Perdalam Ilmu Jurnalistik, IAI Kaltim Gandeng PWI Kaltim

December 6, 2020 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kaltim terus mendorong peningkatan kompetensi anggotanya. Salah satu yang dipelajari adalah dunia jurnalistik.

Atas alasan itu pula, IAI Kaltim sengaja membuat pelatihan jurnalistik, Minggu (6/12/2020) dengan menggandeng ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim, Endro S. Efendi, sebagai narasumber.

Dalam pelatihan yang digelar secara virtual, apt. Achmad Basith Burhan Abadi, S.Farm., ketua panitia menyampaikan, pelatihan ini sengaja digelar agar anggota IAI mampu menyampaikan hal-hal seputar dunia farmasi melalui tulisan yang bernas.

“Ini adalah program pengurus daerah bidang humas, dan mengajak seluruh humas di pengurus cabang dan himpunan seminat, untuk menambah wawasan mengenai materi yaitu dasar jurnalistik,” sebutnya.

Ia berharap profesi apoteker semakin dikenal masyarakat luas. “Bagaimana kita bisa melakukan branding atas profesi apoteker itu sendiri. Pemerintah bahkan masih kurang mengakui profesi apoteker. Dengan pelatihan hari ini, semoga bisa menambah ilmu rekan apoteker di Kaltim,” bebernya.

Disampaikan, pelatihan ini diharapkan bisa menumbuhkan kecerdasan dan kreativitas apoteker. Selain itu, diharapkan nantinya memiliki kemampuan dalam mengelola media, sebagai wadah informasi dan komunikasi para apoteker.

Ketua Pengurus Daerah IAI Kaltim apt. Drs. M Nasruddin ketika membuka kegiatan tersebut menyampaikan, kegiatan ini merupakan program kerja dari pengurus daerah IAI Kaltim, dengan tujuan utama untuk branding profesi dan eksistensi profesi dan praktik apoteker.

“Ini termasuk tugas bidang kehumasan untuk publikasi. Publikasi memerlukan kepiawaian dalam menulis. Program ini untuk meningkatkan keterampilan menulis, dari pengurus daerah dan pengurus cabang,” beber penggemar komik Ko Phing Ho ini.

Dikatakan, antusiasme peserta mengikuti cukup bagus. Ke depan akan dikembangkan ke seluruh anggota. “Jika penulis membuat tulisan bagus, akan menimbulkan gairah untuk membaca sampai tuntas,” ujarnya.

Ia berharap agar apoteker nantinya bisa menulis dengan baik, sehingga semua yang disampaikan semoga bisa diterima dengan baik.

Nasruddin pun mengaku memiliki pengalaman menulis. “Pertama ketika menulis saya sendiri, menulis surat cinta, dan menulis puisi. Pernah juga menulis pakai huruf palawa. Terakhir ketika menulis skripsi, yang berulang kali direvisi. Itu pengalaman menulis saya dan ternyata semuanya susah. Mungkin karena tidak pernah menulis. Semoga budaya menulis bisa melekat pada rekan sejawat semua,” ulasnya.

Tak lupa, Nasruddin juga memberikan motivasi penting. “Anda jangan hanya jadi bagian dari sejarah, berusaha membuat bagian dari sejarah, salah satunya dengan menulis,” ungkapnya.

Pada pelatihan yang dipandu moderator apt. Reny Anggraini, S.Si., M.Clin, Pharm, narasumber menyampaikan materi dari mulai dasar jurnalistik, seputar dunia pers, hingga teknik penulisan. Kegiatan satu hari penuh di hari libur itu, juga diisi dengan pembahasan hasil tulisan dari para peserta.

“Tulisan peserta ternyata bagus-bagus. Saya banyak mendapat informasi seputar dunia profesi apoteker yang selama ini belum saya ketahui,” sebut Endro yang juga komisaris Berau Post (Kaltim Post Group) ini.

Endro juga membeberkan, bagaimana cara menulis dengan memanfaatkan teknologi pikiran, untuk memudahkan peserta dalam menuangkan gagasan.

“Dengan teknik ini, peserta akan tahu, kapan saatnya menulis, kapan pula saatnya melakukan koreksi,” sebut Endro yang juga seorang trainer teknologi pikiran lulusan Adi W. Gunawan Institute of Mind Technology ini.

Tak ketinggalan, Endro juga membeberkan, bagaimana pemanfaatan kemampuan menulis dalam kaitan mengampanyekan profesi apoteker di Tanah Air yang kini semakin diminati.

“Ini akan mendorong anak-anak sudah memilih impian menjadi apoteker sejak kecil, bukan hanya sekadar dokter atau perawat,” sambung co-Founder Semesta Academy Samarinda ini. (*/vivaborneo.com)

DIPA TKDD Kaltim 2021 Rp28 Triliun

December 5, 2020 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Gubernur Kaltim Isran Noor secara khusus menghadiri sekaligus melakukan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun Anggaran 2021 Provinsi Kalimantan Timur di Ballroom Hotel Mercure Jalan Mulawarman Samarinda, Jum’at ( /12/2020)

Kegiatan bertema Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Penguatan Reformasi dihadiri Sekdaprov Kaltim HM Sa’bani, Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak dan Danrem 091/ASN Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro serta jajaran Forkopimda Kaltim, Bupati/Wali Kota se-Kaltim, pimpinan kementerian/lembaga/instansi vertikal dan pimpinan OPD lingkup Pemprov Kaltim secara langsung dan virtual.

Secara keseluruhan DIPA dan TKDD Tahun Anggaran 2021 untuk Kalimantan Timur sebesar Rp28 triliun. Terbagi dana instansi vertikal Rp10 triliun dan instansi otonom sekitar Rp18 triliun.

“Saya bersyukur penyerahan DIPA dan TKDD lebih cepat. Sehingga kegiatan bisa dilaksanakan 2021 sejak awal Januari,” kata Isran Noor.

Gubernur berharap seluruh instansi pemerintah daerah segera menyiapkan dokumen yang berkaitan dengan kontrak dan lelang kegiatan.

“Saya instruksikan kepala daerah, baik bupati dan wali kota, juga instansi otonom segera dipercepat dan penuhi persyaratan,” harapnya.

Sebab, lanjut Isran, pembangunan dan upaya pemulihan ekonomi tidak saja bersumber dari APBN/APBD, tetapi pihak swasta (investor) berupa investasi.

“Saya yakin kegiatan pembangunan di Kaltim ini, pasti didukung oleh investor. Semuanya sangat penting dalam percepatan pertumbuhan ekonomi di daerah,” ungkapnya.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DKPb) Kaltim Midden Sihombing menyebutkan alokasi dana APBN 2021 untuk Kaltim terdiri belanja Kementerian/Lembaga senilai Rp10,058 triliun dialokasikan bagi 425 satuan kerja pada 40 kementerian negara/lembaga di Kaltim.

Selain itu, terdapat alokasi dana TKDD bagi 11 pemerintah daerah (provinsi/kabupaten/kota) di Kaltim senilai Rp18,28 triliun.

“Penyaluran alokasi anggaran dilakukan melalui tiga Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) dalam wilayah kerja Kanwil DJPb Provinsi Kaltim,” ujar Midden.

Alokasi dana TKDD bagi 11 pemerintah daerah terdiri Pemprov Kaltim Rp4,186 triliun, Kabupaten Berau Rp1,515 triliun, Kabupaten Kutai Kartanegara Rp2,702 triliun, Kabupaten Kutai Barat Rp1,430 triliun, Kabupaten Kutai Timur Rp2.136 triliun, Kabupaten Paser Rp1,303 triliun, Kota Balikpapan Rp1,085 triliun, Bontang Rp719,08 Samarinda Rp1,35 triliun, Kabupaten Penajam Paser Utara Rp851,4 miliar dan Kabupaten Mahakam Ulu Rp999,31 miliar.

“Dana-dana ini terdiri dana bagi hasil, dana alokasi umum, dana alokasi khusus fisik, dana alokasi khusus nonfisik, dana insentif daerah dan dana desa,” sebutnya.

Dalam kesempatan ini diberikan penghargaan bagi pengelola APBN terbaik, untuk kategori Pengelola Belanja Barang Terbaik, kategori Pengelola Belanja Modal Terbaik, serta kategori Pengguna Kartu Kredit Pemerintah (KPP) Terbaik.

Juga penghargaan bagi Pemerintah Daerah dengan Kinerja Terbaik Penyerapan Dana Desa. Keaktifan Pengajuan Penyaluran Dana, Kecepatan penyampaian Berita Acara Rekonsiliasi pajak-pajak pusat yang dipungut Pemda, Penyaluran DAK Fisik dari RKUD kepada pihak ketiga, Kecepatan Penyampaian Lembar Konfirmasi Transfer, serta Pemda yang berperan dalam Penyampaian Data Debitur KUR Potensial.(masdiansyah/vivaborneo.com)

KPU Samarinda Berharap Pilkada Aman

December 5, 2020 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda berharap pilkada berjalan aman dan damai. Gelaran do’a bersama dan ikrar “Siap menang, Siap Kalah” Pilkada Kota Samarinda Tahun 2020 dilakukan di lapangan Polresta Samarinda, Sabtu, (5/12/2020)

Ketiga paslon yang membacakan ikrar tersebut adalah paslon nomor urut 01 Muhammad Barkati-Muhammad Darlis, paslon nomor urut 02 Andi Harun-Rusmadi Wongso dan paslon nomor urut 03 Zairin Zain-Sarwono. Ketiga paslon membaca ikrar di depan Kapolresta Samarinda, Dandim 0901 Samarinda, Pemerintah Kota Samarinda, KPU, Bawaslu, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

“Pembacaan Ikrar “Siap Kalah dan Siap Menang” menjadi pegangan teguh untuk semua. Ada lima poin ikrar yang sudah diucapkan oleh masing-masing paslon menjadi komitmen hingga ditetapkannya paslon sebagai wali kota dan wakil wali kota terpilih,” jelas Ketua KPU Samarinda Firman Hidayat

Lanjut Firman, seluruh warga Kota Samarinda akan menentukan nasib kota dengan calon wali kota dan wakil wali kota hingga lima tahun ke depan. KPU sudah memberikan waktu peluang masa kampanye mulai dari 26 September sampai hari ini. KPU Samarinda sudah memfasilitasi debat kandidat sebanyak 3 kali. Terakhir pada tanggal 2 Desember kemarin dengan penampilan yang maksimal dari masing-masing paslon.

“KPU Kota Samarinda sangat mengharapkan penyampaian program, visi, dan misi bisa diserap oleh seluruh warga Samarinda. Sehingga menggairahkan 576.981 pemilih untuk ramai-ramai datang ke TPS pada 9 Desember,” terangnya

Dia menambahkan, keberadaan kepolisian, TNI, serta struktur perangkat yang ada di Pemerintah Kota Samarinda harus bergandengan tangan menjaga kondusifitas. Keamanan menjadi beban kita menjaga bersama. KPU tetap menjalankan seluruh tahapan sesuai dengan norma dan peraturan perundang-undangan yang telah ditetapkan.

Firman mengharapkan pelaksanaan pilkada serentak berjalan aman, lancar, tertib dan kondusif. Selain itu, warga Kota Samarinda bisa memilih dalam sadar sehingga wali kota dan wakil wali kota terpilih benar-benar lahir dari keinginan pemilih.

Sementara itu Ketua Bawaslu Kota Samarinda, Abdul Muin menyampaikan bahwa 5 poin ikrar tersebut sangat penting diterapkan oleh masing-masing paslon.

Menurutnya, pada tanggal 6-8 Desember masuk masa tenang. Hendaknya segala bentuk kegiatan terkait dengan pelaksanaan pilkada dihentikan dan hari ini terakhir untuk berkampanye.

“Saya mengimbau agar kiranya semua alat peraga kampanye (APK) sekiranya dapat diterbitkan mulai tanggal 6-8 Desember 2020,” kata Muin.

Bawaslu mengimbau kepada penyelenggara di tingkat kecamatan maupun kelurahan atau pun desa untuk bekerja secara profesional sesuai dengan standar yang berlaku.

“Semoga pilkada serentak yang akan dilaksanakan empat hari lagi bisa berjalan lancar tanpa menimbulkan perpecahan, aman dan kondusif,” tegasnya.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman dalam sambutanya menyatakan, para pasangan calon bersama-sama tim sukses pasangan calon telah bersepakat dan berikrar siap kalah dan siap menang.

Kepolisian selaku pihak pengamanan dalam penyelenggaraan pilkada serentak tahun 2020 dibantu oleh TNI dan Linmas dalam mendukung program pemerintah ini Kapolri telah membuat maklumat Kapolri Nomor 3/IX/2020 tanggal 21 September 2020.

“Ini adalah pesta demokrasi sebagai masyarakat kita harus mendukung pelaksanaan kegiatan ini, pemilihan kepala daerah tahun 2020 merupakan pelaksanaan kedaulatan rakyat secara konstitusional yang dilindungi undang-undang maka diperlukan penegasan pengaturan,” ujar Kombes Pol Arif Budiman.

Tahapan hari pemungutan dan perhitungan suara semakin dekat. Karena itu, pihaknya mengimbau seluruh pihak untuk menjaga situasi kamtibmas di Kota Samarinda.

“Kami mengajak kepada penyelenggara, pengawas, keamanan, pemilih dan seluruh masyarakat Kota Samarinda serta pasangan calon, tim sukses, simpatisan untuk menjaga situasi kamtibmas yang kondusif agar tetap aman damai sejuk dan sehat,” ujar Kombes Pol Arif Budiman.(man)

Jokowi Lepas Ekspor Kaltim Senilai Rp9,3 Triliun

December 5, 2020 by  
Filed under Berita

BONTANG – Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi salah satu bagian dari 16 provinsi di Indonesia yang menjadi bagian pelepasan ekspor ke pasar global yang diresmikan Presiden RI Joko Widodo secara virtual di Istana Bogor, Jumat (4/12/2020) siang.

Kegiatan pelepasan ekspor itu diikuti 133 pelaku usaha, baik skala besar maupun skala kecil dan menengah (UKM) yang tersebar di 16 provinsi di Indonesia. Nilai keseluruhan ekspor kali ini mencapai USD 1,64 miliar atau setara dengan Rp23,75 triliun.

Secara virtual pelepasan ekspor Kaltim dipusatkan di Kota Bontang, tepatnya di Pelabuhan PT Pupuk Kaltim (PKT). Lokasi ini dipilih karena PT Pupuk Kaltim sebelumnya sukses meraih Primaniyarta 2020 sebagai eksportir dengan kinerja terbaik.

“Alhamdulillah tujuh perusahaan Kaltim masuk dalam pelepasan ekspor yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo hari ini,” kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Perindagkop dan UKM) Kaltim HM Yadi Robyan Noor saat mewakili Gubernur Kaltim H Isran Noor pada pelepasan ekspor tersebut.

Tujuh perusahaan Kaltim yang ikut dalam kegiatan pelepasan ekspor ini adalah empat perusahaan kategori usaha kecil dan menengah (UKM), yaitu CV Tiga A Balikpapan, CV Masagenah, PT Garuda Sinar Perkasa, dan PT Syam Surya Mandiri. Sedangkan tiga perusahaan lainnya yaitu PT Pupuk Kaltim, PT SLJ Global, dan PT Kuta Refinery Nusantara masuk dalam skala besar.

Produk yang diekspor antara lain urea, amoniak, udang beku, plywood, RBD palm oil, produk perikanan, lidi nipah dan jelantah (minyak sisa pakai).

“Nilai ekspor dari Kaltim mencapai USD 677,3 juta atau sekitar Rp9,3 triliun. Dari nilai itu, perusahan kategori UKM menyumbang USD 2,1 juta atau Rp29,1 miliar,” tambah Roby.

Negara tujuan ekspor produk-produk Kaltim antara lain Korea Selatan, Jepang, India, Australia, RRT, dan sejumlah negara di Eropa.

Menurut Roby ini momentum yang sangat baik, bahwa produk-produk nonmigas Kaltim juga bisa bersaing ke pasar global.

“UKM kita harus optimis bisa ‘naik kelas’ agar mampu terus menggerakkan roda ekonomi daerah. Meningkatkan ekonomi masyarakat, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan ekspor nonmigas. Hal ini secara langsung juga akan mendorong kinerja neraca perdagangan dan ekonomi nasional,” beber mantan Kepala Biro Humas Setda Provinsi Kaltim itu.

Dia menambahkan, Pemprov Kaltim terus mendorong dan memotivasi pelaku UKM yang sudah siap untuk lebih banyak lagi berusaha memasarkan produk usahanya ke pasar global.

“Kita optimis 100 UKM eksportir baru hingga 2023,” yakin Roby.

Disperindag telah membuat program pendampingan terhadap UKM yang siap naik kelas dengan pola 3 Tas. “Kuantitasnya, kualitasnya, dan kontinuitasnya,” pungkas Roby.

Pelepasan ekspor di Bontang juga dihadiri Staf Khusus Bidang Pengawasan, Perlindungan dan Pengamanan Perdagangan Kementerian Perdagangan Opik Taofik Nugraha dan Direktur Utama PT Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi.

Ekspor dari Kaltim juga dilakukan di Pelabuhan Kaltim Kariangau Terminal di Balikpapan, Pelabuhan Samarinda dan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) di Balikpapan.

Sebelumnya, saat memberi arahan dari Istana Bogor, Presiden Joko Widodo mengajak para pelaku usaha agar lebih optimis untuk bisa terus menembus pasar global.

“Salah satu kunci untuk memperbaiki perekonomian nasional adalah peningkatan ekspor. Bukan hanya membantu para pelaku usaha untuk tumbuh dan membuka lapangan kerja, tetapi ekspor juga untuk menghasilkan devisa dan mengurangi defisit transaksi berjalan kita,” ucap Jokowi.

Sedangkan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengikuti kegiatan ini dari PT Bumi Menara Internusa, Lamongan, Jawa Timur.

“Pelepasan ekspor secara serentak ini merupakan upaya peningkatan ekspor nonmigas sekaligus memotivasi pelaku usaha agar tetap meningkatkan ekspor. Kegiatan ini juga menjadi langkah percepatan ekspor nonmigas di masa pandemi, termasuk pemulihan ekonomi nasional di tahun 2021,” kata Mendag Agus.

Agenda ini juga menandai momentum ekspor produk-produk Indonesia di bulan Desember. Mendag Agus menekankan pelepasan ekspor kali ini menjadi perhatian tersendiri karena terdapat sejumlah pelaku usaha yang mencatatkan ekspor perdana serta sejumlah pelaku usaha lainnya yang berhasil mendiversifikasi produk ekspor mereka.

Mendag juga mengurai negara tujuan ekspor yang hampir mencakup seluruh belahan dunia. Ke Asia Pasifik antara lain Jepang, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru, Republik Rakyat Tiongkok, Singapura, Hong Kong, Qatar, Arab Saudi, negara-negara ASEAN, India, dan Bangladesh.

Ke benua Eropa antara lain Jerman, Inggris, Belanda, Spanyol, Swedia, Prancis, Denmark, Belgia, Rusia, dan Italia. Ke Amerika antara lain Amerika Serikat, Argentina, Meksiko, Brasil, Chili, Peru, Kanada, dan Uruguay. Sementara Afrika meliputi Mesir, Kenya, Nigeria, Ghana, Afrika Selatan, dan Somalia.

Secara kumulatif, neraca perdagangan Indonesia pada Januari-Oktober 2020 mencatatkan surplus USD 17,07 miliar. Surplus tersebut merupakan surplus tertinggi kedua dalam satu dekade terakhir, mendekati nilai surplus pada 2010 yang mencapai USD 22,12 miliar.

Sementara itu, Direktur Utama PT PKT Bontang Rahmad Pribadi menjelaskan, Pupuk Kaltim telah mendapat apresiasi dari Kementerian Perdagangan melalui penghargaan Primaniyarta 2020 kategori Eksportir Berkinerja pada November lalu.

“Pada 2020, Pupuk Kaltim telah melakukan ekspor sebanyak 2,32 juta ton urea dan amoniak dengan total ekspor senilai USD 556,47 juta. Pada acara ini, Pupuk Kaltim mengekspor 6.600 ton urea granul ke Korea Selatan,” ungkap Rahmad Pribadi. (samsul/vivaborneo.com)

Pemkab Kutim Dapat DIPA dan DD Rp2,136 Triliun

December 5, 2020 by  
Filed under Kutai Timur

Pjs Bupati Kutim Moh Jauhar Efendi ketika newton’s dafter DIPA dan DD yang diserahkan Gubernur Kaltim Isran Noor. (Wahyu)

SAMARINDA – Tahun Anggaran 2021 mendatang, Kutim memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp 2,136 triliun. Angka itu diketahui saat penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Daftar Alokasi Dana ke daerah dan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2021 dari pemerintah pusat, di Ball Room Hotel Mercure, Samarinda, Jumat (4/12/2020).

Penyerahan tersebut dilakukan oleh Gubernur Kaltim Isran Noor. Kegiatan itu dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bupati dan Walikota se Kaltim, sejumlah pejabat lingkup Pemprov Kaltim dan kabupaten/kota se Kaltim, instasi vertikal dan undangan lainnya.

Pjs Bupati Kutim Moh Jauhar Efendi menerima langsung DIPA dan DD tersebut dari Gubernur Isran Noor. Dari Kutim selain Pjs Bupati, hadir juga Plt Kepala BPKAD Hj Yulianti, Awang Budi, salah satu Kabid BPKAD, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setkab Kutim Imam Sujono Lutfi.

Usai menerima Daftar DIPA tersebut, Jauhar didampingi Plt Kepala BPKAD Hj Julianti mengatakan, diharapkan alokasi anggaran itu dapat dimanfaat dengan baik, untuk pembangunan dan peningkatan perekonomian masyarakat di Kutim.

“Dana yang diperoleh sebesar Rp 2,136 triliun itu termasuk Dana Desa bagi 139 desa se Kutim. Sesuai harapan dari Kakanwil Perbendaharaan Kaltim tadi, segera dilakukan lelang. Kita harapkan kepada delirium OPD, agar secepatnya menindaklanjuti hal ini,” pinta Jauhar yang akrab disapa MJE ini.

Dijelaskan, dana itu akan dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur dan tentunya masih ada juga penanggulangan covid-19. Sebab, pandemi COVID-19 belum diketahui kapan berakhirnya, sehingga sektor yang satu ini masih memerlukan alokasi dana yang memadai. (hms7/hms2)

« Previous PageNext Page »

  • vb