Syarifuddin Minta Pemkot Tegas Terhadap Pelanggar Protokol Kesehatan

November 13, 2020 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA – Saat ini masih sering terlihat warga yang keluar rumah dan berkumpul tanpa memperhatikan protokol kesehatan untuk menghambat penularan covid-19.

Anggota DPRD Samarinda, Muh. Syarifuddin menyarankan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda harus tegas terhadap pelanggar protokol kesehatan seperti tidak memakai masker.

Syarifuddin

“Saya meminta Pemkot Samarinda harus tetap konsiten dalam penertiban prokol covid-19,” kata mantan aktivis mahasiswa ini

Selain penertiban, lanjut anggota Fraksi PKB ini mengimbau agar dapat terbangun kesadaran masyakarakat akan bahaya covid-19 ini. Termasuk mengenai jam malam pun harus diperketat terutama bagi siswa dan pelajar.

“Kita harus taati protokol kesehatan dan masyarakat pun harus dibangun kesadaran dalam hal tersebut,” jelasnya lagi

Anggota Banggar DPRD Samarinda pun menghimbau kepada warga Samarinda agar tetap mentaati imbauan pemerintah agar terhindar dari covid-19 yang tidak saja membahayakan diri sendiri namun bisa membayakan orang-orang yang disayangi.

“Ayo bersama kita lawan covid-19, dengan cara mengikuti aturan dan ajuran pemerintah,” tutupnya. (man)

APBD Samarinda Alami Pengalihan 30 Persen Untuk Penanganan Covid-19

November 13, 2020 by  
Filed under Samarinda

SAMARINDA – Pandemi Covid-19 telah meluluh lantakkan ekonomi di segala lini. Dampaknya sangat dirasakan kalangan pengusaha hingga masyarakat. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Samarinda 2020 juga harus alami pengalihan 30 persen untuk penanganan Covid-19.

Kondisi ini seperti yang diakui oleh Fuad Fakhruddin, Ketua Komisi 2 Bidang Ekonomi dan Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Senin (9/11/2020)

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Fuad Fakhruddin

“Adanya pandemi Covid-19 memang sangat berpengaruh terhadap pembangunan beberapa proyek, proyek-proyek pembangunan di APBD murni 2020 yang memiliki total jumlah 3,1 Triliun terpaksa harus tertunda akibat 30 persen anggaran dialihkan bagi penanganan Covid-19,” jelas politisi asal Fraksi Gerindra ini.

Langkah ini harus diambil karena selain keterbatasan anggaran, maka penanganan kesehatan kiranya harus didahulukan karena berhubungan dengan keselamatan jiwa. Meski demikian proyek-proyek pembangunan yang tertunda tersebut, ungkap Fuad, akan tetap dilanjutkan.

“Untuk itulah di APBD Perubahan 2020 yang memiliki jumlah 2,576 Triliun ini, semua proyek yang tertunda dilaksanakan di APBD murni 2020 kembali mulai berjalan meski harus bertahap,” imbuhnya.

Fuad lalu mencontohkan proyek – proyek yang sedang berjalan namun sempat tertunda akibat Covid-19, di antaranya proyek infrastruktur dan drainase di APBD Perubahan ini sudah mulai dilanjutkan pengerjaannya. Sedangkan dari segi Pendapatan Asli Daerah Fuad mengakui memang ada penurunan.

“Bahkan dari kalangan pengusaha mengeluhkan penurunan pendapatan tersebut, hingga mengusulkan pengurangan denda dan Pemkot Samarinda mesti memakluminya,” ungkap Fuad.

Fuad juga menjelaskan jika Komisi 2 DPRD Samarinda memaklumi kondisi ekonomi yang sulit ini, yang sangat berdampak kepada masyarakat juga.

Untuk itulah beberapa anggota DPRD, menurut Fuad, telan turun ke Dapilnya masing–masing untuk memberikan bantuan kepada warga yang terdampak oleh pandemi Covid-19.

“Awal pandemi Covid-19 sangat berdampak kepada masyarakat hingga menimbulkan trauma akan tertular oleh penyakit yang mematikan tersebut, kondisi ini membuat masyarakat terpukul, ketakutan untuk berjualan, meski sekarang sudah mulai beradaptasi dengan harapan ekonomi mulai pulih kembali,” pungkas Fuad. (man)

Kamaruddin : PDAM Bisa Jadi Aset Genjot PAD

November 13, 2020 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SAMARINDA – Sebagai salah satu perusahaan daerah milik Pemerintah Kota Samarinda, maka PDAM menjadi aset dari pemerintah daerah untuk dapat menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Kamaruddin menyayangkan sudah sekian lama PDAM tidak melakukan penyambungan baru.

H Kamaruddin

“Dengan penyambungan baru, maka jelas akan menambah pelanggan baru dan ini akan turut berdampak pada penambahan PAD dari PDAM, “ kata H Kamaruddin

Menurut H Kamarudddin, antrian penyambungan PDAM telah mencapai ribuan, namun hingga saat ini PDAM tidak membuka penyambungan baru yang setidaknya dapat mengurangi jumlah daftar tunggu.

“Padahal banyak usulan dan permintaan untuk penyambungan baru, terutama pada daerah-daerah pinggiran dan perumahan. Namun sudah 2 hingga 3 tahun terakhir belum ada realisasinya,” terang Ketua Fraksi Nasdem DPRD Samarinda ini.

Kamaruddin mengakui jika alasan dari PDAM belum melakukan penyambungan baru adalah, karena masalah jaringan yang belum mencapai kawasan yang belum teraliri.

“Namun bukankah ada penyertaan modal yang diberikan oleh Pemkot bagi pengembangan PDAM, terlebih prospek PAD dari PDAM cukup menjanjikan dengan pendapatan tahun ini capai 10 Miliar,” katanya. (man)

Pimpin DPRD Samarinda, Sugiyono Butuh Staf Ahli

November 13, 2020 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA – Menempati ruangan baru sebagai Ketua DPRD Kota Samarinda, Sugiyono sudah nampak memulai aktivitasnya di ruangan yang masih terbilang baru di lantai 3 Gedung DPRD Kota Samarinda.

Kesibukan sebagai Ketua DPRD Samarinda telah dimulai. Memimpin penyelesaian tugas-tugas dewan s bukanlah perkara yang mudah. Terlebih sebagai Pimpinan DPRD harus membawahi 44 anggota DPRD lainnya yang berbeda karakter.

Sugiyono

Menurut Sugiyono, selaku pimpinan selain harus dapat bekerja sama, berkoordinasi serta berkomunikasi dengan para anggota DPRD lainnya. Selain itu juga harus memiliki pemahaman mendalam akan pesoalaan yang dihadapi, agar tidak salah langkah dalam mengambil kebijakan ataupun ucapan yang bisa menjadi boomerang.

Untuk untuk menghindari “salah persepsi” tersebut, maka menurut Sugiyono, dibutuhkan staf ahli yang berkompeten di bidangnya masing-masing yang akan memberikan masukan kepadanya selaku Ketua DPRD.

“Staf ahli saya perlukan agar ucapan maupun kebijakan yang saya ambil nantinya tidak menjadi “blunder” bagi saya. Dengan latar belakang staf ahli yang dibutuhkan, merupakan pengamat dan akademisi dari berbagai bidang,” katanya.

Saat ditanya berapa kira-kira jumlah staf ahli yang dibutuhkan, Sugiyono mengatakan, sekitar 3 hingga 5 orang staf ahli cukup membantunya untuk meningkatkan kinerja sebagai Ketua DPRD.

“Terutama adalah staf ahli yang memahami tata kota, serta yang sedang menjadi sorotan saat ini adalah penanganan banjir,” tutup Ketua DPC PDIP Kota Samarinda ini. (man)

Bersama Sriwijaya Air, PMI Bantu Keberangkatan Bayi Hidrosefalus

November 13, 2020 by  
Filed under Berau, Berita

KE BALIKPAPAN: Sriwijaya Air dan PMI Berau menyerahkan tingkat keberangkatan kepada keluarga Jeconia agar bisa berobat ke Samarinda.

TANJUNG REDEB – Harapan agar bayi hidrosefalus, Jeconia Calya Kilapong bisa sembuh, masih terbuka lebar. Palang Merah Indonesia (PMI) Berau akhirnya bisa mendapatkan dukungan agar sang bayi dan keluarganya bisa berangkat ke Samarinda.

“Alhamdulillah, setelah kami bersurat dan berkoordinasi dengan pihak Sriwijaya Air, akhirnya bayi dan keluarganya mendapatkan tiket gratis ke Balikpapan, agar bisa berobat ke Samarinda,” sebut M Hatta Basrie, sekretaris PMI Berau di sela penyerahan tiket kepada pihak keluarga sang bayi, Jumat (13/11/2020) siang, di perumahan Alfa Omega, Jalan Murjani II Tanjung Redeb.

Penyerahan tiket pesawat langsung dilakukan Branch Manager Sriwijaya Air Berau, Presley Sumanti. Menurut Presley, dukungan tiket tidak hanya dari Sriwijaya Air. “Ada juga dukungan dari teman-teman forum Berau Tourism yang fokus mengangkat pariwisata Berau. Mereka juga memberikan dukungan agar keluarga bayi bisa berangkat berobat,” sebut Presley.

Presley pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada PMI Berau yang terus melakukan koordinasi sejak awal. “Kami berharap, adik Jeconia bisa segera sembuh,” sebutnya.

Ia berharap, perhatian dari manajemen perusahaan dan masyarakat bisa terus berlanjut. “Semoga di kesempatan lain kami bisa berbuat lebih banyak,” sambungnya.

Menurut Presley, momen dukungan diberikan bertepatan dengan ulang tahun Sriwijaya Air. “Karena itu kami memohon maaf, sejatinya bisa berangkat pas Hari Pahlawan kemarin, tapi ada kendala teknis sehingga baru bisa berangkat Sabtu ini,” tuturnya.

Sementara itu, lebih lanjut Sekretaris PMI Berau M Hatta Basrie menyampaikan, akan berkoodinasi dengan PMI Samarinda, dengan harapan, rekan relawan PMI Samarinda juga bisa memberikan pendampingan selama berobat di RSU AW Sjahranie Samarinda.

“Semoga teman-teman PMI Samarinda juga bisa membantu,” harapnya.

Ayah sang bayi, Joanly Timotius Kilapong menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan. “Katanya nanti di Samarinda mau diobservasi dulu,” sebut Joanly didampingi istrinya Irim Apriana Ajang. Ia dan keluarga sudah bersiap berangkat ke Samarinda via Balikpapan, Sabtu (14/11/2020) pagi. Termasuk, sudah rapid test sebagai salah satu syarat agar bisa terbang dengan pesawat udara ke Balikpapan.

Dikabarkan sebelumnya, sempat viral di media sosial atas keberadaan bayi berusia 4 bulan yang menderita hidrosefalus. Bayi bernama Jeconia Calya Kilapong itu akhirnya dijenguk Wakil Bupati Berau non aktif, H Agus Tantomo.

Dari hasil kunjungan itu, Agus Tantomo pun koordinasi dengan PMI Berau, serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Berau untuk membantu pengobatan Jeconia. Hasilnya, dukungan sumbangan untuk Jeconia terus berdatangan.

Pada kunjungan tersebut, Agus Tantomo menerangkan, untuk operasi bayi Jeconia membutuhkan biaya tidak murah. Karena itu ia mengajak masyarakat bisa membantu kebutuhan bayi tersebut. Meski secara pribadi Agus Tantomo juga sudah memberikan bantuan, namun tentu akan lebih maksimal juga masyarakat luas juga bisa membantu. (*)

« Previous PageNext Page »

  • vb