Kampung Harapan Jaya Segera Dialiri Air PDAM

November 9, 2020 by  
Filed under Berau

DIPERLUAS: Pemasangan pipa distribusi 6 inch di Kampung Harapan Jaya. Distribusi air minum disiapkan untuk 175 sambungan rumah

TANJUNG REDEB – Perumda Air Minum Batiwakkal terus berupaya meningkatkan pelayanan air minum. Satu demi satu kampung akan dialiri air PDAM secara bertahap. Harapannya seluruh masyarakat bisa menikmati air minum berkualitas. “Ini menjadi target utama,” kata Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman di Tanjung Redeb, Senin (9/11/2020)

Saat ini, kapasitas instalasi pengolahan air (IPA) Segah mencapai 20 liter per detik. Total sambungan rumah (SR) yang bakal terlayani yaitu Kampung Tepian Buah 220 SR, Gunung Sari 257 dan Harapan Jaya 175. “Saat ini kita maksimalkan dulu yang ada. Nanti akan dilakukan evaluasi kembali untuk penambahan layanan air minum,” kata Saipul.

PDAM sedang memperluas cakupan layanan pelayanan air minum di Kecamatan Segah. Jika sebelumnya Kampung Tepian Buah dan Gunung Sari menikmati air minum, kini giliran masyarakat di Kampung Harapan Jaya juga akan menikmati layanan tersebut.

Hingga saat ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sedang melakukan penyambungan pipa distribusi ukuran 6 inchi di Kampung Harapan Jaya. Distribusi air minum yang akan dinikmati masyarakat Harapan Jaya bersumber dari IPA Segah.

Saipul berharap masyarakat yang telah menikmati layanan air minum bisa memenuhi kewajibannya dalam hal pembayaran rekening air. Pasalnya, dari hasil evaluasi, tunggakan pembayaran air cukup besar terjadi di wilayah perkampungan yang baru saja mendapatkan layanan air minum. Tentu hal ini menjadi kendala bagi operasional Perumda Air Minum Batiwakkal.

Pembayaran PDAM ini lebih murah, sebulan Rp 100 ribu atau Rp 150 ribu. Dibandingkan selama ini harus membeli air dan mengisi di profil tank. Pembayaran bisa mencapai jutaan untuk sebulan. Dan air dari PDAM juga lebih terjamin dari sisi kesehatannya.

“Harapannya masyarakat bisa proaktif melakukan pembayaran,” pintanya. (vvb1)

Program SI PURI Terus Digenjot

November 9, 2020 by  
Filed under Berau, Berita

DIGENJOT: Tentram Rahayu berharap kelompok nelayan bisa menjadi pilot projek SI PURI

TANJUNG REDEB – Program Sistem Kemitraan Pelaku Utama Perikanan (SI PURI) terus digenjot Dinas Perikanan Berau. SI PURI ini merupakan program jangka panjang hingga 2023 nanti.

“Jangka pendek sudah ada Peraturan Bupati Berau No. 59/2020 tentang SI PURI. Perbup ini akan menjadi acuan nelayan dalam bermitra. Ini sebagai tugas kita dalam fasilitasi kemitraan bagi nelayan. Sehingga diharapkan tata niaga dalam sektor perikanan ini bisa lebih jelas dan teratur. Dan para nelayan bisa menikmati hasil yang maksimal,” jelas Kepala Dinas Perikanan Berau, Tentram Rahayu, (9/11/2020).

Dikatakan, tahapan pelaksanaan program ini akan dibagi untuk melihat perkembangannya. Sebab Program SI PURI mencakup tujuh aspek. Di antaranya proses alih keterampilan manajemen dan teknis, pemasaran, permodalan, jaminan sosial ketenagakerjaan, sumber daya manusia, teknologi sesuai pola kemitraan, tata niaga rantai pasok yang berkeadilan, serta pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan, dan program lingkungan.

Program ini sengaja dilakukan dengan pola kemitraan. Di antaranya pola inti plasma dalam usaha budi daya dan pengolahan. Selain itu pola perdagangan umum dalam usaha budi daya, penangkapan dan pengolahan, pola sub kontrak dengan usaha pengolahan, serta pola kerja sama operasional dalam usaha budi daya.

“Setelah diluncurkan pada kelompok percontohan, mitra penampung ikan sudah membuat perjanjian tertulis pola perdagangan umum dengan nelayan dan sudah didaftarkan sebagai peserta BPJS,” katanya.

Selain itu, akan digandeng pihak perbankan untuk memudahkan para nelayan dalam mengakses permodalan. Pasalnya selama ini banyak nelayan yang belum mengetahui sistem di perbankan. “Sektor perikanan ini sangat potensial sehingga perbankan didorong turut serta,” harapnya.

Seperti dikabarkan, SI PURI telah diluncurkan bulan lalu di Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan oleh Pjs Bupati Berau, M Ramadhan. Program ini terus dikembangkan dengan menggandeng para pelaku usaha perikanan.

Saat ini program SI PURI fokus kepada kelompok nelayan. Dalam program ini telah ditetapkan percontohan, yaitu di Kampung Tanjung Batu 9 nelayan dan 1 penampung kecil, Kasai 9 nelayan, Pulau Derawan 9 nelayan dan karangan 1 penampung.

“Komoditasnya bermacam-macam, kalau di Kasai udang, di Derawan lobster sama kerapu hidup, Tanjung Batu ada rajungan dan ikan campuran,” tutup Tentram Rahayu. (vbb1)

KPU Samarinda Jamin Pelaksanaan Pilkada Sesuai Standar Covid-19

November 8, 2020 by  
Filed under Tehnologi

SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda menjamin kesehatan pemilih aman dengan pelaksanaan Pilkada sesuai dengan standar covid-19.

“Secara nasional KPU pada Pilkada ini seluruhnya menggunakan standar protokol kesehatan, ” kata Komisioner KPU Samarinda, Dwi Haryono kepada media ini.

Dwi Haryono

Komisioner KPU Samarinda Divisi Perencanaan Program, Data dan Informasi ini menyebutkan seluruh KPPS sudah dilakukan rapit tes dan semuanya dinyatakan non reaktif.

“Masyarakat jangan takut kesehatan terjamin. Semua menggunakan standar covid-19. Mulai masuk dengan mencuci tangan, disediakan sarung tangan, kemudian wajib pakai masker dan sebagainya, ” katanya.

Dia pun mengimbau kepada KPPS untuk membuat TPS di ruang terbuka dan mematuhi standar protokol kesehatan

” TPS hendaknya di ruang terbuka dan menjaga jarak dan patuhi protokol yang ada, ” tutupnya (man)

Samarinda Kembali Kehilangan Dokter Karena Covid-19

November 8, 2020 by  
Filed under Kesehatan

Samarinda – Penularan virus Covid-19 di Samarinda hingga saat ini masih belum mengalami penurunan. Bahkan korban yang wafat juga terus bertambah. Kali ini Pemerintah Kota Samarinda dan dunia kesehatan kembali berduka. Covid-19 kembali merengut salah satu dokter di Samarinda dengan wafatnya Kepala UPTD Puskesmas Temindung dr Bambang Soeyanto. Dokter yang dikenal baik dan ramah ini meninggal dunia pukul 04.00 dinihari Jumat (06/11/2020) yang dimakamkan secara protokol kesehatan.

Riwayat pekerjaan dr. Bambang, bekerja sebagai dokter di Puskesmas Sungai Siring tanggal 1 Januari 2007. Kemudian mulai menjabat sebagai Kepala Puskesmas Sungai Siring pada awal 2013 hingga 2018.

Pada tahun 2019, dr Bambang menjabat sebagai Kepala Puskesmas Temindung sampai sekarang

“Hari ini kita berkumpul lagi di halaman rumah sakit A Wahab Syahrani untuk melepas saudara kita dokter Bambang Soeyanto ke tempat peristirahatan abadi,” ucap Sekretaris Daerah Samarinda, Sugeng Chairuddin dalam sambutannya.

Sugeng mengatakan selama hidupnya almarhum telah berbuat baik bagi kemaslahatan masyarakat di Kota Samarinda.

“Tanggung jawab sebagai dokter baik saat bertugas di Puskesmas Sungai Siring maupun di Puskesmas Temindung, tidak pernah sedikit pun diabaikan,” ucap Sugeng.

Sugeng mengatakan sebagai rekan sejawat dan keluarga yang ditinggalkan kini melanjutkan nilai-nilai kebaikan yang telah almarhum teladankan semasa hidupnya.

“Tak ada gading yang tak retak. Demikianlah adanya manusia tak pernah terluput dari kekurangan kelemahan, serta kesalahan, baik bertutur kata, maupun dalam perilaku secara sadar maupun tidak sadar telah menyinggung atau mengecewakan selama ini. Dari tempat ini atas nama keluarga, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya. Selamat jalan pak dokter,” tutur Sugeng.

Sugeng juga mengenang terakhir bertemu saat meninjau laboratorium kesehatan daerah Kota Samarinda di Jalan Pelita.

“Sekitar 3 minggu yang lalu bersama Pak Walikota kami bertemu almarhum. Masih tampak sehat dan penuh semangat. Tapi ternyata beliau mendahului kita,” pungkas Sugeng.

Pelepasan di rumah sakit sebelum dimakamkan di TPU Serayu juga dihadiri anak dan keluarga almarhum, serta beberapa pejabat diantaranya Asistem I Tejo Sutarnoto, Plt Kepala Dinas Kesehatan Ismit Kusasih dan beberapa pegawai lainnya. (vb/man)

KPU Samarinda Matangkan Debat Kedua

November 7, 2020 by  
Filed under Tehnologi

SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda mematangkan debat kedua pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wawali Kota Samarinda yang akan dilaksanakan pada Selasa 10 November mendatang .

Rapat Koordinasi terkait persiapan debat kedua membahas persiapan teknis pelaksanaan debat jilid dua yang akan dilaksanakan ditempat yang sama.

Komisioner KPU Kota Samarinda Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipan Masyarakat dan SDM, Najib mengatakan pihaknya telah menentukan tiga tema yang akan didebatkan oleh masing-masing paslon.

“Tema yang disusun oleh tim penyusun itu pada debat kedua ini adalah infrastruktur, narkoba dan pelayanan publik, jadi itu tema sentralnya,” ucap Najib panggilan akrabnya saat dihubungi via telpon Sabtu malam (7/11/2020).

Debat akan dibagi dalam 6 segmen. Masing-masing paslon mendapatkan 3 pertanyaan di tiap sesinya, dengan durasi waktu 60 detik untuk penanya dan 90 detik kepada paslon penjawab pertanyaan. Dan, ketika memulai. Masing-masing paslon akan diundi untuk menentukan giliran penyampaian visi misi dan pertanyaannya.

Hal ini ungkap Najib, dilakukan sebagai upaya KPU untuk menciptakan keadilan dan pemertaan kesempatan bagi tiap pasangan calon. Karena, ketika giliran ditentukan dari nomor urut, paslon yang bernomor urut wahid akan diuntungkan dan paslon yang bernomor urut buncit akan dirugikan.

“Karena misalnya pake nomor urut, pasti yang terus ditanya nomor satu dan posisinya diuntungkan. Jadi dengan cara ini supaya adil dan rata,” ungkapnya.

Untuk moderator, Najib menyampaikan sudah menentukan. Meskipun, ia tidak membeberkan namanya sebagai kejutan. Peran moderator pun sebutnya hanya akan menjadi pemandu. Sebab, isi pertanyaan yang digodok oleh tim penyusun dirahasiakan dan hanya akan dikeluarkan waktu pelaksanaan debat nanti.

“Pertanyaan akan dikeluarkan waktu debat, dan kami undi lewat amplop dan dipilih paslon. Untuk moderator, sementara kami keep dulu, yang jelas moderatornya beda dan baru daripada yang kemarin. Kisi-kisinya, dia perempuan,” ungkap Najib.

Sebagai antisipasi. Ia juga mengatakan bahwa KPU akan ketat dalam menerapkan protokol kesehatan. Tiap orang yang diundang wajib untuk menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, dicek suhu tubuhnya dan disemprot disinefektan ketika memasuki ruangan.

Jumlah yang datang pun dibatasi. Najib mengatakan bahwa hanya ada 24 orang yang diundang untuk hadir yang terdiri dari 3 pasangan calon dan Timses yang berjumlah masing-masing 6 orang, perwakilan Bawaslu Kota dua orang, serta perwakilan Bawaslu dan KPU Kaltim yang berjumlah masing-masing 2 orang.

Sejenak terkesan sulit. Namun, Najib optimis bahwa pelaksanan debat akan berjalan lancar. Sebab hal ini dilakukan sebagai titik tengah upaya pemutusan mata rantai Virus Covid-19. Sembari meyakinkan pemilih sebelum menentukan pilihannya di bilik suara pada 9 desember nanti.

“Jadi jangan lupa menyaksikan di secara live debat kandidat sesi kedua di channel TVRI, dan Facebook KPU ya,” tutup Najib mengakhiri pembicaraan. (adv)

« Previous PageNext Page »

  • vb