ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianKorean

Masker Alami Bernama Pupur Dingin

December 28, 2014 by  
Filed under Gaya Hidup

Share this news

SAMARINDA, vivaborneo.com, Perempuan-perempuan di Kalimantan, Malaysia Timur, dan  Brunai Darusallam serta sebagian pulau Sumatera masih banyak yang memakai bedak dingin atau bedak sejuk yang terbuat dari rendaman beras.

Resep alami turun temurun ini masih ada di saat jaman telah modern seperti ini karena tidak lepas dari manfaat pati beras (Amiylum oryzae) yang tidak mengandung bahan kimia dan telah terbukti melindungi wajah para perempuan dari sengatan sinar matahari.

Bedak sejuk atau pupur dingin yang masih banyak digunakan oleh para wanita di Kalimantan untuk melindungi wajah dari sengatan sinar matahari.

“Selain menghindari sengatan matahari, bedak ini juga dapat membuat kulit wajah berseri, halus dan bersih karena kandungan-kandungan bahan alami dari pati beras, pulasari  (Alyxiae cortex) dan jeruk purut (Citrus Bystrix),”ujar Acil Imay yang telah bertahun-tahun berjualan bedak dingin di Pasar Pagi Samarinda.

Sebagian masyarakat menyebut bedak dingin ini dengan istilah pupur dingin. Pupur dalam bahasa Banjar Kalimantan Selatan adalah bedak. Sementara, orang-orang Melayu di sebagian Sumatera menyebutnya bedak sejuk.

Bedak dingin yang umum dibuat adalah dalam bentuk bola-bola kecil dan gepeng seperti koin logam. Bola-bola kecil biasanya berwarna putih dan kuning sedangkan yang berbentuk gepeng umumnya berwarna kuning kecoklatan karena kandungan kunyit dan pohon bangkal. Uniknya lagi bedak dingin ini dibuat oleh ibu-ibu rumah tangga di kampong sebagai usaha sambilan.

Menurut Acil (tante) Imay, bedak dingin yang ada di pasar Pagi Samarinda adalah kiriman dari Kota Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Kalimantan Selatan. Produksi terbanyak adalah buatan H. Azwar Rusli yang dipasarkan hingga ke Balikpapan, Tenggarong  dan Samarinda, Kalimantan Timur.

“Biasanya kalo datang barangnya pakai truk. Karena datang langsung dari Barabai dan disebar ke pasar-pasar di Samarinda, Tenggarong dan sekitarnya,” jelasnya.

Padahal sebungkus bedak dingin ini hanya dijual antara Rp3.000-Rp5.000, namun karena permintaan bedak dingin in begitu banyak, maka Haji Azwar memasoknya tiap 3 bulan sekali.

Pemakaian secara teratur tidak saja membuat wajah bersih tetapi juga berseri karena kulit mati terganti dengan yang baru. Selain itu semua bahan alami jadi tidak ada efek samping dan dapat dipakai mulai anak-anak hingga ibu-ibu. Bahkan dipakai pria menjelang hari pernikahan.

“Selain itu pupur dingin ini dapat membuat kulit wajah menjadi kencang. Sebab saat kering di wajah, akan terasa wajah seperti ditarik,” ujar Acil Imay menutup pembicaraan.(vb/yul)

 


Share this news

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.