.

‎‎“Produk-produk lokal Berau harus menjadi tuan rumah di daerah sendiri. Kami ingin masyarakat bangga membeli dan mengonsumsi produk asli Bumi Batiwakkal,” jelasnya

‎‎Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Berau juga terus membuka peluang bagi kelompok usaha yang ingin memperoleh bantuan dan pembinaan. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita, mengatakan seluruh kelompok IKM memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan dukungan pemerintah selama memenuhi persyaratan yang berlaku.

‎‎Ia menjelaskan, setiap kelompok usaha dapat mengajukan proposal kepada Diskoperindag untuk kemudian diverifikasi melalui peninjauan lapangan. Proses tersebut dilakukan guna memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan potensi usaha yang dimiliki.

‎‎“Kelompok usaha yang aktif dapat mengajukan proposal. Setelah itu tim akan melakukan verifikasi dan melihat langsung kondisi di lapangan sebelum bantuan diberikan,” ujarnya

‎‎Eva menambahkan, bantuan yang disalurkan tidak berhenti pada tahap penyerahan saja. Diskoperindag juga melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan bantuan mampu meningkatkan produktivitas usaha penerima manfaat.

‎‎Evaluasi dilakukan dalam kurun waktu tiga bulan setelah bantuan diterima. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam menentukan efektivitas program sekaligus menyusun kebijakan lanjutan untuk pengembangan UMKM dan IKM di Kabupaten Berau.

‎‎Melalui berbagai langkah tersebut, Pemkab Berau berharap sektor UMKM dan IKM dapat tumbuh lebih kuat, menciptakan lapangan kerja baru, serta menjadi penggerak ekonomi masyarakat di tengah perkembangan daerah yang semakin pesat. (Dy/Ok/Adv)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb