ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Takbiran di Islamic Berhadiah Umroh

August 17, 2012 by  
Filed under Samarinda

Share this news

SAMARINDA-vivaborneo.com, Memeriahkan malam takbiran  malam ini (17/08) dalam menyambut Idul Fitri 1433 Hijriah yang akan dipusatkan di Masjid Islamic Center Samarinda, Pemerintah Kota Samarinda telah menyediakan banyak hadiah bagi warga kota Samarinda yang hadir.

Doorprize yang akan dibagikan kepada para Jamaah masjid Islamic Center nantinya berupa Umrah untuk tiga orang, satu unit Kulkas, TV 29 inch, mesin cuci dan 10 kipas angin, yang nantinya akan dibagikan secara gratis kepada warga Samarinda yang akan memeriahkan malam takbiran di masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut.

“Doorprize  yang kita bagikan ini bermaksud untuk mengajak semua masyarakat muslim di Samarinda untuk memeriahkan malam takbiran  dengan penuh suka cita dan kegembiraan,” kata Asisten Sosial Kemasyarakatan Setda Samarinda Ridwan Tassa kepada wartawan.

Memang menurut dia, konsep malam takbiran tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, dimana Pemkot Samarinda melarang warga menggelar konvoi takbir keliling. Hal ini lebih berdasar pada pertimbangan keamanan, ketertiban dan kesakralan pelaksanaan takbiran itu sendiri.

Oleh sebab itu maka masyarakat agar bisa melaksanakan takbiran secara bersama di Masjid Islamic Center, tanpa harus melakukan pawai atau konvoi. “Untuk lebih menyemarakkan malam takbiran nanti, dengan dibagikan  doorprize kita berharap sudah bisa mengobati warga tanpa harus takbiran dengan melakukan pawai keliling,” urainya.

Karena sambung dia, dipusatkannya malam takbiran di Masjid Islamic Center tanpa ada arak-arakan tentunya sangat bermanfaat bagi warga, setidaknya menekan angka kecelakaan yang terjadi di jalan raya, karena sudah bukan rahasia lagi jika arak-arakan bak terbuka kerap kali menimbulkan celaka dan menggangu para pengguna jalan raya.

”Langkah yang diambil Pemerintah ini juga untuk menjaga kekhusyukan masyarakat, karena sebagaimana diketahui dalam pelaksanaan pawai tersebut ada sebagian peserta pawai yang bersikap kurang menggambarkan makna sesungguhnya dari malam takbiran itu dengan berhura-hura bahkan hingga membunyikan petasan,” ucapnya. (vb/hm5)


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.