ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Siang Geah Perkenalkan Sekaligus Memperujangkan Hukum Adat Wehea

June 21, 2023 by  
Filed under Kutai Timur

Share this news

SANGATTA – Anggota DPRD Kutim Siang Geah terus mencoba memperkanalkan adat Wehea secara terbuka. Baik di regional, nasional maupun dunia internasional.

“Dengan memperkenalkan potensi Wehea dengan hukum adatnya yang masih dipegang teguh, kita harapkan Masyarakat Hukum Adat di sana dakui juga,” kata politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini.

Dikatakan, pengakuan Wehea sebagai masyarakat hukum adat diharapkan akan memberikan manfaat yang signifikan bagi warga lokal. Selain melindungi hak-hak mereka, pengakuan ini juga dapat membuka peluang untuk pengembangan ekonomi lokal dan pariwisata berbasis budaya.

Sian Geah

Menurutnya, Wehea merupakan satu wilayah yang kaya budaya dan tradisi masyarakat adat. Bahkan setiap tahunya, juga digelar budaya adat, yakni Lomplai. Bahkan kegiatan itu juga masuk dalam Kharisma Event Nusantara oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Kami bersyukur kegiatan Lompali masuk agenda di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Mudah-mudahan ini menambah keinginan kuat masyarakat untuk memperjuangkan hak adat masyarakat di sana,” ujar Siang Geah, Rabu (21/6/2023).

Dikatakan, masyarakat memiliki harapan agar kawasan Wehea segera diakui sebagai masyarakat hukum adat. Wehea merupakan salah satu wilayah yang kaya akan budaya dan tradisi masyarakat adat di Kutai Timur (Kutim).

“Kawasan Wehea memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi. Masyarakat adat di sana hidup harmonis dengan alam sekitar dan telah melestarikan tradisi nenek moyang mereka selama bertahun-tahun. Oleh karena itu, saya berharap pemerintah dapat segera mengakui mereka sebagai masyarakat hukum adat,” kata Siang Geah.

Melihat semangat masyarakat yang taat terhadap hukum adat dan telah dilakansanakan secara turun temurun dari nenek moyang mereka, Siang Geah juga terus berjuang ikut memperjuangkannya. Salah satu upa yang telah dilakukannya adalah, mempromosikan kawadan hutan adat Wehea ke berbagai penjuru wilayah dan belahan bumi lainnya.

Selaku Ketua Lembaga Adat Wehea, Desa Nehas Liah Bing, Siang Geah tercatat telah membawa nama besar adat Wehea dalam Conference of Party (COP) 24 Kotawice di Polandia pada 2018. Kemudian Konferensi perubahan iklim PBB ke-25 di Kota Madrid tahun 2019. Selain itu pernah menjadi salah satu narasumber disikusi panel dalam acara ekspos 5 tahun pembangunan hijau di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) atau Kaltim Green.

Terbaru, Siang Geah juga tampil d televisi CNN lantaran diundang televisi swasta itu terkait dengan hutan adat Wehea dan penjagaan lingkungan yang cukup baik dari masyarakat adat setempat. (adv)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.