ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Pemkab Kutim Perlu Kolaborasi dengan Stiper

July 5, 2023 by  
Filed under Kutai Timur

Share this news

SANGATTA –  Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) perlu menjalin kerjasama dengan Sekolah Tinggi Pertanian (STIPER) Kutim. Salah satu tujuannya adalah, melakukan kajian bersama untuk meningkatkan dan mengembangkansektor pertanian ke depannya.

“Berbagai kajian yang telah dilakukan sekolah tinggi itu bisa dimanfaatkan, guna mendukung program pertanian ke depannya. Hal ini sesuai juga dengan salah satu visi bupati untuk memajukan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian,” ujar anggota DPRD Kutim Faizal Rachman, Rabu (5/7/2023).

Faizal Rachman

Sebenarnya menurut Faizal, banyak kajian yang telah dilaksanakan STIPER, namun belum banyak dimanfaatkan oleh Pemerintah Kutim sendiri. Dia yakin dan optimis, jika Dinas Tanaman Pangan, Hortikulura dan Peternakan menggandeng Stiper, hasil yang diperoleh akan lebih baik lagi ke depannya,” kata politisi PDI Perjuangan ini.

Kolaborasi antara Dinas Tanaman Pangan, Hortikulura dan Peternakan dan STIPER diharapkan meningkatkan produksi pertanian, baik tanaman padi maupun pertanian lainnya yang dikelola masyarakat. Jika hasil kajian Stiper dipadusinkronkan dengan program Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut, tentunya hasil yang diperoleh akan berbeda.

Bukan itu saja. Hendaknya STIPER juga diberikan kesempatan untuk melakukan kajian secara ilmiah bekerjasama dengan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) teknis lainya. Dengan harapan kajian tadi bisa diterapkan oleh petani di lapangan, untuk meningkatkan produksi pertanian masyarakat.

Anggota Komisi B DPRD Kutim ini akan berusaha untuk memfasilitasi hal ini. Pihaknya berjanji berkoordinasi dengan OPD itu dan STIPER, agar kolaborasi antara keduanya bisa terlaksana dengan baik dan membuahkan hasil yang maksimal juga. (adv)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.