PWI Kaltim Gelar Upacara Kemerdekaan RI

August 17, 2026 by  
Filed under Berita

Share this news

SAMARINDA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur menggelar upacara bendera memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, di halaman Kantor PWI Kaltim, Jalan Biola Nomor 8, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Samarinda, Senin (17/8/2026).

Ketua PWI Kaltim Abdurrahman Amin mengatakan upacara tersebut menjadi sejarah baru bagi organisasi wartawan. Selama sekitar dua puluh tahun terakhir, kegiatan serupa belum pernah digelar di halaman kantor PWI Kaltim.

“Upacara ini menjadi sejarah baru bagi PWI Kaltim dalam dua dekade terakhir,” ujarnya.

Upacara tersebut diikuti berbagai komponen pers, termasuk IKWI dan sejumlah senior wartawan Kalimantan Timur. PWI Kaltim berharap pelaksanaan upacara dapat berkembang menjadi tradisi tahunan organisasi pers di daerah.

Abdurrahman menyebut kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat nasionalisme dan patriotisme kalangan wartawan Kaltim. Menurutnya, PWI memiliki hubungan erat dengan perjalanan sejarah bangsa sejak awal kemerdekaan Indonesia.

PWI berdiri setahun setelah Indonesia merdeka dan turut berperan melalui kerja pers serta jurnalisme dalam mempertahankan kemerdekaan. Karena itu, semangat kemerdekaan dinilai penting dalam menjalankan tugas jurnalistik untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

“Kami ingin tradisi ini terus menjadi pengingat penting bagi seluruh wartawan Kaltim,” ujarnya.

Abdurrahman menilai kemerdekaan pers merupakan bagian penting dari makna kemerdekaan yang harus terus diperjuangkan. Menurutnya, simbolisme upacara juga menjadi pengingat terhadap berbagai persoalan yang masih dihadapi wartawan.

Pers memiliki fungsi kritis terhadap pemerintah, namun tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan bangsa. Abdurrahman menegaskan kebebasan pers diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan berkualitas.

“Kemerdekaan pers harus terus dijaga agar kebutuhan informasi publik terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

Hal tersebut sejalan dengan amanat konstitusi mengenai hak masyarakat memperoleh informasi secara benar dan terbuka. Karena itu, ia mengajak seluruh insan pers menjaga kemerdekaan pers melalui kerja jurnalistik profesional.

Kemerdekaan pers tidak berarti wartawan berada di luar pemerintahan atau negara. Kemerdekaan justru dimaknai sebagai ruang bagi pers menjalankan kontribusi melalui informasi kepada masyarakat.

Ia berharap seluruh organisasi wartawan di Kalimantan Timur terus menjaga semangat keindonesiaan. Semangat tersebut dinilai penting agar kerja jurnalistik tetap berpihak pada kepentingan publik dan demokrasi. (lia)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

  • vb