Direksi dan Manajemen Perumdan Tirta Kencana Sambut Audiensi FIP

July 8, 2021 by  
Filed under PDAM Samarinda

SAMARINDA – Direktur Utama Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda Nor Wahid Hasyim  didampingi Direktur Umum Yusfian Noor dan Direktur Teknik Ali Rachman AS  beserta manager terkait menyambut kehadiran Forum Informasi Pelanggan (FIP) yang diketuai oleh H Yusriansyah, Pembina H Abdurachman Sidik  Wakil Ketua  Samsuni,  Bendahara H Jurianto dan Humas Sukrisno. Kehadiran Forum Informasi Pelanggan untuk Audiensi dengan Jajaran Direksi dan Manajemen di Kantor Pusat  Perumdam Tirta  Kencana Kota Samarinda , Kamis (8/7/2021).

Pada kesempatan tersebut Nor Wahid Hasyim  mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ketua  Forum Informasi Pelanggan beserta anggotanya dan berharap kerja keras jajaran direksi beserta manajemen diberikan kesehatan bisa melayani masyarakat bersama Forum Informasi Pelanggan  bisa bersinergi untuk memberikan yang terbaik untuk masyarakat.

Sementara itu Ketua Forum Informasi Pelanggan Yusriansyah berharap jalijan kerja sama ini berjalan lancar dan bersinergi. Ia juga memohon pihak perumdam memberikan sekretariat sebagai wadah berkumpul dan bekerja untuk perlancar pelaporan dari pelanggan.

Dijelaskannya Forum Informasi Pelanggan Di dirikan pada  tgl 11 juni 2021, Sesuai dengan  Akta Notaris Hernawan Hadi, SH Nomor  14  Tgl 11 juni 2021.

Ditambahkannya Tujuan Forum Informasi Pelanggan di bentuk yaitu memberikan fasilitas sebuah   Aspirasi dan Ide maupun keluhan Masyarakat sebagai Pelanggan PERUMDAM Tirta Kencana. Selain itu juga membantu menyosialisasikan program kerja PERUMDAM Tirta Kencana serta sebagai wadah silaturahmi, komunikasi dan pertukaran Informasi bagi Masyarakat.

” Silahkan kepada masyarakat Pelanggan Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda bisa menyampaikan keluhan, informasi dan pelaporannya. Kami siap mengawal dan menjembatani. Silahkan kirim aduan, alamat lengkap ke no wa Humas kami 081253855584 (Sukrisno),” tutur Yusriansyah. (*/lk)

KPPU Turut Awasi Pasokan Oksigen dan Obat di Masa PPKM Darurat

July 8, 2021 by  
Filed under Serba-Serbi

JAKARTA – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) turut lakukan pantauan atas pasokan dan harga produk esensial untuk pengobatan dan perawatan Covid-19,termasuk oksigen, di masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat.

Wakil Ketua KPPU Guntur S. Saragih melalui siaran pers yang diterima media ini menyampaikan, pantauan tersebut dilakukan pada kantor wilayah KPPU yang terdapat di 7 (tujuh) ibu kota provinsi di Indonesia. Pantauan difokuskan pada identifikasi ketidakteraturan harga maupun pasokan untuk obat-obatan dan oksigen yang dibutuhkan bagi penanganan Covid-

19, dan potensi pelanggaran persaingan yang dilakukan berbagai pihak terkait. Ini penting dilakukan mengingat potensi pelanggaran dalam jalur produksi dan distribusi sangat terbuka di masa ini.

Pengamatan di beberapa wilayah secara umum menunjukkan bahwa harga obatobatan yang dijual masih melebihi harga eceran tertinggi sebagaimana diatur Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.1.7/Menkes/4826/2021 tentang HET Obat dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019, dalam besaran yang bervariasi.

“Kekosongan stok obat-obatan masih terjadi dan dilaporkan terjadi di hampir semua daerah terutama Sumatera bagian Selatan, Lampung, dan sepanjang Jawa-Bali. Jenis obat seperti Favipiravir 200mg dan Azithromycin Tablet 500mg terpantau mengalami kenaikan harga di atas HET hampir di seluruh wilayah di Indonesia,” kata Guntur.

Kekosongan untuk tabung oksigen juga sering ditemukan, meskipun untuk oksigennya masih tersedia di pasar dan utilisasi produsen oksigen yang baru terpakai masih 74% dari kapasitas nasional. Hambatan logistik pada jalur distribusi masih terdapat di Kalimantan dan Sulawesi hingga Indonesia Timur. Untuk mencegah lonjakan permintaan yang tidak terkendali, KPPU menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying dan mengutamakan pasokan bagi mereka yang sangat membutuhkan.

Menyikapi tingginya harga obat-obatan dan alat kesehatan (khususnya tabung oksigen) yang terjadi di pasar, KPPU memutuskan untuk melakukan pemeriksaan dalam ranah penegakan hukum per 7 Juli 2021. Dalam prosesnya, KPPU akan menginvestigasi berbagai pihak yang terkait, termasuk pelaku usaha yang dianggap terindikasi melakukan pelanggaran persaingan usaha. Sesuai dengan UU No. 11/2020 dan PP No. 44/2021, pelaku usaha dapat dijatuhi denda hingga 10% dari total penjualan produk tersebut.

Dikatakan Guntur, KPPU akan berkoordinasi dengan Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional maupun lembaga penegak hukum lain untuk saling bertukar informasi guna menjaga keamanan pasokan tersebut. KPPU juga sangat terbuka kepada publik untuk menyampaikan informasi atau melaporkan adanya dugaan persaingan usaha tidak sehat dalam pasokan berbagai produk esensial dalam penanganan Covid-19 melalui surat elektronik dipengaduan@kppu.go.id. (*)

 

Pemprov Kaltim Apresiasi Kalbe Bagikan 1.181 Paket Susu

July 8, 2021 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

AMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengapresiasi pemberian Nutrisi Bagi Putra-Putri Pengemudi Ojek Online (Ojol) Anggota Garda Indonesia. Kegiatan ini diinisiasi oleh PT. Kalbe Morinaga Indonesia bekerjasama dengan Gerakan Aksi Roda Dua (Garda) Kaltim berlangsung di Aula DKP3A Kaltim, Rabu (7/7/2021).

Mewakili Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, Asisten Pemerintah dan Kesra Setprov Kaltim HM Jauhar Efendi mengatakan, pemerintah saat ini terus berusaha dan bekerja dalam program pencegahan stunting pada anak di Kaltim.

“Hingga di harapkan nanti tumbuh kembang anak yang sehat dan cerdas dan mengurangi angka stunting di Kaltim yang saat ini mencapai 26%,” ujarnya.

Jauhar menambahkan, saat ini masyarakat dan semua pihak harus terus semangat dalam menjaga kesehatan, khususnya keluarga dan generasi muda, tentunya dengan memberikan asupan nutrisi yang sehat untuk tubuh.

“Apalagi penting sekali untuk usia anak-anak kita, karena usia anak adalah usia emas,” imbuh Jauhar.

Sementara Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Noryani Sorayalita mengatakan, banyak faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak. Salah satu faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak adalah nutrisi/gizi. Kebutuhan akan gizi pada anak sangatlah penting untuk pertumbuhan dan perkembangannya, terutama perkembangan otaknya karena pada masa inilah, perkembangan kecerdasan Si Kecil terjadi sangat pesat.

“Oleh karena itu, untuk memastikan kebutuhan nutrisi anak terpenuhi dengan memberikan makanan dan minuman bergizi setiap hari. Selain melalui ASI ekslusif bisa ditambahkan dengan susu formula agar makin optimal.,” ujar Soraya.

Permasalahan kesehatan anak dalam hal gizi merupakan salah satu prioritas PBB. Kasus stunting merupakan kasus balita yang memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dari standar pertumbuhan anak dari WHO.

“Saat ini Indonesia menempati urutan ke 5 dari 10 negara dengan angka stunting tertinggi di dunia,” imbuh Soraya.

Diketahui PT. Kalbe Morinaga Indonesia ikut peduli membagikan 1.181 paket Susu Morinaga. Program berbagi ini telah dilaksanakan secara nasional, untuk area Kaltim dan Kaltara telah disiapkan sebanyak 6.000 paket. Di Kaltim kegiatan serupa dilaksanakan di lima kabupaten/kota yaitu Balikpapan, Samarinda, Kutai Kertanegara, Bontang dan Kutai Timur. (dell)

Four Points by Sheraton Balikpapan Tawarkan Kenyamanan Menginap

July 7, 2021 by  
Filed under Gaya Hidup

Four Points by Sheraton Balikpapan menawarkan kenyamanan dan pemgalaman menginap berbeda dan berkelas dengan berbagai fasilitas dengan standar internasional. Hotel ini merupakan jaringan hotel terkemuka bagian dari Marriott International. Four Points by Sheraton Balikpapan merupakan jaringan dengan brand Four Points kesembilan di Indonesia.

Director of Sales & Marketing dari Four Points by Sheraton Balikpapan, Sahril Salim menawarkan kenyamanan menginap dengan berbagai pelayanan seperti layanan antar jemput dari Bandara Internasional Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan.

“Lokasi hotel juga sangat mendukung bagi para wisatawan atau pebisnis,:“ kata Sahril Salim kepada wartawan di Samarinda, Rabu (7/7/2021).

Lokasi hotel terletak di tengah kota dan hanya berjarak 5 menit dari bandara dan 15 menit dari Pantai Wisata Manggar Balikpapan. Letaknya strategis dengan dikelilingi rumah sakit sakit, polres serta tempat ibadah.

Hotel ini menawarkan 138 kamar tamu dan suites bergaya modern, akses internet tercepat, dan tempat tidur yang nyaman.Tamu hotel juga akan menikmati desain konteporer yang dihiasi lukisan. Selain itu, para tamu hotel juga bisa menikmati sajian restoran The Eatery dengan menu internasional dan makanan lokal khas Kaltim.

Four Points by Sheraton Balikpapan juga sangat peduli dengan hewan yang dilindungi seperti beruang madu yang merupakan maskot Kota Balikpapan. Bekerja sama dengan Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup (KWPLH) Balikpapan hotel ini mengadopsi seekor beruang madu betina dari 6 beruang madu yang berada di pusat konservasi dan edukasi KWPLH.

Program adopsi ini diberi tajuk #LOVEANNA. Anna merupakan nama dari Beruang Madu Betina yang diadopsi oleh Four Points by Sheraton Balikpapan sebagai bagian dari program Serve 360⁰ dari Marriott International yang menitikberatkan kepada tanggung jawab global dan kesempatan unik untuk menjadi kekuatan buat kebaikan. Hal ini juga sejalan dengan Core Value Marriott International yaitu Serve The World. (*/adv)

Tekan Lonjakan Covid-19, Kaltim Lakukan PPKM Diperketat

July 7, 2021 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – Meski provinsi Kaltim bukan termasuk provinsi yang mendapat Instruksi Presiden Jokowi untuk penerapan PPKM Darurat, namun mengingat Kaltim masuk 6 besar propinsi dengan lonjakan kasus terkonfirmasi covid-19 harian yang tinggi (rata-rata diatas 500 kasus) maka pemerintah provinsi Kaltim tetap mengambil inisiatif untuk melakukan pembatasan kegiatan masyarakat dengan istilah ‘PPKM Diperketat’ yang diperkenalkan Gubernur Kaltim Isran Noor.

Melalui surat edaran bernomor: 440/3317/B.Kesra tentang Upaya Pencegahan Penularan Corona Virus Disease (Covid)-19 di Kalimantan Timur tertanggal 2 Juli 2021, Gubernur Isran Noor pun memerintahkan pengetatan pembatasan kegiatan masyarakat di 10 kabupaten/kota.

Gubernur Kaltim Isran Noor

“PPKM Diperketat ini kurang lebihnya sama dengan PPKM Darurat. Hanya soal nama,” tegas Isran dalam acara yang disiarkan langsung TVRI mulai pukul 20.00-21.00 Wita dengan tema “Kesiapan Kaltim Menerapkan PPKM dan Ibu Kota Baru”.

PPKM Diperketat akan memperkuat penyekatan di titik-titik perbatasan di antara kabupaten dan kota. Pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19 dengan dukungan TNI dan Polri akan lakukan penertiban kegiatan yang memungkinkan terjadinya kerumunan masyarakat, seperti kafe, restoran, tempat acara pernikahan dan lainnya.

Terdapat lima poin dalam salinan surat edaran itu, di antaranya mengoptimalkan pelaksanaan PPKM Mikro, mengintensifkan penerapan 5M, serta penguatan tracing, testing, hingga treatment.

Kemudian optimalisasi puskesmas dalam pelayanan vaksinasi Covid-19, melakukan pemeriksaan secara acak untuk pelaku perjalanan lintas provinsi yang dicurigai pada pintu masuk di wilayah Kalimantan Timur, melalui jalur darat, laur dan udara.

Diungkapkan Gubernur Isran, Sebenarnya penerapan PPKM Mikro sebelum mudik lebaran sudah sangat efektif. Angka positif Covid-19 di Kaltim bahkan tinggal hanya sekitar 1.000 kasus dalam perawatan.

Namun setelah libur mudik lebaran, angka positif kembali melonjak. Kenaikan drastis ini diyakini lebih disebabkan oleh faktor masuknya orang ke Kaltim yang sulit diprediksi karena tingginya daya tarik Kaltim untuk bekerja dan berinvestasi.

Sebagai contoh Kota Balikpapan. Menurutnya, Pemkot Balikpapan dengan dukungan TNI dan Polri serta para relawan sudah bekerja keras untuk menahan laju penularan Covid-19. Namun faktanya, lonjakan kasus positif juga masih terjadi di Balikpapan.

Gubernur Kaltim Isran Noor pun meminta masyarakat Kaltim, agar tetap patuh dan tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan. “Sekali lagi saya sampaikan kepada semua pihak dan tidak bosan-bosannya saya sampaikan tetap jaga protokol kesehatan dengan disiplin dan taat,” ujarnya.

Adanya vaksinasi, jangan membuat kita kendor dalam penerapan protokol kesehatan dan pelaksanaan vaksinasi harus diimbangi dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan, agar perekonomian rakyat kembali pulih dan berjalan dengan baik.

Jangan Kendor Untuk Sehat dan Terhindar dari Covid-19 yaitu dengan menerapkan 5M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan dengan Sabun, Menghindari Kerumunan, Mengurangi Mobilitas) & 3T (Testing, Tracing, Treatment) & Vaksinasi. (*/hel)

« Previous PageNext Page »

  • vb