SMP 2 Samarinda Siapkan 11 Rombel Untuk Peserta Didik Baru

June 10, 2021 by  
Filed under Berita

SAMARINDA – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2021, Sekolah Menengah Pertama 9SMP) 2 Samarinda siap menampung sebanyak 352 siswa.

“Siswa yang diterima pada PPDB tahun 2021 ini akan terbagi dalam 11 rombel yang masing-masing terdiri dari 33 siswa,” kata Kepala SMP 2 Samarinda Sugik, Kamis (10/6/2021)

Dikatakan Sugik, kuota untuk yang disediakan masing-masing 15 persen untuk jalur afirmasi, 5 persen untuk perpindahan orangtua, 15 persen jalur prestasi akademik melalui nilai rata-rata nilai ujian sekolah.. Kemudian 5 persen untuk jalur akademik dan non akademik melalui sertifikat lomba-lomba. Sementara untuk jalur zonasi sebanyak 60 persen.

Jadwal pendaftaran untuk jalur afirmasi, perpindahan orangtua danprestasi akan dimulai 17-19 Juni 2021. Pengumuman siswa yang diterima melalui jalur ini akan dilakukan pada tanggal 21 Juni 2021. Sementara untuk jalur zonasi, pendaftaran akan dimulai pada 23-26 Juni 2021.

Kepala SMP 2 Samarinda Sugik

“Pengumuman jalur zonasi dijadwalkan pada tanggal 29 Juni 2021,” kata Sugik.

Pendaftaran PPDB bisa dilakukan secara online dari rumah masing-masing dengan memasukkan kelengkapan berkas yang telah disyaratkan dan memilih 3 sekolah yang masuk dalam zonasi. Untuk jalur zonasi, calon peserta didik wajib mengungah Kartu Keluarga, akte kelahiran serta surat keterangan orangtua difabel dari RT (bagi orangtua calon siswa yang berkebutuhan khusus).

Sementara untuk jalur afirmasi, calo peserta didik hanya boleh memilih satu sekolah dengan mengunggah Kartu Keluarga, akte kelahiran, kartu PKH/KKS/KIP.

Pada jalur akademik dan non akademik melalui sertifikat lomba, calon peserta didik dapat dapat memilih 3 sekolah negeri yang tidak dibatasi zona dengan mengunggah Kartu Keluarga, akte kelahiran serta sertifikat yang dikeluarjan induk organisasi/lembaga yang mengadakan kejuaraan.

Sedangkan untuk jalur prestasi akadeik melalui nilai ujian sekolah calon peserta didik dapat dapat memilih 3 sekolah negeri yang tidak dibatasi zona dengan mengunggah Kartu Keluarga, akte kelahiran serta sertifikat peringkat 1,2,3 pada setiap satuan pendidikan.

Untuk calon peserta didik yang menggunakan jalus perpindahan orang tua hanya bisa memilih satu sekolah dengan mengunggah Kartu Keluarga, akte kelahiran, SK penugasan kerja orang tua dari instansi .

Dikatakan Sugik, untuk PPDB tahun ini, SMP telah siap dengan membentuk panitia dan dukungan operator. Selain itu telah dilakukan sosialisasi ke masyarakat melalui spanduk, media sosial serta media cetak dan online

“Bagi orang tua yang tidak bisa mendaftar online dapat berkonsultasi dengan panitia dan akan diarahkan bagaimana cara untuk mendaftar,” kata Sugik. (*)

Tim Penilai Tetapkan Tiga Besar Lomdeskel 2021

June 10, 2021 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA — Tim Penilai Lomba Desa dan Kelurahan (Lomdeskel) 2021 menetapkan tiga besar desa dan kelurahan yang akan melaju ketahapan lomba selanjutnya. Penetapan tiga besar dilakukan tim penilai melalui rapat penetapan yang dipimpin Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim M Syirajudin, di Ruang Kepala DPMPD Kaltim, Senin (7/6).

Tiga desa dimaksud Kampung Sumber Agung, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Berau, Desa Segendang, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser, serta Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.

Sedangkan tiga kelurahan yakni Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kelurahan Sumber Rejo, Kelurahan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, serta Kelurahan Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda.

Dikatakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim M Syirajudin, mereka yang masuk tiga besar akan lanjut ketahap pemaparan/presentasi yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Juni 2021 untuk Desa dan tanggal 16 Juni 2021 untuk Kelurahan.

“Selamat bagi desa dan kelurahan yang sudah berhasil lolos ke tiga besar. Silahkan persiapkan presentasi terbaik terkait terobosan desa dan kelurahan untuk merebut kesempatan menjadi terbaik Lomdeskel 2021,” kata M Syirajudin.

Kepala Desa/Kampung dan Lurah nantinya berpersan sebagai presenter saat sesi presentasi. Presenter tidak boleh diwakilkan dan didampingi DPMD/sebutan lain atau OPD Kabupaten/Kota yang membidangi urusan penyelenggaraan Perlombaan Desa/Kampung dan Kelurahan Tingkat Kabupaten /Kota Tahun 2021.

Dan diwajibkan menghadirkan unsur Camat, Ketua Tim Penggerak PKK Desa/Kampung dan Kelurahan, Ketua LPM (Desa/Kampung dan Kelurahan), dan Ketua BPD (Desa/Kampung).

“Pengumuman Juara Perlombaan Desa/Kampung dan Kelurahan Tahun 2021 dilaksanakan pada tanggal 21 Juni 2021, ” katanya.

Pemenang Lomba Desa/Kampung dan Kelurahan Tingkat Provinsi Kaltim mendapatkan penghargaan berupa uang pembinaan yang penyerahannya akan disampaikan kemudian dan Piagam Penghargaan akan diserahkan pada saat Peringatan HUT Provinsi Kaltim pada bulan Januari 2022.

Ditambahkan Kepala Bidang Pemerintahan Desa dan Kelurahan Kasmawati, Desa dan Kelurahan yang memiliki inovasi/terobosan (teknologi dan/atau sosial), produk unggulan serta unsur tematik yang bisa menjadi contoh bagi Desa/Kelurahan lainnya, menjadi bahan pertimbangan dalam menetapkan juara lomba Tingkat Provinsi.

Para Juara I (satu) Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi akan diusulkan untuk mengikuti Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Regional dan diundang ke Jakarta untuk mengikuti kegiatan Temu Karya Nasional yang penyelenggaraannya akan dirangkaikan dengan Pekan Inovasi Perkembangan Desa dan Kelurahan (PINDesKel) yang merupakan bagian dari Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan.

“Dalam rangka pembinaan dan pengawasan, Pemerintah Kabupaten/Kota agar menganggarkan rangkaian pelaksanaan Evaluasi Perkembangan Desa dan kelurahan dalam APBD Kabupaten/Kota yang meliputi Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan, Lomba Desa dan Kelurahan, Temu Karya Nasional dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa dan Kelurahan, ” kata Kasma.

Lomba desa diikuti tiga desa perwakilan Kabupaten Berau, Paser, dan Penajam Paser Utara. Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Mahakam Ulu, dan Kutai Timur tidak imut karena keterbatasan anggaran dan masih ketidaksiapan mengikuti lomba.

Sedangkan lomba kelurahan diikuti lima kelurahan perwakilan Balikpapan, Bontang, Samarinda, Berau, dan Kutai Timur.(AM)

Kemendes PDTT Lakukan Penilaian Keterbukaan Informasi Publik Desa

June 10, 2021 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bakal melakukan penilaian pelaksanaan keterbukaan informasi publik bagi desa-desa di seluruh Indonesia.

“Setiap provinsi melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat (PMD) provinsi diminta menetapkan desa terbaik dalam pengelolaan dan pelayanan informasi. Rekomendasi desa terbaik dimaksud kemudian disampaikan ke Kemendes PDTT untuk dilakukan penilaian terbaik tingkat nasional,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim M Syirajudin didampingi kepala Bidang Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan Sri Wartini dan Kepala Seksi Pengembangan Informasi Desa dan Kelurahan Akhmad Nahdjani, di Samarinda, Rabu (9/6/2021).

Mekanisme pelaksanaannya, DPMPD Kaltim akan meminta DPMD kabupaten untuk merekomendasikan setidaknya lima desa yang dinilai terbaik dalam pengelolaan dan pelayanan informasi desa. Data dimaksud paling lambat diserahkan ke DPMPD Kaltim pada 28 Juni 2021.

Kemudian diseleksi mengacu kriteria yang ditetapkan pusat untuk menetapkan satu desa terbaik dan dikirim ke Kemendes PDTT mewakili Provinsi Kaltim.

Adapun kriteria penilaian desa terdiri dari dua komponen yakni komitmen dengan bobot 60 persen dan SDM dengan bobot 40 persen.

Untuk komitmen terdiri dari desa memiliki perdes dan perkades terkait keterbukaan/layanan informasi, memiliki anggaran khusus pelayanan informasi publik, dan memiliki system informasi desa.

Sedangkan SDM terdiri dari memiliki PPID/tim pelayanan keterbukaan informasi publik, memiliki SK terkait pelayanan keterbukaan informasi publik, pernah mengikuti peningkatan kapasitas terkait pelayanan keterbukaan informasi publik di desa, desa pernah mengadakan sosialisasi keterbukaan informasi publik kepada masyarakat, dan mendapatkan pendampingan pendamping desa terkait keterbukaan informasi publik.

Lebih lanjut, penilaian merupakan program kerjasama Kemendes PDTT dengan Komisi Informasi Pusat dalam melakukan monitoring dan memberikan apresiasi kepada desa dalam melakukan pelayanan dan penyediaan informasi publik. Ini merupakan implementasi Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 tahun 2018 tentang standar layanan informasi publik desa.(AM)

MTQ ke-42 Tingkat Provinsi Kaltim, Kabupaten PPU Raih Peringkat ke Enam

June 9, 2021 by  
Filed under PPU

BONTANG – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor, menghadiri sekaligus menutup Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) ke-42 Tingkat Provinsi Kaltim di Kota Bontang tahun 2021, yang digelar di Stadion Bessai Berinta, Selasa (08/06/2021). Kali ini, juara umum kembali di raih kafilah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Dalam sambutannya Gubernur Kaltim Isran Noor, Mengatakan peran MTQ merupakan salah satu sarana yang dapat menyatukan umat islam, maka perlu ditingkatkan dimasa masa mendatang serta gema MTQ diharapkan mampu memberi pengaruh siar dakwah yang berkesan kepada seluruh lapisan masyarakat.

Lanjut Isran Noor, selamat berjuang kepada semua peserta yang meraih juara untuk mengikuti lomba MTQ Tingkat Nasional ke-39 yang akan digelar di Kota Padang Panjang Provinsi Sumatera Barat Tahun 2021. Bahkan, Pemerintah Provinsi Kaltim akan memfasilitasi melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur`an (LPTQ) Kaltim serta akan melakukan training bagi para juara untuk tetap unggul membawa nama Kaltim dikancah nasional.

” Terima kasih atas segala peran serta LPTQ Provinsi, LPTQ Kabupaten/Kota serta Walikota dan Wakil Walikota Bontang juga seluruh aparat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah yang telah melaksanakan MTQ ke-42 tingkat Provinsi Kaltim 2021 di Kota Bontang dengan sukses. Selamat berjumpa tahun depan di Kota Samarinda yang ditunjuk sebagai tuan rumah MTQ ke-43 Tahun 2022 mendatang,” pungkasnya

Sementara itu saat dijumpai Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Maslekhan, mengucapkan, perjuangan para peserta sudah secara maksimal dan membuahkan hasil hingga kafilah PPU bisa naik satu peringkat dari tahun sebelumnya. Dengan dibarengi harapan, mudahan ditahun yang akan mendatang bisa lebih meningkat lagi.

” Terima kasih kepada semua pelatih dan official telah menumpahkan semua energinya demi hasil maksimal bagi para peserta. Bagi para juara harus tetap belajar agar lebih bagus dan yang belum berhasil tidak perlu berkecil hati, masih ada kesempatan pada hari-hari mendatang,” ujar Maslekhan juga selaku pimpinan kafilah Kabupaten PPU.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten PPU Anang Widianto, menambahkan, target pemerintah Kabupaten PPU pada MTQ tingkat Provinsi Kaltim ke-42 ini adalah masuk lima besar. Tapi masih bersyukur, karena masih bisa memperbaiki satu peringkat. Karena MTQ sebelumnya Kabupaten PPU meraih peringkat ketujuh dan kali ini berada di peringkat ke enam.

” Untuk kedepannya, tim yang ada selama masih memenuhi persyaratan secara usia akan dibina terus untuk persiapan MTQ mendatang demi meraih hasil yang lebih baik lagi,” tutupnya. (*/adv)

Segarnya Alam, Manisnya Jeruk Batu 55

June 9, 2021 by  
Filed under Nusantara

Wisatawan lokal nikmati wisata petik jeruk batu 55, sang juara kontes buah nasional di desa wisata punten batu malang

MALANG – Segarnya alam yang belum banyak terkena polusi serta pemandangan serba hijau yang menghampar, membuat Kota Batu, Jawa Timur, terasa begitu menyegarkan. Itulah yang membuat kota penghasil buah apel ini menjadi salah satu lokasi yang banyak dipilih para wisatawan lokal bahkan wisatawan mancanegara untuk menghabiskan waktu di akhir pekan.

Umumnya, para wisatawan menempatkan daftar wisata ke perkebunan apel pada urutan teratas. Maklum, apel sudah menjadi ikon kota tersebut.

Namun, kini petani apel mulai beralih ke budidaya Jeruk, Bahkan saat ini Kota Batu juga terkenal sebagai kota penghasil jeruk. Geografis Batu yang berbukit dan dikelilingi oleh banyak pohon jeruk membuat kota ini begitu memanjakan mata pengunjung.

Menurut ketua Pengelolah Desa Wisata Punten – Bumiaji Batu Yayuk Muriswati menjelaskan, beralihnya petani dari budadaya Apel ke Jeruk banyak faktor yang mempengaruhi. Diantaranya mahal harga obat-obatan dan sedikit keuntungan yang didapatkan. Sehingga petani mulai beralih. Tetapi masih ada yang mengembangkan tanaman apel.

“ Tingginya harga obat-obatan tanaman apel yang menyebabkan petani beralih ke Jeruk. Disamping sedikitnya keuntungan jika mengembangkan tanaman apel “ Jelas Yayuk di kebunnya, Rabu ( 2/05/2021).

Hampir seluruh warga yang ada di desa Punten Kecamatan Bumiaji berprofesi sebagai petani jeruk. Yayuk menyebutkan dirinya telah menjadi petani jeruk keprok lebih dari 20 tahun.

“Sentra perkebunan jeruk ini sudah ada sejak puluhan tahun silam, sekitar tahun 1985,” katanya.

Awalnya, jeruk yang dikembangkan adalah jeruk keprok punten. Memasuki tahun 2000-an, petani muda juga mengembangkan jenis jeruk keprok batu 55. Berkembangnya varian jeruk ini disebabkan banyak petani apel yang berpindah menjadi petani jeruk akibat udara di wilayah itu yang sudah tidak lagi cocok untuk membudidayakan tanaman apel.

Ada dua macam jeruk yang dikembangkan para petani di daerah ini yaitu jeruk keprok punten dan jeruk keprok batu 55.  Lokasi perkebunan jeruk ini berada di Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Batu. Butuh waktu sekitar satu jam untuk menuju lokasi tersebut dari Bandar Udara Abdul Rachman Saleh. Sebagai patokan, jalan menuju sentra kebun jeruk ini ke arah taman rekreasi Selecta.

Setelah memasuki daerah Kecamatan Bumiaji, lokasi kebun-kebun jeruk tidak jauh lagi. Anda akan menemukan gang kecil sebelah kiri jalan yang bertuliskan selamat datang di Desa Wisata Punten.

Dari gang itu, Anda masih harus terus masuk kedalam sampai menemukan pertigaan pertama dan mengambil jalan ke kanan. Di sepanjang jalan tersebut sudah terlihat banyak perkebunan jeruk dan beberapa halaman rumah yang juga dipenuhi oleh tanaman jeruk.

Bila ingin melihat perkebunan jeruk yang lebih besar, Anda bisa masuk lebih ke dalam dan melewati jalan yang cukup curam. Tidak perlu takut untuk tersesat karena seluruh warga di sana akan dengan senang hati memberitahu lokasi perkebunan yang Anda minati.

Tak mau kalah dengan sentra apel, sentra perkebunan jeruk ini juga membuka fasilitas yang sama, yaitu wisata mengunjungi perkebunan dan memetik buah jeruk langsung dari pohon.

Yayuk mengatakan, kebanyakan wisatawan yang datang ke kebunnya adalah wisatawan lokal yang berasal dari luar kota Batu. Apalagi saat ini merupakan puncak panen raya petik Jeruk. Rata-rata dalam sebulan jumlah pengunjung ke kawasan desa wisata petik jeruk mencapai sekitar 10 ribu pengunjung.

H.Sugiharso salah satu wisatawan dari Malang bersama rekannya H. Mis Roy dan H. Nurhuda mengungkapkan perasaannya yang sangat senang menikmati wisata petik jeruk ini. Selain bisa memetik dan menikmati buah jeruk batu 55 yang manis rasanya langsung dari pohonnya sepuas-puasnya selama 2 jam. Juga disuguhi dengan pemandangan alam perkebunan jeruk yang cukup luas dan asri dan sejuk udaranya,

“Sangat puas menikmati wisata petik jeruk langsung dari pohonnya ini. Ada sensasi dan kepuasan tersendiri. Beda banget jika kita beli di supermarket. Disini kita dimanjakan dengan segarnya alam dan manisnya rasa buang jeruk Batu 55. Kita bisa berlarian sambil berebut petik jeruk dan berteriak kayak anak kecil. Jadi refreshing banget rasanya,“ papar Sugiharso sambil mengupas buah jeruknya.

Di Batu ada beberapa varietas Jeruk,yakni jeruk varietas Baby (manis) ada tiga, Java paling manis, Pacitan paling segar dan Valencia berasa asam. Kini petani sudah mulai beralih ke jeruk batu 55 setelah menjadi juara Nasional kontes buah yang manis dan produktif. Yayuk menyebutkan dalam setiap hektarnya jeruk batu 55 bisa panen sekitar 35 – 50 ton, berbeda dengan jenis jeruk lainnya yang hanya mampu produksi 15 -20 Ton saja. (Buang Supeno)

« Previous PageNext Page »

  • vb

  • Pengunjung

    1789741
    Users Today : 2880
    Users Yesterday : 4131
    This Year : 726251
    Total Users : 1789741
    Total views : 15101134
    Who's Online : 38
    Your IP Address : 216.73.217.39
    Server Time : 2026-05-15